Articles
68 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6 No 2 (2021)"
:
68 Documents
clear
PENGARUH DANA PIHAK KETIGA (DPK) DAN BI RATE TERHADAP PENYALURAN KREDIT DI INDUSTRI PERBANKAN
Sabaruddin Siagian
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 2 (2021): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i2.1470
Maksud dari riset ini untuk menganalisis pengaruh dana pihak ketiga (DPK) dan BI Rate terhadap penyaluran kredit perbankan. Populasi dalam riset ini adalah bank - bank di industri perbankan Indonesia. Sedangkan sampel memanfaatkan bank bank umum konvensional (BUK). Data riset tersebut juga menggunakan uji asumsi klasik, khususnya uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Hasil riset menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan dana pihak ketiga (DPK) dan BI Rate terhadap penyaluran kredit perbankan. Secara parsial, ada pengaruh positif dan signifikan dari dana pihak ketiga (DPK) terhadap kredit bank. Dan, secara parsial juga terdapat pengaruh positif dan signifikan dari BI Rate terhadap penyaluran kredit.
HUBUNGAN KADAR UREUM DENGAN LAMA PENGOBATAN HD DAN LAMA WAKTU PELAKSANAAN HD PADA PASIEN GGK DI RSPBA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2019 – 2020
Hetti Rusmini;
Ratna purwaningrum;
Zulfian Zulfian;
Okta Abriyanti
Jurnal Akrab Juara Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bersifat analitik observasional retrospektif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara total sampling, dengan sampel yang di pakai sebanyak 74. Diketahui prevalensi kadar ureum pada pasien GGK yang menjalani HD di RSPBA Bandar Lampung tahun 2019 – 2020 tertinggi sebanyak 73 responden (99%). Berdasarkan usia terbanyak adalah lansia awal sebanyak 27 responden (36%). Berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah laki – laki sebanyak 42 responden (57%). Berdasarkan lama pengobatan HD terbanyak > 6 bulan adalah 59 responden (80%). Berdasarkan lama pelaksanaan HD terbanyak 4 – 5 jam sebanyak 71 responden (96%). Prevalensi lama menjalani HD dengan kadar ureum pada pasien GGK tertinggi > 6 bulan pada usia berkategori lansia awal dengan jenis kelamin laki – laki, lama waktu pengobatan 4 – 5 jam, dan kadar ureum tinggi.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH BERKAH MADANI
Ibnu Rusdi;
Ade Sri Mulyani;
Khalina Arfina
Jurnal Akrab Juara Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam era globalisasi sekarang ini, teknologi informasi melaju dengan cepatnya. Adapun komputer yang merupakan peralatan yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia, saat mencapai kemajuan baik di dalam pembuatan hardware maupun software. Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani membutukan sekali adanya suatu sistem informasi yang menunjang dan memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para nasabah. Untuk itulah penulis mencoba membuat penelitian mengenai sistem pembiayaan mudharabah pada KJKS Berkah Madani yang sampai saat ini belum terkomputerisasi. Pada saat ini KJKS Berkah Madani berupa koperasi yang bergerak dalam bidang jasa keuangan. Sistem yang ada pada KJKS Berkah Madani ini masih dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan nasabah yang melakukan pembiayaan, sampai penyimpanan data-data lainnya yang berhubungan dengan proses pembiayaan hingga sampai pembuatan laporan, sehingga memungkinkan pada saat proses berlangsung terjadi kesalahan dalam pencatatan, kurang akuratnya laporan yang dibuat dan keterlambatan dalam pencarian data yang diperlukan. Perancangan sistem informasi ini merupakan solusi yang terbaik untuk memecahkan permasalahan yang ada pada koperasi ini, serta dengan sistem yang terkomputerisasi dapat tercapai suatu kegiatan yang efektif dan efisien dalam menunjang aktifitas pada koperasi sehingga lebih kondusif dibanding dengan sistem terdahulu.
THE CHARACTER ANALYSIS OF ELFRIDE SWANCOURT IN HARDY’S A PAIR OF BLUE EYES NOVEL
Margareta Lughu, Maryam
Jurnal Akrab Juara Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study is to analyze the character of Elfride Swancourt especially to reveal the flaws within her character and their influence that has led her to a miserable life. This research is categorized as a qualitative research since the data are in form of words, quotations and statements. The data are collected from the primary source that the novel itself, A Pair of Blue Eyes and the secondary sources are some books and references that support the analysis. In analyzing the data, the objective approach has been used. The result shows that the main character, Elfride Swancourt has a weak personality because she is incapable of improving or even changing the flaws and has not tried to reach her happiness. The main character A Pair of Blue Eyes, Elfride Swancourt has some flaws within her character. She is inexperienced, childish, doubtful and fickle, disloyal, fainthearted and docile. She obeys her father’s will to marry a man who has the same social stratum with them, the high class in accordance with her father’s recommendation. Those flaws have led her life into a tragic life. The Effect of The Flaws to Elfride’s life, she suffers physically and spiritually. She gets harsh treatment from her family and dies five months later after marrying Lord Spenser Hugo Luxellian, a man from high class, same social stratum with her.
BREAK EVENT POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA JUS JAGUNG ENAK
Santi Rusmayanti
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 2 (2021): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i2.1464
Tujuan didirikan sebuah perusahaan yaitu untuk menghasilkan laba yang sebanyak-banyak nya. Jika perusahaan tidak mendapatkan laba, maka perusahaan akan mengalami kebangkrutan. Banyak perusahaan di Indonesia yang mengalami kebangkrutan akibat dalam operasionalnya tidak mendapatkan laba maupun balik modal. Perencanaan laba dapat dihitung dengan analisis Break Even Point (BEP). Dengan menghitung BEP, perusahaan akan mengetahui berapa volume penjualan dapat mencapai titik impas. Sehingga untuk memperoleh keuntungan, volume penjualan harus melebihi titik impas. Tujuan dilakukanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui peranan analisis BEP untuk merencanakan dan untuk meningkatkan laba perusahaan. Jus Jagung Enak merupakan usaha yang bergerak dibidang pembuat minuman jus jagung. Metode penelitian ini adalah metode deskrptif dengan pendekatan kasus untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan terperinci berdasarkan penelitian ini menunjukan bahwa perusahaan dengan memperhitungkan margin of safety dan contribution margin dapat meminimalisasi kerugian, sehingga perusahaan Jus Jagung Enak sudah mampu memperoleh penjualan diatas BEP. Tingkat BEP yang dicapai home industry Jus Jagung sudah dapat mencapai keuntungan diatas rata – rata. Hal ini menunjukan bahwa Owner Jus Jagung Enak, telah melakukan penjualan diatas titik impas, serta memperoleh keuntungan. Owner Jus Jagung Enak, sebaiknya menerapkan analisis BEP sebagai salah satu alat untuk mengetahui kondisi keuangan yang telah dicapai untuk lebih meningkatkan laba perusahaan.
PENGARUH KOMPENSASI, LINGKUNGAN KERJA DAN PROMOSI JABATAN TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KONAWE
Heriswanto Heriswanto
Jurnal Akrab Juara Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi, Lingkunga Kerja dan Promosi jabatan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Konawe. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Pendapatan Kabupaten Konawe. Penarikan sampel menggunakan teknik sampel jenuh sehingga sampel penelitian ini berjumlah 56 orang, jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, daftar pertanyaan (questionaire), dan studi dokumentasi. Model analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kompensasi, lingkungan kerja dan promosi jabatan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja Kompensasi, berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kompensasi yang diterma seseorang pegawai maka kepuasan kerja yang dirasakan akan semakin tinggi pula, Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, Promosi jabatan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Konawe.
PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN BELAWAN II KECAMATAN MEDAN BELAWAN
Munthe, Seri Asnawati;
Madjid, Mohd Muliandi
Jurnal Akrab Juara Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan sangat kurang. Kurangnya perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan meliputi 3R yaitu penerapan prinsip reduce, reuse dan recycle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip umum masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei yang bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga (KK) yang ada di Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan yang berjumlah 3.639 KK dan sampel berjumlah 97 KK. Pengumpulan data dengan data primer dan sekunder dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip reduce di Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan dengan penerapan prinsip recude baik sebesar 42,3%, penerapan prinsip reuse baik sebesar 40,2% dan penerapan prinsip recycle baik sebesar 43,3%. Disarankan bagi Pemerintahan Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan perlu lebih gencar melaksanakan sosialisasi kebersihan dan memasyarakatkan penerapan prinsip 3R sehingga diharapkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat meningkat dan bagi masyarakat Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan agar meningkatkan penerapan 3R yang baik dan benar sehingga mengurangi timbulnya sampah yang berarti dan peningkatan kualitas lingkungan.
PENGARUH KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP INDEKS PEMBANGUN MANUSIA DI DIY
Nurna Pratiwi
Jurnal Akrab Juara Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kemandirian keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Manusia pada Kabupaten/Kota di Provinsi DIY tahun2014-2019. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik maupun website Departemen Keuangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa kemandirian keuangan dan pertumbuhan ekonomi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Secara parsial, kemandirian keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia pada Kabupaten/Kota di Provinsi DIY tahun 2014-2019.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR AKUNTANSI SISWA
Yessica Mega Aprita;
Yuni Siti Nuraeni;
Lady Diana Warpindyastuti;
Mahmud Syarif
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 2 (2021): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i2.1459
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan Aktivitas Belajar siswa kelas X AK 3 SMK Negeri 1 Klaten tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan menggunakan dua metode pengumpulan data yaitu observasi dan angket dimana data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis data kualitatif melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Analisis kualitatif tersebut kemudian dilengkapi dengan analisis statistic deskriptif untuk menghitung skor Aktivitas Belajar Akuntansi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Kelas X AK 3 SMK Negeri 1 Klaten Tahun Pelajaran 2014/2015 dibuktikan dengan adanya peningkatan skor Aktivitas Belajar kelas X AK 3 dari 72,61% pada siklus pertama dan mencapai 82,46% pada siklus kedua. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan Aktivitas Belajar siswa kelas X AK 1 SMK Negeri 1 Klaten secara klasikal tanpa dominasi dari beberapa siswa saja.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN STIE TRIGUNA JAKARTA
Iwan Asmadi;
Yosse Hendry;
Zahra Zahra;
Ratna Nurhayati
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 2 (2021): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i2.1476
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis motivasi belajar mahasiswa STIE Triguna Jakarta, faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa STIE Triguna Jakarta, dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa STIE Triguna Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif.. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut: (1) Motivasi yang dimiliki oleh mahasiswa STIE Triguna Jakarta adalah minat yang berasal dari diri mereka sendiri yaitu ingin mencari ilmu dan biaya yang relatif terjangkau, sedangkan motivasi ekstrinsik mereka yaitu ingin meningkatkan status pekerjaan yang lebih baik dan ingin mendapatkan ijasah; (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa STIE Triguna Jakarta adalah minat, kurangnya dukungan fasilitas yang diberikan oleh kampus juga mempengaruhi motivasi belajar, model mengajar yang membosankan atau tidak ada tantangan, teman-teman sepermainan di sekolah membawa pengaruh negatif kepada siswa lain agar mengikuti tindakan yang dapat menurunkan prestasi belajar; (3) Upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa STIE Triguna Jakarta antara lain memberikan angka objektif pada tugas harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester, dosen memberikan pujian kepada mahasiswa yang dapat menjawab pertanyaan yang diberikan pada saat pelajaran atau saat mendapatkan nilai yang memuaskan setelah ujian atau tugas, memberikan ujian untuk mengetahui seberapa paham mahasiswa terhadap mata kuliah yang diberikan dan evaluasi dosen, memberikan hukuman berupa tugas tambahan, memberikan masukan kepada mahasiswa yang prestasinya masih kurang standar.