Articles
267 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Index Card Match Berbantuan Media Diorama untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Khasna, Fenny Tanalinal;
Atson, Thomas Beby
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page509-517
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS melalui model pembelajaran Index Card Match. Peneliti ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV UPTD SD Negeri Siuf yang berjumlah 10 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 8 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan angket dan dokumentasi, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi yang terdiri dari observasi guru, observasi peserta didik, dan lembar tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik yang dapat yang dilihat dari presentase pada siklus I dari 10 peserta didik yang dikatakan tuntas atau yang mencapai KKTP pada siklus I yaitu sebesar 40% dan yang tidak mencapai KKTP pada siklus I sebesar 60% dengan rata-rata 54%. Pada siklus II dari 10 peserta didik yang dikatakan tuntas atau mencapai KKTP pada siklus II yaitu memperoleh skor presentase ketuntasan sebesar 80% dan yang tidak mencapai KKTP pada siklus II yaitu memperoleh skor presentase ketuntasan sebesar 20% dengan rata-rata perolehan skor pada siklus II yaitu 73%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran Index Card Match dapat meningkat dikelas IV UPTD SD Negeri Siuf.
Pengaruh Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPAS SDN 2 Rasau Jaya
Marsella, Dhea;
Fatmawati, Risdiana Andika;
Setyowati, Dessy
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page608-616
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mind mapping terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 2 Rasau Jaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi yang termasuk dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas V SDN 2 Rasau Jaya. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik Kelas VA (kelas eksperimen) dan VB (kelas kontrol) SDN 2 Rasau Jaya. Teknik yang digunakan untuk penentuan kelas eksperimen dan kontrol menggunakan Purposive Sampling. Pada pengumpulan data, penelitian menggunakan soal tes pilihan ganda. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Pengujian hipotesis menggunakan rumus Independent T-Test yang didahului dengan uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik antara kelas eksperimen yang menggunakan metode mind mapping dan kelas kontrol dengan menggunakan metode diskusi kelompok. Hasil rata-rata perolehan nilai posttest kelas eksperimen sebesar 63,70 lebih baik dari hasil rata-rata nilai posttest kelas kontrol, yaitu sebesar 55,78. Berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus Independent T-Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi 2-tailed 0,039 < 0,05, keputusannya adalah H0 ditolak dan Ha diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode mind mapping terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas V SDN 2 Rasau Jaya.
Survey Minat Siswa SMA terhadap Program Studi Pendidikan Jasmani di Daerah Terluar Maluku Barat Daya
Ritiauw, Petra Pratama;
Rumawatine, Stella;
Syaranamual, Jusak;
Rahmat, Ade
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page624-639
Pendidikan jasmani merupakan salah satu mata pelajaran formal yang diberikan sejak jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat siswa SMA kelas XI terhadap program studi Pendidikan Jasmani di daerah pulau-pulau terluar, yaitu Pulau Leti, Pulau Moa, dan Pulau Lakor di Kabupaten Maluku Barat Daya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat siswa terhadap program studi Pendidikan Jasmani tergolong sangat tinggi, dengan 57% responden menyatakan sangat setuju dan 34% menyatakan setuju terhadap pilihan melanjutkan studi pada program studi Pendidikan Jasmani. Tingginya minat ini dipengaruhi oleh pandangan siswa bahwa pendidikan jasmani merupakan bidang yang relevan dengan potensi diri dan kebutuhan daerah, di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Universitas Pattimura dan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya mempertimbangkan hasil penelitian ini sebagai rujukan dalam pembukaan Program Studi Pendidikan Jasmani pada kampus PSDKU Universitas Pattimura di Kabupaten Maluku Barat Daya. Pembukaan program studi ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi di bidang olahraga serta mendukung peningkatan sumber daya manusia di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Improving Historical Understanding Through Storytelling Methods in Grade IV A Students Agape Integrated Christian Elementary School Nabire
Nita Widyastutik;
Margareta Douw;
Marince Giyai;
Klara Douw;
Aleks Pigai
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page1-9
This study aims to improve the historical understanding of grade IV A students through the application of storytelling method at Agape Terpadu Nabire Christian Elementary School. The background of this study is based on the low understanding of students towards historical material as indicated by low learning outcomes and lack of student involvement in the learning process. This study uses a Classroom Action Research (CAR) approach which is implemented in two cycles, including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 28 grade IV A students. Data collection techniques include observation, tests, interviews, and documentation, while data analysis is carried out descriptively qualitatively and quantitatively. The results of the study indicate that the application of the storytelling method can significantly improve students' historical understanding. This is indicated by an increase in student learning completeness from 25% in the pre-action stage to 67.86% in cycle I and increasing again to 96.42% in cycle II. In addition, there is an increase in student activity and participation in the learning process. Thus, the storytelling method is effectively used as an alternative learning strategy to improve elementary school students' historical understanding.
Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Perubahan Energi pada Siswa Kelas III SD
Sarina Reimasa;
Johanes Pelamonia;
Lestari Lestari
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page20-27
Dalam proses pembelajaran pada umumnya guru belum menggunakan model pembelajaran yang inovatif sehingga siswa menjadi jenuh pada saat kegiatan pembelajaran berlangung di kelas. Dengan demikian perlu adanya model pembelajaran yang dapat merangsang keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menggunakan model pembelajaran yang dapat Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningakatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi perubahan energi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) pada siswa kelas III SD Negeri Wakarleli. penelitian dilakukan dalam dua siklus, instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar yang terdiri tes awal dan tes akhir, lembar observasi dan lembar kerja sisiwa (LKS). Berdasarkan hasi penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi perubahan energi dengan nilai rata-rata kelas 79,86.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa SD melalui Pembelajaran Problem Solving Model Polya
Yosep Takndare;
Melvie Talakua;
Johannis Takaria
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page58-65
Hasil belajar adalah proses dimana individu menggunakan kemampuan kognitif, afektis, dan psikomotorik untuk mengumpulkan pengalaman dalam jangka waktu tertentu. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Problem Solving Model Polya (PSMP) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep pengaruh gaya terhadap suatu benda. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah siswa kelas IV di SD Negeri 1 Passo Ambon yang berjumlah 20 orang. Hasil yang diperoleh dalam penelitian yakni terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata nilai n-gain pada kategori tinggi sebesar 86%, kategori sedang sebesar 55%, dan kategori rendah sebesar 22%. Hal tersebut mengindikasikan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa problem solving model Polya efektif diterapkan dalam pembelajaran karena siswa dapat memecahkan masalah dengan baik; siswa aktif berbagi ide dalam kelompok; dan guru optimal memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Efektivitas Media Flashcard Dalam Meningkatkan Cepat Tanggap Membaca Siswa Kelas III SD Islam Terpadu 117 Adnani
Dini Aisyah Nur;
Isra Hayati Darman;
Isma Rohayani;
Silvia Yanti;
Riski Towilah Nst
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page10-19
Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar sebagai fondasi dalam memahami berbagai mata pelajaran. Namun, berdasarkan observasi awal di kelas III SD Islam Terpadu Adnani, ditemukan bahwa sebagian siswa masih membaca secara terbata-bata, kurang cepat dalam merespon bacaan, serta belum mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan media flashcard dalam meningkatkan cepat tanggap membaca siswa kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes membaca (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media flashcard memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca siswa. Pada tahap pretest, rata-rata nilai siswa sebesar 66 dengan tingkat ketuntasan 40%. Setelah penerapan media flashcard, rata-rata nilai meningkat menjadi 84 dengan ketuntasan belajar mencapai 88%. Selain itu, jumlah siswa dalam kategori tidak lancar menurun dari 5 siswa (20%) menjadi 0 siswa, sedangkan kategori lancar meningkat dari 8 siswa (32%) menjadi 20 siswa (80%). Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa media flashcard efektif dalam membantu siswa mengenali kata secara cepat, meningkatkan kelancaran membaca, serta membangun kepercayaan diri dalam pembelajaran.
The Role of Teachers in Instilling Disciplined Character Through PPKn Learning for Grade V Students at YPK Ishak Semuel Kijne Wadio Elementary School, Nabire
Selpi Dogomo;
Nona Anisa Aprilia;
Abihut Nerius Pakage;
Nolince Pakage;
Irsa Tandi Lolok;
Santji Afi Rangkoly
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page66-74
Research This aim for know the role of teachers in implant character discipline in students through the learning process in class V. Research held at YPK Ishak Semuel Kijne Wadio Elementary School, Nabire with use method descriptive and approach qualitative. Subject study consists of above the fifth grade teacher and 3 students class V. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The data obtained analyzed use technique data reduction, data presentation, and data extraction conclusion. Research results show that teachers have role important in form character discipline student through exemplary behavior, habituation, giving motivation, as well as implementation rule during the learning process taking place. Teachers also active give direction and reinforcement to students to get used to it behave discipline in activity Study and life everyday. Although there is a number of obstacle like lack of awareness students and influence environment family, efforts made by teachers in a way consistent capable help increase attitude discipline students. With Thus, learning at school base become effective means in support formation character discipline student since age early.
Analisis Kompetensi Literasi Sains Siswa Melalui Complex Multiple-Choice Test (CMCT)
Elsina Sarah Tamaela;
Izaak Hendrik Wenno;
Herman Samuel Wattimena;
Carolina Sri Athena Barus;
Cicylia Triratna Kereh;
Juliana Nirahua;
Asry Nelannya Latupeirissa
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page28-39
Literasi sains merupakan fondasi yang esensial pada pembelajaran abad ke-21. Literasi sains akan membantu siswa untuk memecahkan masalah dalam kehidupan nyata. Berdasarkan data literasi sains siswa Indonesia yang rendah maka perlu dilakukan sebuah kajian di tingkat sekolah guna mendapatkan gambaran kompetensi literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk memotret level kompetensi literasi sains dengan menggunakan Complex Multiple Choice Tetst (CMCT). Populasi penelitiannya siswa SMP Negeri 40 Maluku Tengah kelas VIII dimana 27 orang terpilih sebagai sampel yang diambil secara acak. Instrumen yang digunakan adalah paket soal CMCTberjumlah 20 butir yang divalidasi oleh dua orang ahli sehingga jumlah butir yang valid 16 butir. Validasi isi menggunakan formula Aiken’s V dan reliabilitas konstruk menggunakan item to total correlation dan Cronbach’s Alpha serta statistik deskriptif dengan menghitung persentase capaian. Hasil analisis memperlihatkan level kompetensi literasi sains siswa berada di level sangat rendah dengan persentase 38,06%. Ada tiga indikator yang diukur yakni menjelaskan fenomena secara ilmiah sebesar 42,96% (rendah), selanjutnya indikator menafsirkan data dan bukti ilmiah sebesar 40,86% (rendah) dan indikator merancang dan mengevaluasi eksperimen dengan persentase 30,37% (sangat rendah). Temuan ini memberikan gambaran level literasi sains siswa yang perlu diperbaiki melalui pembelajaran dan asesmen yang tepat.
Efektivitas Alat Peraga Berbasis Ekosistem Lokal Pulau Terluar dalam Pembelajaran IPA SD Negeri 1 Bebar Barat
Lestari Lestari;
Ince Wattimury
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page75-82
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan media alat peraga berbasis ekosistem lokal pulau terluar dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa di SD Negeri 1 Bebar Barat. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep IPA siswa yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu, pemanfaatan ekosistem lokal sebagai media alat peraga dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan model one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 10orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar (pretest dan posttest), serta observasi selama proses pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan media alat peraga berbasis ekosistem lokal. Nilai rata-rata pretest sebesar 56,5 meningkat menjadi 85,00 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media alat peraga berbasis ekosistem lokal pulau terluar efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa.