cover
Contact Name
Husnurrosyidah
Contact Email
kanjenxratu@gmail.com
Phone
+62291 432677
Journal Mail Official
iqtishadia@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus Alamat: Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Iqtishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam
Core Subject : Economy,
IQTISHADIA, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of Islamic Economics and Business areas. It covers: Islamic Management Islamic Banking Islamic Microfinance Islamic Marketing Islamic Human Resources Islamic Finance Zakah ,Waqf and Poverty Alleviation Islamic Public Finance Islamic Monetary Islamic Economic Development Maqasid al-Sharia Institutional Economics Behavioural Economics and Finance Corporate Governance Risk Management Islamic law and Shariah issues in economics and Finance Securitization and Sukuk Islamic Capital Markets Insurance and Takaful Corporate Social Responsibility in Islam Other topics which related to this area.
Articles 215 Documents
The Impact of Good Corporate Governance, Company Size nn Corporate Social Responsibility Disclosure: Case Study of Islamic Banking in Indonesia Qoyum, Abdul; Mutmainah, Lu’liyatul; Setyono, Joko; Qizam, Ibnu
IQTISHADIA Vol 10, No 1 (2017): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v10i1.2549

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) disclosure is very important for Islamic banking, especially in the long term. CSR disclosure is expected can improve the reputation of the company, thus the performance of the company can increase. CSR disclosure is very close with the implementation of Good Corporate Governance in the company. The objectives of this research is to analyze the influence of the elements of good corporate governance (GCG) and company size on corporate social responsibility (CSR) disclosure by using Islamic Social Reporting (ISR) index. There are 10 Islamic banks in Indonesia as the sample of the research, from 2011 to 2014, then there are 40 annual reports that are determined through purposive sampling.Method of this research uses content analysis to evaluate CSR disclosure by using ISR index, whereaspanel regressionis employed to know the influence the elements of GCG (commissioners’ board, independent commissioners, shariah supervision board, and directors’ board) and company size on the CSR disclosure. The regression analysis suggest that the proportion of independent board of commissioners has negative effect on the CSR disclosure in Islamic banking. This research finding shows that independent commissioner is not able in providing maximum supervision on the company, which is affected by the lack of quality, and the dual job of independent commissioners at another company. While, company size has positive impact on the CSR disclosure, due to the strict regulation and society perception. This research finding may serve as an important input for the regulator to regulate properly related to the number of independent commissioner, its qualification and Islamic Social Reporting as a tool in disclosing their CSR.Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sangat penting bagi perbankan syariah, terutama dalam jangka panjang. Pengungkapan CSR diharapkan dapat meningkatkan reputasi perusahaan, sehingga kinerja perusahaan dapat meningkat. Pengungkapan CSR sangat dekat dengan penerapan Good Corporate Governance di perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh elemen tata kelola perusahaan (GCG) dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menggunakan indeks Islamic Social Reporting (ISR). Ada 10 bank syariah di Indonesia dari tahun 2011-2014 yang menjadi sampel penelitian, maka ada 40 laporan tahunan yang ditentukan melalui purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan content analysis untuk mengevaluasi pengungkapan CSR dengan menggunakan indeks ISR. Sedangkan regresi panel digunakan untuk mengetahui pengaruh unsur GCG (dewan komisaris, komisaris independen, dewan pengawas syariah, dan dewan direksi) dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan CSR. Analisis regresi menunjukkan bahwa proporsi dewan komisaris independen memiliki pengaruh negatif terhadap pengungkapan CSR di perbankan syariah. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen tidak mampu memberikan pengawasan yang maksimal terhadap perusahaan. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya kualitas yang dimiliki, dan rangkap jabatan yang dimiliki oleh komisaris independen di perusahaan lain. Sedangkan, ukuran perusahaan berdampak positif terhadap pengungkapan CSR, karena ketatnya regulasi dan persepsi masyarakat. Temuan penelitian ini dapat menjadi masukan penting bagi regulator untuk mengatur dengan benar terkait dengan jumlah komisaris independen, kualifikasi dan ISR sebagai alat dalam mengungkapkan CSR mereka.
ANALISIS IMPLEMENTASI AKUNTANSI SYARIAH DI BMT “X” KUDUS Naimah, Umi Fauzul; Ridwan, Murtadho
IQTISHADIA Vol 7, No 1 (2014): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v7i1.1100

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi akuntansi syariah  pada BMT  “X”   Kudus khususnya dalam  laporan keuangannya. Data dihasilkan dari dokumentasi dan dianalisis dengan metode deskriptif, yaitu dengan membandingkan  antara implementasi laporan keuangan dengan ketentuan dalam PSAK 101. Hasil kajian menunjukkan  bahwa implementasi akutansi syariah  dalam  penyajian  laporan  keuangan BMT ‘X’ Kudus belum sepenuhnya sesuai dengan PSAK 101. Hal ini disebabkan karena Neraca  BMT  ‘X’  Kudus belum memisahkan  antara kewajiban  dengan Dana Syirkah Temporer (DST). Selain itu BMT ‘X’  Kudus juga masih menggunakan  istilah  “Laporan Sumber dan Pengggunaan Dana ZIS” dan “Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Qardhul Hasan” padahal dalam PSAK 101 istilah tersebut sudah tidak digunakan lagi. BMT ‘X’ Kudus juga tidak mengikutkan catatan atas laporan keuangan dalam laporan keuangannya.Kata Kunci: Akuntansi, BMT, KeuanganANALYSIS  OF  THE  IMPLEMENTATION OF  SHARIA ACCOUNTING IN  BMT ‘X’ KUDUS. This  study  aims  to determine the implementation sharia accounting in BMT ‘X’ Kudus, especially in its financial statements. Data were generated  from document and analyzed with descriptive method,  by comparing the implementation of the financial statements with the provisions of PSAK 101. The  results showed  that the implementation  of sharia accounting in preparing the financial statements BMT ‘X’ Kudus  is not fully in accordance with PSAK 101. This is caused by the balance of BMT ‘X’ Kudus  is not split between liabilities and temporary Syirkah Fund (DST). In addition BMT ‘X’ Kudus also still used the term “source report and uses of ZIS fund” and the “sources report and uses of funds Qardhul Hasan” whereas in PSAK 101 that term  is not used anymore. BMT ‘X’ Kudus also does not include the notes to the financial statements in its financial statements.Keywords: Accounting , BMT, Financial
Developing The Sustainability Model of BMTs: Empirical Approach Widiyanto bin Mislan Cokrohadisumarto; Yuli Indah Sari; Yulinda Hardiana
IQTISHADIA Vol 13, No 1 (2020): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v13i1.6859

Abstract

Maintaining the sustainability of microfinance institutions such as BMT is a must because this financial institution is badly needed by the community who do not want to be involved with usury practices. Efforts to build sustainability with a variety of approaches, especially from a more Islamic management approach are needed. This study aims to build a model of sustainability in BMT based on growth in the financing, community support, fraud, Islamic human capital, and Islamic leadership. This research was conducted using a quantitative approach (multiple linear regression with stepwise methods) to get the best model by developing moderating variables. The number of samples used was 105 respondents collected from BMT spread across the Semarang and Pekalongan Residency, Central Java, Indonesia. Based on the results of the study, to build BMT sustainability requires financing growth, support from the community, and good Islamic human capital. An interesting finding is that fraud does not affect the sustainability of BMT, this is possible because the fraud that occurs is still in low intensity. Islamic leadership and Islamic human capital are also unable to moderate the influence of fraud on the sustainability of BMT.
Peran Bank Indonesia, Dewan Syariah Nasional, Badan Wakaf Indonesia dan Baznas dalam Pengembangan Produk Hukum Ekonomi Islam di Indonesia Iswanto, Bambang
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1738

Abstract

IMPLEMENTASI DAN PERAN CSR TERHADAP KEPERCAYAAN ANGGOTA BMT FASTABIQ PATI Usria, Fita
IQTISHADIA Vol 7, No 2 (2014): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v7i2.1091

Abstract

Tulisan ini membahas tentang implementasi CSR di BMT Fastabiq Pati serta peranannya  terhadap  kepercayaan anggota. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan teknik  pengumpulan  data dengan  observasi, wawancara  dan dokumentasi. Untuk mengetahui implementasi kegiatan “Corporate Social Responsibility   (CSR)”  yang  diselenggarakan  di BMT Fastabiq Pati, mulai dari alasan dan tujuan penyelenggaraanya, langkah-langkah,   pelaksanaan,  proses  evaluasi,  serta  peranan CSR terhadap kepercayaan anggota. Penelitian ini menghasilkan bahwa adanya pelaksanaan kegiatan CSR di BMT Fastabiq Pati sejalan dengan prinsip Triple Botton Line (TBL) serta berdampak positif dalam meningkatkan kepercayaan anggota.Kata Kunci: CSR , Kepercayaan,  BMT Fastabiq.THE IMPLEMENTATION AND ROLE OF CSR TOWARD MEMBER’S TRUST IN BMT FASTABIQ PATI This article discusses about the implementation of CSR in BMT Fastabiq Pati and its influence toward members’ trust. Using qualitative approach, this applied data collection methods of observation, interview, and documentation.   This  is also  to understand  its implementation, including  reasons, goals, steps, application,  evaluation  and the role of CSR. Result shows implementation  of CSR is inaccordance with the principles of Triple Bottoon Line (TBL) and has positive impact to the members.Keywords: CSR , Trust, Implementation.
Is There Moral Hazard in Islamic Rural Bank Financing? Oktarina, Adelia; Fahmi, Idqan; Beik, Irfan Syauqi
IQTISHADIA Vol 12, No 2 (2019): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v12i2.3875

Abstract

The credit market was identical to asymmetric information in it, both conventional and sharia credit markets. One of the forms of this asymmetric information was moral hazard. This study aimed to identify the existence of moral hazard in credit market (financing) by comparing the customer conditions in islamic rural bank and conventional rural bank. This study also intended to identify the factors influencing the moral hazard. The analysis used was logistic regression method. The result showed that islamic rural bank had a bigger potential to experience moral hazard compared to the conventional customers. Generally, the factors which influence the moral hazard such as age, business conditions, amount of financing, length of financing, and type of bank.
THE IMPACT OF MACROECONOMIC ON NONPERFORMING LOAN: COMPARISON STUDY AT CONVENTIONAL AND ISLAMIC BANKING Kusmayadi, Dedi; Firmansyah, Irman; Badruzaman, Jajang
IQTISHADIA Vol 10, No 2 (2017): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v10i2.2864

Abstract

Rata-rata rasio NPF bank syariah lebih tinggi dibandingkan NPL bank konvensional. Hal ini menjadifenomena yang harus diteliti dan diindikasikan terdapatfaktor-faktor yang mempengaruhinya khususnyafaktor makroekonomi. Penelitian bertujuan untukmembandingkan faktor-faktor yang mempengaruhi nonperforming loan (NPL) pada perbankan konvensionaldan perbankan syariah. Beberapa variabel makroekonomiyang diduga mempengaruhi NPL/NPF adalah SBI/SBIS, BI rate, nilai tukar, inflasi, GDP dan variabelkontrol yaitu efisiensi. Periode penelitian dari Maret2010 sampai Desember 2016 dengan data triwulanan.Analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa dari seluruh variabelmakroekonomi hanya SBIS, inflasi dan PDB yangberpengaruh negatif signifikan terhadap NPF banksyariah. Sedangkan hanya PDB yang berpengaruhterhadap NPL bank konvensional.Dengan demikian hanya bank syariah yang merasakandampak dari makroekonomi khususnya SBIS, inflasidan PDB sehingga hasil ini dapat menjadi dasar bagiBank Indonesia dan pemerintah dalam membuatkebijakan makroekonomi.
Analisis Faktor-Faktor Sustainabilitas Lembaga Keuangan Mikro Syariah Muhammad Kamal Zubair
IQTISHADIA Vol 9, No 2 (2016): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v9i2.1728

Abstract

Tulisan ini membahas faktor-faktor yang menjadi penentu  keberlanjutan lembaga Baitul Mal wat Tamwil (BMT) sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS).  Model yang dibangun melalui penelitian ini menunjukan bahwa variabelvariabel penyusun faktor  eksternal, yaitu regulasi, pengawasan dan infrastruktur terbukti positif signifikan mempengaruhi sustainabilitas BMT, sedangkan variabel penyusun faktor internal, dari lima variabel yang diteliti, yaitu sumber daya manusia, manajemen, permodalan, jangkauan pasar dan inovasi produk, hanya dua variabel yang positif signifikan mempengaruhi sustainabilitas BMT, yaitu sumber daya manusia  dan permodalan.  Aspek-aspek tersebut dapat dijadikan sebagai tuntunan untuk meningkatkan kinerja BMT menuju  sustainabilitas lembaga keuangan mikro syariah. Hasil penelitian ini lebih lanjut dapat dimanfaatkan untuk merancang kebijakan-kebijakan yang diperlukan untuk mendorong pengembangan BMT sehingga secara luas dan berkelanjutan mampu menjangkau dan memberdayakan pelaku usaha mikro.  
Meta Synthesis of GCG, SSB, and CSR on Islamic Banking Performance Usdeldi Usdeldi; M. Ridlwan Nasir; Muhamad Ahsan
Iqtishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 14, No 1 (2021): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v14i1.10175

Abstract

This research applies a meta-synthesis of research articles on financial and maqasid sharia performance from three dimensions: Good Corporate Governance (GCG), Sharia Supervisory Board (SSB), and Corporate Social Responsibility (CSR). The meta-synthesis was carried out on 50 articles from Scopus-indexed international (Q4-Q1) and Sinta-accredited national (S5-S1) journals published between 2000 and 2020. The meta-synthesis is used as a qualitative systematic review method, which has not been used in similar studies. The results show an inconsistent influence of exogenous variables (GCG, SSB, and CSR) on endogenous variables (financial performance and maqasid sharia performance). The inconsistency is likely due to differences in various and incomprehensive uses of variables and measurement indicators. The optimal implementation of GCG, SSB, and CSR  can affect financial performance.
E-PROCUREMENT: PELUANG DAN TANTANGAN BAGI PEMERINTAH DAERAH Yunus Harjito
IQTISHADIA Vol 8, No 1 (2015): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v8i1.1082

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami keuntungan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah setelah penerapan sistem e-procurement. Selain itu artikel ini juga mengkaji sejauhmana kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangantantangan setelah implemantasi sistem e-procurement yang sudah  diterapkan selama beberapa tahun. Dari kajian-kajian sebelumnya,  ada  bebrapa keuntungan dan tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah dari penerapan sistem e-procurement. Focus kajian ini selanjutnya adalah bagaimana kesiapan sumber daya manusia dan teknologi yang dimiliki oleh pemetintah daerah dalam  mengembangkan dan menata sistem e-procurement sehingga bisa  dijalankan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.   Kata Kunci:   E-Procurement, Pemerintah, Teknologi E-PROCUREMENT: BENEFITS AND CHALENGES FOR LOCAL GOVERNEMENTS. This paper aims to find out  what benefits and challenges faced by local governments after the implementation of e-procurement system. Further, how does the readiness of local governments to face the challenges after the implementation of  e-procurement system that has been implemented in recent years. Based on the previous discussion, some of the benefits and challenges faced by local governments after the implementation of the e-procurement system were found. Moreover, the main focus is how does the readiness of human and technology resource in local government to develop and manage the e-procurement system so that the system can be run in accordance  with the expected goals.Keywords: E-Procurement, Goverment, Technology

Page 2 of 22 | Total Record : 215