cover
Contact Name
Samuel Patra Ritiauw
Contact Email
pritiauw@gmail.com
Phone
+6281320006339
Journal Mail Official
jurnalpedagoogika@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PGSD Jl. dr. Tamaela, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 22526676     EISSN : 2746184X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, theory of learning, and dinamika education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 267 Documents
Pengaruh Intensitas Penggunaan TikTok terhadap Perilaku Sopan Santun Siswa Kelas V Sekolah Dasar Salma Sa'diyah; Aah Ahmad Syahid; Dety Amelia Karlina
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page83-93

Abstract

Penggunaan media sosial TikTok di era digital, semakin meningkat di kalangan siswa sekolah dasar yang berpotensi memengaruhi perilaku sosial, termasuk perilaku sopan santun siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antar a perilaku sopan santun siswa kelas V sekolah dasar dan intensitas penggunaan TikTok. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Pakuwon 1, menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode korelasional serta metode purposive sampling untuk memilih subjek penelitian, yaitu siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala likert dan wawancara sebagai data pendukung. Analisis datanya menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, serta uji korelasi dan regresi sederhana untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menyatakan bahwa intensitas penggunaan TikTok pada siswa berada pada kategori sedang, sementara itu perilaku sopan santunnya berada pada kategori tinggi, yang berarti penggunaan TikTok tidak memengaruhi secara langsung terhadap perilaku sopan santun siswa karena terdapat pengawasan dari orang tua dan pembiasaan nilai-nilai sopan santun di sekolah.
Media Smart Box Berbantuan Augmented Reality Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas III Materi Hewan di Sekitar Neng Siti; Ali Ismail; Kusman Rukmana
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page94-107

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran yang masih didominasi oleh penjelasan guru secara langsung, seperti metode ceramah, dan ketersediaan media pembelajaran masih kurang optimal sehingga siswa kelas III mengalami hambatan dalam memahami konsep IPA dalam mengelompokkan hewan berdasarkan ciri fisik dan habitatnya. Peneliti mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan pembelajaran berupa penggunaan media Smart Box berbantuan Augmented Reality terhadap pemahaman konsep siswa. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif, metode kuasi-eksperimental, dan desain non-equivalent control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa di SDN Haurpugur 03. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling: 28 siswa kelas III-A dan 30 siswa kelas III-B. Data penelitian diperoleh melalui pemberian tes awal dan tes akhir. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 84.04; artinya lebih besar dari 64.20. Hasil Uji Mann-Whitney memperlihatkan nilai Asym.Sig (2-Tailed) <0,001 sehingga terdapat perbedaan. Hasil uji N-Gain kelas eksperimen memiliki nilai 0,55 berkategori sedang, kelas kontrol memiliki nilai 0,26 berkategori rendah. Hasil uji effect size memperoleh hasil bahwa media Smart Box berbantuan Augmented Reality memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan melihat apakah ada perbedaan pemahaman siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen serta pengaruh Smart Box berbantuan Augmented Reality terhadap pemahaman konsep siswa kelas III pada materi hewan di sekitar.
Pengaruh Efikasi Diri (Self Efficacy) terhadap Sikap Ilmiah Mahasiswa PGSD pada Pokok Bahasan Fisika di Mata Kuliah Konsep Dasar IPA Eka Sriwahyuni; Hiba Dertyana Siregar; Abdul Sofyan
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page47-57

Abstract

Pembelajaran fisika dalam mata kuliah Konsep Dasar IPA penting dikaji karena mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar perlu memiliki keyakinan diri dan sikap ilmiah yang kuat dalam memahami serta mengajarkan konsep sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Efikasi Diri (Self-Efficacy) terhadap Sikap Ilmiah Mahasiswa PGSD pada pokok bahasan fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto. Sampel penelitian terdiri atas 32 mahasiswa PGSD FKIP Universitas Pattimura yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang memuat variabel efikasi diri dan sikap ilmiah. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap ilmiah mahasiswa, dengan nilai thitung: 2,822 > ttabel: 2,042. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y: 22,857 + 0,589X, dengan kontribusi efikasi diri sebesar 21,0%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri mahasiswa dalam mempelajari fisika, semakin baik pula sikap ilmiah yang ditunjukkan. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pembelajaran fisika yang mampu memperkuat keyakinan diri, rasa ingin tahu, objektivitas, ketekunan, dan kejujuran ilmiah mahasiswa. Penelitian lanjutan disarankan melibatkan sampel lebih luas serta variabel lain seperti motivasi belajar, literasi sains, dan keterampilan berpikir kritis.
Perkembangan Sosial Emosional Anak Melalui Permainan Enggo Basambunyi di TK Kristen Melati Makariki Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah Abednego Abednego; Lisa Maarce Sahetapy; Heldy Ivana Laturake; Mirdayati Aihena
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page40-46

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran fokus pendidikan anak usia dini (PAUD) yang cenderung mengarah pada kemampuan akademik, seperti membaca dan menulis, akibat tuntutan sekolah dasar. Kondisi ini menyebabkan fungsi PAUD sebagai tempat bermain yang menyenangkan bagi anak terabaikan. Observasi awal di TK Kristen Melati Makariki menunjukkan bahwa kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun, khususnya dalam permainan "enggo basambunyi", masih rendah; anak kurang antusias, belum mampu berinteraksi, dan kesulitan mengikuti aturan.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak melalui permainan "enggo basambunyi". Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 15 anak usia 5-6 tahun di TK Kristen Melati Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, permainan "enggo basambunyi" belum berhasil meningkatkan perkembangan sosial emosional anak. Namun, setelah perbaikan pembelajaran pada siklus II pertemuan kedua, terjadi peningkatan signifikan yang mencapai tingkat keberhasilan yang diharapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan "enggo basambunyi" efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak, termasuk kemampuan mengendalikan diri, menaati aturan, dan berinteraksi dengan teman sebaya pada anak kelompok B TK Kristen Melati Makariki.
Hubungan Antara Kompetensi Pedagogik Guru Dengan Kualitas Pembelajaran di SD Negeri Desa Banjarsari Dinda Bella Agustina; Aah Ahmad Syahid; Dety Amelia Karlina
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page108-116

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kini termasuk tuntutan yang tidak bisa diabaikan dalam pembelajaran di SD. Guru dituntut memiliki kemampuan untuk memadukan TIK dengan optimal pada konteks aktivitas belajar-mengajar. Pemanfaatan TIK juga termasuk aspek kompetensi pedagogik yang wajib dikuasai oleh seorang guru. Realitas di lapangan mengindikasikan, terdapat sebagian guru SD yang belum maksimal dalam mempergunakan TIK. Keterbatasan kemampuan pedagogik dalam pemanfaatan TIK pada pembelajaran dapat menyebabkan kualitas pembelajaran cenderung monoton dan kurang menarik. Penelitian ini ditujukan guna menyelidiki hubungan antara kompetensi pedagogik guru, khususnya pada aspek pemanfaatan TIK untuk kepentingan pembelajaran, dengan kualitas pembelajaran di SD Negeri Desa Banjarsari. Metode penelitian yang dipergunakan ialah studi kuantitatif melalui jenis studi korelasi. Temuan penelitian memperlihatkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara kompetensi pedagogik guru dan kualitas pembelajaran di SD Negeri Desa Banjarsari, melalui skor koefisien korelasi r = 0,707 dan skor signifikansi = 0,000 (< 0,05), serta koefisien determinasi r² = 0,500 yang berarti 50% variasi kualitas pembelajaran dijelaskan oleh kompetensi pedagogik TIK guru. Pihak sekolah dapat menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan literasi digital guru agar dapat terintegrasi dalam proses pembelajaran di kelas.
Analisis Lingkungan Belajar Dalam Membentuk Kecerdasan Emosional Siswa Kelas V di SDN Ciparay VI Della Febrianti; Aah Ahmad Syahid; Sidqia Nurfadilah
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page117-128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan belajar dalam membentuk kecerdasan emosional siswa kelas V di SDN Ciparay VI. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian guru kelas V dan siswa kelas V SDN Ciparay VI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar memiliki peran penting dalam membentuk kecerdasan emosional siswa. Lingkungan kelas yang positif dapat membantu siswa mengembangkan kecerdasan emosionalnya. Selain itu, guru memiliki peran penting dalam mengelola lingkungan belajar fisik dan sosial dalam membentuk kecerdasan emosional siswa. Namun dalam pelaksanaannya guru dihadapi berbagai tantangan seperti perbedaan karakter antar individu, sikap negatif siswa dalam mengganggu konsentrasi belajar dan fasilitas belajar yang belum memadai. Sehingga lingkungan belajar yang positif dapat mendukung perkembangan kecerdasan emosional siswa di lingkungan sekolah. Temuan penelitian ini berimplikasi pada pentingnya peran guru dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, baik secara fisik maupun sosial, untuk mendukung perkembangan kecerdasan emosional siswa secara optimal.
Pemanfaatan Quizizz untuk Mengevaluasi Pembelajaran IPS dengan Model Problem Based Learning pada Kelas V SD Negeri Wailab Reni Fataruba; Musa Marsel Maipauw; Ode Abdurrachman
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page129-136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan platform digital Quizizz sebagai instrumen evaluasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang mengintegrasikan model Problem Based Learning (PBL) di kelas V SD Negeri Wailab. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, evaluasi dilakukan secara konvensional yang berimplikasi pada rendahnya antusiasme serta keterbatasan kemampuan pemecahan masalah siswa. Setelah implementasi integratif antara Quizizz dan model PBL, terdapat peningkatan drastis pada aktivitas, motivasi, dan hasil evaluasi formatif. Penggunaan fitur interaktif dan sistem umpan balik langsung pada Quizizz terbukti efektif dalam mentransformasi suasana evaluasi menjadi lebih dinamis dan kompetitif. Kesimpulannya, sinergi antara platform digital dan model pembelajaran berbasis masalah mampu meningkatkan kualitas evaluasi dan efektivitas pembelajaran IPS di tingkat pendidikan dasar.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 1 (2025): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 2 (2024): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 11 No 2 (2023): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 11 No 1 (2023): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 10 No 2 (2022): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 10 No 1 (2022): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 2 (2021): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 1 (2021): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 8 No 2 (2020): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 8 No 1 (2020): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 7 No 2 (2019): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 7 No 1 (2019): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 6 No 2 (2018): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 6 No 1 (2018): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 5 No 2 (2017): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 5 No 1 (2017): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 4 No 2 (2016): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 4 No 1 (2016): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan More Issue