cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 926 Documents
Tes Instrumen Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dan Keterampilan Literasi Digital Dzulfiqar Satria Waliyuddin; Dwi Sulisworo
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.706 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.310

Abstract

Developing evaluation instruments in the student learning process in interactive, fun, challenging, motivating, and developing students 'creativity and independence are needed to improve students' High Order Thinking Skills (HOTS) and digital literacy skills (DLS). HOTS and digital literacy are part of the 21st-century skills that are important for every individual. This study developed a test instrument integrated with Augmented Reality (AR) and Google Scholar (GS) to encourage HOTS and students' digital literacy skills. This type of research was development research. The subject matter was the scale and comparison. Product trials were applied to 11th-grade students in Sleman, Indonesia. Product validity was based on expert judgment, item validity, distinguishing power, difficulty level and reliability to reach a good category in general. AR was created using the ARLOOPA application operated with android. The research instrument was designed to increase HOTS and DLS.
Survei Kepuasan Siswa Mengerjakan Tugas dengan Aplikasi Live Worksheet pada Pembelajaran Daring Arsenius Sele
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.751 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa SMA Negeri 1 Nunukan Selatan mengerjakan tugas dengan Aplikasi Live Worksheet di masa pembelajaran daring. Dengan demikian, diharapkan guru dapat memilih aplikasi yang lebih memudahkan siswa dalam mengerjakan tugas. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan metode angket. Penyebaran angket ini dilakukan secara daring menggunakan aplikasi google form. Instrumen pengukuran tingkat kepuasan siswa terdiri dari 10 pernyataan; 3 pernyataan tentang partisipasi siswa mengerjakan tugas menggunakan aplikasi Live Worksheet serta hambatan pembelajaran daring, dan 7 pernyataan tentang tingkat kepuasan siswa menggunakan aplikasi Live Worksheet dalam mengerjakan tugas. Terdapat 55 siswa atau 71,43% siswa yang sudah pernah menggunakan aplikasi Live Worksheet sedangkan masih ada 22 siswa atau 28,57% siswa yang tidak pernah mengerjakan tugas menggunakan aplikasi Live Worksheet. Terdapat 94,55% siswa sudah pernah mengerjakan tugas dengan aplikasi Live Worksheet lebih dari 4 kali. Siswa mengalami hambatan-hambatan dalam pembelajaran daring, yaitu 66.23% siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran, 49,35% siswa kurang konsentrasi dan 42,86% jaringan internet yang kurang memadai. Ada 77,37 % siswa sangat puas sehingga setuju agar aplikasi Live Worksheet terus digunakan untuk mengerjakan tugas dalam pembelajaran daring, sedangkan ada 22,63% siswa tidak puas sehingga tidak setuju aplikasi Live Worksheet terus digunakan untuk mengerjakan tugas dalam pembelajaran daring.
Grounded Theory disertai Model Triple-C dalam Upaya Meminimalisir Prokrastinasi Akademik Belajar Fisika Berbasis Livezopadizdo Hartini Dewi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.779 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.315

Abstract

Procrastination in learning physics by students who are seen from the point of view of their failure in working on, completing, and collecting answers to physics which is the background of this research. The first objective of this study is to reconstruct the pattern of learning difficulties in understanding the process of student behavior in order to minimize academic procrastination. Second, to find out the percentage of implementation of the Triple-C model in minimizing physics academic procrastination. Third, knowing the percentage of completeness in learning physics with the Triple-C model based on Livezopadizdo. The Triple-C model with the following phases Controversial Group, Exploring, Communication Deep Dialog, and Clarification Concept. The data analysis technique uses the Grounded Theory method. The conclusions obtained from this study are: first, the construction of patterns of learning difficulties in understanding the process of student behavior in order to minimize academic procrastination in the pandemic era with teaching and learning activities in online and offline conditions. Second, the average percentage of the implementation of the Triple-C model in minimizing physics academic procrastination is 92.2%. Third, the percentage of completeness in learning physics in the application of Livezopadizdo accompanied by the Triple-C cycle model is 100%.
Analisis Kualitas Pengelompokkan Algoritma K-Means di Knime dan Excel untuk PTMT Pasca Vaksinasi Covid-19 Lili Kartikawati
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.194 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.316

Abstract

Pembelajaran tatap muka yang melibatkan interaksi diantara teman dan guru sangat sulit digantikan dengan pembelajaran jarak jauh. Vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan menjadi salah satu prioritas negara dalam upaya akselerasi pembelajaran tatap muka. Pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan Kota Yogyakarta telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara lengkap pada April 2021, sehingga SMK Negeri 4 Yogyakarta wajib menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) dan memfasilitasi pembelajaran jarak jauh. Pengelompokkan yang berkualitas dibutuhkan untuk membatasi jumlah peserta didik yang mendapatkan layanan PTMT sesuai dengan standar protokol kesehatan. Proses pengelompokan sekumpulan data ke dalam klaster yang memiliki kemiripan ditentukan dengan perhitungan jarak. Penelitian ini melakukan pengelompokkan peserta didik dengan aplikasi KNIME dan microsoft excel. Selanjutnya dilakukan analisis perhitungan kualitas pengelompokkan dari kedua aplikasi untuk mendapatkan prototype pengelompokkan terbaiknya. Perhitungan manual memanfaatkan rumus euclidean distance untuk menghitung jarak antar dokumen dan metode silhouette coefficien untuk menghitung perbedaan karakteristik (perbedaan jarak) diantara cluster dan persamaan karakteristi (kedekatan jarak) data-data didalam satu cluster. Hasil pengklasteran algoritma K-Means keluaran dari aplikasi KNIME memiliki kualitas 0,3208 (lemah) sedangkan manual excel memiliki kualitas 0,6331 (sedang), sehingga hasil manual excel direkomendasikan untuk membantu kurikulum sekolah mengelompokkan peserta didik yang akan diberikan layanan PTMT.
Pengembangan Desain Blended Learning Mata Pelajaran Fisika SMA pada Era Kenormalan Baru Rita Nunung Tri Kusyanti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.878 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.318

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan desain pembelajaran blended learning pada mata pelajaran Fisika kelas XI di masa era kenormalan baru. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D dengan model ADDIE. Tahapan penelitian ini, hanya sampai pada tahapan kedua yaitu analisis kebutuhan dan desain rancangan model pembelajaran blended. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk memvalidasi rancangan (brief design) pembelajaran blended, instrumen penelitian berupa lembar observasi, analisa data secara kualitatif. Perencanaan desain produk dengan menyusun desain pembelajaran blended dengan mengacu pada kompetensi matapelajaran Fisika pada masa darurat C-19 dengan sintak blended learning. Berdasar analisis kebutuhan pembelajaran blended learning paling efektif untuk diterapkan pada era kenormalan baru. Desain pembelajaran (brief design) blended learning Fisika model flipped classroom dengan memperhatikan variasi tatap muka pembelajaran offline dan pembelajaran online dengan prosentasi 50%-50%. Hasil validasi ahli media dan materi diperoleh penilaian obyek pembelajaran mengadaptasi dari LORI adalah adalah 81,58% masuk kategori setuju dan 85,52% masuk kategori sangat setuju, kuesioner evaluasi proses pembelajaran daring adalah 81,25 % masuk kategari cukup baik, dan 89,58% masuk kategori sangat baik, penilaian desain pembelajaran blended learning adalah 85% masuk kategari setuju dan 90% masuk kategori sangat setuju. Rerata aspek atau indikator 85,48% maka hasil validasi ahli isi materi dan media desain pembelajaran blended yang dikembangkan bisa diuji cobakan karena sudah memasuki klasifikasi baik (mendekati sangat baik).
Pemaknaan Motif Hias Sarung Tenun Sutera Mandar dalam Pembinaan Karakter Siswa Amri Amri
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.727 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menggali informasi pemaknaan motif hias sarung tenun sutera Mandar sebagai kearifan lokal di Polewali Mandar. Nilai-nilai pendidikan karakter apa yang terkandung pada ragam hias sarung tenun sutera Mandar. Internalisasi makna ragam hias terhadap nilai-nilai pendidikan karakter bagi peserta didik di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan antropologi. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, wawancara dan observasi langsung. Objek penelitiannya adalah ragam hias sarung tenunan sutera mandar dan siswa SMA Negeri 1 Polewali. Hasil penelitian menunjukkan; 1. Ragam hias sarung tenun sutera Mandar sebagai kearifan budaya lokalnya berbentuk pola segi empat. Memiliki makna yang esensial dalam masyarakatnya meliputi berkaitan dengan simbol isi alam semesta dan nilai-nilai luhur sifat manusia yaitu kejujuran, keadilan berkata benar dan keteguhan pendirian. 2. Nilai-nilai pendidikan karakter yang ada pada ragam hias sarung tenun sutera Mandar sebagai nilai luhur sifat manusia dapat ditransfer dalam pembinaan karakter siswa diantaranya nilai religus, kejujuran, kemandirian, kerjakeras, kreatif, dan kerjasama. 3. Internalisasi pemaknaan ragam hias sarung tenun sutera Mandar terhadap nilai-nilai karakter bagi peserta didik dapat terwujud dengan perubahan sikap, perilaku, dan penampilan siswa dalam berinteraksi di sekolah.
Peningkatan Keaktifan Siswa dan Hasil Belajar FPB dan KPK melalui Pembelajaran Matematika Realistik Sri Hartana
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.177 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.322

Abstract

Target capaian penelitian ini untuk menjadikan siswa lebih aktif dan hasil belajar FPB dan KPK menjadi lebih baik dengan memberikan pembelajaran matematika realistik kepada siswa kelas IV SDN Ngentakrejo Kulon Progo tahun 2021 dan mendeskripsikan penerapan langkah-langkahnya. Siklus yang dirancang penelitian ini dilakukan dalam dua putaran yang dikemas menjadi lima pertemuan. Setiap pertemuan dilaksanakan dengan mengadopsi pada skema Kemmis & Mc. Taggart yang memuat empat langkah dalam setiap putaran siklus. Penelitian ini menggunakan 26 siswa sebagai subjek yang dikenai tindakan. Data yang terkumpul melalui instrumen penelitian kemudian dianalisis untuk menghitung persentase keaktifan siswa dan seberapa banyak siswa yang tuntas belajar. Penerapan langkah-langkah pembelajaran matematika realistik yang dilakukan dengan pemberian masalah kontekstual, penggunaan alat bantu pembelajaran, diskusi kelompok, diskusi kelas, membandingkan hasil diskusi, dan menarik kesimpulan terbukti dapat membuat keaktifan siswa dan hasil belajarnya menjadi lebih baik. Persentase keaktifan siswa tampak meningkat dalam siklus I pada tiga pertemuan berturut-turut sebesar 83,46%, 84,23%, dan 85%. Siklus II pada dua pertemuan berturut-turut, persentase keaktifan siswa sebesar 85,77% dan 88,08%. Sedangkan, persentase siswa tuntas belajar dalam siklus I pada tiga pertemuan berturut-turut sebesar 53,85%, 57,69%, dan 65,39%. Siklus II pada dua pertemuan berturut-turut, persentase siswa tuntas belajar sebesar 76,92% dan 84,62%.
Penerapan Blended Learning untuk Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar pada Pembelajaran Matematika Anggraeni Ratna Winanti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.176 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.326

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran matematika melalui blended learning. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan tiap siklusnya menggunakan empat komponen yakni planning, act, observing, dan reflecting. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Bambanglipuro Tahun Pelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi guru, lembar observasi siswa, instrumen angket minat belajar siswa dan instrumen tes prestasi belajar siswa. Analisis data pada penelitian ini mencakup penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) penggunaan blended learning mampu meningkatkan minat belajar siswa dilihat dari data pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan yakni sebesar 33,33% siswa memiliki minat sangat tinggi, 66,67% siswa memiliki minat tinggi dalam kelas tersebut; 2) penggunaan blended learning mampu meningkatkan prestasi belajar siswa hal ini dapat dilihat dari data pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan sebesar 76,67% yakni 23 siswa telah tuntas dari 30 siswa di dalam kelasnya, dan 3) hasil observasi pelaksanaan blended learning pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan dengan persentase sebesar 96,67%. Dari keseluruhan hasil penelitian, blended learning disimpulkan mampu meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran matematika.
Penerapan Model Gradual Release of Responsibility dalam Penguatan Pembelajaran Literasi dan Numerasi Reni Herawati
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.994 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.335

Abstract

Best Practice dilakukan berdasarkan urgensi penguatan pembelajaran literasi dan numerasi dengan melibatkan enam sekolah binaan pada SMA di Kota Yogyakarta. Model Gradual Release of Responsibility mengaktualisasikan pelepasan tanggung jawab secara bertahap, meliputi langkah: 1) focused lesson, 2) Guided Instruction, 3) Collaborative Learning, dan 4) Individual Work untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam pembelajaran literasi dan numerasi. Analisis data menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang literasi dalam pembelajaran dari 56% menjadi 69%, atau meningkat 13%. Sementara itu, pemahahaman guru tentang numerasi dalam pembelajaran merangkak dari 36% menjadi 61%, meningkat 25%. Keterampilan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran literasi mengalami peningkatan sebesar 15%, dari 70% menjadi 85%. Keterampilan guru dalam perencanaan pembelajaran numerasi mengalami peningkatan tajam sebesar 35%, dari 38% menjadi 75%. Data ini menunjukkan pembimbingan dengan model Gradual Release of Responsibility berdampak signifikan walaupun belum mencapai hasil optimal. Kendala dalam pelaksanaan pembimbingan ditemukan berkaitan dengan terbatasnya waktu akibat bersamaan dengan kegiatan penuntasan vaksin bagi guru dan siswa serta persiapan pembelajaran tatap muka terbatas. Terbatasnya literatur tentang implementasi model Gradual Release of Responsibility dalam kepengawasan sekolah menjadikan hasil dan temuan best practice ini sebagai wawasan baru dan merupakan kebaruan yang sangat bermanfaat baik dalam tataran praktek maupun teori. Selanjutnya direkomendasikan bagi pengawas dan sekolah untuk mengadopsi model Gradual Release of Responsibility baik untuk pembimbingan guru maupun siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi.
Peningkatan Self Regulation Learning melalui Layanan Bimbingan Belajar Daring Model STAD Berbantuan Media Thinglink Malthelda Yulianti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 7 No 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.36 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i1.340

Abstract

This study aims to improve students' self-regulation learning through online tutoring services with the Student Teams Achievement Divisions (STAD) model assisted by media thinglink. The research subjects were students of class XI MIPA-1 SMA Negeri 2 Yogyakarta in the 2020/2021 academic year. The type of research carried out is Action Research for Counseling Classes (PTK BK) which follows the model of Stephen Kemmis and Robin McTaggart, through the stages of planning, acting, observing, and reflecting. The research method is observation using an instrument prepared by the researcher with reference to the study of the theory used. The data analysis technique uses a qualitative descriptive technique, which describes the implementation of online tutoring services with the STADmodel assisted by media thinglink from the planning, action implementation, observation and reflection stages in each cycle. The results showed that there was an increase in students' self-regulation learning abilities, in the metacognitive aspect before the action was in the position of 77.20%, after the second cycle of action became 89.90% increased by 12.70%. In the aspect of motivation before the action, 76.70% after the second cycle of action increased to 87.40%, the increase in the motivational aspect was 10.70%. Furthermore, in the behavioral aspect before the action was taken, 74% after the second cycle of action became 83.30%. Improved indicators on behavioral aspects increased by 9.30%. From the results of this counseling class action research, it can be concluded that the online tutoring service model of the STAD assisted by media thinglink can improve the self-regulation learning of students in class XI MIPA-1 SMA Negeri 2 Yogyakarta.