cover
Contact Name
Samuel Patra Ritiauw
Contact Email
pritiauw@gmail.com
Phone
+6281320006339
Journal Mail Official
jurnalpedagoogika@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PGSD Jl. dr. Tamaela, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 22526676     EISSN : 2746184X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, theory of learning, and dinamika education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 253 Documents
Analisis Dampak Penggunaan Gadget terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Silfani, Silfani; Perdana, Dayu Rika; Nuraini, Siti; Riswandi, Riswandi
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page567-577

Abstract

Masalah penelitian ini adalah dampak penggunaan gadget terhadap pembentukan karakter peserta didik kelas iv sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat dampak penggunaan gadget terhadap pembentukan karakter peserta didik kelas iv sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi berlandaskan positivistic. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Way Kandis, SD Negeri 2 Perumnas Way Kandis dan SD Negeri 3 Perumnas Way Kandis, yang berjumlah 187 orang. dan sampel penelitian sebanyak 65. Teknik pengumpulan data yaitu pemberian angket dampak penggunaan gadget terhadap pembentukan karakter. Data dianalisis menggunakan untuk pengujian hipotesis pertama dan kedua diuji dengan rumus korelasi product moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada dampak penggunaan gadget terhadap pembentukan karakter peserta didik kelas iv sekolah dasar ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar 0,706 berada pada taraf “Kuat”.
Analisis Penerapan Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) dalam Membentuk Sikap Mencerminkan Nilai-Nilai Pancasila di SDN 3 Bunobogu Muhajir, Muhajir; Nasriani, Nasriani; Rudini, Moh.
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page556-566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SDN 3 Bunobogu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, melibatkan 10 siswa dan 1 guru kelas sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model VCT berdampak positif terhadap peningkatan sikap dan karakter siswa, terutama dalam hal tanggung jawab, kedisiplinan, empati, kerja sama, serta penggunaan bahasa yang santun. Guru menunjukkan pemahaman yang baik terhadap konsep VCT, yang kemudian diwujudkan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang kontekstual dan reflektif. Meski menghadapi beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu dan perbedaan karakter siswa, guru mampu menggabungkan VCT dengan metode lain untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model VCT efektif dalam membantu siswa mengklarifikasi dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara mendalam. Rekomendasi diberikan agar model ini diterapkan secara luas dalam pembelajaran nilai dan karakter pada mata pelajaran lainnya di jenjang pendidikan dasar.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Media Gambar di Kelas IV SDN Malingping Sanusi, Vanesa Olivia; Nurani, Riga Zahara; Mahendra, Hatma Heris
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page480-488

Abstract

Menulis merupakan salah satu keterampilan dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang harus dikuasai siswa sejak dini. Namun, hasil observasi di kelas IV SDN Malingping menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks deskripsi masih tergolong rendah, di mana hanya 58,33% siswa yang mencapai batas ketuntasan minimal. Hal ini disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskripsi dengan memanfaatkan media gambar. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas IV SDN Malingping. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan tes menulis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dari (58,33%) pada tahap awal, menjadi (66,66%) pada siklus pertama, dan meningkat signifikan menjadi (91,66%) pada siklus kedua. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi pada siswa kelas IV.
Penggunaan Model Pembelajaran Role Playing untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa pada Materi Dongeng Kelas IV SDN Kotabaru Rahayu, Sri; Nurani, Riga Zahara; Mahendra, Hatma Heris
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page489-498

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya di jenjang sekolah dasar. Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan berbicara di kelas IV SDN Kotabaru masih tergolong rendah, dimana sebagian siswa belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui penggunaan model pembelajaran role playing pada materi dongeng. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam penelitian ini, subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, dokumentasi, dan tes unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa, dari (45,16%) pada pratindakan, naik menjadi (64,52%) di siklus pertama, dan meningkat lagi menjadi (87,10%) di siklus kedua. Perkembangan tersebut terlihat pada aspek pelafalan, intonasi, kelancaran, ekspresi, serta ketepatan isi pembicaraan. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model role playing efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada materi dongeng.
Media Komik sebagai Sarana Pembelajaran Literasi Siswa SD dalam Kurikulum Merdeka Gusti, Dwipa Ringi I; Adelia, Zarita Syifa; Giwang, Gita Puspa; Dzakwani, Meilissa Aulia; Setiawaty, Rani
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page545-555

Abstract

Kemampuan literasi membaca merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting bagi siswa sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan memahami informasi. Rendahnya minat serta keterampilan membaca menjadi tantangan yang perlu ditanggapi dengan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan menarik. Media komik dinilai sebagai salah satu alternatif yang efektif dalam meningkatkan literasi membaca. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran media komik dalam meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar melalui pendekatan studi pustaka. Data penelitian ini berjumlah 20 artikel yang dikumpulkan menggunakan metode telaah literatur dari berbagai jurnal nasional terakreditasi, buku ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media komik mampu meningkatkan minat baca, memperkuat pemahaman isi bacaan, serta mendukung pengembangan literasi visual. Penyajian materi dalam bentuk naratif dan visual menjadikan komik sebagai media yang menyenangkan, komunikatif, dan mudah dipahami siswa. Oleh karena itu, media komik dapat dijadikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran literasi sejak dini, terutama di tingkat sekolah dasar.
Implementasi Buku Saku Living Values Education (LVE) untuk Menanamkan Nilai Kebebasan dan Persatuan di Kelas VI SD Setiawan, Adang; Nuraeni, Aprilia; Pauziah, Dewi; Vebrianty, Shahira Wanda; Hoeriyah, Lia Fathur; Azzahra, Shaffa; Hayati, Auliya Aeunul
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page595-607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi buku saku Living Values Education (LVE) dalam menanamkan nilai kebebasan dan persatuan pada siswa kelas VI SD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Sunyaragi, Kota Cirebon, melibatkan 28 siswa, 18 orang tua, dan 1 guru wali kelas. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator nilai kebebasan dan persatuan dari pretest ke posttest. Siswa menjadi lebih mampu mengekspresikan pendapat secara bertanggung jawab, menghargai perbedaan, serta menunjukkan sikap kerja sama dalam kelas. Buku saku Living Values Education (LVE) dinilai efektif karena menyajikan nilai-nilai moral melalui cerita kontekstual dan aktivitas reflektif yang mudah dipahami. Selain itu, keterlibatan orang tua juga cukup tinggi, dengan mayoritas merasa terbantu dalam menyampaikan nilai-nilai moral di rumah.
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif TGT Berbasis Educaply dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Saskia, Saskia; Rudini, Moh; Hamna, Hamna
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page532-544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 4 Tambun melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbasis media Educaplay. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah sembilan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata 72 pada siklus I dengan ketuntasan 55,56% menjadi rata-rata 84 pada siklus II dengan ketuntasan 100%. Aktivitas guru dan siswa juga meningkat, dengan capaian aktivitas guru sebesar 97,72% dan aktivitas siswa mencapai 98,33%. Selain itu, hasil belajar kelompok diskusi juga meningkat dari rata-rata 75 menjadi 100. Penerapan model TGT berbasis Educaplay mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan kolaboratif. Temuan ini menunjukkan bahwa model tersebut efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pecahan dan dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran alternatif di sekolah dasar.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Sederhana melalui Media Gambar Berseri di Kelas III SDN 3 Taraju Nurul, Aisya; Sidik, Geri Syahril; Chandra, Deni
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page370-382

Abstract

Menulis karangan sederhana merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena melatih siswa untuk mengungkapkan ide secara tertulis secara runtut dan logis. Namun, kenyataannya, keterampilan ini masih menjadi tantangan bagi siswa kelas III SDN 3 Taraju. Dari 10 siswa, hanya satu siswa (10%) yang mampu menulis dengan baik, sedangkan sembilan siswa (90%) lainnya mengalami kesulitan dalam menyusun karangan. Kesulitan ini tampak dari rendahnya antusiasme saat pembelajaran berlangsung, hasil tulisan yang tidak lengkap, serta kecenderungan siswa untuk menyalin dari buku tanpa struktur yang jelas. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas, rendahnya minat menulis disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran yang menarik, karena selama ini pembelajaran masih berfokus pada buku paket. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana melalui penerapan media gambar berseri. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah dilaksanakan dengan sangat baik, ditunjukkan dengan nilai rata-rata perencanaan sebesar 3,4 pada siklus I dan meningkat menjadi 3,8 pada siklus II. Pelaksanaan pembelajaran menunjukkan peningkatan dari siklus I dengan persentase 70% menjadi 90% pada siklus II. Kemampuan siswa dalam menulis karangan juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, persentase ketuntasan sebesar 40%, meningkat pada siklus II menjadi 100%. Persentase peningkatan hasil belajar mencapai 60%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa media gambar berseri efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana siswa. Oleh karena itu, disarankan agar guru memanfaatkan media ini sebagai alternatif pembelajaran yang menarik dan mendukung pengembangan keterampilan menulis siswa.
Manajemen Kelas Interaktif dalam Meningkatkan Pemahaman Materi pada Siswa di SD Negeri 2 Nabire Telussa, Rivaldo Paul; Whisnubrata, Antonius Awan Asta Adhiprana; Rangkoly, Santji Afi; Jasmari, Jasmari; Hidayatillah, Tut
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page327-338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menerapkan manajemen kelas interaktif, respons dan keterlibatan siswa, serta dampaknya terhadap pemahaman materi di SD Negeri 2 Nabire. Jenis penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik yaitu wawancara dan observasi, yang kemudian dilakukan analisis tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data dalam penelitian menggunakan kriteria yaitu credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran berbasis diskusi, presentasi, dan pengaturan tempat duduk fleksibel yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Respons siswa ditandai dengan meningkatnya partisipasi, keberanian berpendapat, dan motivasi belajar baik di kelas maupun di rumah. Dampak dari penerapan manajemen kelas interaktif terlihat pada peningkatan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, serta rasa percaya diri siswa dalam menyampaikan pendapat. Berdasarhan hasil penelitian menegaskan bahwa manajemen kelas interaktif mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif sekaligus meningkatkan kualitas hasil belajar siswa.
Scientific Learning Approach: Improving Student Learning Outcomes on The Concept of Measurement in Elementary Schools Ishabu, La Suha; Takaria, Johannis; Heatubun, Hana
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page617-623

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement of student learning outcomes through a scientific approach. The method used is descriptive with the type of Classroom Action Research (CAR). This study involved 13 fifth grade elementary school students as subjects and analyzed the improvement of learning outcomes using N-gain. The results of the study showed that in cycle I, 8 students or 61.6% did not complete the learning and cycle II, 13 students or 100% achieved learning completion. The improvement of student learning outcomes using a scientific approach was obtained that in the high category, there were 5 students with an average N-gain of 0.78, in the medium category, 7 students with an N-gain of 0.52, and in the low category, 1 student achieved an improvement with an average N-gain of 0.20. This improvement is due to the effective use of the scientific approach. The scientific approach contributes to developing students' abilities to conduct experiments and observe directly with measuring instruments, so that students gain real experience in learning mathematics.

Filter by Year

2016 2025