cover
Contact Name
Mohammad Ahyan Yusuf Sya'bani
Contact Email
tamaddun@umg.ac.id
Phone
+6285762621862
Journal Mail Official
ahyanyusuf@umg.ac.id
Editorial Address
http://journal.umg.ac.id/index.php/tamaddun/EditorialBoard
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Tamaddun : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
ISSN : 1693394X     EISSN : 27222632     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/tamaddun.v21i1
Jurnal ini bernama Tamaddun yang artinya (peradaban, kebudayaan, kemajuan) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik, terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Juli dan Januari. Tujuan dari jurnal ini adalah memfasilitasi para peneliti/dosen/pendidik untuk mempublikasikan artikelnya, yang fokus pada kajian pendidikan Islam, pembelajaran pendidikan agama Islam, pemikiran pendidikan agama Islam, dan studi keislaman dan kemuhammadiyahan.
Articles 141 Documents
KONSEPTUALISASI PENDIDIKAN DALAM PANDANGAN ALIRAN FILSAFAT EKSISTENSIALISME admin admin; Mohammad Ahyan Yusuf Sya’bani
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 2 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is the philosophy of existentialism is one of the newcomers in philosophy world. The philosophy of existentialism is almost entirely a product of the twentieth century. Existentialism is essentially a school of philosophy that aims to restore the existence of human beings in accordance with the basic living conditions that are owned and faced. Therefore education is a human activity that continues to be implemented throughout the time it takes the study of the concept of education according to the philosophy of existentialism. Then this research produces the concept of education perspective philosophy of existentialism that is 1) the purpose of education, encouraging each individual to be able to develop all its potential for self-fulfillment; 2) education and schooling, education serves as an effort to preserve, conserve and pass on cultural heritage and schools in charge of educating children to make choices and decisions themselves by rejecting the authority of others; 3) the role of educators / teachers, teachers play a role in protecting and maintaining academic freedom; 4) the task of students, students are free to choose what they learn and how to learn it and students should be free to think and make their own decisions responsibly; 5) curriculum, emphasizing the individual as a source of knowledge about life and meaning; 6) learning materials, including theories, concepts, generalizations, principles, procedures, facts, terms, examples / illustrations, definitions, and prepositions.
IMPLEMENTASI NILAI–NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN AL-ISLAM DI SMP MUHAMMADIYAH 1 GRESIK admin admin; Luthfiyani Siswanti; Aslich Maulana
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 1 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.84

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masalah korupsi menjadi satu problem kronis bangsa yang saat ini sedang membutuhkan upaya penyelesaian secara mendesak. Mengatasi hal tersebut, pendidikan ditempatkan pada posisi yang strategis. Pendidikan melalui pembelajaran adalah wahana penanaman nilai-nilai kehidupan manusia sebagai makhluk berakhlak dan bermoral, tetapi kenyataanya banyak sekali fenomena yang sangat bertolak belakang dengan akhlak dan moral yang baik. Seperti pelaku korupsi banyak yang berasal dari basic agama yang kuat. Fenomena tersebut yang menjadi permasalahan pada penilitian ini, bagaimana bentuk integrasi pendidikan antikorupsi dalam kurikulum Pendidikan Al-Islam di SMP Muhammadiyah 1 Gresik, bagaimana implementasinya dalam pembelajaran, apa kendala yang dihadapi dan saran dari implementasi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan antikorupsi yang terkandung dalam kurikulum Al-Islam, untuk mengetahui implementasi pendidikan antikorupsi dalam pendidikan Al-Islam dan untuk mengetahui kendala dan solusi dari implementasi pendidikan antikorupsi dalam pendidikan Al-Islam di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala bidang Al-Islam, guru studi pendidikan Al-Islam dan peseta didik kelas VII C yang terdiri dari 29 siswa, dan sampel yang digunakan sebagai subjek penelitian sebanyak 5 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dari situlah ditarik kesimpulan dengan memaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: nilai-nilai pendidikan antikorupsi yang terkandung dalam kurikulum Pendidikan Al-Islam di SMP Muhammadiyah 1 Gresik adalah kejujuran, kedisiplinan, dan kerja keras. Implementasi pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran dilakukan dengan menekan nilai-nilai tersebut ketika menjelaskan muatan Pendidikan Al-Islam, memberikan wawasan terkait materi-materi antikorupsi kepada peserta didik di sela-sela materi pembelajaran sebagai pengantar yang bersifat hidden curriculum (kurikulum tersembunyi), sehingga termasuk di dalamnya adalah nilai keteladanan, sikap dan pembiasaan. Kendala dalam penelitian ini yakni cara menertibkan dan memahamkan peserta didik secara keseluruhan tentang pembelajaran yang diajarkan dan solusinya guru harus memahamkan berkali-kali dan berulang-ulang. Dan menyadarkan peserta didik yang bandel di kelas, karena menyepelekan pelajaran.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN FIKIH PADA SISWA MATTAYOM 1 (SMP) PRATIPTHAMWITAYA YALA THAILAND SELATAN Asma Saree; Mohammad Ahyan Yusuf Sya'bani; Hasan Basri
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 21 No 1 (2020): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v21i1.1372

Abstract

Abstrak: Pembelajaran fikih di Thailand Selatan merupakan salah satu materi pembelajaran yang utuh, di mana materinya tidak digabung dengan pendidikan agama Islam lainnya. Peneliti dalam hal ini tertarik untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran fikih yang berlangsung di sekolah Pratipthamwitya, Yala, Thailand Selatan. Siswa sekolah menengah pertama kelas VII atau disebut juga dengan siswa Mattayom 1 (SMP) sebanyak 26 siswa dengan 5 siswa sebagai sampel dan satu guru pengajar pembelajaran fikih merupakan subjek dari penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yang dalam pengumpulan datanya menggunakan metodologi wawancara, observasi dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembelajaran fikih pada siswa Mattayom 1 (SMP) dan untuk mengetahui kesulitan apa yang didapati siswa selama pembelajaran fikih pada siswa Mattayom 1 (SMP). Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah menggunakan reduksi data, penyajian, kemudian pengambilan kesimpulan. Data yang dihasilkan dari penelitian ini merupakan data deskriptif yang didapatkan dari ucapan, perilaku maupun tulisan yang diperoleh peneliti selama melakukan penelitian di lapangan. Hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana implementasi yang dilakukan oleh guru selama dikelas dengan mengamati perilaku guru serta siswa secara langsung yang hasilnya yakni metode tradisional; ceramah dan tanya jawab yang digunakan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung serta menggunakan perpaduan bahasa Melayu dan Arab membuat siswa merasa kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan.
PELATIHAN DAKWAH DALAM MENUMBUHKAN PROFESIONALISME MUBALIGH (Studi Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik) Noor Amirudin
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 19 No 1 (2018): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.815

Abstract

Penelitian ini merupakan salah satu upaya peneliti untuk mencoba mengetahui sejauhmana profesionalisme mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik setelah mengikuti Pelatihan Dakwah (program rihlah dakwah Ramadhan). Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati. Sumber data penelitian yang digunakan adalah sumber data primer berupa informasi-informasi dari lapangan melalui pengamatan secara langsung tentang kegiatan/pelatihan yang dilaksanakan, kemudian sumber data skunder berupa buku-buku materi, serta data-data dokumentasi. Untuk teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: metode observasi, wawancara, dan dokumetasi. Analisis datanya dengan menggunakan deskriptif analisis dengan mengklarifikasi sesuai dengan permasalahan yang diteliti kemudian disusun dan dianalisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dakwah dalam menumbuhkan profesionalisme mahasiswa untuk menjadi mubaligh muda telah berjalan secara baik selama kurang lebih 14 (empat belas) hari. Hal ini dibuktikan dengan hasil perencanaan dan praktek rihlah dakwah di Dusun Mambung Lor Desa Banjar Agung Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik. Pertama, karena kematangan dalam perencanaannya dengan merencanakan kegiatan, menentukan sasaran dan tujuan pelatihan dakwah, adapun tujuan pelatihan dakwah yaitu untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menjadi mubaligh muda yang professional, dengan memberikan materi, metode dan media yang digunakan. Yang kedua, yaitu adanya pengorganisasian dalam pelatihan dakwah yang tertata rapi. Yang ketiga adalah praktek, praktek dalam pelatihan dakwah, dengan menerjunkan mahasiswa langsung ke dalam ranah masyarakat umum atau disebut dengan rihlah dakwah.
EKSISTENSI RINTISAN SEKOLAH BERSTANDAR INTERNATIONAL DALAM PERSPEKTIF HUMANITAS PENDIDIKAN ISLAM admin admin; Hamim Farhan; Raden Nazriyah
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan 2015: JANUARI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.70

Abstract

Pokok persoalan yang dikaji dalam penelitian ini adalah, pertama, apa pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 50 ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kedua, bagaimana eksistensi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dalam perspektif humanitas pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus (case approach), dengan menggunakan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu menganalisis data penelitian untuk selanjutnya dikaji secara mendalam dan diinterpretasikan oleh peneliti untuk mendapatkan kesimpulan yang diharapkan. Bahan hukum yang sudah disistematisasi kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, alasan pembubaran Rintisan Sekolah Berstandar Internasional karena menimbulkan perlakuan berbeda untuk mengakses pendidikan yang berkualitas sehingga bertentangan dengan amanat konstitusi. Dalam pandangan pendidikan Islam, pendidikan Islam baik secara normatif dan historis memiliki spirit kemajemukan, keadilan, pemerataan serta menjunjung tinggi hak-hak mayoritas serta persamaan derajat dalam pandangan agamis, dengan kata lain keadilan di tengah masyarakat menghendaki terwujudnya sikap empati kepada orang lain.
PENERAPAN PROGRAM ZAKAT, INFAQ, DAN SEDEKAH (ZIS) DI DUSUN JEDONG DESA SEKAR PUTIH KECAMATAN BALONGPANGGANG GRESIK Dasi Silfiah; Aslich Maulana
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 19 No 2 (2018): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.703

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengali informasi mengenai cara-cara penerapanprogram zakat, infaq, dan sedekah di dusun jedong dengan berbagai kegigihan dari masyarakatdusun jedong, sehingga bisa terrealisasi dengan baik. Dalam penelitian ini penulismenggunakan pendekatan kualitatif berupa cerita atau narasi, deskriptif dari hasil informasiyang diperoleh saat penelitian, menggunakan beberapa instrumen yaitu: observasi,dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan data interaktif dengan tiga langkah,yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1)Penerapan program ZIS di dusun jedong dilakukan dengan cara melakukan pendekatan baiksecara individu atau kelompok. Dengan mensosialisasikan kepada masyarakat dusun jedongakan membantu panitia masjid dalam menggenalkan program ZIS yang telah didirikansebelumnya. 2) Faktor penghambat dan solusinya terdapat tiga macam yakni, a.Adanyaperbedaan pendapat sehingga perlu untuk memberikan pemahan dengan jelas kepada mustahiq,b. Kurangnya informasi sehingga perlu untuk mengali informasi yang telah diperoleh, c.Pengetahuan muzzaki akan zakat penghasilan sehingga perlu dilakukan pendekatan untukmemberikan penjelasan bahwa zakat penghasilan juga wajib untuk dikeluarkan
UPAYA MENGATASI TANTANGAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ABAD XXI Hadiyatan Wasilah
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 21 No 1 (2020): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v21i1.1379

Abstract

Abstrak: Pendidikan Islam telah berkembang dari masa ke masa, hingga sampai pada abad XXI di mana pada abad ini globalisasi telah menjadi realitas yang dihadapi setiap individu. Namun terdapat dampak negatif yang ditimbulkan oleh globalisasi di antaranya semakin banyaknya generasi muda yang melakukan seks bebas, penggunaan obat terlarang, hilangnya norma-norma dalam kehidupan. Hal ini tentu menjadi beban bagi dunia pendidikan khususnya pendidikan Islam karena pendidikan merupakan upaya sebagai proses perkembangan individu baik pada tataran moral maupun intelektual. Olehnya perlu dilakukan upaya dalam mengatasi tantangan serta problematika tersebut. Upaya dalam mengatasi tantangan pendidikan abad XXI diklasifikasikan bagi pemangku kebijakan pendidikan yang meliputi: 1) membangun orientasi dan visi pendidikan Islam; 2)integrasi antara ilmu agama dan umum; 3) pengembangan tradisi akademik. Klasifikasi kedua adalah upaya bagi Guru dalam pendidikan Islam yang meliputi: 1) reorientasi visi dan misi guru; 2) strategi pembelajaran; 3) penanaman serta penerapan nilai-nilai keislaman.
NILAI-NILAI RELATIVITAS DALAM KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DI SD MUHAMMADIYAH PAESAN “PROGRAM KHUSUS KEDUNGWUNI PEKALONGAN admin admin; Hermawan hermawan
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 2 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai-nilai dalam masyarakat meliputi apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. Namun sejatinya, kebenaran dari nilai tersebut bersifat relative. Teori relativitas Eintein membuktikan kepada kita bahwa segala sesuatu itu mempunyai nilai yang relative tergantung dari sudut mana orang memandang. Termasuk dalam masalah biaya pendidikan yang mahal bagi sekolah yang berkualitas di masta masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai relativitas dalam konsep pendidikan Islam di SD Muhammadiyah Paesan “Program Khusus” Kedungwuni tahun pelajaran 2016-2017. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, Sedangkan metode penentuan subyek menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul maka dilakukan analisis data, dengan mereduksi data, kategorisasi data, sintesisasi data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai-nilai relativitas di SD Muhammadiyah Paesan “Program Khusus” adalah adanya hubungan antara kualitas pelayanan dan jasa yang diberikan dengan banyaknya dana pendidikan yang harus dibayarkan. Dari sinilah dapat diakatakan bahwa mahal sebenarnya merupakan hal yang relative bagi setiap orang.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI ( TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION ) DALAM PEMEBLAJARAN FIQIH PADA SISWA MTS MUHAMMADIYAH 06 BANYUTENGAH TAHUN AJARAN 2015/2016 Nugra Heny Apriliah; Muyasaroh muyasaroh
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan 2015: Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.75

Abstract

THE IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION IN LEARNING FIQH AT THE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS OF 06 BANYUTENGAH, Essay: Faculty of Islamic Religious Education of Muhammadiyah Gresik University, 2016. The purpose of this thorough is the low interest in learning and lack of cooperation each other in the class so that make the state of the class is not condusive, to solve the problem doing this research to know the implementation of the Team Asssisted individualizataion process, the obstacles of that faced, and the effort will be undertaken for reach the purpose. This research was conducted at the Junior High school of Muhammadiyah 06 Banyutengah. The subject of the research is student in grade VIII the school years of 2016/2017 with the number of student 21. The data collected in the form of Observation result, interview and documentation. Data analysis techniques used is perform data reduction, presentation and drawing conclusions. The result of this study obstacles encountered in the application of cooperative learning models of the Team Assisted Individualization is influential in the less maximal application of this model, however with thw effort of teachers, the learning process can run well in the line expectations.
PERANAN AKTIVITAS KEAGAMAAN DALAM MEMBINA MORALITAS REMAJA MASJID AT-TAQWA DI DUSUN NGERING SUKOANYAR CERME GRESIK Syarifudin Amsa; Hamim Farhan
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 20 No 2 (2019): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v20i2.1306

Abstract

Dilihat dari kasat mata saat ini mulai sebagian remaja ada yang masih menyimpang dari Agama Islam. Secara umum akhlak dari remaja saat ini memang cenderung mengalami penurunan bila di bandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Ini tidak lepas dari dampak kemajuan teknologi informasi yang luar biasa, sehingga dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku dari remaja. Era globalisasi ini sangat mudah berdampak bagi kehidupan sekarang terutama remaja masjid. memberikan kegiatan-kegiatan yang bersifat membina remaja masjid, di antaranya: Pembinaan mental dan moral, memberikan progres untuk ke depannya, mengadakan kajian Agama, memberi motivasi kepada remaja agar dapat ikut serta dalam mengikuti kegiatan yang di adakan oleh remaja masjid dan Memberi keterampilan kepada anggota remaja masjid. Ke depannya remaja masjid mengadakan pelatihan atau diklat untuk merekrut anggota baru sebagai penerus remaja masjid agar terus bisa meramaikan masjid dengan mengadakan kegiatan serta remaja masjid dilatih keterampilan softskill maupun hardskill guna untuk kemajuan remaja masjid.

Page 2 of 15 | Total Record : 141