cover
Contact Name
Natalia Rosalina Rawa
Contact Email
rawarah@gmail.com
Phone
+6281217191289
Journal Mail Official
jurnal.jaicb@gmail.com
Editorial Address
Kampus STKIP Citra Bakti, Jalan Trans Bajawa-Ende, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB)
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27219178     DOI : https://doi.org/10.38048/jailcb.v1i1
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang memuat hasil pengabdian dalam bentuk pendampingan, pelatihan, penyuluhan, atau kegiatan lainnya. JAICB terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu April dan November. JAICB diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. JAICB mempunyai ISSN 2721-9178 dengan SK No. 0005.27219178/JI.3.1/SK.ISSN/2020.04
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024)" : 20 Documents clear
KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI (KIE) KESEHATAN MATA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RSUD BANGKA TENGAH Cerah Puspinarti; Rizma Adlia Syakurah
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.1593

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus (DM) perlu mengatur nutrisi makanan serta menerapkan gaya hidup yang sehat untuk menghindari komplikasi retinopati diabetik. Namun, sebagian besar pasien DM yang dirujuk ke poliklinik mata RSUD Bangka Tengah mengalami komplikasi berupa retinopati diabetik. Oleh karena itu,  kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penderita DM melalui program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Kegiatan dilakukan terhadap penderita DM yang melakukan rawat jalan atau rawat inap  RSUD Bangka Tengah pada bulan Mei hingga Juni 2022. Metode kegiatan menggunakan pendekatan manajemen proyek yang terdiri dari tahap inisiasi kegiatan, tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap monitoring dan supervisi, serta tahap evaluasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat dua pasien suspek NPDR yang mengikuti kegiatan KIE pada minggu pertama pelaksanaan. Pasien diberikan edukasi untuk mengatur diet dan menghitung kecukupan kalori per hari serta strategi diet yang aman dari petugas gizi.  Pelaksanaan edukasi pasien DM belum optimal karena antusiasme penderita DM yang kurang karena keterbatasan waktu dan persepsi kerentanan yang rendah. Namun demikian, para penderita DM yang merupakan sasaran pelaksanaan kegiatan PkM ini telah menyadari pentingnya mengontrol kadar gula darah secara teratur dan akurat untuk menghindari terjadinya komplikasi retinopati diabetik.
PEMANFAATAN BIOCHAR SPESIFIK LOKASI UNTUK BUDIDAYA SAYUR DI DESA LIMBUNG, KABUPATEN KUBU RAYA Urai Suci Yulies Vitri Indrawati; Rossie Wiedya Nusantara; Hedi Sugito
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.1930

Abstract

Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya terletak ± 5,12 km dari kota Pontianak dengan luas wilayah 800 km2. Sebagian besar masyarakatnya hidup sebagai petani sayur. Tanah lahan petani didominasi oleh tanah gambut yang mempunyai sifat kimia kurang menguntungkan untuk budidaya sayur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk   pemberdayaan petani   dalam upaya pembuatan pupuk organik berbasis biochar limbah organik di sekitar lahan pertanian seperti sisa panen jagung, semak-semak, dan ranting pohon, sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah gambut, dan secara langsung dapat meningkatkan produksi pertanian di desa Limbung, kabupaten Kubu Raya. Kegiatan PkM berlangsung selama 4 bulan dimulai dari kegiatan persiapan, pelatihan pembuatan biochar, demplot biochar untuk tanaman hotikultur di lahan gambut dan pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap program- program yang telah dilakukan oleh tim abdimas. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui hambatan/kesulitan yang dihadapi selama proses kegiatan, dan kemudian didiskusikan untuk diselesaikan. Sebelum kegiatan PkM ini dilakukan, peserta belum begitu memahami bagaimana pembuatan biochar dan kompos. Hasil kegiatan PkM ini, petani sayur mampu membuat biochar dari limbah hasil panen atau bahan organik disekitar lahan pertanian, sehingga membantu menyuburkan tanah gambut.
PENDAMPINGAN POJOK LITERASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Tri Sundari Lia Oktaviani; Lisa Virdinarti Putra; Mailatul Maftukhah; Indah Safitri; Meilia Afianti
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2156

Abstract

Desa Margosari secara administratif terbagi menjadi 4 Wilayah dusun yang terletak di kabupaten Kendal, provinsi Jawa Tengah. Setiap dusun yang ada di desa Margosari memiliki potensi atau karakteristik yang berbeda. Namun, potensi tersebut belum termanfaatkan secara maksimal yang diakibatkan oleh tingkat kualitas pendidikan dan keterampilan masyarakat yang masih rendah, minat dan literasi yang kurang, serta akses informasi yang kurang. Literasi sendiri didefinisikan sebagai kemampuan seseorang dalam menggunakan potensi dan kemampuannya dalam mengolah dan memahami informasi pada saat membaca dan menulis. Namun, literasi tidak hanya dipahami sebagai keterampilan dan kemampuan individu, tetapi juga dapat berarti kepekaan seseorang terhadap teknologi, politik, berpikir kritis, berhitung dan kepekaan terhadap lingkungan. Pengabdian ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan program pojok literasi untuk meningkatkan literasi dan pemberdayaan masyarakat. Tim abdimas mengadakan pembuatan 5 pojok literasi dan pengembangan minat baca serta UMKM. Program ini dilaksanakan di desa Margosari dengan melibatkan masyarakat umum mulai dari anak-anak hingga orang tua. Metode yang digunakan adalah survei, sosialisasi, pengadaan sarana prasarana, pelatihan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya 5 pojok literasi yaitu pojok biker, pojok dangku, pojok farm, pojok tanaman air, dan pojok desa admin. Selain itu, hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman keterampilan, pengetahuan, dan sikap masyarakat desa Margosari.
PENDAMPINGAN PENERAPAN ANALISIS SWOT DEMI TERCAPAINYA OPTIMALISASI MANAJERIAL PADA USAHA BUDIDAYA JAMUR NUTRISI MALANG Satria Putra Utama; Risca Kurnia Sari; Sama' Iradat Tito; Supriono
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2272

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh Jamur Nutrisi Malang khususnya di pasca pandemic salah satunya adalah manajemen usaha yang kurang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh UMKM Jamur Nutrisi Malang yaitu dengan cara manajemen usaha melalui Analisis SWOT yang diharapkan mampu meningkatkan kinerja manajemen dari UMKM Jamur Nutrisi terutama di masa pasca pandemi serta meningkatkan daya saing dari Jamur Nutrisi Malang. Cara meningkatkan efektifitas manajerial dari Jamur Nutrisi adalah melalui pendampingan Manajemen Usaha. Cara tersebut menghasilkan sebuah analisis SWOT yang menjadi acuan Jamur Nutrisi Malang dalam menentukan kebijakan manajerialnya.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MEMBUAT KEMASAN PUPUK SERTA PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA DIGITAL MARKETING PADA KELOMPOK TANI DAN TERNAK SURUHEN SIMPOGOS Sabda Dian Nurani Siahaan; Saronom Silaban; Lenti Susanna Saragih
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2277

Abstract

Seiring dengan peningkatan produksi ternak, mulai muncul permasalahan baru yaitu banyaknya kotoran sapi. Sadar akan kondisi lingkungan, kelompok ini mengubah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Namun industri pupuk ini masih mempunyai beberapa kendala yaitu pupuk tersebut kurang laku karena kemasan pupuk yang sangat sederhana dan mudah sobek, pemasaran pupuk yang terbatas, dan teknik pemasaran digital yang belum digunakan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah memproduksi kemasan pupuk baru dan mengadakan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menjalankan usahanya, yang pada akhirnya berujung pada peningkatan kapasitas usaha. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung bisnis produksi yang ramah lingkungan (Green Business). Penyelesaian masalah ini menjadi serius karena bisnis pupuk mempunyai potensi untuk berkembang di Pakpak Bharat, yang mayoritas penduduknya bekerja di bidang pertanian. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Tani dan Ternak Suruhen Simpogos di desa Siempat Rube II kecamatan Pakpak Bharat. Kelompok ini mencakup petani jagung dan peternak sapi dan saat ini sedang bertransisi ke bisnis pupuk. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2023, dan seluruh tahapan mulai dari  persiapan hingga pelaksanaan berjalan dengan lancar. Melalui kegiatan ini diperoleh kemasan pupuk baru serta media sosial untuk keperluan usaha berupa Instagram, Facebook, Tiktok, dan Whatsapp. Mitra juga dilatih bagaimana menggunakan media sosial untuk memasarkan produknya.
WORKSHOP PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK MISKONSEPSI DAN MEDIA BERBASIS POWERPOINT UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI SISWA BAGI GURU SEKOLAH DASAR Muslimin Ibrahim; Pance Mariati
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2324

Abstract

Pengembangan kemampuan guru dalam mendeteksi dan mengatasi miskonsepsi siswa merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Workshop ini bertujuan untuk memberikan panduan kepada guru sekolah dasar dalam pengembangan tes diagnostik untuk mendeteksi miskonsepsi siswa serta pengembangan media berbasis PowerPoint (PPT) untuk meremediasi miskonsepsi tersebut. Workshop ini membahas langkah-langkah praktis dalam merancang tes diagnostik yang sensitif terhadap miskonsepsi siswa. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan kegiatan adalah workshop dan pendampingan. Guru-guru diberikan wawasan tentang berbagai jenis miskonsepsi yang umumnya muncul dalam mata pelajaran tertentu dan bagaimana mengidentifikasinya melalui tes diagnostik. Selain itu, peserta workshop juga diberikan panduan tentang penggunaan data tes diagnostik ini untuk merencanakan pembelajaran yang lebih efektif. Selain aspek tes diagnostik, workshop ini juga membahas pengembangan media berbasis PPT sebagai alat untuk meremediasi miskonsepsi siswa. Guru-guru mempelajari cara merancang presentasi PPT yang interaktif dan informatif untuk membantu siswa memahami konsep yang salah kaprah. Workshop ini juga memberikan contoh-contoh praktis penggunaan media berbasis PPT dalam pembelajaran. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, guru-guru sekolah dasar memiliki keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik dalam mendeteksi, mengatasi, dan meremediasi miskonsepsi siswa, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas.
PELATIHAN PEMBUATAN KRIYA SHIBORI DI RT.0I RW.V KOMPLEK MEGA PERMAI PADANG SARAI KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Yulimarni; Anin Ditto; Sri Sundari; Dini Wahyuni
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2332

Abstract

Shibori di Indonesia lebih dikenal dengan ikat celup, merupakan salah satu teknik dalam kriya tekstil, yaitu cara membuat motif dipermukaan kain dengan cara melipat, mengikat dan mencelup, sehingga melahirkan corak atau motif tertentu di permukaan kain. Saat ini bentuk produk kriya shibori tidak hanya berupa lembaran kain, akan tetapi sudah berkembang memasuki industri fashion. Berdasarkan konsep shibori yang berbeda dengan batik maka sangat menarik untuk dikenalkan lebih luas kepada masyarakat, khususnya masyarakat RT.01 RW.V komplek Mega Permai kecamatan Koto Tangah Padang Sarai melalui pelatihan. Pelatihan diberikan kepada masyarakat non produktif seperti ibu rumah tangga dan remaja putus sekolah yang sama sekali belum pernah mendapatkan pelatihan. Namun mereka memiliki bakat dan keinginan  yang kuat untuk bisa menjadi produktif. Berdasarkan kondisi tersebut maka masyarakat perlu diberikan pelatihan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan memberikan modal ketrampilan kepada masyarakat RT.01 RW.V komplek Mega Permai, memupuk sikap percaya diri untuk bisa berkarya, dan berinovasi. Pelatihan dilakukan melalui metode presentasi, memberikan pemahaman tentang kriya shibori dan menjelaskan tahapan-tahapan dalam pembuatan shibori. Metode demonstrasi, tim mendemonstrasikan cara pembuatan shibori dan pembuatan produk shibori, metode latihan atau praktik, peserta mempraktikan teknik shibori dan mengolah kain shibori menjadi sebuah produk shibori. Melalui pelatihan ini masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan, kreativitas masyarakat menjadi meningkat, masyarakat dapat membuat dan menghasilkan produk kriya shibori berupa sarung bantal kursi, tas dan dompet. Selanjutnya masyarakat dapat mengembangkan keterampilan yang dimiliki, dengan kreativitas mereka dapat menghadirkan karya inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini sehingga menjadi sumber penghasilan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
SUMAN (SULAM ANGKINAN) X MODERN FASHION WITH DIGITAL CUSTOMIZE PLATFORM: IMPLEMENTASI PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA BIDANG KEWIRAUSAHAAN (PKM-K) Renisya Kusnadi; Muhammad Aidil; Dwi Raiqah Salsabila; Muhammad Raihan Arrasyid; Dea Aulia Handayani; Efva Octavina Donata Gozali
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2333

Abstract

Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) merupakan program kreativitas mahasiswa dalam menciptakan aktivitas usaha. PKM-K Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif. PKM-K diharapkan dapat menjadi cikal bakal kemunculan produk usaha di Indonesia sebagai karya mandiri bangsa. Sulam angkinan dalam perkembangannya terdapat keterbatasan kemampuan pemasaran dan jaringan diakibatkan karena sulam angkinan hanya digunakan untuk acara formal dengan desain yang tradisional dan bahan yang tidak cocok untuk pakaian sehari-hari. Berlatar belakang dari permasalahan itu, solusi yang diberikan adalah menciptakan produk dipadupadankan dengan modern fashion style tanpa menghilangkan citra dan motif asli sulam angkinan yang sudah ada serta menciptakan platform marketplace pribadi yang dikemas dalam satu platform digital yang dilengkapi dengan fitur models customize dan fitur historical guide. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi yang disertai dengan tutorial dan eksekusi selama kurun waktu lima bulan (Juni-November 2023). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program dapat membantu pengrajin sulam angkinan dalam memasarkan produk mereka dan juga bersaing dengan produk-produk fashion modern berkat modernisasi desain dan bentuk dari sulam angkinan itu sendiri.
PREPARATION OF TEST INSTRUMENTS BASED ON HIGHER ORDER THINKING SKILLS AT UPT SPF SDI MANNURUKI 2 MAKASSAR Nashruddin; Roslina; Waliyudin
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2348

Abstract

The background for implementing this community service activity is the lack of understanding of teachers about Higher Order Thinking Skill (HOTS) based tests. This activity aims to improve the ability of teachers at UPT SPF SDI Mannuruki 2 Makassar in the pedagogical competence and professional competence aspects, specifically the ability to prepare Higher Order Thinking Skill (HOTS) based test instruments to be applied to their students. The activity methods are observation and interview, preparation of materials, preparation of supporting data, implementation of activities consisting of training and discussion. The participants were 14 teachers at UPT SPF SDI Mannuruki 2 Makassar, consisting of 12 classroom teachers and 2 subject teachers. At the end of the activity, 11 participants were succeeded in compiling HOTS-based test instruments, but there were 3 participants who did not understand how to compose the HOTS-based test instrument. This indicates that the participants have pedagogical competence and professional competence, because they generally understand and can implement HOTS-based test instruments for students.
PELATIHAN STATISTIK KUALITATIF UNTUK PENELITIAN BAHASA BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Eka Fajar Rahmani; Luwandi Suhartono; Sumarni; Eusabinus Bunau; Eni Rosnija
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2356

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh permasalahan masih kurangnya pemahaman dan keterampilan mahasiswa PSPBI dalam mengaplikasikan metode statistik kualitatif dalam konteks pendidikan bahasa. Tim abdimas mengidentifikasi tujuan utama pelatihan melalui observasi dan analisis urgensi (masalah) yang dihadapi mahasiswa PSPBI, dilanjutkan dengan studi literatur terhadap deskriptif statistic. Mitra pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PSBPI) FKIP Universitas Tanjungpura. Metode kerangka pemecahan masalah dan pelaksanaan kegiatan secara umum mengikuti konsep P.C.E (planning, conducting, dan evaluating). Untuk mengetahui kebermanfaatan kegiatan PkM, Tim abdimas melakukan evaluasi dengan memberikan 10 item kuisioner semi-tertutup berskala likert dengan 5 opsi. Hasil kuisioner menunjukkan rentang pada kategori "puas" dan "sangat puas" dengan rata-rata persentase 80.2% dan 76%. Rata-rata (mean) berkisar pada 4.72 hingga 4.92 kategori "sangat memuaskan". Umpan balik peserta berupa saran menunjukan antusiasme dan motivasi untuk mengikuti pelatihan. Pelatihan statistik kualitatif untuk penelitian Bahasa menggunakan Microsfot Excel yang telah dilakukan oleh abdimas telah berhasil mencapai kepuasan peserta dengan tingkat yang tinggi. Pelatihan ini menawarkan wawasan atau pengetahuan yang bermanfaat bagi peserta yang dapat dilihat pada respon mereka terhadap seluruh item kuisioner, umpan balik, dan saran – saran konstruktif yang diberikan.

Page 1 of 2 | Total Record : 20