cover
Contact Name
Sri Rahmadhani Siregar
Contact Email
englishjournaltbi@gmail.com
Phone
+6281361183515
Journal Mail Official
englishjournaltbi@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan Jl. T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Sumatra Utara 22733 Indonesia
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
English Education: English Journal for Teaching and Learning
Core Subject : Education,
English Education: English Journal for Teaching and Learning which is later called EEJ is a journal published by Tarbiyah and Teacher Training Faculty IAIN Padangsidimpuan every June and December. EEJ focuses on teaching and learning of English as a foreign language. English Education : English Journal for Teaching and Learning related into some scopes on English Teaching Methodology, Structure and Grammar, Speaking Skill, Listening Skill, Reading Comprehension, Writing Skill, Morphology, Semantic Pragmatic, Discourse Analysis, Syntax, Translation, Phonology, Pronounciation, Language Acquisition, Vocabulary, Linguistics, Psycholinguistics, Sociolinguistics and Literature.
Articles 190 Documents
APPLYING STORY PYRAMID STRATEGY IN COMPREHENDING RECOUNT TEXT S.B Panggabean
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 3, No 02 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v3i02.1209

Abstract

Membaca  teks adalah salah satu ketrampilan  yang harus dikuasai oleh siswa. Guru telah menggunakan  banyak perbedaan strategi dalam mengajar yang bertujuan untuk mencapai kemampuan dalam memahami bacaan.  Tulisan ini menyajikan story pyramid strategy dalam memahami recount text. Siswa yang diajarkan dengan strategi ini memiliki motivasi lebih tinggi dalam memahami bacaan. Strategi ini membantu murid – murid menunjukkan sesuatu dengan tepat sebuah teks recount. Strategi ini membantu siswa. Story pyramid membantu siswa dengan rangka berpikir untuk mengidentifikasikan generic stucture dalam recount text, kemudian strategy ini menolong siswa untuk meningkat kemampuan membaca.
The Effect of Suggestedia Method on Students’ Speaking Ability at Grade VIII MTsN Model Padangsidimpuan Lokasi Ujung Gurap Anggi Laila Zdikriah; Rayendriani Fahmei Lubis; Zainuddin Zainuddin
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v6i2.1256

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengaruh metode sugestopedia pada kemampuan berbicara siswa di kelas VIII MTsN Model Padangsidimpuan Lokasi Ujung Gurap. Masalah siswa dalam berbicara adalah: 1) siswa tidak dapat berbicara di kelas bahasa Inggris; 2) penguasaan kosakata siswa kurang dan siswa merasa sulit mengucapkan kata-kata; 3) siswa menjadi bosan dan merasa tidak tertarik dalam berbicara; 4) akhirnya, banyak siswa kurang motivasi dan perhatian untuk berbicara bahasa Inggris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah ada pengaruh yang signifikan Metode Suggestopedia pada Kemampuan Berbicara Siswa di Kelas VIII MTsN Model Padangsidimpuan Lokasi Ujung Gurap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Populasi adalah siswa kelas VIII MTsN Model Padangsidmpuan Lokasi Ujung Gurap. Total populasi adalah 3 kelas. Dua kelas dipilih dengan cluster sampling. Mereka adalah VIII-11 (kelas eksperimen) dan VIII-12 (kelas kontrol). Itu diambil setelah melakukan uji normalitas dan homogenitas. Data berasal dari pre-test dan post-test. Untuk mengukur data, peneliti menggunakan rumus uji-t. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan bahwa skor rata-rata kelas eksperimen setelah menggunakan metode sugestopedia lebih tinggi daripada kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen sebelum menggunakan metode suggestopedia adalah 62,6 dan kelas kontrol adalah 61,8. Kemudian, nilai rata-rata kelas eksperimen setelah menggunakan metode suggestopedia adalah 74.1 dan kelas kontrol adalah 65.6. Selain itu, skor t-hitung lebih besar dari t-tabel (4,22 2,021). Ini berarti bahwa hipotesis alternative (Ha) diterima dan (H0) ditolak. Disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan Metode Suggestopedia pada Kemampuan Berbicara Siswa di Kelas VIII MTsN Model Padangsidimpuan Lokasi Ujung Gurap.
IMPLEMENTING CLUSTERING TECHNIQUE TO IMPROVE STUDENTS’ ABILITY IN WRITING PARAGRAPH AT JUNIOR HIGH SCHOOOL 4 SIPIROK Syamsiah Depalina Siregar
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 3, No 01 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v3i01.1291

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi teknik clustering untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis paragraf di SMP Negeri 4 Sipirok. Atas dasar keterbatasan tekhnik guru bahasa inggris, minimnya kosa kata yang dikuasai siswa, dan faktor motivasi siswa tersebut di SMP Negeri 4 Sipirok, maka dibutuhkan tekhnik baru untuk meningkatkan kemampuan menulis paragrahf siswa. Oleh karena itu, tekhnik clustering merupakan ide baru yang sangat menrik untuk diaplikasikan dikelas menulis paragraf terutama dalam mengeluarkan ide-ide siswa dalam menggagas bahasa yang sesuai standar tata bahasa menulis paragraf.
Students’ Anxiety on Their Public Speaking Rini Kesuma Siregar
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 7, No 01 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v7i01.1654

Abstract

The purpose of this research is to find out the anxiety of students when speaking in English in front of the public in SMK Teruna Padangsidimpuan.  This study used qualitative research with descriptive methods. Data is taken from questionnaires and interviews with students. The results of this study indicated that students are at medium and serious level of anxiety because each student has different abilities. This shows that when a student speaks in front of the public they still feel anxious, especially because the anxiety factor is not confident, unable speak English and rarely appear in public.
THE INFLUENCE OF MOTHER TONGUETO STUDENTS’ PRONUNCIATION AT ENGLISH EDUCATIONAL PROGRAM (TBI) STAIN PADANGSIDIMPUAN Ermina, Rini
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v1i1.13

Abstract

Abstract Based on fact of the influence of mother tongue to students’ pronunciation at English Educational Program (TBI) STAIN Padangsidimpuan the researcher focused on vowel and consonant which is produced by Angkola Students or the students who used Batak Angkola as their daily language.In this research, the researcher wanted to find out about the influence of mother tongue to students pronunciation. The respondents of research was the students of English Educational Program TBI who used Batak Angkola language as their daily language, they were 12 students and almost 80% students used Batak Angkola as their daily language. As the instrument for collecting data the researcher used the test. The researcher made transcribing data for analyzing data.In this occasion, all respondents pronunced the test depend on their daily pronunciation. And they dominantly used the English feature of pronunciation that have a big similarity with the feature of pronunciation of  Batak Angkola.And the last mother tongue had a significant influence, but actually mother tongue also not a big problem in Angkolas’ students in their pronunciation.  And the students have to drill their pronunciation, so that they can pronunce the word as well as the standard of receive pronunciation.Key Words: mother tongue, pronunciation
Mood Structure of Male and Female Teacher’s Talk in the Classroom Resdilla Pratiwi; Hanifah Oktarina
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v8i01.2674

Abstract

The aim of the study is to describe how mood structures are realized in male and female teachers’ talk in the classroom. A qualitative research was applied where male and female teacher who teach in SMA N I Batahan involved in this research. The data was collected through audio video recording, observation sheet, and taking note. The finding of this study revealed that there are two ways that have been found in realization of mood structure of male and female teachers talk, namely, typical clause mood, and non-typical clause mood. In typical clause mood, there are three ways that have been found, namely statement that realized in declarative mood, then, command that realized in imperative mood, after that question that realized in interrogative mood. Besides that, in non-typical clause mood, it just found two ways in realization of mood  structures of male and female teachers’ talk, namely question that realized by modulated declarative, then command is realized by declarative. Based on those, it can be conclude that there is no differences between male and female teachers in realizing mood structure in  the classroom.
WRITING NARRATIVE TEXT Rayendriani Fahmei Lubis
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v2i1.115

Abstract

ABSTRAKSaat ini, bahasa Inggris bukan hanya sebagai sebuah bahasa yang harus diapplikasikan pada bidang tertentu, tetapi bahasa Inggris merupakan salah satu media untuk menyampaikan sesuatu baik secara lisan maupun secara tertulis. Dalam tulisan ini menjelaskan tentang Writing Narrative Text. Penjelasan dimulai dengan pengertian writing dan jenis-jenis text. Permasalahan yang akan diangkat pada tulisan ini adalah bagaimana menulis Narrative Text. Narrative Text adalah salah satu jenis text yang harus dipahami bagaimana penulisannya dan generic sturucture-nya, sehingga menjadi sebuah karya tulis yang baik dan benar.Kata Kunci : Writing dan narrative text
The Students’ Ability in Differentiating Compound and Complex Sentences at Grade XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan Rayendriani Lubis; Yusni Sinaga; Isma Yanti
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v5i1.1171

Abstract

Peneliti mengeksplorasi kemampuan siswa dalam membedakan kalimat majemuk dan kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan siswa dalam membedakan senyawa dan kalimat kompleks pada kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan bahwa kemampuan siswa dalam membedakan kalimat majemuk dan kompleks pada kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan dapat dikategorikan cukup, dengan skor rata-rata 51,33 untuk kemampuan dalam kalimat majemuk dan 59,2 untuk kemampuan dalam kompleks. kalimat. Kemudian, berdasarkan data yang terkumpul, data telah dianalisis untuk membuktikan hipotesis dengan menggunakan rumus Z-Test. Hal ini dapat dilihat Z_ (hitung =) - 0,087 Z_ (tabel =) 0,326 dengan tingkat signifikansi 0,05. Artinya hipotesis ditolak. Jadi, kemampuan siswa dalam membedakan kalimat majemuk dan kompleks adalah kemampuan yang cukup. 
THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ READING SPEED AND READING COMPREHENSION OF 3RD SEMESTER STUDENTS OF ENGLISH DEPARTMENT OF STAIN GAJAH PUTIH TAKENGON Khoiriyah Sofiyah Tanjung
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v5i2.1182

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecepatan membaca siswa dan pemahaman bacaan siswa. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif, dimana penulis menggunakan SPSS untuk menghitung kecepatan membaca siswa dan jumlah jawaban yang benar yang telah mereka jawab. Peserta penelitian adalah 33 mahasiswa semester tiga Jurusan Bahasa Inggris di STAIN Gajah Putih Takengon. Instrumen penelitian adalah tes baca, dimana siswa membaca teks dengan cepat dan peneliti menghitung waktu menggunakan stopwatch, selanjutnya siswa menjawab pertanyaan berdasarkan teks. Sebagai hasil penelitian, penulis menemukan bahwa ada hubungan antara kecepatan membaca dan pemahaman bacaan siswa dimana nilai korelasi Pearson menunjukkan 0,000 atau lebih rendah dari 0,05.
IDENTIFYING SENSES ON PROSTITUTION ISSUE AT JALAN BARU PADANGSIDIMPUAN Hamka Hamka
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 3, No 02 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v3i02.1204

Abstract

Mengidentifikasi sense dalam keberagaman sangatlah penting untuk mensahkan ide, aksi dan membuat keputusan. Sense adalah sensor makna atau pengalaman sosial alami. Umumnya, makna atau pengalaman sosial  berada pada fenomena yang kabur. Ini juga disebut issu atau wacana. Issu dari penelitian ini adalah prostitusi di Jalan Baru Padangsidimpuan. Berdasarkan pengetahuan dasar masyarakat, sense adalah kekal dengan keberagaman. Jadi, sebuah penelitian sangatlah dibutuhkan untuk memperjelas sebuah issu atau wacana. Secara teori, penelitian ini adalah tentang issu dengan menganalisis konteks sosial. Analisisnya menggunakan Metafungsi bahasa. Sense dikategorikan sebagai proses mental dalam mewujudkan pengalaman. Pengalaman itu kemudian dihubungkan dengan fungsi logis bahasa. Dengan menggambarkan proses sense (pemahaman sebagai proses mental, tanggapan dan tindak lanjut sebagai fungsi logis bahasa), penelitian ini menemukan bahwa subjek penelitian telah mengetahui dengan baik (87,50%) Jalan Baru Padangsidimpuan dengan bepergian ke sana sebagai tempat yang kurang bermoral. Ini seperti tempat maksiat, kurang bermoral, penuh dosa. Mereka menanggapi (73,06%) dengan mengunjunginya pada pagi, siang, sore hari, malam, tengah malam dan bisa sampai pagi dini hari menikmati tempat itu. Untuk tindak lanjut (57,13%), subjek dominan hanya ingin menikmati tempat itu untuk kesenangan sendiri tanpa meminta orang lain datang. Maksunya, tempat tempat di Jalan Baru Padangsidimpuan adalah terbuka untuk siapapun. Tidak ada undangan secara sah mengunjunginya dan semuanya bermaksud mendapatkan kesenangan secara peribadi. Ini sangat membantu untuk memperjelas kondisi tempat itu untuk diinvestigasi oleh polisi, pemerintah dan masyarakat untuk membuat aksi atau tindak lanjut dari penelitian ini.

Page 11 of 19 | Total Record : 190