cover
Contact Name
Wahyu Aris Setiawan
Contact Email
staisammojokerto@gmail.com
Phone
+6285755480938
Journal Mail Official
wahyuarissetyawan@staisam.ac.id
Editorial Address
Trawas-Mojosari Highway, Madyo Puro Hamlet, Kalipuro, Pungging District, Mojokerto Regency, East Java 61384
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27210731     DOI : https://doi.org/10.63230/almuttaqin
AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi is an academic journal published by Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin (STAI-SAM) Mojokerto
Articles 179 Documents
Meningkatkan Motivasi dan Keberhasilan Belajar Aqidah Akhlak Melalui Penggunaan Interactive Learning Multimedia berbasis Microsoft Office PowerPoint muhammad kholil harisuddin
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik Kelas 3 MI Al-Hidayah Budug, Tugusumberjo, Peterongan, JombangTahun Pelajaran 2021/2022 dengan memanfaatkan multimedia pembelajaran interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa test hasil belajar, pedoman observasi, catatan lapangan, dan catatan peserta didik. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Interactive Learning Multimedia mampu meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran dari 76.3 pada siklus pertama, naik menjadi 79.0 pada siklus kedua, dan meningkat menjadi 84.0 pada siklus ketiga. Selain itu, pemanfaatan Interactive Learning Multimedia juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, khususnya pada materi iman kepada hari akhir. Pada siklus pertama, rata-rata nilai peserta didik sebesar 78.4, meningkat menjadi 84.2 pada siklus kedua, dan 87.3 pada siklus ketiga. Sedangkan persentase ketuntasan peningkatan juga terus terjadi. Pada siklus pertama persentase ketuntasan sebesar 64.52%, meningkat menjadi 84.87% pada siklus kedua, dan 96.77% pada siklus ketiga.
PENGARUH PRILAKU BULLYING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 6 SD/MI X DI SIDOARJO nur arofah tis'ina; Fitri Dewi Andani
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa yang melakukan proses belajar membutuhkan banyak motivasi untuk belajar, ketika seseorang termotivasi untuk melakukan sesuatu, seperti energinya sedang mengalir di dalam tubuhnya., Seolah olah energi itu datang tanpa kita ketahui dari mana asalnya dan berapa lama masa penggunannya. Ketika siswa sangat termotivasi untuk belajar, itu membuat perbedaan yang luar biasa. Sehingga membawa banyak dampak positif pada anak tersebut dengan hasil belajarnya yang maksimal. Perkembangan perilaku, karakter dan kepribadian anak dimulai dari lingkungan keluarga. Setiap keluarga menggunakan gaya pengasuhan yang berbeda-beda dalam membesarkan anak-anaknya. Metode pengasuhan yang berbeda diterapkan di setiap keluarga, dan tentunya perilaku anak juga berbeda. Sehingga peran sekolah menjadi jauh lebih berat jika pekerjaan pendidikan sepenuhnya diserahkan kepada sekolah. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bullying terhadap motivasi belajar peserta didik kelas 6 SD/MI X di Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan hasil Bullying merupakan situasi dimana penyalah gunaan kekuasaan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok sehingga melakukan Tindakan yang negatif karena merasa memiliki kekuatan dan wewenang untuk menyakiti orang lain baik secara fisik maupun verbal (mental). terjadinya bullying di kelas 6 termasuk kategori bullying secara verbal. Contoh kasus bullying verbal yang peneliti dapat dilapangan yaitu : 1. Pelaku melakukan ejekan pada temannya dengan mengejek nama orang tua. 2. Memberikan laqob (julukan) yang jelek. 3. Menggejek kekurangan fisik atau kelemahan korban sehingga dia merasa kurang percaya diri. 4. Dan mengancam ketika tidak diturutin kemauan si pelaku.
Pendidikan Karakter sebagai Pilar Utama Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sekolah Menengah Pertama ( SMP Baburrohmah Mojosari ) mas'ulil munawaroh; Abdul Muhaimin
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter sebagai pilar utama dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah menengah pertama. Pendidikan karakter telah diakui sebagai elemen penting dalam pengembangan holistik siswa, yang tidak hanya melibatkan aspek akademik, tetapi juga aspek moral, sosial, dan emosional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang melibatkan tinjauan dan analisis kritis terhadap artikel-artikel ilmiah, buku teks, serta kebijakan pendidikan terkait pendidikan karakter di sekolah menengah pertama. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah menengah pertama dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Pendekatan ini membantu siswa dalam mengembangkan nilai-nilai moral, seperti integritas, tanggung jawab, empati, kerjasama, dan disiplin. Selain itu, pendidikan karakter juga membantu dalam membentuk sikap positif siswa terhadap lingkungan sosial, mendorong keberagaman, dan membangun kesadaran akan tanggung jawab sosial. Selanjutnya, penelitian ini menyoroti perlunya mendukung pendidikan karakter melalui pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru. Guru yang terampil dan terlatih dalam pendidikan karakter akan mampu mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam kegiatan sehari-hari di kelas. Selain itu, partisipasi orang tua dan masyarakat juga penting dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah, dengan melibatkan mereka dalam kegiatan sekolah yang berfokus pada pengembangan karakter. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi bahwa sekolah menengah pertama harus memprioritaskan pendidikan karakter sebagai pilar utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter, melibatkan guru dan staf dalam pelatihan karakter, dan melibatkan orang tua serta masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter. Dengan demikian, diharapkan pendidikan karakter akan menjadi bagian integral dari pendidikan di sekolah menengah pertama dan berkontribusi pada perkembangan holistik siswa.
PENERAPAN PROGRAM FULL DAY SCHOOL DI SDIT AL-UMMAH MENGGUNAKAN MODEL EVALUASI CIPP (CONTEX, INPUT, PROCESS, PRODUCT) Luluk firdausiyah Luluk
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyelenggaraan program pendidikan full day di Sekolah Islam Terpadu di tinjau dari komponen konteks, input, proses dan produk. Evaluasi yang di lakukan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) AL UMMAH Jombang dengan model evaluasi program CIPP Stuffelbeam. Data diambil berdasarkan wawancara dengan manajemen SDIT Al Ummah dan dokumen lain yang berhubungan. Hasilnya dapat diketahui pada komponen konteks, bahwa ijin pendirian sekolah sudah sesuai dengan peraturan pemerintah, mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten serta masyarakat sekitar. Hasil evaluasi input hampir semua komponen sudah baik hanya pada kualifikasi pendidik yang masih belum memenuhi ketentuan standar. Komponen peserta didik sudah sesuai dengan standar program. Struktur kurikulum sudah sesuai dengan standar program. Hasil penilaian tentang standar pengelolaan masuk kategori cukup. Evaluasi terhadap kondisi sarana prasarana sudah memadai tetapi evaluasi tingkat kesesuaian dengan program masih di bawah standar program. Evaluasi terhadap pembiayaan sudah sesuai standar. Hasil evaluasi proses pada tahapan, pelaksanaan dan evaluasi serta pengawasan sudah baik kecuali pada tahapan perencanaan. Hasil evaluasi produk menunjukan semua aspek yang dievaluasi yaitu kognitif, afektif, psikomotor dan konatif menunjukan hasil yang baik
Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Di Desa Warugunung Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Nanik Mujiati
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak di desa Warugunung kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto yang ditinjau dari kepribadian sosial analytics Erich Fromm. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualiatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian anak di desa Warugunung ialah terdiri dari berbagai cara, Pertama, mengajarkan etika berbicara dan pekerjaan rumah. Kedua, membiarkan anak bermain namun dengan pengawasan. Ketiga, memberi arahan. Keempat, membantu anak berkreativitas. Terakhir, mendidik dengan nasihat. Pola asuh orang tua terhadap anak berperan penting dalam membentuk kepribadian anak terutama dalam menghadapi masa depan.
PENTINGNYA MANAJEMEN FASILITAS PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Hafiz Dulloh; M. Ilyas Shihabuddin; Johairi
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana prasarana sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hal itu dapat dilihat dari 1) Pengertian Manajemen, yaitu manajemen dapat diartikan pengurusan, pengendalian, memimpin, atau membimbing. 2). Pengertian fasilitas pendidikan, yaitu Secara etimologis (bahasa) fasilitas pendidikan sarana berarti alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan. misalnya; ruang, buku, perpustakaan, laboratorium dan sebagainya. 3). Pengertian Mutu Pendidikan yaitu mutu pendidikan merupakan kemampuan atau kompetensi lembaga pendidikan dalam mendayagunakan serta mengelola sumber-sumber pendidikan, yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar peserta didik dengan seoptimal mungkin
Teknologi Informasi Komunikasi dan Masyarakat Jaringan: Studi pada “Duta Masyarakat” Deyisnil Fariadi
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang keberadaan masyarakat jaringan pada perusahaan media massa surat kabar Duta Masyarakat yang menerapkan teknologi informasi dan komunikasi. Masyarakat jaringan pada perusahaan Duta Masyarakat adalah mereka yang menggunakan teknologi komunikasi jaringan internet baik itu pada media handphone, laptop, komputer, aplikasi atau media sosial whatsapp, facebook, twitter, youtube, instagram maupun e-mail untuk berkomunikasi dan mengembangkan produk perusahaan, demi menyebarkan berita atau informasi kepada khalayak. Dengan demikian, tulisan ini memberi pemahaman baru terkait era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang berdampak pada keberadaan masyarakat jaringan yang merambah pada perusahaan media massa atau public bagi khlayak luas salah satunya perusahaan Duta Masyarakat
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMASARAN PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN TEKONOLOGI MAJAPAHIT MOJOKERTO M. Saifuddin Zuhri
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan ini peneliti bertujuan untuk mengetahui: 1. Bagaimana perencanaan manajemen pemasaran dalam persaingan global di pondok pesantren tekonologi mojopahit mojokerto. 2. Bagaimana penerapan pelaksanaan manajemen pemasaran dalam persaingan global di pondok pesantren tekonologi mojopahit mojokerto. 3. Bagaimana pengendalian manjemen pemasaran dalam persaingan global di pondok pesantren tekonologi mojopahit mojokerto. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Dalam proses perencanaan pemasaran Pendidikan, pondok pesantren tekonologi mojopahit mojokerto sangat memperhatikan kualitas lembaga Pendidikan serta fokus pada pelanggan Pendidikan. 2) Dalam proses pelaksanaan pemasaran Pendidikan, pondok pesantren tekonologi mojopahit mojokerto membentuk kepanitiaan dan bekerjasama dengan alumni dan tokoh masyarakat. 3) pondok pesantren tekonologi mojopahit mojokerto melakukan pengendalian memiliki rencana kontrol tahunan untuk mempermudah pengendalian yang dilakukan. Hasil dari pengendalian ini dapat digunakan untuk acuan perencanaan pemasaran yang akan datang.
Peran Kepala Sekolah Dalam Manajemen Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan (Studi Deskriptif di MA SABILUL MUTTAQIN MOJOKERTO) Hory Buck
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu lembaga pendidikan kepala sekolah memiliki peran yang sangat menetukan maju mundurnya suatu lembaga pendidikan karena kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalammeningkatkan kualitas pendidikan dan bertanggung jawab atas manajemen pendidikan secara langsung yang berkaitan dengan semua proses yang ada di suatu sekolah. Kepala sekolah memiliki peran yang besar dalam proses peningkatan manajemen lembaga pendidikan, salah satunya yaitu kepala sekolah sebagai puncak pimpinan yang berhak mengambil keputusan dan memberikan wewenang untuk para guru dan semua warga sekolah, kepala sekolah juga melakukan pengawasan dan monitoring terhadap semua hal yang berkaitan dengan sekolah pada khususnya dan lembaga pendidikan pada umumnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini, untuk mengetahui Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Mutu Lembaga Pendidikan di MA Sabilul Muttaqin Mojokerto. Penelitian yang penulis lakukan adalah termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian kemudian data dikumpulkan dan dianalisis, kemudian data tersebut direduksi, selanjutnya data tersebut disajikan dalam bentuk deskriptif dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan di MA Sabilul Muttaqin Mojokerto direalisasikan dalam bentuk kegiatan kaitannya dengan ketercapaian program serta kebijakan sekolah. Dalam manajemen peningkatkan mutu lembaga pendidikan di MA Sabilul Muttaqin Mojokerto, dilakukan 4 tahap sesuai dengan konsep “PDCA” yaitu plan (perencanaan), do (pelaksanaan), check (pengecekan), dan act (penindaklanjutan).
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS X-I SMA PATRIOT PETERONGAN JOMBANG muhammad kholil harisuddin
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata Pelajaran PAI selalu dianggap sulit oleh siswa. Oleh karena itu, guru harus efektif dalam memilih suatu pendekatan pembelajaran. Salah satu pembelajaran yang dapat digunakan adalah pembelajaran koopreatif tipe TTW. Penelitian ini dilaksanakan semester gasal pada siswa kelas X-I SMA Patriot Jombang tahun Pelajarajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa 32. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan lembar observasi pengamatan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan Aktifitas siswa pada proses pembelajaran pada siklus II menunjukkan peningkatan dari siklus I, untuk memperhatikan penjelasan guru sebesar 75%, mengajukan pertanyaan sebesar 78%, aktif dalam diskusi sebesar 87,5%, dan membuat kesimpulan sebesar 81,3%.Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata sebesar 68,59 dengan ketuntasan klasikal 69%, pada siklus II rata-rata sebesar 87,5 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Dengan demikian pembelajaran melalui pembelajaran kooperatif tipe TTW pokok bahasan sistem PAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-I SMA Patriot Peterongan Jombang tahun ajaran 2014/2015.