cover
Contact Name
Ria Muji Rahayu
Contact Email
riamujirahayu@gmail.com
Phone
+6285878731600
Journal Mail Official
riamujirahayu@gmail.com
Editorial Address
Jl. AH. Nasution, No. 243, Yosodadi, Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Kode Pos 34381
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Wira Buana
ISSN : 25415387     EISSN : 27472795     DOI : https://doi.org/10.55919/jk.v14i7
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Wira Buana, dengan nomor terdaftar p-ISSN 2541-5387 (Cetak) dan e-ISSN 2747-2795 (Online), merupakan jurnal kesehatan yang memuat artikel hasil penelitian dan non penelitian dibidang kesehatan. Terbit dua kali setahun pada bulan April dan September.
Articles 117 Documents
KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK DI DESA DONOMULYO LAMPUNG TIMUR Redowati, Tusi Eka
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan September 2022
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v12i6.97

Abstract

Contraception is an attempt to prevent pregnancy. This effort can be temporary or permanent. The use of contraceptives is one of the variables that affect fertility. The purpose of this study was to determine the characteristics and knowledge of injection family planning acceptors in Donomulyo Village. This study uses a descriptive method, the sample used is 199 and this research was carried out in Donomulyo Village. The results of the research on the characteristics and knowledge of injecting family planning acceptors in the village of Donomulyo, East Lampung, it is known that from 199 mothers of injecting family planning acceptors, most of them have a basic education level, namely 150 people (75.38%), secondary education as many as 43 people (21.61%) and higher education as many as 6 people (3.02%), based on work most of them do not work or only as housewives as many as 132 people (66.33%), based on economic status as many as 110 people (55.28%) low, multipara as many as 117 people (58.79%), most of them are in the age of 20-35 years as many as 142 people (71.36%), most of them have knowledge in the good category as many as 145 people (72.86 %). The conclusionis that most of the education level of injecting family planning acceptors is basic education, which is 150 people (75.38%). Most of the mothers who accept injections are not working, as many as 132 people (66.33%). The economic status of the mothers of injecting family planning acceptors mostly had low economic status, as many as 110 people (55.28%). The parity of injecting family planning acceptors were mostly multiparous, as many as 117 people (58.79%). the age of the mothers of injection family planning acceptors was mostly at the age of 20-35 years, as many as 142 people (71.36%).
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN MATERNAL KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Pratiwi Putri, Dian Utama; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan September 2018
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v4i2.39

Abstract

Kasus kematian maternal di Kota Bandar Lampung selama tahun 2009-2014 berfluktuatif danpada tahun 2012 kasus kematian maternal tercatat paling tinggi sebesar 26 kasus. Pada tahun 2013 terjadi peningkatan kematian maternal drastis menjadi 30 kasus dan tahun 2014 terjadi peningkatan sebanyak 34 kasus. Penyebab langsung kematian maternal terjadi karenaeklampsia (11 kasus), perdarahan (5 kasus), infeksi (1 kasus) dan 13 kasus kematiandikarenakan sebba lain diantaranya (jantung, DM, gangguan jiwa emboli air ketuban, hepatitisdan KET). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengankematian maternal di kota Bandar Lampung tahun 2015. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan desain studi case control yang dilakukan pada bulan Februari2016. Sampel penelitian ini sebanyak 34 kasus dan 68 kontrol, dimana teknik pemgambilansampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Analisis data berupa analisis univariat,bivariat dan multivariat.Hasil penelitian ini didapatkan responden berdasrakan penolong persalinan, yang palingbanyak adalah responden yang penolong persalinannya tenaga kesehatan, yaitu sebesar 93(91,2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kematianmaternal dengan eklamsia (p value = 0,000, OR = 29,4banyak adalah responden yang penolong persalinannya tenaga kesehatan, yaitu sebesar 93 (91,2%). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kematian maternal denganeklamsia (p value = 0,000, OR = 29,4), perdarahan (p value = 0,000, OR = 9,37, perawatanantenatal (p value = 0,000,OR =25,84), usia (p value = 5,9, OR = 5,9). Tidak ada hubunganyang signifikan dengan kejadian kematian maternal adalah faktor infeksi (p value = 0,018,OR = 3,58), penolong persalinan ( p value = 0,000, OR = 9,37). Tempat persalinan( pvalue=0,173, OR = 2,7), paritas (p value = 0,523, OR – 1,36) dimana perawatan antenatalmerupakan faktor yang paling dominan.Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampunguntuk mengadakan pelacakan kematian maternal persmester setiap tahun unuk memperolehdata pasti tentang penyebab kematian bayi dari pelacakan tersebut dievaluasi dan menjadibahan rekomendasi penanganan dan pencegahan kematian maternal untuk diketahui langkahyang tepat untuk mengatasi sebab-sebab yang ditemukan.
GAMBARAN IBU BERSALIN YANG MENGALAMI PRE-EKLAMPSIA BERAT Rahayu, Ria Muji; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan April 2021
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v9i5.8

Abstract

Penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan (30%), eklamsi (25%), partus lama (5%), komplikasi abortus (8%), dan infeksi (12%). Preeklampsi berat adalah suatu komplikasi kehamilanyang ditandai dengan timbulnya hipertensi 160/110 mmHg atau lebih disertai proteinuria pada umurkehamilan 20 minggu atau lebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran ibubersalin yang mengalami preeklamsi berat di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun2020. Jenis penelitian ini adalah Deskriftif, subjek penelitin yaitu seluruh ibu berrsalin yangmengalami preeklamsi berat, sedangkan objek penelitiannya adalah gambaran ibu bersalin yangmengalami preeklampsia berat. Populasidalam penelitian ini yaitu 258 orang dan seluruh jumlahpopulasi dijadikan sampel penelitian. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa formatpengumpulan data, analisis data penelitian ini adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu bersalin yang mengalami PEB di RSUD AbdoelMoeloek Tahun 2015 mayoritas adalah ibu yang berusia 20-35 tahun 155 ibu (60,1%), paritasmultipara sebanyak 150 ibu (58,1%),ibu yang mempunyai riwayat preeklamsi sebanyak 188 ibu(72,9%), ibu yang tidak mengalami distensi rahim 206 ibu (79,8%). Kesimpulan ibu bersalin yang mengalami preeklamsia berat di RSUD Dr. H Abdoel MoeloekBandar Lampung tahun 2020 mayoritas adalah ibu yang berusia 20-35, paritas multipara, ibu yangmempunyai riwayat preeklamsi, dan ibu yang tidak mengalami distensi rahim. Disarankan kepada ibuhamil untuk rutin memeriksakan kehamilannya setiap bulan sesuai jadwal dan memeriksakan tekanandarahnya agar mendapat pengobatan dan mendeteksi komplikasi sedini mungkin.
GAMBARAN KELAINAN JANIN DAN FAKTOR PREDISPOSISI PADA IBU BERSALIN YANG MENGALAMI PARTUS LAMA DI RSB PERMATA HATI METRO Mariam, Erma
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Kesehatan September 2019
Publisher : Unit Penelitian Akbid Wira Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan lama adalah persalinan yang berjalan lebih dari 24 jam untuk primigravidadan 18 jam untuk multigravida. Berdasarkan hasil pra survey yang dilakukan di RSB PermataHati Metro tahun 2015 diketahui bahwa pada tahun 2013 terdapat 179 kasus (7,6%), padatahun 2014 terdapat 365 kasus (13,7%), dan pada tahun 2015 terdapat 208 kasus (10,2%) ibuyang mengalami partus lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambarankelainan janin dan faktor predisposisi pada ibu bersalin yang mengalami partus lama diRumah Sakit Bersalin Permata Hati Metro.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif, subjekpenelitian yaitu ibu bersalin yang mengalami partus lama, objek penelitian ini adalah faktorkelainan janin dan faktor predisposisi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibubersalin yang mengalami partus lama yang berjumlah 208 orang, dan sampel penelitian inikeseluruhan dari populasi yang berjumlah 208 ibu bersalin. Data yang digunakan dalampenelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari rekam medis dengan menggunakanlembar ceklist. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat yaitudeskripsi ibu bersalin yang mengalami partus lama.Berdasarkan hasil penelitian tentang gambaran kelainan janin dan faktor predisposisiibu bersalin yang mengalami partus lama di RSB Permata Hati Metro terdapat 175 orang(84,13%) ibu yang tidak mengalami kelainan letak, berdasarkan paritas bahwa ibu yangmengalami partus lama sebagian besar adalah primipara 112 orang (53,85%), dan berdasarkanketuban pecah dini terdapat 168 orang (80,77%) ibu yang tidak mengalami KPD.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah gambaran kelainan janin dan faktorpredisposisi pada ibu bersalin yang mengalami partus lama di Rumah Sakit Bersalin PermataHati Metro sebagian besar adalah primipara, kelainan letak dan KPD bukanlah satu-satunyapenyebab partus lama. Oleh karena itu, disarankan kepada ibu hamil khususnya primi agardapat melakukan ANC secara rutin selama masa kehamilannya, agar dapat mendeteksi dinikomplikasi yang mungkin terjadi selama masa kehamilan dan persalinan.
KARAKTERISTIK IBU YANG MELAHIRKAN BAYI DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH Muji Rahayu, Ria; Eka Redowati, Tusi
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan April 2023
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v13i7.113

Abstract

Low Birth Weight Babies (LBW) are the cause of infant death in Indonesia. LBW is at risk of causingcomplications such as hypothermia, hypoglycemia, hyperglycemia, impaired immunity, breathing andthe circulatory system. This study aims to determine the characteristics of mothers who give birth tobabies with LBW at Permata Hati Hospital, Metro City. The method in this study is descriptive, theobject of this study is Age, Parity, and Occupation with LBW events. The population in this study wereall mothers who gave birth to babies with LBW, totaling 183 people with a total sampling technique.The data collection tool in this study used a checklist sheet. By using univariate analysis. The resultsshowed that the age frequency distribution of 183 respondents mostly belonged to the age of 20-35years, namely as many as 145 people (79.23%), the distribution of parity frequencies mostly belongedto primipara parity, namely 91 people (49.73%), and the distribution of frequency of work most of therespondents did not work as many as 167 people (91.26%). The conclusion in this study is that themajority of respondents are aged 20-35 years, the parity of respondents is primipara and the majorityof respondents do not work. So it is recommended that health workers try to carry out good andcomprehensive antenatal care, and encourage pregnant women to have a pregnancy check up at leastfour times during pregnancy.
KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MELAKUKAN KUNJUNGAN K4 DI PUSKESMAS ADIREJO LAMPUNG TIMUR TAHUN 2018 Susanti, Tri; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan September 2019
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v6i3.55

Abstract

Cakupan K4 di Indonesia pada tahun 2007 yaitu 80,26% meningkat menjadi 86,04%pada 2008, setelah itu mengalami penurunan menjadi 84,54% di tahun berikutnya.Kemudian kembali menurun pada 2013 menjadi 86,85%, (Profi Kesehatan Indonesia 2013).Berdasarkan data tahun 2014 profil kesehatan Lampung Timur presentasi ibu hamil yangmelakukan kunjungan K4 di Puskesmas Adirejo yaitu sebesar 100%. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang melakukan kunjungan K4 diPuskesmas Adirejo Lampung Timur Tahun 2018. Penelitian ini bersifat deskriptif, subjekpenelitian yaitu Ibu hamil yang melakukan kunjungan K4, objek penelitian yaitukarakteristik ibu hamil yang melakukan kunjungan K4. Populasi pada penelitian ini yaitu386 ibu hamil yang melakukan kunjungan K4, sampel yang di ambil sejumlah 386 ibu hamilyang melakukan kunjungan K4, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik totalsampling. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar ceklisdengan menggunakan data skunder dari RM. Data di analisis dengan menggunakan analisisunivariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik ibuhamil yang melakukan kunjungan K4 di Puskesmas Adirejo Tahun 2018 berdasarkan umurmayoritas ibu dengan umur 20-35 tahun berjumlah 321 orang (83,17%). Berdasarkan paritasmayoritas ibu dengan paritas multipara berjumlah 255 orang (66,06%). Berdasarkanpendidikan mayoritas ibu dengan pendidikan menengah berjumlah 197 orang (51,04%).Berdasarkan pekerjaan mayoritas ibu tidak bekerja berjumlah 382 orang(98,97%).Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakteristik ibu hamil yangmelakukan kunjungan K4 di Puskesmas Adirejo Lampung Timur Tahun 2018 sebagianbesar adalah dengan umur 20-35 tahun, paritas multipara, pendidikan menengah, dan ibutidak bekerja. K4 yang sudah mencapai target diharapkan dapat dipertahankan denganmeningkatkan upaya promosi kesehatan pada ibu hamil dan juga mengoptimalkankunjungan ibu hamil di tiap desa wilayah kerja Puskesmas Adirejo.
KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMI HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI KLINIK RAWAT INAP DAN BERSALIN PRIMA HUSADA BATANGHARI PADA TAHUN 2017-2019 admin, admin; Salindri, Yossinta
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 4 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Unit Penelitian Akbid Wira Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Hiperemesis gravidarum terjadi pada 0,3-3% dari seluruh kehamilan. Hiperemesis gravidarum ditandai dengan gejala mual dan muntah persisten hingga menyebabkan penurunan berat badan hingga lebih dari 5% berat badan sebelum hamil dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Sebagian besar ibu hamil 70-80% mengalami morning sickness dan sebanyak 1-2% dari semua ibu hamil mengalami morning sickness yang ekstrem. (Direktorat Kesehatan Ibu, 2010-2013). Berdasarkan data prasurvey yang diperoleh dari Klinik Rawat Inap dan Bersalin Prima Husada Batanghari pada tahun 2017 angka kejadian ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum adalah sebanyak 10 kasus dan pada tahun 2018 angka kejadian ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum terdapat 14 kasus, pada tahun 2019 meningkat menjadi 23 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarm di Klinik Rawat Inap dan Bersalin Prima Husada Batanghari pada tahun 2017-2019. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian deskripsi. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum di Klinik Rawat Inap dan Bersalin Prima Husada Batanghari pada tahun 2017-2019. yang berjumlah 47 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Cara ukur dengan lembar ceklist dianalisa secara univariat dengan menggunakan ditribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh hasil bahwa Karakteristik ibu hamil yang mengalami HEG di Klinik Rawat Inap dan Bersalin Prima Husada Batanghari pada tahun 2017-2019 mayoritas adalah ibu multipara sebanyak 32 ibu (68,8%), Pekerjaan IRT sebanyak 40 ibu (85,11%) dan usia mayoritas adalah usia 20 – 35 tahun sebanyak 43 orang (91,49%). Simpulan dari penelitian ini adalah karakteristik ibu hamil yang mengalami HEG di Klinik Rawat Inap dan Bersalin Prima Husada Batanghari pada tahun 2017-2019 adalah ibu multipara, Pekerjaan IRT dengan rentan usia 20 – 35 tahun.
STATUS GIZI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN YANG DIBERIKAN SUSU FORMULA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GANJAR AGUNG TAHUN 2018 Khoiriyah, Hikmatul; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan April 2019
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v5i3.44

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), susu formula adalah susu yang sesuaidan bisa diterima oleh sistem tubuh pada bayi. Susu formula yang baik tidak menimbulkangangguan saluran pencernaan seperti diare, muntah, atau kesulitan buang air besar. Di duniaobesitas ditemukan mencapai 4,5% hampir 40% lebih tinggi diantara mereka yang tidakpernah diberi ASI, dibandingkan dengan angka 2,8% di antara mereka yang diberi ASIeksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi pada bayi usia 0-6 bulanyang diberikan susu formula. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh bayi usia 0-6 bulan,yang keseluruhannya dijadikan sampel penelitian dengan metode pengambilan total sampling.Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini dengan kuisioner pengetahuan dantimbangan BB dengan dacin. Data diperoleh berupa data primer di Puskesmas Ganjar Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi usia 0-6 bulan yang diberikan susu formulasebanyak 65. Status gizi kurang terdapat 8 (12,4%), status gizi baik terdapat 51 (78,4%) danstatus gizi lebih terdapat 6 (9,2%). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah di Puskesmas Ganjar Agungtahun 2014, sebagian besar adalah bayi usia 0-6 bulan yang diberikan susu formulamengalami status gizi baik yaitu 51 (78,4%).
HUBUNGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD WATES KULON PROGO Mundari, Risa; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan September 2017
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v2i1.20

Abstract

Kematian ibu di Indonesia terbanyak disebabkan oleh komplikasi obstetrik (90%) yaitu perdarahan (30,77%), Infeksi (22,5%), preeklamsi dan eklamsi (25,18%), lain-lain (11,55%). Padapreeklampsia dapat menyebabkan perubahan pada plasenta dimana menurunnya aliran darah keplasenta mengakibatkan gangguan fungsi plasenta. Pada preeklamsi yang agak lama pertumbuhanjanin terganggu, sedangkan pada preeklamsi yang lebih pendek bisa terjadi gawat janin sampaikematian karena kekurangan oksigen (hipoksia) dan pada persalinan bahaya ini makin besar,postpartum bayi sering menunjukkan tanda asfiksia neonatorum karena hipoksia intrauterin.Mengetahui hubungan kejadian preeklampsia dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Watestahun 2011. Jenis penelitian observasional analitik dengan desain historikal kohort. Variabel bebaskejadian preeklampsia dan variabel terikat kejadian asfiksia neonatorum. Populasi keseluruhan ibubersalin di RSUD Wates mulai bulan Januari 2009 sampai dengan Desember 2010. Besar sampeladalah 130 subjek terpapar (preeklampsia) dan 130 subjek tidak terpapar (tidak preeklampsia). Analisadata menggunakan Chi Square, persentase, dan risiko relatif.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kejadian preeklampsia dengan kejadianasfiksia neonatorum dengan nilai p = 0,040. Angka kejadian asfiksia neonatorum pada ibu preeklamsisebanyak 45 orang (35%), sedangkan angka kejadian asfiksia neonatorum pada ibu tidak preeklamsisebanyak 30 orang (23%). Pada nilai Risiko Relatif (RR) yang didapat sebesar 1,7 dengan CI 95%(1.023-3.043). Kesimpulan Ada hubungan antara kejadian preeklampsia dengan kejadian asfiksianeonatorum. Ibu dengan preeklampsia memiliki risiko 1,7 kali lebih besar dibanding dengan yangtidak menderita preeklampsia untuk melahirkan bayi dengan asfiksia neonatorum.
GAMBARAN AKSEPTOR KB IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI PANAS KOTA BATAM TAHUN 2018 Ridmadhanti, Suci
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Kesehatan September 2019
Publisher : Unit Penelitian Akbid Wira Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Indonesia berkisar antara 2,15 % hingga 2,49 % per tahun.World health Organization (WHO) menyebutkan bahwa Keluarga Berencana (KB) adalahsuatu tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk mengatur jarak kehamilan danmenentukan jumlah anak, salah satunya dengan kontrasepsi IUD. Tujuan dari penelitian untukmengetahui gambaran ibu yang menggunakan kontrasepsi IUD. Subjek penelitian yaitu ibuakseptor KB IUD sedangkan objek penelitiannya adalah gambaran ibu.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Populasi pada penelitian iniadalah seluruh ibu yang menggunakan kontrasepsi IUD di wilayah Kerja Puskesmas SeiPanas Kota Batam Tahun 2018 yang berjumlah 173 akseptor. Sampel dihitung menggunakanrumus dengan hasil jumlah sampel 86 sampel yang diambil dengan teknik Non Randomsampling (sampling sistematis). Cara ukur yang digunakan dengan alat ukur berupa kuisionerdianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi.Hasil penelitian bahwa distribusi frekuensi usia mayoritas ibu berusia 20-35 tahun yaitusebanyak 55 (63,9%), usia pertama ibu menikah usia>20 tahun yaitu sebanyak 60 (69,7%),paritas ibu multipara yaitu sebanyak 71 (82,6%).Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah gambaran ibu yang menggunakankontrasepsi IUD adalah usia 20-35 tahun, usia pertama ibu menikah >20 tahun, paritasmultipara, sehingga disarankan untuk menggiatkan konseling kepada ibu tentang keunggulandari penggunaan kontrasepsi guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kontrasepsiagar tidak terjadi ledakan penduduk.

Page 3 of 12 | Total Record : 117