cover
Contact Name
Ria Muji Rahayu
Contact Email
riamujirahayu@gmail.com
Phone
+6285878731600
Journal Mail Official
riamujirahayu@gmail.com
Editorial Address
Jl. AH. Nasution, No. 243, Yosodadi, Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Kode Pos 34381
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Wira Buana
ISSN : 25415387     EISSN : 27472795     DOI : https://doi.org/10.55919/jk.v14i7
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Wira Buana, dengan nomor terdaftar p-ISSN 2541-5387 (Cetak) dan e-ISSN 2747-2795 (Online), merupakan jurnal kesehatan yang memuat artikel hasil penelitian dan non penelitian dibidang kesehatan. Terbit dua kali setahun pada bulan April dan September.
Articles 117 Documents
HUBUNGAN USIA, GRAVIDA DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GANTIWARNO TAHUN 2017 Redowati, Tusi Eka; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan September 2018
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v4i2.33

Abstract

Anemia dalam kehamilan ialah kondisi ibu dengan kadar Hemoglobin dibawah 11gr/dl pada trimester 1 dan 3 atau kadar < 10,5 gr/dl pada trimester 2. Berdasarkan hasil prasurvey bahwa kejadian anemia kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Gantiwarno tahun 2013sebanyak 12 (3,06 %) kasus dari 392 ibu hamil, tahun 2014 sebanyak 17 (4,06 %) kasus dari418 ibu hamil, tahun 2015 sebanyak 21 (6,03 %) kasus dari 348 ibu hamil, tahun 2016sebanyak 7 (2,07 %) kasus dari 338 ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui Hubungan Usia, Gravida dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Anemia PadaIbu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Gantiwarno Tahun 2017.Jenis Penelitian ini adalah Analitik, populasi penelitian yaitu 89 ibu hamil di wilayahkerja Puskesmas Gantiwarno Tahun 2017 dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 89responden diambil dengan teknik cluster sampling. Cara ukur yang digunakan dengan alatukur berupa lembar kuesioner dan alat ukur Hb digital, dianalisa secara univariat denganpresentasi dan bivariat dengan chi square.Dari hasil penelitian pembahasan terdapat hubungan antara usia dengan kejadiananemia pada ibu hamil dengan Pvalue 0,045 < α (0,05), terdapat hubungan antara gravidadengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan Pvalue 0,000 < α (0,05) dan OR 0,156, sertaterdapat hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil denganPvalue 0,033 < α (0,05) dan OR 3,923.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini mayoritas adalah usia 20-35 tahun,primigravida, dan jarak  2 tahun. maka dari itu disarankan kepada ibu hamil agar rajin mengikuti kelas ibu, melakukan ANC secara teratur minimal 4 kali selama kehamilannya danminum 90 tablet Fe selama hamil serta konsumsi makanan yang mendukung pencegahananemia seperti daging, susu, sayuran hijau dan makanan bergizi lainnya, dan juga diharapkanbagi suami untuk mengingatkan istri setiap hari untuk minum tablet Fe.
HUBUNGAN USIA DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN PLASENTA PREVIA DI RSUD DR. H.ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2018 Susanti, Tri; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan September 2018
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v4i2.34

Abstract

Plasenta previa adalah plasenta dengan implantasi di sekitar segmen bawah rahim, sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri internum.Usia adalah lama waktuhidup atausejak dilahirkan. jarak kehamilan adalah jarak antara kehamilan terakhir dengankehamilan sebelumnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia dan jarakkehamilan dengan kejadian plasenta previa di RSUDDr. H.Abdul Moeloek. Penelitian iniberjenis kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik cross sectional dengan menggunakanpendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah 1401 ibu bersalin. Hasil sampel87 kasus ibu bersalin dengan plasenta previa dan 87 kontrol ibu bersalin yang tidak mengalami plasenta previa dengan menggunakan perbandingan (1:1).teknik analisis denganmenggunakan uji univariat dan uji bivariat. Hasil penelitian ini aidak ada hubungan antarausia ibu bersalin dengan kejadian plasenta previa dengan nilai p-value = 0,448 dan OR:1,319.Ada hubungan antara jarak kehamilan ibu bersalin dengan kejadian plasenta previa dengan nilai p-value = 0,002 < : 0,005 dengan nilai OR: 4,569. Saran agar ibu untuk melakukanpemeriksaan kehamilan secara rutin untuk mengetahui deteksi dini atau faktor resiko dalamkehamilan.
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PRETERM DI RSUD Dr.H ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Khoriyah, Siti; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan September 2018
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v4i2.35

Abstract

Persalinan premature (preterm) adalah persalinan yang tejadi pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu dengan perkiraan berat badan janin kurang dari 2500 gram penyebabpersalinan premature adalah, Keadaan social ekonomi rendah, kurang gizi, anemia, perokokberat, usia ibu (<20thatau >35th), penyakit yang menyertai ibu seperti jantung, diabetesmilitus, dan hipertensi. Berdasarkan hasil prasurvey di RSUD Dr.H Abdul Moeloek Bandarlampung, di ketahui bahwa angka kejadian persalinan premature pada tahun 2014 di temukansebanyak 125 kasus (9,1%) dari 1362 persalinan, pada tahun 2015 mengalami penurunanjumlah persalinan premature sebanyak 68 kasus (5,1%) dari 1310 persalinan, dan mengalamipeningkatan kembali pada tahun 2016 yaitu sebanyak 173 kasus (11,8%) dari 1461persalinan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan anemia dengan ibuyang mengalami Persalinan Prematurdi RSUD DR.H Abdul Moeloek Bandar lampungTahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik, denganrancangan Cross Sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu bersalin yaitu 1401 orang,Tehnik sampel pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan rumus stratified randomsampling terdapat 311 orang yang di jadikan sampel penelitian. Alat pengumpulan databerupa lembar ceklist.Hasil distribusi frekuensi prematur 60 (19,2%) dan tidak prematur 251(80,7%), Anemia 146 (46,9%) dan tidak anemia165 (53,0%), dan Hasil statistic denganmenggunakan uji chi square dengan kejadian persalinan prematur di peroleh anemia p value0,502 >0,05 dan OR=1,264. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa tidak terdapathubungan antara anemia dengan kejadian persalinan prematur di RSUD Dr.H Abdul MoeloekBandar lampung Tahun 2016, disarankan bagi ibu hamil hendaknya ibu dapat memeriksakankehamilannya (ANC) secara dini dan teratur ada atau tanpa keluhan pada tenaga kesehatanagar dapat dilakukan penaganan secara tepat dan cepat jika ditemukan masalah dalamkehamilan
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN RADIOLOGI DIAGNOSTIK DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD. DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 Rahmania, Irma; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan September 2018
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v4i2.36

Abstract

Latar Belakang: Mutu pelayanan radiologi dapat dinilai dari kepuasan pasien.Kepuasan pasien dapat dinilai dari 5 variabel meliputi tangible, responsiveness, realibility,emphaty dan assurance. Penelitian mutu pelayanan radiologi di instalasi radiologi RSUD dr.H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung (2016) menyatakan lamanya pengambilan hasil rontgenmasih perlu pembenahan (63%) menyatakan puas dan (37%) menyatakan tidak puas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayananradiologi dengan kepuasan pasien di instalasi radiologi RSUD dr. H. Abdul Moeloek ProvinsiLampung tahun 2017Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan crosssectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang sudah menerimapelayanan pemeriksaan radiologi diagnostik di instalasi radiologi rumah sakit umum daerahdr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jumlah sampel diperoleh dari teknik accidentalsampling diperoleh 192 pasien. Anlisis data menggunakan distribusi frekuensi, chii squaredan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kepuasan tangible (p=0,000),responsiveness (p=0,000), reliable (p=0,000), emphaty (p=0,002) dan assurance (p=0,024)dengan kepuasan pasien. Hasil analisis tangible menunjukkan bahwa tangible merupakankualitas pelayanan yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan pasien di instalasiradiologi RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung (p=0,00 dan OR:3,521). Saran: Penelitian ini menyarankan kepada instalasi radiologi rumah sakit umumdaerah dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dapat melengkapi petunjuk ruangpemeriksaan dan lokasi tempat menunggu, pihak petugas penerima pendaftaran pasien agardapat mengarahkan alokasi ruang tunggu yang tepat bagi setiap pasien dan mengatur alokasiwaktu pemeriksaan dengan maksimal sehingga dapat mempercepat waktu tunggupemeriksaan, pemeberian informasi yang tepat untuk pengambilan hasil radiografi yang sudahdiinterpretasikan oleh dokter spesialis radiologi dan memisahkan ruang tunggu pasienmenurut jenis infeksius penyakit yang diderita oleh pasien.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN PEREMPUAN DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI DI KECAMATAN SEKAMPUNG TAHUN 2017 Khoiriyah, Hikmatul; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan September 2018
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v4i2.37

Abstract

Menurut laporan MDGS tahun 2008, jumlah perkawinan dini di Indonesia mencapai34,5%. Menurut catatan KPAI jumlah perkawinan tercatat di Indonesia setiap tahun mencapai2 sampai 2,5 juta pasang. Data Riskesdas 2010 menunjukkan bahwa prevalensi umurperkawinan pertama antara 15-16 tahun sebanyak 41,9 persen. Di Propinsi Lampung jumlahpernikahan yang dilakukan saat usia muda mencapai 20-22%. Data prasurvey di KUAWilayah Sekampung Lampung timur pada tahun 2014 terjadi peningkatan kasus pernikahandini yaitu 139 kasus (21,58%) dari 644 pernikahan. Tujuan dari penelitian ini adalahdiketahuinya hubungan tingkat pendidikan perempuan dengan pernikahan usia dini diKecamatan Sekampung Tahun 2017. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruhperempuan yang menikah di KUA Sekampung pada tahun 2017 yaitu sebanyak 551pasang,dan keseluruhan menjadi sampel penelitian dengan tehnik total sampling. Cara ukur yangdigunakan dengan dokumentasi dengan alat ukur berupa lembar checklist dianalisa secara univariatdengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi pernikahan dini pada remajaterdapat 137 orang (24,9%) dengan pernikahan dini. Distribusi frekuensi pendidikan remajasebagian besar dengan pendidikan dasar sebanyak 414 orang (75,1%). Ada hubungan antarapendidikan dengan pernikahan usia dini pada perempuan dengan nilai X(5,991) 12 hitung (80,57).Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat pendidikan dengan pernikahan usia dini pada perempuan, sehingga disarankan gunameningkatkan upaya konseling pada remaja dengan berkoordinasi dengan instansi terkaitseperti BKKBN, Dinas Sosial dan Instansi Pendidikan untuk memberikan pengetahuantentang seks pada remaja dengan tepat.
KARAKTERISTIK IBU YANG MENGGUNAKAN KONTRASEPSI IMPLANT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS YOSODADI TAHUN 2018 admin, admin; Susanti, Tri
Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan April 2019
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v5i3.46

Abstract

Berdasarkan data prasurvei di Wilayah Kerja Puskesmas Yosodadi Metro Timur Tahun2017, Jumlah PUS sebanyak 2197, dan Jumlah pengguna kotrasepsi aktif sebanyak 1613,dengan pengguna KB Suntik sebanyak 755 ( 34,4 %), KB Pil sebanyak 326 ( 14,8 %), KBImpalnt sebanyak 228 ( 10,4 %), KB IUD sebanyak 192 ( 8,7 %), KB MOW sebanyak 73 (3,32 %), Kondom sebanyak 32 ( 1,4 %), MOP sebanyak 7 ( 0,31 %). Tujuan dari penelitianuntuk mengetahui karakteristik ibu yang menggunakan kontrasepsi implant. Subyaekpenelitian yaitu ibu kaseptor KB Implant sedangkan objek penelitian adalah karakteristik ibu.Metode penelitian yang di gunakan yaitu metode deskriptif. Populasinya adalah seluruh ibuyang menggunakan kontrasepsi implant di wilayah kerja puskesmas Yosodadi tahun 2018yang berjumlah 268 akseptor. sampel yang di ambil dengan tehnik total sampling. Cara ukuryang di gunakan dengan alat ukur berupa rekam medik dianalisis secara univariat dengandistribusi frekuensi. Hasil penelitian Karakteristik ibu yang menggunakan kontrasepsi implantdi Wilayah Kerja Puskesmas Yosodadi Tahun 2015 bahwa distribusi frekuensi distribusifrekuensi umur ibu sebagian besar dengan umur 20-35 tahun sebanyak 138 ibu (51,5%),paritas multipara sebanyak 142 ibu (53,0%), pendidikan menengah sebanyak 115 ibu (43,0%).Kesimpulannya adalah karakteristik ibu yang menggunakan kontrasepsi Implant adalah umur20-35 tahun. Paritas multipara, pendidikan menengah. Disarankan kepada responden untukmenambah pengetahuan dan pemahaman mereka tentang manfaat dan tujuan Kontrasepsi.
DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KANKER OVARIUM PADA WANITA USIA SUBUR DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 admin, admin; Maharisa, Yeni
Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan April 2019
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v5i3.47

Abstract

Kanker Ovarium adalah penyakit keenam sebagai salah satu penyakit berbahaya yang memilikiinsidens dan kematian yang tinggi didunia pada wanita. Berdasarkan data Dirjen PengendalianPenyakit Tidak Menular Kementrian Kesehatan RI kanker ovarium menempati urutan ketiga golongankarsinoma ginekologik yang sering dialami WUS setelah kanker serviks dan kanker payudara.Prevalensi kanker ovarium tahun 2013 sebesar 12,9 per 1000 WUS. Tujuan penelitian ini adalahdiketahui determinan yang berhubungan dengan kejadian kanker ovarium pada WUS di RSUD Dr. H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015. Jenis penelitian kuantitatif dan survey analitik, menggunakan pendekatan Cross SectionalPopulasi adalah keseluruhan subjek penelitian yang akan diteliti (Notoatmodjo, 2010). Populasi dalampenelitian ini adalah Wanita Usia Subur di PoliklinikRSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampungpada bulan Novem bertahun 2015 sebanyak 409 orang. teknik sampling yang digunakan adalahaccidental sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariatmenggunakan chi square dan multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang dominan yang berhubungan dengankejadian kanker ovarium pada WUS di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015adalah riwayat kanker ovarium, dengan P-Value = 0,000 dan Odds Ratio (OR) = 26,143. Bagi WUS,sebaiknya mencegah terjadinya kanker ovarium seperti menggunakan jenis KB hormonal jikadiketahui memiliki resiko terjadinya kanker ovarium, dan menghindari paritas yang terlalu tinggi,dianjurkan cukup 2 anak.
GAMBARAN TUMBUH KEMBANG BATITA USIA 0-3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBER SARI BANTUL KOTA METRO TAHUN 2018 Redowati, Tusi Eka; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan September 2019
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v6i3.56

Abstract

UNICEF (United Nations International Children's Emergency Fund) tahun 2010 didapat data masih tingginya angka kejadian gangguan pertumbuhan dan perkembangan anakusia balita khususnya gangguan perkembangan motorik didapatkan 23,5 % per 5 juta anakmengalami gangguan Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui gambaran tumbuh kembang batita usia 0-3 tahun di Wilayah Kerja PuskesmasSumber Sari Bantul tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini adalah anak batita usia 0-3 tahundi wilayah kerja puskesmas Sumber Sari Bantul. Teknik pengambilan sampel dalampenelitian ini menggunakan teknik non random sampling yaitu pengambilan sampel yangtidak didasarkan atas kemungkinan yang dapat diperhitungkan. Berdasarkan hasil penelitiandari 297 batita usia 0-3 tahun di wilayah kerja puskesmas Sumber Sari Bantul, status gizibatita berdasarkan BB/TB di peroleh hasil bahwa ada batita yang sangat kurus (1.0 %), batitakurus (1,0 %) dan status gizi batita berdasarkan lingkar kepala di peroleh hasil bahwa adabatita dengan lingkar kepala makrosefal (0,34 %), mikrosefal (3,03 %),batita yang mengalamigangguan perkembangan pada motorik kasar (0,34 %), sebanyak 138 batita yang berusia >18bulan dan tidak mengalami autisme (100 %). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwatumbuh kembang batita usia 0-3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sumber Sari Bantul dalamkategori normal walaupun ada bebrapa batita yang di curigai dengan gangguan. Saran untukibu yang mempunyai batita agar dapat meningkatkan pengetahuannya tentang faktor pengaruhtumbuh kembang anak, terutama dalam stimulasi dan status gizi agar pertumbuhan danperkembangan anak lebih optimal.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS YOSOMULYO KECAMATAN METRO PUSAT KOTA METRO Mariam, Erma; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.57

Abstract

Penyakit ISPA khususnya Pneumonia masih merupakan penyakit utama penyebab kesakitan dan kematian bayi dan balita. Di Dunia setiap tahun diperkirakan lebih dari 2 jutabalita meninggal karena Pneumonia (1 balita/20 detik) dari 9 juta total kematian Balita, 1diantaranya disebabkan oleh Pneumonia, tidak banyak perhatian terhadap penyakit ini,sehingga Pneumonia disebut juga pembunuh Balita yang terlupakan atau The Forgotten Killerof Children (Unicef/WHO 2006, Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran PernafasanAkut).Berdasarkan data prasurvey puskesmas yosomulyo \, tahun 2013 sebanyak 20 balita,meningkat pada tahun 2014 sebanyak 26 balita dan meningkat kembali pada tahun 2015sebanyak 38 balita (profil Puskesmas Yosomulyo 2015). Metode penelitian analitik cross sectional. Populasi balita yang berkunjung dipuskesmas Yosomulyo pada bulan Februari- April yang berjumlah 318 balita, pengambilansampel dengan tekhnik accidental sampling. Cara ukur yang digunakan dengan menyebarangket dan observasi dengan alat ukur berupa lembar kuisioner yang dianalisa secaraunivariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian Pneumonia padabalita di Puskesmas Yosomulyo .Uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% < 0.05diperoleh nilai p value = 0,000 (< 0.05) berarti terdapat hubungan pemberian ASI Eksklusifdengan kejadian Pneumonia . Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Terdapat hubungan pemberianASI Eksklusif dengan kejadian Pneumonia di Puskesmas Yosomulyo Metro Pusat Kota Metro sehingga diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk memperbaiki gizi balita danpemenuhan nutrisi pada balita dengan lebih mengutamakan pemberian ASI secara eksklusifuntuk memberikan perlindungan terhadap infeksi dan alergi serta merangsang perkembangansistem kekebalan bayi sendiri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI Khoiriyah, Hikmatul; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.58

Abstract

Gizi pada masyarakat merupakan salah satu fokus pembangunan kesehatan diSustainable Development Goals (SDG's) tahun 2016-2030. Gizi menjadi faktor kunci dalamkeberhasilan perbaikan status kesehatan masyarakat Indonesia dan dunia karena gizi yangbaik meningkatkan standar kesehatan masyarakat. Perbaikan status gizi dimulai pada asupandi 1.000 hari pertama kelahiran. Untuk itu gizi bayi dalam kandungan dan pemberian ASIsetelah lahir merupakan unsur penting dalam mempersiapkan kesehatan anak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum di wilayah kerja puskesmas Sumber Sari Bantul pada bulan November – Desember2019. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan cara consecutive sampling.Pemilihan sampel dalam penelitian ini mulai bulan November - Desember 2019 yangmemenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebagai responden. Hasil penelitian di dapatkan pengetahuan ibu post partum tentang perawatanpayudara paling banyak adalah cukup yaitu sebesar 19 responden (57,6 %). Kelancaranproduksi ASI ibu post partum paling banyak adalah tidak lancar yaitu sebesar 23 responden(69,7 %). Nilai chi kuadrat hitung lebih besar dari chi kuadrat tabel dimana H0 diterima yang dapat diartikan ada hubungan pengetahuan ibu post partum tentang perawatanpayudara dengan kelancaran produksi ASI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu postpartum tentang perawatan payudara dengan kelancaran produksi ASI di Wilayah kerjaPuskesmas Sumbersari Bantul pada bulan November-Desember 2019. Sehingga disarankankepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan tentang perawatan payudara sehinggasetelah melahirkan sudah siap untuk memberikan ASI bagi bayinya.

Page 9 of 12 | Total Record : 117