cover
Contact Name
M. Fathul Amin
Contact Email
m.fathulamin@unisla.ac.id
Phone
+6285852062381
Journal Mail Official
animalscience@unisla.ac.id
Editorial Address
http://animalsciencejournal.unisla.ac.id/index.php/asj/editorial_team
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
International Journal of Animal Science
ISSN : 27757420     EISSN : 27465268     DOI : https://doi.org/10.30736/as.v3i02.12
Aim International Journal of Animal Science aims to publish original research results and reviews on farm tropical animals related to bioscience, biotechnology, bio resources such as chicken, duck, japanese quail, cattle, buffaloes, sheep, goats, pigs, horses, as well as nondomesticated Indonesian endemic animals, such as silkworm, bee, deers, anoa, babirusa, etc. Scope International Journal of Animal Science encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, animal embryology, reproduction and physiology, Animal production system, nutrition, nutrigenomics, feed sciences, pasture, agrostology, animal food science, animal products, animal waste, biotechnology, animal behavior and welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 97 Documents
Analisis Keuntungan Pedagang Ayam Broiler di Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan Ilham Khoirun Nafik; Mufid Dahlan; Arif Aria Hertanto
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 02 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i02.17

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana analisis keuntungan pedagang pengecer ayam broiler, berapa tingkat keuntungan pedagang pengecer ayam broiler di pasar kecamatan karanggeneng kabupaten lamongan. Metode penelitian ini menggunakan metode sampling (total sampling). Data diperoleh dengan melakukan observasi dan interview langsung dengan para pedagang yang berperan dalam pemasarannya. Data kemudian dianalisis secara deskriptif, yaitu untuk mengetahui nilai variabel mandiri baik satu variabel maupun lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel yang lain. Data juga dianalisis secara kuantitatif yaitu penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan bertujuan untuk mengetahui keadaan kinerja jalur pemasaran beserta unsur yang terlibat, keuntungan setiap pedagang pengecer ayam broiler. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alur distribusi yang terbentuk terdapat yaitu I pola. secara umum pola tersebut terletak pada saluran pemasaran, untuk I pola didominasi pedagang pasar (pengecer). Unsur-unsur pemasaran yang terlibat diantaranya adalah pedagang Besar (pengepul)-Pedagang pasar (pengecer)-Konsumen. Pedagang membeli ayam broiler dengan jumlah rata-rata 76,13 Kg, kemudian ayam di jual kepada konsumen langsung/pasar dalam bentuk karkas dengan rata- rata sebesar Rp. 38.000-/Kg (menyesuaikan harga pasar). Pedagang pengecer ayam broiler di pasar se-Kecamatan Karanggeneng ada 31 pedagang yang terdapat di 5 pasar yaitu: Pasar Sonoadi, Pasar Karanggeneng, Pasar Sungelebak, Pasar Legi, dan Pasar Pon. Rincian rata-rata biaya, pendapatan, dan keuntungan semua pedagang pengecer se-Kecamatan Karanggeneng yaitu pasar Sonoadi biaya Rp 26.658 pendapatan Rp 1.357.500 keuntungan 428.500, pasar Karanggeneng biaya Rp 25.838 pendapatan Rp 2.857.000 keuntungan 884.602, pasar Sungelebak biaya Rp 28.376 pendapatan Rp 4.886.000 keuntungan 1.388.017, pasar Legi biaya Rp 25.587 pendapatan Rp 1.437.500 keuntungan 454.502, pasar Pon biaya Rp 25.838 pendapatan Rp 2.857.000 keuntungan 884.602. total pendapatan semua pasar adalah Rp 13.395.000 dan keuntungan adalah Rp 4.040.223 sebagai nilai margin total adalah Rp 4.040.223. Nilai Margin tersebut presentase terbesar adalah dari sisi pembelian ayam yaitu rata-rata Rp 22.891 (85,83%) dari total biaya tenaga kerja, bahan bakar kendaraan, penyusutan kendaraan, penyusutan peralatan, dan biaya lainnya. Nilai margin akan sangat di pengaruhi harga ayam hidup di tingkat bloker, jika harga ayam di tingkat bloker naik otomatis harga jual di pasar ikut naik, karena biaya terbesar adalah pembelian ayam itu sendiri, dan belum termasuk biaya lainnya.
Pengaruh Penambahan Tepung Kulit Buah Naga (Hylocereus undatus) Sebagai Feed Additive dalam Pakan Terhadap Berat Karkas Ayam Broiler Nur Kholis; Dyanovita Al Kurnia; Edy Susanto
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 03 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i03.18

Abstract

Penelitian dilakukan selama 1 bulan yakni pada bulan Mei hingga Juni di kandang ayam Broiler peternakan rakyat milik Bapak Jumajak yang berlokasi di Desa Sambangrejo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kulit buah naga sebagai feed Additive dalam pakan terhadap berat karkas ayam broiler. Kegunaan dari penelitian in diharapkan mampu mengembangkan pemanfaatan limbah kulit buah naga menjadi feed Additive produk peternakan yang ekonomis. Materi memakai ayam broiler umur sehari (Day Old Chick/DOC) sebanyak 60 ekor. Variabel pengamatan ialah berat karkas ayam broiler. Analisis data yang digunakan ialah analisis statistic Rancangan Acak Lengkap. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pengaruh penambahan tepung kulit buah naga (Hylocereus Undatus) sebagai feed additive dalam pakan tidak memberikan pengaruh yang nyata (p>0,05) terhadap berat karkas ayam broiler. Akan tetapi penambahan berat karkas pada ayam broiler yang mengkonsumsi feed additive tepung kulit buah naga lebih tinggi daripada kontrol.
Korelasi Antara Ukuran Tubuh dengan Bobot Badan pada Kambing Boerka di UPT. Agri Science Technopark Universitas Islam Lamongan Syahrul Rozaq Amirullah; Wardoyo Wardoyo; Ratna Kumala Dewi
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 03 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i03.19

Abstract

Tujuan riset ialah untuk melihat adakah korelasi antara ukuran tubuh denganbobot badan Kambing jantan Boerka di UPT. Agri Science Technopark UNISLASampel yang digunakan sebanyak 11 ekor jantan , metode yang digunakan padariset yakni melakukan survey ke lokasi dan dilakukan purposive sumpling,Variabel yang diamati adalah lebar pinggul, lingkar dada, tinggi pinggul, tinggipundak, lebar dada dan panjang badan. Yang diukur dengan mekanismemengunakan alat tulis, kamera digital, pita ukur, tongkat ukur dan tali dantimbangan. Data dianalisis mengunakan progam MS. EXCEL dan progam SPSSversi 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa lingkar dada berpengaruh sangatnyata (P<0,01) kambing boerka jantan Y = -31,76 + 0,242X2 + 0,427X3 + 0,483X6dengan nilai determinasi sebesar 0,909. Kesimpulan dari riset ini bahwa ukurantubuh bisa dipakai untuk menetukan bobot badan pada kambing boerka jantan.
Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorrzharoxb) Untuk Penambahan Bobot Badan Ayam Kampung Usia 3 Bulan Sampai 4 Bulan Bondan Findi Prastowo; Ratna Kumala Dewi; Muridi Qomarudin
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 03 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i03.20

Abstract

Pengumpulan data penelitian dilaksanakan mulai 1 Mei sampai 28 Mei 2018 di Kandang Bapak Abim Desa Ploso Buden, Ploso, Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian temulawak pada air minum terhadap nafsu makan ayam kampung untuk meningkatkan bobot badan. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai informasi tentang penggunaan temulawak pada level berapa sehingga menambah nafsu makan yang berguna untuk meningkatkan bobot badan ayam kampung. Materi penelitian adalah ayam kampung yang berada di kandang Bapak Abim, di Desa Ploso Buden, Ploso, Lamongan sebanyak 36 ekor ayam kampung yang berumur 3 bulan. Metode penelitian ialah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan tersebut adalah dengan pemberian temulawak 0.1%, 0.15%, 2.0% dari air minum. Variabel yang diamati selama penelitian ini adalah penambahan bobot badan ayam kampung dengan varians dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bobot ayam kampung berbeda nyata pada taraf 5% (P<0,05) dan berbeda sangat nyata pada signifikan 1% (P>0,01). Sedangkan pada konsumsi pakan, tidak berbeda nyata pada taraf signifikan 5% yang mana F hitung 0,871 lebih kecil dari F tabel 1% (4,07).
Analisis Kualitas Fisiko Kimia Daging Ternak Lokal Ayam Kampung Di RPU (Rumah Potong Unggas) Pasar Sidoharjo Kabupaten Lamongan Ike Mawarni Handayani; Edy Susanto; Wardoyo Wardoyo
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 03 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i03.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kualitas fisiko kimia daging ternak lokal ayam kampung di RPU (Rumah Potong Unggas) Pasar Sidoharjo Kabupaten Lamongan.Materi penelitian adalah daging ayam kampung dengan jumlah 29 ekor dengan kriteria jenis ayam yang sama, manajemen pemeliharaan yang serupa, jenis kelamin yang sama, dan umur kisaran 1-2 bulan. Metode penelitian adalah eksploratif laboratorik yang terdiri dari uji fisik dan kimia daging. Hasil penelitian menunjukkan adanya deskripsi keragaman kiualitas fisiko kimia daging ayam kampung. Secara fisik Warna daging ayam kampung yang beragam, mulai dari warna daging yang putih segar agak kekuningan, berwarna putih pucat sedikit kuning, dan warna daging yang putih segar. Aroma daging ayam kampung memiliki aroma segar yang lebih khas daging ayam dan tidak anyir atau berbau busuk. Rasa daging ayam kampung memiliki cita rasa yang jauh lebih gurih dan juicy. Keempukan daging ayam kampung ini memiliki keempukan daging yang lebih empuk, kenyal, dan tidak mudah hancur ketika di masak. Dengan nilai pH pada bagian dada rata rata 5,22 ± 0,09 dan pada bagian paha rata rata 5,17 ± 0,09. Secara kimia dengan analisa proksimat daging ayam kampung segar ini memiliki kandungan gizi yaitu: Kadar Protein 21.00%. Kadar Air 63,2%. Kadar Lemak 2,57% dan Kadar Abu 1,53%.
Pengaruh Penambahan Tepung Ulat Kandang (Alphitobius diaperinus) pada Ransum Terhadap Kualitas Telur Burung Puyuh (Cortunix cortunix japonica) Ilham Bagus Wijayanto; Wahyuni Wahyuni; Qabilah Cita K. N. Soemarsono
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 03 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i03.22

Abstract

Burung puyuh menjadi salah satu komoditas usaha ternak unggas sebagai penghasil telur serta daging yang memiliki potensi besar di Indonesia. Pakan merupakan salah satu faktor dari 70% dari total biaya pemeliharaan yang utama dalam pemeliharaan puyuh. Biasanya para peternak puyuh memakai pakan komersial sebagai pakan namun harga pakan komersial relatif mahal. Oleh karena untuk mengatasihal tersebut pemberian salah satu bahan pakan alternatif sumber protein untuk mengurangi biaya pakan. Ulat kandang mempunyai kandungan protein kasar 48%, kadar abu 3%, lemak kasar 40% serta kandungan ekstrak non nitrogen 8%, sedangkan kandungan airnya mencapai 57%. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan yaitu selama bulan Maret – April 2019. Pemeliharaan dilakukan di kandang UPT Agri Science Tehnopark Universitas Islam Lamongan yang beralamatkan Jl. Veteran No. 53 A Lamongan. Tujuan penelitiann ini ialah untuk menlihat adakah pengaruh penambahan tepung ulat kandang pada ransum terhadap kualitas telur (indeks telur, warna kuning telur, dan tebal kerabang) puyuh petelur. Metode penelitian memakai rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, 3 pengulangan dan setiap pengulangan menggunakan 10 ekor puyuh dengan jenis kelamin betina. Adapun perlakuan P0: 0%, P1: 1%, P2: 2%, dan P3: 3% dalam ransum pakan puyuh petelur. Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan indeks telur puyuh selama penelitian pada perlakuan P0 (78,59±0,80 mm), P1 (78,68±0,51 mm) P2 (78,29±0,73 mm), dan P3 (77,91±0,24 mm). Rataan tebal kerabang telur P0 (0,20±0,00 mm), P1 (0,21±0,01 mm), P2 (0,20±0,00 mm), dan P3 (0,20±0,00 mm). Rataan warna kuning P0 (6,19±0,34) P1 (6,00±0,17) P2 (6,39±0,46) dan P3 (6,33±0,44). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaruh penambahan tepung ulat kandang (Alphitobius diaperinus) dengan taraf 1%, 2%, 3% pada ransum terhadap kualitas telur (indeks telur, warna kuning telur, dan tebal kerabang) burung puyuh petelur (Coturnix coturnix japonica) secara statistik tidak berpengaruh nyata (P>0.05) pada setiap perlakuanya akan tetapi secara numerik hasil penelitian cenderung naik seirin dengan penambahan taraf tepung ulat kandang 1-3%.
Efisiensi Reproduksi Sapi Peranakan Limousin di Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun 2017 Kurniawan Bagus Febriyanto; Qabilah Cita Kurnia Nastiti Semarsono; Edy Susanto Susanto
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 03 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i03.23

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Merakurak, Kabupaten Tuban pada bulan April sampai Mei 2018. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sapi peranakan Limousin di Kabupaten Merakurak Kabupaten Tuban yang telah dilakukan Inseminasi Buatan pada bulan Juni dan Juli 2017 dan sapi yang melahirkan pada bulan Maret hingga April 2018. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, pengambilan sampel didasarkan pada purposive sampling. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel tidak berdasarkan random, regional, atau strata, tetapi berdasarkan pertimbangan yang berfokus pada tujuan tertentu (Arikunto, 2006). Kriteria pemuliaan yang memiliki sapi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Limousin Peranakan Cattle, data yang diambil adalah sapi betina baru yang melahirka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja reproduksi sapi potong Filial Limousin dan Crossbreed Filial Ongole yang meliputi Pelayanan per Konsepsi, Day Open. Calving Interval, Tingkat Konsepsi dan. Pada penelitian ini, bahan yang digunakan adalah Filial Limousin dengan jumlah 150 objek. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer dan sekunder. Variabel yang diamati meliputi S / C, DO, CI, CR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S / C, CR, DO, CI dari Filial Limousin adalah 1,44; 68%; 116,9 hari; 396,9 hari Filial Limousin
Studi Tentang Tingkat Prevalensi Penyakit Scabies pada Kambing Peranakan Etawa (PE) Di Wilayah Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro pada Tahun 2017 Rokip Rokip; Arif Aria Hertanto; Wahyuni Wahyuni
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 04 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i04.24

Abstract

Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi Sarcoptes scabiei. Penyakit tersebut dapat mempengaruhi produktifitas kambing. Penelitian dengan metode deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi scabies pada kambing peranakan etawa di wilayah Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Materi penelitian adalah peternak kambing di wilayah Desa Dander, Desa Growok, Desa Sumberarum, Desa Ngunut dan Desa Karangsono. Dengan syarat minimal beternak kambing lebih dari 1 tahun. Metode penelitian adalah metode survey dan pengumpulan data yang terdiri dari data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dari hasil wawancara responden dilapangan diolah dan ditabulasi, dan dijelaskan secara deskriptif. Prosentase prevalensi dihitung dengan membagi kambing yang terinfeksi scabies dengan jumlah populasi dikalikan 100 %.Hasil penelitian menunjukan kambing yang terinfeksi scabies dari 5 Desa di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro adalah 27,1 %; hal ini dikarenakan kambing yang jarang dimandikan, kelembaban kandang dan kebersihan kandang yang kurang dipedulikan oleh peternak.
Analisis Persepsi Peternak Sapi Potong Terhadap Pelayanan Inseminasi Buatan Gratis Program Upsus Siwab Septian Eko Naryono; Edy Susanto; Dyah Wahyuning Aspriati
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 04 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i04.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak sapi potong terhadap pelayanan program inseminasi buatan gratis upsus siwab di wilayah kerja Sekar II, Kecamaan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini digunakan dengan menggunakan data kualitatif yang dimulai dari awal 10 Mei 2018 - 20 Juli 2018 di Wilayah Kerja Sekar II Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro. Pengumpulan data dilaksanakan lewat wawancara dengan bantuan kuesioner. Analisis data yang dipakai ialah deskriptif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Terdapat persentase persepsi sasaran IB upus siwab gratis 2018 yang tinggi pada peternak sapi potong di Wilayah Kerja Sekar II Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro dengan rata-rata kepuasan sebesar 65,17%. 2) Terdapat persentase yang tinggi pelayanan IB gratis upsus siwab tahun 2018 pada peternak sapi potong diwilayah kerja Sekar II Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro dengan rata-rata kepuasan sebesar 63,25%. Karena tingginya atau positif persentase persepsi peternak sapi potong terhadap program inseminasi buatan upsus siwab sehingga program harus dilanjutkan dengan evaluasi pedet yang lahir dari program tersebut, dan perlu dilakukan sistem backup petugas. untuk melayani hak-hak petani.
Korelasi Antara Indeks Telur dan Bobot Tetas pada Telur Burung Puyuh (Coturnix-coturnix japonica) Muhammad Aris; Arif Aria Hertanto; Edy Susanto
International Journal of Animal Science Vol. 3 No. 04 (2020): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ijasc.v3i04.26

Abstract

Pengumpulan data penelitian dilaksanakan mulai 1 Mei hingga 30 Mei 2019, di Rumah Penetasan Telur milik Bapak Ahmad Sajid yang berlokasi di RT 001 RW 002 Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui korelasi indeks telur dan bobot tetas pada telur burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica). Hasil penelitian diharapkan dapat dipergunakan sebagai penambah informasi serta kajian bagi semua pihak yang berkepentingan dalam pengembangan usaha peternakan, sekaligus sebagai rujukan untuk penelitian berikutnya dalam mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi sikap masyarakat terhadap usaha peternakan burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica). Materi penelitian menggunakan telur tetas burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica) dengan jumlah 100 butir. Metode penelitian adalah metode analisis korelasi yaitu suatu penelitian model korelasional. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan atau korelasi antara indeks telur dan bobot tetas.

Page 2 of 10 | Total Record : 97