cover
Contact Name
Dinasti Publisher
Contact Email
dinasti.info@gmail.com
Phone
+62 811-7404-455
Journal Mail Official
dinasti.info@gmail.com
Editorial Address
Case Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS)
Published by DINASTI REVIEW
ISSN : 27163768     EISSN : 2716375X     DOI : https://doi.org/10.38035/jmpis.v1i1
Focus and Scope FOCUS Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) memiliki tujuan sebagai berikut: Menyediakan sarana publikasi penelitian empiris dan alternatif bidang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial. Menyebarkan hasil penelitian ilmiah baru kepada masyarakat. Mempercepat alih pengetahuan dari hasil penelitian empiris dan alternatif ke praktik. Oleh karena itu jurnal ini memuat artikel empiris dan tinjauan kritis baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif (mainstream), pendekatan kualitatif (alternatif), maupun metode lainnya. SCOPE Topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini adalah topik yang berhubungan dengan: PENDIDIKAN Pengelolaan Kurikulum, Pengelolaan Lulusan, Pengelolaan Proses Pembelajaran, Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Pengelolaan Pendidikan, Pengelolaan Pembiayaan, Pengelolaan Penilaian, Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Pendidikan Kepemimpinan, Kebijakan dan Perencanaan Pendidikan, Ekonomi Pendidikan, Politik Pendidikan, Sekolah, Akademis, Pendidikan Sains, Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa, Sosial, dll Ilmu Sosial Manajemen Ekonomi Politik Hukum Psikologi Komunikasi Humaniora (Budaya, Bahasa, dll) Seni Bidang Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial terapan Scopenya tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) juga mempublikasikan hasil penelitian yang relevan dengan bidang ilmu manajemen dan terapannya.
Articles 1,674 Documents
Manajemen Pengawasan Sarana Prasarana Pendidikan untuk meningkatkan Mutu Pembelajaran Siswa Sekolah Menengah Atas Andi Suhandi; Yosal Iriantara
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5756

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen pengawasan sarana dan prasarana pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai strategi untuk meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini dilakukan di beberapa SMA di Kabupaten Purwakarta yang telah menerapkan sistem pengawasan secara sistematis dan partisipatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan sarana dan prasarana meliputi tiga fungsi utama: monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Monitoring dilakukan secara rutin untuk mendeteksi dini potensi kerusakan dan melibatkan guru serta siswa dalam pelaporan kondisi fasilitas. Evaluasi dilakukan tidak hanya terhadap kelayakan fisik, tetapi juga terhadap tingkat pemanfaatan fasilitas dalam pembelajaran. Tindak lanjut menjadi bukti konkret dari hasil evaluasi, diwujudkan dalam bentuk perbaikan fasilitas, pengadaan alat baru, dan peningkatan kapasitas teknis staf. Seluruh proses ini mencerminkan penerapan fungsi manajemen klasik menurut George R. Terry, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Tantangan utama seperti keterbatasan anggaran dan sumber daya diatasi melalui strategi kolaboratif antar pemangku kepentingan, termasuk komite sekolah dan mitra eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen pengawasan yang kontekstual dan berbasis partisipasi dapat menjadi model efektif dalam menjaga kualitas fasilitas pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, adaptif, dan mendukung pencapaian tujuan kurikulum.
Manajemen Pemberdayaan Komite Sekolah untuk meningkatkan Prestasi Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Moh Idris Wikarso; Deti Rostini
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5763

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen pemberdayaan komite sekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebagai strategi untuk meningkatkan prestasi siswa secara akademik dan non-akademik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilaksanakan di MTs YPPA Cipulus Kabupaten Purwakarta dan MTs Al-Barkah Kabupaten Bandung yang telah mengimplementasikan praktik pemberdayaan secara partisipatif dan sistematis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan komite dilakukan melalui empat fungsi manajerial utama: perencanaan program berbasis regulasi, pengorganisasian struktur yang hierarkis, pelaksanaan program kerja terfokus pada kebutuhan siswa, dan evaluasi berkala yang partisipatif. Peran komite tidak lagi sebatas simbolik, melainkan menjadi mitra strategis madrasah dalam pengambilan keputusan pendidikan. Tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya pelatihan teknis, diatasi melalui strategi pelatihan peran dan workshop manajemen pendidikan. Seluruh proses ini mencerminkan penerapan fungsi manajemen klasik menurut George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen pemberdayaan komite yang berbasis kolaborasi dan konteks lokal dapat menjadi model efektif dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang partisipatif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan prestasi siswa.
Platform Dependency Orkestra Komunitas sebagai Strategi Eksistensi Budaya dalam Ruang Digital Muhammad Rosyid Ridlo; Mario Aditya Prasetyo; Rizki Saga Putra; Bunga Shafa Aziizah; Disa Mastura
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan platform digital sebagai strategi visibilitas orkestra komunitas dalam mempertahankan eksistensi budaya, serta memahami bagaimana komunitas ini menavigasi logika algoritma sambil tetap memegang teguh nilai-nilai sosial dan edukatif yang menjadi ciri khasnya. Orkestra komunitas tidak hanya menampilkan aransemen klasik dengan musik populer, tetapi juga tengah bergantung pada platform media digital untuk menjaga eksistensinya di tengah era distribusi konten digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan pada tiga orkestra komunitas, yaitu TRUST Orchestra, Jakarta Concert Orchestra, dan Rumah Orkestra Jogja. Mereka menunjukkan bagaimana ruang digital dan platformisasi berkelindan dalam mendukung eksistensi dan memperluas basis audiens sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam menjaga nilai artistik dan misi edukatif. Hasil penelitian menemukan bahwa orkestra komunitas yang pada awalnya memiliki tujuan utama memperkenalkan budaya musik klasik high art, pada akhirnya larut dalam negosiasi platform. Ketergantungan pada platform digital menandakan tunduknya simbol kreator pada logika platform yang kerap menampilkan budaya populer yang selaras dengan logika industri. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi distribusi melalui platform di ruang digital pada akhirnya tidak hanya menjadi sekedar wadah, tetapi juga menjadi simbol produksi budaya yang mengikuti arus pasar.
Pengaruh Work-Life Balance dan Burnout terhadap Kepuasan Kerja dengan Budaya Kerja sebagai Variabel Intervening pada Karyawan Milenial di Kota Semarang Auliya Septiyana; Gregorius N. Masdjojo
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5795

Abstract

Penelitian ini Menguji Pengaruh Work-Life Balance dan Burnout terhadap Kepuasan Kerja dengan Budaya Kerja sebagai Variabel Intervening pada Karyawan Milenial di Kota Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah Karyawan Milenial di Kota Semarang. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 80 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan Patial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Work-life balance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap budaya kerja karyawan milenial di Kota Semarang, Work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan milenial di Kota Semarang, Burnout memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap budaya kerja karyawan milenial di Kota Semarang, Burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan milenial di Kota Semarang. Budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan milenial di Kota Semarang. Budaya kerja memediasi pengaruh work-life balance terhadap kepuasan kerja karyawan milenial secara positif dan signifikan. Budaya kerja memediasi pengaruh burnout terhadap kepuasan kerja karyawan milenial secara negatif dan signifikan. Hasil penelitian ini menjadi dasar bagi manajer dan praktisi HR di perusahaan, terutama di Kota Semarang, untuk lebih memperhatikan aspek work-life balance dan mengelola burnout pada karyawan milenial. Upaya memperkuat budaya kerja yang positif dan suportif dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan, sehingga berdampak pada produktivitas dan retensi tenaga kerja.
Manajemen Gerakan Literasi untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dan Empati Siswa Sopian Trenggana; Waska Warta
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5814

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen gerakan literasi sekolah (GLS) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai strategi penguatan keterampilan berpikir kritis dan empati peserta didik dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilakukan di dua SMA negeri di Kota Bandung yang telah mengimplementasikan GLS secara terstruktur dan partisipatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, serta dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen GLS mencakup lima fungsi utama: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan. Perencanaan disusun berbasis kebutuhan siswa dan melibatkan kepala sekolah, guru, serta siswa dalam penyusunan strategi literasi yang relevan. Pengorganisasian ditandai dengan struktur tim yang kolaboratif, distribusi peran yang jelas, dan integrasi literasi dalam kurikulum. Implementasi GLS mencakup kegiatan literasi konvensional dan digital yang membentuk kemampuan berpikir kritis dan memperkuat empati siswa. Evaluasi dilakukan secara rutin melalui jurnal refleksi, forum masukan, dan survei, sementara pengawasan dilakukan oleh tim literasi secara berkala dan berbasis data digital. Seluruh proses manajerial ini mencerminkan pendekatan literasi yang holistik dan berorientasi pengembangan karakter, sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah. Tantangan dalam pelaksanaan seperti keterbatasan waktu, teknis, dan koordinasi diatasi melalui kolaborasi tim, pemanfaatan teknologi, serta dukungan dari komunitas literasi dan mitra eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen GLS yang terencana, partisipatif, dan kontekstual merupakan model efektif untuk membentuk ekosistem literasi yang kritis, empatik, dan berkelanjutan di sekolah menengah.
Manajemen Pembelajaran Raudhatul Athfal untuk Mewujudkan Paud Berkualitas Eli Siti Rodiah; Ricky Yoseptry
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5826

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan manajemen pembelajaran di RA Al Muawanah dalam memperkuat mutu layanan pendidikan anak usia dini. Dengan pendekatan kualitatif metode studi kasus, penelitian ini melibatkan guru, staf administrasi, dan komite sekolah sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran di RA Al Muawanah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan guru dalam penyusunan kurikulum yang berorientasi pada prinsip Merdeka Belajar dan kebutuhan perkembangan anak. Pengorganisasian dilakukan melalui pembentukan tim kerja dengan pembagian tugas yang jelas antara guru, staf administrasi, dan komite sekolah. Tahap pelaksanaan mengedepankan pembelajaran berbasis bermain, tematik, proyek sederhana, dan kegiatan luar ruang yang menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Evaluasi dilakukan secara rutin dan reflektif dengan melibatkan berbagai pihak untuk meninjau efektivitas pembelajaran dan kinerja guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik manajemen pembelajaran yang terintegrasi dan partisipatif, sebagaimana diterapkan di RA Al Muawanah, berkontribusi signifikan dalam menciptakan ekosistem PAUD yang berkualitas. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan kolaboratif, peningkatan kapasitas profesional, dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengelolaan lembaga pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan.
Pembelajaran Organisasi dan Keterlibatan Kerja: Peran Kebermaknaan Kerja dan Kepemimpinan Kasar Fauziah; Alice Salendu; Gunisya Kartika
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5828

Abstract

Fenomena The Great Resignation yang juga melanda Indonesia telah menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan keterlibatan kerja (work engagement). Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara budaya pembelajaran organisasi (organizational learning culture) dan keterlibatan kerja (work engagement), dengan mediasi kebermaknaan kerja (meaningful work) dan moderasi kepemimpinan kasar (abusive supervision). Penelitian ini dilakukan dalam konteks tenaga kerja di Indonesia, yang menghadapi tantangan peningkatan keterlibatan kerja di tengah perubahan besar dalam dunia kerja. Dari total 268 partisipan, 206 sampel valid dianalisis. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan macro PROCESS Hayes. Hasil menunjukkan bahwa budaya pembelajaran organisasi secara signifikan meningkatkan keterlibatan kerja baik secara langsung maupun melalui kebermaknaan kerja sebagai mediator. Namun, pengaruh positif ini melemah secara signifikan apabila karyawan mendapatkan perlakuan kasar dari atasan mereka dalam organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku kasar destruktif pemimpin dapat mengurangi manfaat budaya pembelajaran organisasi dalam mendorong kebermaknaan kerja dan keterlibatan kerja. Temuan ini mendukung teori Conservation of Resources (COR), yang menyoroti pentingnya lingkungan kerja yang menciptakan budaya pembelajaran organisasi untuk meningkatkan sumber daya psikologis karyawan. Implikasi praktis bagi organisasi dari penelitian ini adalah untuk menciptakan budaya kerja yang mendukung pembelajaran organisasi dan mengurangi efek destruktif yang ditimbulkan oleh kepemimpinan yang kasar.
Peran Loyalitas dalam Mempengaruhi Preferensi Penumpang: Dampak Inovasi Produk, Kualitas Layanan, dan Kepuasan pada Transportasi Darat Sugiyanto; Rully Indrawan; Francis Tantri; I Made Suraharta
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5831

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran loyalitas dalam mempengaruhi preferensi penumpang terhadap layanan transportasi darat, khususnya bus AKAP. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami dampak inovasi produk, kualitas layanan, dan kepuasan penumpang terhadap preferensi dan loyalitas penumpang. Data diperoleh melalui survei kuantitatif yang melibatkan responden di beberapa kota besar di Pulau Jawa serta wawancara mendalam dengan pihak terkait di perusahaan transportasi bus. Dengan 378 responden penumpang AKAP, selain itu informan dalam penelitian ini terdiri dari supervisor dan koordinator di perusahaan transportasi darat, yang memiliki keahlian dalam inovasi produk, kualitas layanan, dan kebijakan transportasi. Mereka berasal dari PO Harapan Jaya Grogol, PO Gunung Harta Pasar Rebo, PO Agramas Wilayah Jakarta Timur dan Wonogiri, PO Sinar Jaya, dan PO Rosalia, masing-masing diwakili oleh 5 orang informan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa inovasi produk berpengaruh signifikan terhadap preferensi penumpang, sementara kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan. Kepuasan penumpang dan loyalitas penumpang terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap preferensi penumpang. Implementasi kebijakan transportasi darat, meskipun memiliki pengaruh langsung negatif, memperkuat pengaruh inovasi produk terhadap preferensi penumpang. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya strategi inovasi produk dalam meningkatkan loyalitas penumpang dan preferensi terhadap layanan bus AKAP. Temuan ini memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi bagi perusahaan transportasi untuk meningkatkan kepuasan dan daya saing di pasar yang kompetitif. Penelitian ini diharapkan dapat memberi rekomendasi bagi pengelola transportasi darat dan pembuat kebijakan untuk memperbaiki kualitas layanan dan mendukung inovasi produk dalam industri transportasi darat.
Manajemen Pembinaan Kepala Sekolah melalui Pembelajaran Numerasi dalam meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru SMA Nandang Kusnandar; R. Supyan Sauri
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen pembinaan kepala sekolah melalui pembelajaran numerasi dalam upaya meningkatkan kompetensi pedagogik guru di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus di SMA Negeri 1 Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melaksanakan manajemen pembinaan dalam tiga aspek utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan secara sistematis berbasis analisis kebutuhan guru dengan melibatkan guru senior, pengawas, dan komite sekolah. Pengorganisasian kegiatan bersifat kolaboratif, ditandai dengan pembentukan tim pelaksana pembinaan dan pengalokasian anggaran untuk sarana numerasi. Pelaksanaan pembinaan mencakup pelatihan, workshop, supervisi klinis, serta studi banding yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran numerasi secara kontekstual. Evaluasi dilakukan secara berlapis untuk mengukur proses, hasil, dan dampak pembinaan terhadap perubahan perilaku guru dan hasil belajar siswa. Temuan ini memperkuat peran kepala sekolah sebagai pemimpin instruksional dan agen perubahan yang mampu menciptakan budaya belajar profesional berbasis numerasi di sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen pembinaan kepala sekolah yang terstruktur, kolaboratif, dan berorientasi pada praktik nyata dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas kompetensi pedagogik guru secara berkelanjutan.
Sinergi Pariwisata Budaya dan Pembangunan Keterikatan Sosial dalam Ruang Publik di Taman Lembah Dewata Lembang Sharon Rosie Shallomitha; Didin Syarifuddin
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5843

Abstract

Penelitian ini bertempatkan di Taman Lembah Dewata, Bandung, Jawa barat yang membahas tentang interaksi budaya serta bagaimana hal ini memperkuat keterikatan sosial antara pengunjung, pengelola dan penduduk setempat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, isi penelitian ini mengungkap bagaimana dampak sinergi budaya dengan melalui proses wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata budaya di Taman Lembah Dewata berhasil meningkatkan keterikatan sosial. Pengunjung dari berbagai latar belakang lebih terhubung dengan budaya lokal melalui acara dan festival. Fasilitas seperti pusat informasi budaya, restoran khas daerah, dan event kebudayaan semakin memperkuat keterikatan ini. Percampuran budaya yang terjadi tidak hanya meningkatkan rasa kebersamaan dan toleransi, tetapi juga memikiki dampak positif bagi sektor pariwisata. Dalam penelitian ini memfokuskan pentingnya kerjasama antara komunitas lokal, pemerintah, dan sektor swasta dalam mendukung pariwisata. Promosi efektif, pengembangan infrastruktur berkelanjutan, dan pelatihan bagi pelaku pariwisata menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya tarik destinasi. Dengan langkah-langkah ini, Taman Lembah Dewata diharapkan terus berkembang sebagai destinasi unggulan, sekaligus menjadi model inspiratif bagi wisata berbasis budaya yang inklusif dan berkelanjutan. Keaslian budaya lokal yang dipertahankan, sambil mengakomodasi kebutuhan wisatawan modern, menjadi kunci sukses dalam pengembangan destinasi wisata.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026) Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025) Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2025) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025) Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober - November 2024) Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024) Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2024) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2024) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2024) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2023 - Januari 2024) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2023 - November 2023) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2022 - Mei 2023) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2022 - November 2022) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2021 - Mei 2022) Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari 2022) Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2021 - November 2021) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2020 - Mei 2021) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2020 - November 2020) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2019 - Mei 2020) More Issue