Tamaddun : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Jurnal ini bernama Tamaddun yang artinya (peradaban, kebudayaan, kemajuan) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik, terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Juli dan Januari. Tujuan dari jurnal ini adalah memfasilitasi para peneliti/dosen/pendidik untuk mempublikasikan artikelnya, yang fokus pada kajian pendidikan Islam, pembelajaran pendidikan agama Islam, pemikiran pendidikan agama Islam, dan studi keislaman dan kemuhammadiyahan.
Articles
141 Documents
ANALISIS HADITS NABI MENGENAI FITRAH MANUSIA UNTUK MENEMUKAN TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM
admin admin;
Katni katni
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 2 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Makna fitrah dalam hadits Nabi Muhammad Saw merupakan potensi (fisik, akal, ruhani (hati) yang menjadi obyek untuk didik dalam sasaran pendidikan Islam. Berupa potensi ber Tuhan/beragama, potensi berfikir, potensi berbuat kebaikan, potensi mengrusak/berbuat keburukan, dan potensi fisik yang dapat dibina dan ditumbuhkembangkan melalui kerja pendidikan. Tujuan pendidikan Islam harus mampu mengembangkan fitrah/potensi manusia (fisik, akal, ruhani (hati) dan potensi beragama/ber Tuhan. Pendidikan Islam sebagai manifestasi insan kamil (good man) yang memiliki orientasi tujuan untuk mengembangkan potensi (fitrah) nya serta mengembangkannya secara sinergi dan tawazun (seimbang) antara seluruh potensi manusia untuk kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat sesuai dengan petunjuk Allah dalam al-Qur’an dan Al Hadits. Menjadi pribadi yang beriman bertakwa kepada Allah, memiliki akhlak yang mulia, serta memiliki keterampilan hidup sesuai bakat dan minatnya untuk mempertahankan hidup manusia, menyebarkan risalah ajaran Islam, sebagai khalifah dimuka bumi yang beramar ma’ruf nahi munkar dan beribadah kepada Allah Swt dalam ridhanya.
OFF TV PROGRAM IMPLEMENTATION TO PROMOTE CHILDREN’S LEARNING MOTIVATION AT SUKOANYAR CERME GRESIK
Muyasaroh m;
Hadiyatan Wasilah
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 1 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.76
The background of the study is the OFF TV program at study hours, at 18.00 to 20.00 p.m at Sukoanyar Cerme Gresik. The study is oriented on describing the implemented OFF TV program. It also describes the effect of OFF TV program to promote children’s learning motivation. This study employs descriptive qualitative method. The data were collected through observation, interview, and documentation to dig information about the implementation of the OFF TV program and its effect on promoting children’s learning motivation. The object of the study is the OFF TV program, while the subject involves Sukoanyar residents who are currently studying in junior high school, and parents as the research data refinement. The data was analyzed using Miles and Huberman model, while triangulation technique and member check were used to test the validity. The result of the study showed that the OFF TV program implementation from 18.00 to 20.00 p.m can be applied all day to all residents in Sukoanyar village regulated by the Village Regulation No. 02 year 2016 with the aim of improving the human resources quality in Sukoanyar village. The result also showed the effect of the OFF TV program on promoting children’s learning motivation with some indicators. The first indicator is children feel happy with the OFF TV program because of the conducive environment for learning, the second indicator is they are more discipline in learning because there is special time to learning, the third is children can concentrate in learning, the fourth is they can study diligently, do their work freely without any interruption that can make them more serious and never give up.
PENERAPAN METODE KARYAWISATA PADA PEMBELAJARAN MUHADATSAH (STUDI PADA SISWA KELAS VII MTS. MUHAMMADIYAH 06 BANYUTENGAH PANCENG- GRESIK)
Afniyatul Mahsusiyah Rohmi;
Ode Moh Man Arfa Ladamay;
Muyasaroh Muyasaroh
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 20 No 2 (2019): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v20i2.1307
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan metode karyawisata pada pembelajaran muhadatsah pada kelas VII MTs. Muhammadiyah 06 Banyutengah Panceng Gresik, terutama dalam kelancaran berbicara dan penguasaan dalam berbahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data yang diperoleh dari penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap siswa kelas VII MTs. Muhammadiyah 06 Banyutengah. Kemudian data tersebut dianalisis secara deskriptif yaitu dengan menggambarkan hasil temuan. Muhadatsah adalah keterampilan menyampaikan pesan dalam bahasa Arab secara lisan. Penelitian dengan menggunakan metode karyawisata pada pembelajaran muhadatsah pada siswa kelas VII MTs. Muhammadiyah Banyutengah Panceng Gresik telah berlangsung dengan baik, karena pembelajaran yang dilakukan di luar kelas membuat siswa lebih senang dan mendapatkan kosa kata baru. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa siswa kelas VII MTs. Muhammadiyah 06 Banyutengah Panceng Gresik memiliki dua jenis kemampuan, kemampuan yang pertama adalah siswa-siswa yang hanya mampu berbicara bahasa Arab secara lancar tanpa menggunakan tata bahasa yang benar, sedangkan kemampuan yang kedua dimiliki oleh siswa-siswa yang mampu berbicara dengan lancar serta menggunakan aturan tata bahasa yang benar.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
Man Arfa Ladamay
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 19 No 1 (2018): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.812
Pada dasarnya permasalahan yang terjadi ialah keberadaan Pancasila sebagai dasar Negara yang sekaligus menjadi landasan nilai filosofi, ideologi, moral, etika dan pandangan hidup berbangsa serta bernegara, dewasa ini semakin terkikis oleh nilai kebudayaan asing. Usaha yang dilakukan untuk mengantisipasi persoalan tersebut dengan adanay penerapan pendidikan karakter dari pemerintah. Hasilnya menunjukkan bahwa dengan penegasan karakter bangsa yaitu Pancasila kepada peserta didik mampu untuk mencegah masuknya budaya Asing terutama budaya yang tidak sesuai dengan budaya asli bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi peradaban moralitas.
AJARAN JILBAB DALAM AL-- HADITS
admin admin;
Katni katni
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan 2014: JANUARI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.67
Jilbab adalah pakaian terusan panjang yang menutupi seluruh badan kecuali muka, tangan dan kaki yang biasa dikenakan oleh para wanita muslimah. Jilbab disyariatkan dalam Islam untuk menanamkan suatu tradisi yang menyeluruh (universal) dan penting untuk mencabut akar-akar kerusakan akhlak yang buruk atau dalam bahasa umum disebut sebagai rusaknya moral. Syariat jilbab atau pakaian esensinya adalah untuk menutup pergaulan bebas. syarat jilbab/ pakaian wanita adalah sebagia berikut: Pertama, Menutup seluruh tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. Kedua, Longgar sehingga tidak menampakkan bentuk tubuh wanita. Ketiga, Pakaian atau jilbab terbuat dari bahan yang cukup tebal sehingga dapat menyembunyikan warna kulit yang ditutupinya dan sekaligus juga bentuk tubuh wanita. Keempat, Tidak berwarna mencolok, yang sama artinya dengan memamerkan tubuh dan menarik perhatian orang. Kelima, Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita non muslim atau kafir Keenam, Tidak menyerupai pakaian kaum laki-laki.
ANALISIS PENDIDIKAN DARAH WANITA DALAM KURIKULUM RENDAH DAN MENENGAH DI MALAYSIA
Siti Fatimah Binti Saleh;
Zurita Binti Mohd Yusuff;
Siti Khatijah Binti Ismail;
Nadhirah Binti Nordin;
Tengku Fatimah Muliana Binti Tengku Muda;
Ramlah Binti Mat Ali
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 21 No 1 (2020): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v21i1.1386
Abstrak: Pendidikan darah wanita merupakan korpus ilmu yang wajib dikuasai oleh setiap muslim lelaki dan perempuan. Ulama silam telah memperakui kesukaran menguasai ilmu tentang darah wanita. Rentetan itu, berlaku pengamalan bervariasi yang menyebabkan berlaku silap faham masyarakat terhadap kaedah penentuan darah wanita. Hal ini menuntut kepada satu analisis tentang pendidikan darah wanita dalam kurikulum pendidikan Islam rendah dan menengah, ia menjadi objektif utama kepada kertas kerja ini dan mengenalpasti ilmu asas darah wanita yang perlu diutamakan sebagai pendidikan awal darah wanita kepada pelajar. Kajian ini menggunakan kaedah kepustakaan dengan menganalisis kandungan buku teks pendidikan Islam rendah dan menengah, teks kelasik dalam bidang fiqh, tafsir, hadis dan bahasa. Selain itu, kaedah pemerhatian kefahaman peserta kelas belia dan dewasa, bagi kelas pengajian darah wanita berasaskan soalan yang diajukan oleh peserta tentang status darah wanita. Kajian mendapati, silibus berkaitan pendidikan ilmu darah wanita dalam kurikulum pendidikan Islam samaada di peringkat rendah atau menengah di Malaysia hanya terbatas kepada konotasi sahaja iaitu haid, nifas, istihadhah dan wiladah. Tiada perbincangan hukum secara khusus kecuali disebut secara tidak langsung dalam topik perbincangan puasa dan mandi. Pembelajaran secara tidak berfokus memberi implikasi kepada tahap pemahaman dan usia pelajar mempelajari tentang hukum hakam darah wanita yang bervariasi ekoran tiada keselarasan skop dan tempoh pembelajaran.
IMPLEMENTASI KARAKTER DISIPLIN PADA SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH I GRESIK
admin admin;
Tutik tutik;
Ode Man Arfa Ladamay
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 2 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui kondisi sikap disiplin pada siswa di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. 2) Mengetahui proses implementasi karakter disiplin pada siswa, yang penulis fokuskan pada kegiatan mentaati peraturan dalam model pembiasaan rutin sehari-hari. Adapun metode penelitianya menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode diskriptif. Penelitian diperoleh melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sikap disiplin siswa di SMP Muhammadiyah 1 Gresik, di lihat dari disiplin tepat waktu, terutama hubungannya dengan kedatangan siswa di sekolah atau kedisiplinan ketika pada pembelajaran jam pertama secara umum sudah baik. Walaupun ada sebagian siswa yang kurang disiplin, namun masih bisa dikondisikan. Sedangkan proses penerapan karakter disiplin telah dilakukan beberapa upaya antara lain; Pembiasaan rutin, Modelling (keteladanan), Guru sebagai ”iklan” berjalan, Monitorring (pengawasan), Pembinaan dan punisment.
PROFIL MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK TAHUN AKADEMIK 2013-2014
admin admin;
Noor Amirudin;
Aslich Maulana
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 1 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.86
Profile university of muhammadiyah Gresik students 2013-2014 academic year. This study aimed to describe the profile of university students of Muhammadiyah Gresik academic year 2013-2014. With the boundary problem is focused on students of the faculty of Islamic studies Islam UMG. This descriptive study conducted at the University of Muhammadiyah Gresik by using a questionnaire response. The sample was taken from number 511 4 % of it is 28 people. Data were analyzed descriptively qualitative. The results showed that the profile of university students of Muhammadiyah Gresik respectively are: the origin student area of Gresik 97 %, sex men 51 % and women 49 %, background Muhammadiyah overall 30 %, and beground family organization Muhammadiyah 45 % , Nahdlatul Ulama ' 45 %, and 10 % of National and ability of parents belonged to a pretty average.
POLA PENGASUHAN ANAK DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU YANG ISLAMI PADA KELUARGA BERCERAI
David Budi Santoso;
Noor Amirudin
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 21 No 1 (2020): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v21i1.1376
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan orang tua yang mengalami percerai di Desa Bulurejo Kecamatan Benjeng Gresik serta untuk mengetahui pentingnya pendidikan Islami dengan menggunakan pola pendidikan yang tepat terhadap anak dalam keluarga bercerai di Desa Bulurejo Kecamatan Benjeng Gresik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pelajaran yang baik bagi orang tua bercerai dalam mendidik anaknya secara baik, serta memberikan tambahan keilmuan terhadap para praktisi pendidikan agar memperhatikan tumbuh kembang kepribadian anak keluarga bercerai. Pola pengasuhan (pola asuh) Adalah bagaimana usaha orang tua serta keluarga besar dalam berinteraksi dalam memberikan teladan yang baik, baik itu menggunakan perhatian, pengarahan, dan contoh-contoh karakter kebijaksanaan, demi mempersiapkan skill, akhlak, serta kepribadian anak, ke arah yang lebih positif. Dalam mengemban amanat dari Allah yang mulia ini, berupa anak yang fitrah beragama tauhidnya harus dibina dan dikembangkan, maka orang tua harus menjadikan agama Islam, sebagai dasar untuk pembinaan dan pendidikan anak. Pendekatan yang dilakukan merupakan penelitian lapangan (field research) penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun sasaran penelitian adalah keadaan serta pola asuh dalam keluarga bercerai desa Bulurejo Benjeng Gresik.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Zalik Nuryana
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 19 No 1 (2018): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.818
Bangsa Indonesia yang semakin besar tidak luput dari kemajuan teknologi informasi ini, walapun pada umumnya berada pada tataran konsumen/pemakain yang kalah jauh dari negara tetangga yang sudah masuk pada tataran desainer teknologi dan produsen komponen-komponen informasi teknologi informasi terutama bidang komputer. Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah mendorong terjadinya banyak perubahan, termasuk dalam bidang pendidikan yang melahirkan konsep e-learning. Integrasi teknologi informasi dan komunikasi pada pendidikan di madrasah meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dan kemudahan dakwah. Dampak adanya integrasi teknologi informasi dan komunikasi pada pendidikan adalah mendorong percepatan computer literacy pada masyarakat Indonesia. Dunia teknologi informasi kini memberikan banyak pilihan kepada semua orang. Tak terkecuali Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI). Misalnya e-dukasinet/pembelajaran berbasis internet, penggunaan telematika, e-learning, blog, multimedia resources center, teknologi pembelajaran melalui komik, dan vidio conference. Ada beberapa contoh pemanfaatan teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran PAI yaitu : 1) teknologi audio; 2) teknologi visual; 3) teknologi visual-audio; 4) teknologi berbasis internet. Semua itu dapat digunakan GPAI dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam