Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI N(NPL) DON PERFORNING LOAN I INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA Sabaruddin Siagian*
Jurnal Ecodemica : Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.094 KB) | DOI: 10.31294/jeco.v4i2.8702

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah BI Rate, penyaluran kredit dan ROA perbankan berpengaruh terhadap kredit bermasalah atau NPL di Industri perbankan Indonesia. Dalam penelitian ini, populatiannya adalah bank-bank di industri perbankan Indonesia. Sampel penelitian ini menggunakan bank umum konvensional (BUK) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK tahun 2015-2019. Pada penelitian ini digunakan pengujian asumsi klasik yaitu, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi untuk mengetahui keterkaitan antara variabel. Teknik menguji data penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menemukan fakta bahwa kredit bermasalah atau NPL perbankan Indonesia konsisten di bawah 5% sesuai dengan aturan otoritas perbankan. Sehingga hal ini mempengaruhi pengambilan kesimpulan  penilitian ini. Hasilnya, BI Rate, penyaluran kredit dan ROA perbankan tidak berpengaruh terhadap kredit bermasalah atau NPL.
PENGARUH BOPO, LDR DAN NIM PERBANKAN TERHADAP ROA DI INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA Sabaruddin Siagian; Nanang Lidwan; Wawan Ridwan; Helmy Ivan Taruna; Faizal Roni
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 4 (2021): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i4.1579

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji apakah BOPO, LDR dan NIM berpengaruh terhadap ROA di industri perbankan Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari bank umum konvensional (BUK) terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK pada periode tahun 2015-2019. Dalam penelitian ini digunakan uji asumsi klasik yaitu, uji normalitas, multikolonieritas, uji heteroskedasitas dan uji autokorelasi untuk mengetahui keterkaitan antara variabel. Dalam menganalisis data penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasilnya, BOPO dan LDR tidak berpengaruh terhadap ROA perbankan. Dan, NIM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA perbankan.
PENGARUH DANA PIHAK KETIGA (DPK) DAN BI RATE TERHADAP PENYALURAN KREDIT DI INDUSTRI PERBANKAN Sabaruddin Siagian
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 2 (2021): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i2.1470

Abstract

Maksud dari riset ini untuk menganalisis pengaruh dana pihak ketiga (DPK) dan BI Rate terhadap penyaluran kredit perbankan. Populasi dalam riset ini adalah bank - bank di industri perbankan Indonesia. Sedangkan sampel memanfaatkan bank bank umum konvensional (BUK). Data riset tersebut juga menggunakan uji asumsi klasik, khususnya uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Hasil riset menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan dana pihak ketiga (DPK) dan BI Rate terhadap penyaluran kredit perbankan. Secara parsial, ada pengaruh positif dan signifikan dari dana pihak ketiga (DPK) terhadap kredit bank. Dan, secara parsial juga terdapat pengaruh positif dan signifikan dari BI Rate terhadap penyaluran kredit.
Model Optimalisasi Kebijakan Pembayaran Dividen Siagian, Sabaruddin
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 18, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v18i1.5345

Abstract

Kebijakan dividen yang optimal akan meningkatkan nilai perusahaan atau harga saham. Untuk membuat kebijakan dividen yang optimal dalam meningkatkan  harga saham dibuatlah model optimalisasi pembayaran dividen. Tahapannya, antara lain, pertama, memastikan adanya dana untuk pembayaran dividen tersebut, Kedua, membayar dividen. Ketiga, mengambil kebijakan reinvestasi. Keempat, mengokomunikasikan kepada investor terkait kebijakan reinvestasi tersebut. Dan kelima, membuat kebijakan pendanaan untuk meningkatkan nilai perusahaan sehingga struktur permodalan perusahaan itu sehat dan efisien. untuk itu, dalam paper ini akan dibahas tuntas kebijakan model optimalisasi pembayaran dividen kepada peilik perusahaan atau peegang perusahaan sehingga masyarakat mengerti dan paham proses pembayaran dividen yang meningkatkan harga saham. Dan tahapan dari odel optimalisasi pembayaran dividen itu adalah menjadi poin utama dalam permmasalahan dan pembahasan paper ini.
Pengaruh Pengucuran Kredit Dan Kredit Bermasalah Terhadap Rasio Kecukupan Modal (Car) Pada Perbankan Nasional Siagian, Sabaruddin
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 18, No 2 (2020): September 2020
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v18i2.8707

Abstract

Abstrak- Pada tahun 1998 industri perbankan  nasional mengalami krisis. Penyebab krisis perbankan tersebut karena  perbankan nasional tidak memiliki modal yang kuat untuk mengelola kredit bermasalahnya. Dampak dari  krisis perbankan  itu pemerintah  mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk menyehatkan perbankan nasional.  Maka penelitian ini memfokuskan permodalan perbankan, penyaluran kredit, dan kredit bermasalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah penyaluran kredit dan kredit bermasalah atau NPL berpengaruh terhadap rasio kecukupan modal atau CAR di industri perbankan Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah bank-bank yang ada di Industri perbankan Indonesia. Sedangkan sampel penelitian adalah bank umum konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK pada periode tahun 2014-2019. Dalam penelitian ini digunakan juga pengujian asumsi klasik yaitu, uji normalitas, uji multikolenieritas, uji heteroskedasitas dan uji autokorelasi menguji keterkaitan antara variabel. Teknik data uji data penelitian menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitiaan ini menunjukkan bahwa penyaluran kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap CAR perbankan. Dan, kredit bermasalah atau NPL berpengaruh positif juga dan signifikan terhadap CAR perbankan. Kata Kunci: kredit, kredit bermasalah dan CAR
Analysis of Indonesian Syariah Financial Institutions Development Strategies Marthanti, Amas Sari; Santosa, Jaka; Rafik, Ahmad; Ridwan, Wawan; Lahat, Mohammad Amas; Siagian, Sabaruddin
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10 No 2 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v10i2.5754

Abstract

The research aims to examine the development strategy of Indonesian Syariah financial institutions. This research focuses on how Indonesian Syariah financial institutions increase their capacity to increase their competitiveness in the Indonesian financial industry. In this research, descriptive research methods were used. Moreover, the data source for this research uses secondary data, which comes from OJK and BPS data. Three decades ago, a Syariah bank, PT. Bank Muamalat Indonesia (BMI). The establishment of this Indonesian Syariah bank was based on intensive requests from thinkers, religious leaders, and Islamic entrepreneurs regarding the importance of accommodating Muslims who wish to make financial transactions in the Indonesian financial industry by applying the principles of Islamic Syariah. After BMI Bank had been operating for several years, the government issued the Banking Law and, in the banking law, recognized the dual system in Indonesian banking, namely, the conventional banking system and the Syariah banking system. Next, the government also issued the Syariah Banking Law to regulate the Syariah banking operational system in Indonesia. Syariah financial institutions have developed from an institutional perspective, with many Syariah banking branch offices, capital markets, and the Syariah non-bank financial industry (IKNB). However, in these three decades, Islamic financial institutions controlled 10 percent of the market share in the Indonesian financial industry. In this research, a strategy was produced to accelerate the capacity of Islamic financial institutions to compete with conventional financial institutions. This research also produced basic (grand), corporate, and functional strategies for accelerating the development of Indonesian Syariah financial institutions.
Prospek dan Tantangan Investasi Indonesia Pasca Pemberlakuan UU Cipta Kerja Sabaruddin Siagian; Eni Reptiningsih
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 5: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i5.4164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prospek dan tantangan investasi Indonesia pasca perberlakuan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja. Jenis penelitian menggunakan metode analisis deksriptif kualitatif, dengan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian, prospek investasi Indonesia akan cerah atau meningkat signifikan dalam jangka panjang pasca pemberlakuan Undang-Undang Cipta Kerja serta meningkatkan ranking kemudahan berusaha atau easy of doing business atau EoDB. Prospek investasi yang meningkat signifikan ini selain karena pemberlakuan Undang-Undang-Undang Cipta Kerja, juga dikarenakan pertumbuhan ekonomi tinggi yang konsisten, daya dorong pengeluaran konsumsi tinggi, keunggulan sumber daya alam berlimpah. Tantangan investasi Indonesia, antara lain, ketidakpastian hukum berinvetasi, kurangnya konsistensi implementasi pemberlakuan Undang-Undang Cipta Kerja, masalah ketenagakerjaan, pengelolaan lahan dan peningkatan risiko sosial-politik pasca pilpres 2024.
Analisis Kredit Bermasalah (NPL) Perbankan Pasca Berakhirnya Program Stimulus Restrukturisasi Kredit Covid-19 Sabaruddin Siagian
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.6908

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perbankan Indonesia pasca berakhirnya stimulus restrukturisasi kredit Covid-19 dan mengetahui kekuatan perbankan Indonesia dalam memitigasi risiko kreditnya (credit risk) ke depan untuk mengurangi krisis perbanakan. Dalam penelitianl ini menggunakan metode analisis deskriptif dan menggunakan sumber data sekunder dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Hasilnya dari penelitian ini, pertama, kredit bermasalah atau NPL perbankan Indonesia rendah jauh di bawah ambang batas 5 persen pasca berakhirnya program restrukturisasi kredit Covid-19. Kedua, mitigasi risiko kredit yang dilakukan perbankan dalam mengurangi krisis perbankan cukup kuat ke depan. Indikator capital adequacy ratio (CAR) atau permodalan, cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) perbankan dan likuiditasnya cukup kuat menghadapi risiko kredit ke depan.
PENGARUH BOPO, LDR DAN NIM PERBANKAN TERHADAP ROA DI INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA Sabaruddin Siagian; Nanang Lidwan; Wawan Ridwan; Helmy Ivan Taruna; Faizal Roni
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2021): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i4.1579

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji apakah BOPO, LDR dan NIM berpengaruh terhadap ROA di industri perbankan Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari bank umum konvensional (BUK) terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK pada periode tahun 2015-2019. Dalam penelitian ini digunakan uji asumsi klasik yaitu, uji normalitas, multikolonieritas, uji heteroskedasitas dan uji autokorelasi untuk mengetahui keterkaitan antara variabel. Dalam menganalisis data penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasilnya, BOPO dan LDR tidak berpengaruh terhadap ROA perbankan. Dan, NIM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA perbankan.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Artha Pratama Technology Dewanti, Amelia Putri; Siagian, Sabaruddin
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v3i1.895

Abstract

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja guna mencapai tujuannya. Salah satu faktor yang berperan dalam hal ini adalah kinerja karyawan yang dipengaruhi oleh lingkungan kerja yang kondusif dan disiplin kerja yang tinggi. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana lingkungan kerja dan disiplin kerja memengaruhi kinerja karyawan dan sejauh mana dampaknya terhadap produktivitas perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di perusahaan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 35 karyawan perusahaan. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,027, sedangkan disiplin kerja juga memiliki pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa lingkungan kerja dan disiplin kerja berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Kesimpulannya, menciptakan lingkungan kerja yang mendukung serta memperkuat disiplin kerja karyawan dapat meningkatkan kinerja di PT. Artha Pratama Technology.