cover
Contact Name
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Contact Email
jkkebidanan@gmail.com
Phone
+6285877544731
Journal Mail Official
jkkebidanan@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. Soedarso, Bangka Belitung Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
ISSN : 24601853     EISSN : 2715727X     DOI : https://doi.org/10.30602/jkk.v6i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa (JKK) is an electronic journal published by the Department of Midwifery in Poltekkes Kemenkes Pontianak which has ISSN: 2460-1853 (Print) and ISSN: 2715-727X (Online). Articles submitted to this journal will be reviewed by a team of editors and peer-reviewer teams. Check plagiarism using plagiarism checker or other. Articles received will be available online. Those in need can download articles on this website. This journal contains scientific articles on maternal and child health. Jurnal Kebidanan Khatulistiwa (JKK) was first published in January 2015. This journal is published twice a year, as in January and July. Already indexed by google scholar. Authors must comply with the Midwifery Journal writing guidelines for submitting articles. Every writer must register before submitting articles. And, for those who already have an account in the Journal of Midwifery, they can log in immediately. The aim of Jurnal Kebidanan Khatulistiwa is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of midwifery health. Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to the Mitra Bebestari/ peer reviewer and will go to the next selection by Double Blind Preview Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. In the each manuscript, Mitra Bebestari/ peer reviewer will be rated from the substantial and technical aspects. Final decision of articles acceptance will be made by Editors according to Reviewers comments. Mitra Bebestari/ peer reviewer that collaboration with Jurnal Kebidanan Khatulistiwa is the experts in the midwifery health area and issues around it. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Kebidanan Khatulistiwa should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 104 Documents
PENGARUH PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA IBU HAMIL ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGDADAP KOTA PEKALONGAN Ummy Khairussyifa; Nur Khofidoh; Dwi Ernawati
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v6i2.553

Abstract

Anemia pada kehamilan adalah kondisi dimana ibu hamil yang mempunyai kadar Hb < 11,00 gr% pada trimester I, II dan III atau kadar Hb < 10,50 gr% pada trimester II. Pada ibu hamil sangat rentan terjadi anemia defisiensi besi. Untuk menanggulangi masalah anemia di Indonesia, pemerintah telah mencanangkan pendistribusian tablet Fe ke pelayanan-pelayanan kesehatan keseluruh ibu hamil secara gratis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian jus jambu biji terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil anemia di Puskesmas Karangdadap kota Pekalongan. Penelitian ini merupakan miniriset dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel sejumlah 3 orang ibu hamil dengan anemia, yang akan dikaji karakteristiknya serta pengukuran HB sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji. Hasil yang diperoleh pemberian jus jambu biji berpengaruh kadar Hb ibu hamil di Puskesmas Karangdadap kota Pekalongan.
GAMBARAN KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MELAKUKAN PENGOBATAN BEKAM DI KLINIK THIBBUNNABAWI DARUS SYIFA siti hadijah aspan
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v6i2.521

Abstract

Pendahuluan: Pengobatan bekam menjadi sebuah trend di dunia kesehatan. Dari 129 negara yang disurvei WHO, sekitar 80% negara menunjukkan peningkatan dalam penggunaan pengobatan alternative. Bekam menjadi terapi opsional yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia. Terbatasnya data mengenai bagaimana kepatuhan masyarakat yang menjalani pengobatan bekam. Sedangkan, kepatuhan menjadi sangat penting untuk memastikan suatu terapi menjadi tepat guna dan aman digunakan. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional dan mengumpulkan sampel secara accidental sampling. Tingkat kepatuhan seluruh responden diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil :  Responden yang patuh dalam menjalani pengobatan bekam yaitu 19 orang (47,5%), sedangkan responden yang tidak patuh dalam menjalani pengobatan bekam yaitu 21 orang (52,5%). Kesimpulan : Sebagian besar masyarakat yang melakukan pengobatan bekam tidak patuh di Klinik Thibbun nabawi Darus Syifa
HUBUNGAN PEMBERIAN TAMBAHAN PUTIH TELUR TERHADAP PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DERAJAT II PADA IBU NIFAS DI BPM UTIN MULIA TAHUN 2019 Eka Santy Abdurahman; Trivani Eka Putri; Lepita M.Keb
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v6i1.506

Abstract

Percepatan penyembuhan luka jahitan perineum derajat II pada masa nifas sangat diharapkan untuk menghindarkan ibu nifas dari bahaya infeksi yaitu dengan cara penambahkan asupan tinggi protein. Ibu bersalin yang mengalami rupture perineum di Indonesia pada golongan umur 25-30 tahun yaitu 24% sedangkan usia 32-39 tahun sebesar 62%. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh konsumsi tambahan putih telur  terhadap percepatan penyembuhan luka perenium derajat II pada ibu nifas di PMB Utin Mulia Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Data diambil dari register persalinan di ruang bersalin PMB Utin Mulia, jumlah sampel 20 ibu melahirkan spontan dengan luka jahitan perineum derajat II (10 responden  kelompok intervensi dan 10 responden kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling).  Hasil uji Chi Square didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,010 (p= < 0,05) sehingga hipotesis penelitian diterima yang artinya ada hubungan bermakna antara pemberian putih telur dengan penyembuhan luka perineum derajat II pada ibu nifas di PMB Utin Mulia Kota Pontianak.
PENGARUH PENYULUHAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI SMK MUHAMMADIYAH CIREBON TAHUN 2019 Sri Musfiroh; Eka Ratnasari; Siti Difta Rahmatika
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v6i2.562

Abstract

Di Indonesia kanker payudara menduduki peringkat kedua penyebab kematian wanita setelah kanker leher rahim. Pada Tahun 2018 jumlah kasus kanker payudara 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk. Penelitian ini dilakukan di SMK Muhammadiyah Cirebon pada bulan 01 Oktober 2019 – 31 Januari 2020. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan dan sikap siswi tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode one group pre-post test. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data yang diambil merupakan data primer yang didapat melalui kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji T-dependen. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan  siswi mengalami kenaikan yaitu 65,2 % menjadi  95,7 % (p-value  0,005) dan sikap juga menunjukan kenaikan yaitu 56,5 % menjadi 60,9 % (p-value 0,747). Simpulan terdapat pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan dan tidak ada pengaruh penyuluhan dengan sikap. Saran perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan variable yang lebih banyak dan waktu yang lebih lama.
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG SADARI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA IBU-IBU KADER KESEHATAN DI DUSUN BANGMALANG PENDOWOHARJO SEWON BANTUL Pri Hastuti; Isabella Rahmawati
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v6i2.559

Abstract

SADARI adalah teknik pemeriksaan payudara sendiri dengan melihat dan merasakan dengan jari Anda untuk melihat apakah ada benjolan atau kelainan pada payudara. Metode pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) atau disebut juga breast selfexam (BSE) merupakan salah satu cara untuk mendeteksi dini kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang SADARI terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu-ibu kader kesehatan di dusun pendowoharjo sewon bantul. Metode penelitian menggunakan metode desain Quasi Experiment, rancangan one group pretest-posttest design. Pengumpulan data dilakukan pada bulan juli 2019 dengan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang dilakukan untuk kelompok kontrol dengan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Maka analisis data yang digunakan untuk kelompok eksperimennt adalah Uji Mann Whitney. Ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan metode ceramah pada kelompok control dan eksperiment berdasarkan uji Wilcoxon sebesar 0,000 (p<5%). Ada pengaruh pemberian penyuluhan melalui metode ceramah terhadap tingkat pengetahuan ibu-ibu kader kesehatan tentang SADARI berdasarkan uji mann whitney dengan hasil Z sebesar -5,456 nilai signifikan 0,000(p<5%). Pemberian pendidikan kesehatan dengan metode ceramah mampu meningkatkan pengetahuan pada ibu-ibu kader kesehatan dusun Pendowoharjo Sewon Bantul.
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN DEMONSTRASI PEMBUATAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DI DESA BENUANG KECAMATAN TOHO henny fitriani; Siti Khotidjah; Jehani Fajar Pangestu
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v6i1.507

Abstract

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan padat yang mengandung nutrien lengkap yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan disamping ASI eksklusif untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal dibutuhkan gizi yang seimbang. Pada bayi dan anak, kekurangan gizi akan menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang apabila tidak diatasi secara dini akan berlanjut hingga dewasa. Pemberian MP-ASI yang tepat diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, namun juga merangsang keterampilan makan pada bayi. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan ibu dengan memberikan demonstrasi pembuatan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Menggunakan desain quasy eksprerimental dengan rancangan one group pretest – posttest pada 37 ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan di Desa Benuang. Pengumpulan Data menggunakan Kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon dengan nilai p=0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan demonstrasi pembuatan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) di Desa Benuang Kecamatan Toho
Hubungan Usia, Paritas, Pendidikan Dan Dukungan Keluarga Dengan Kecemasan Ibu Bersalin Kala I Di Klinik Bersalin Esti Husada Semarang Emi Sutrisminah; Is Susiloningtyas; Murni Jayanti
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v7i1.718

Abstract

Latar Belakang: Persalinan dapat menjadi sumber stressor kecemasan. Efek dari kecemasan dalam persalinan dapat memicu keluarnya kadar katekolamin secara berlebih, sehingga dapat berakibat turunnya aliran darah ke rahim dan dapat menyebabkan lamanya persalinan kala I fase aktif. Berdasarkan penelitian menunjukkan sebagian besar (72,7%) ibu bersalin mengalami kecemasan,    mayoritas     dalam     kecemasan     sedang.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas, pendidikan, dan dukungan keluarga dengan kecemasan pada ibu bersalin kala I fase aktif di klinik bersalin Esti Husada Semarang. Metode: Desain penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional, populasinya seluruh ibu bersalin yaitu 25 responden, sampelnya seluruh ibu bersalin kala I fase aktif yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu berjumlah 22, pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling menggunakan kuesioner. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu bersalin memiliki usia tidak beresiko, paritas multigravida, berpendidikan SMA/SMK, mendapatkan dukungan dari keluarga, dan mengalami kecemasan. Ada hubungan usia dengan kecemasan (p<0,05), ada hubungan paritas dengan kecemasan (p<0,05), ada hubungan pendidikan dengan kecemasan (p<0,05), ada hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan (p<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara usia, paritas, pendidikan, dan dukungan keluarga dengan kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif.
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Banyumas Erni Juniartati; Elma Marsita
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v7i1.705

Abstract

Latar Belakang : Trias penyebab kematian ibu dan janin salah satunya adalah hipertensi. Kejadian hipertensi dalam kehamilan erat kaitannya dengan frekuensi makan seseorang dan jenis makanan yang dikonsumsi. Konsumsi  makanan yang mengandung bahan pengawet, natrium, lemak, konsumsi alkohol dan kopi berlebihan dapat berpengaruh terhadap kejadian hipertensi.Tujuan : Penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan pola makan dengan  kejadian hipertensi pada ibu hamil.Metode : Penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional untuk mengetahui hubungan  pola makan terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil. Peneliti menggunakan instrumen formulir Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ).Hasil : Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 32 ibu hamil dengan hipertensi diperoleh responden  dengan  pola makan baik ada 9 orang (28,2%) sedangkan ada 23 orang (71,8%) dengan pola makan  kurang baik.. Hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai p= 0,000 (>0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil.Kesimpulan :  Pola makan berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil
Efektifitas Pijat Oksitosin dan Endorphin Pada Pengeluaran ASI Ibu Postpartum di Puskesmas Alianyang Kota Pontianak Fitriani, Henny; Pangestu, Jehani Fajar; Hartikasih, Eqka
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v7i1.706

Abstract

Latar Belakang: Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu prioritas pembangunan Indonesia, untuk itu perlu adanya upaya pembangunan inovatif yaitu investasi kesehatan gizi salah satunya ASI Eksklusif (Perinasia, 2013). Faktor ibu yang menjadi masalah dalam pemberian ASI adalah pengeluaran ASI yang sedikit.Tujuan: Menganalisis efektivitas pijat oksitosin dan endorpin pada pengeluaran ASI ibu postpartum di Puskesmas Alianyang Kota Pontianak. Metode: Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Quasi Experiment. Rancangan yang digunakan adalah pretest posttest one group design. Teknik Sampling menggunakan  purposive sampling didapatkan sampel 16 orang. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan sebelum diberikan intervensi berupa pijat oksitosin dan endorphine nilai mean 9,906. Jumlah pengeluaran ASI ibu nifas sesudah diberikan intervensi berupa pijat oksitosin dan endorphin didapatkan nilai mean 20,625. Hasil analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon nilai P=0,000 < 0,05, terdapat perbedaan peningkatan jumlah pengeluaran ASI ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa diberikan pijat oksitosin dan endorpin di Puskesmas Alianyang Kota Pontianak. Kesimpulan: Terdapat perbedaan jumlah pengeluaran ASI pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa pijat oksitosin dan endorphin di wilayah kerja Puskesmas Alianyang Kota Pontianak
Faktor Resiko Anemia Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sitadatada Kabupaten Tapanuli Utara Emilia Silvana Sitompul; Juana Linda Simbolon
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v7i1.708

Abstract

Latar Belakang : Penelitian ini mengambil fokus pada anemia ibu hamil, oleh karena keberhasilan pada kehamilan sangat ditentukan oleh salah satunya kecukupan gizi. Perlu dilakukan penelitian karena anemia dapat menyebabkan dampak serius seperti menimbulkan kelelahan, badan lemah, penurunan kapasitas/ kemampuan atau produktifitas kerja bagi penderitanya. Sementara itu juga akan bedampak pada kesejahteraan generasi berikutnya dengan mempengaruhi hasil kelahiran, pertumbuhan dan perkembangan anak. Peneliti memilih lokasi di Puskesmas Sitadatada karena wilayah ini ditemukan kasus ibu hamil yang mengalami anemia yaitu sekitar 29,26%. Tujuan : Untuk mengetahui Faktor Resiko Anemia Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sitadatada Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2019. Metode : Metode penelitian yang dilakukan kuantitatif dengan desain korelasi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sitadatada sejumlah 40 orang dengan teknik pengambilan sampel total populasi. Hasil Uji : Berdasarkan hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara anemia dengan usia ibu (p=0,001, OR=0,088), paritas ibu (p=0,001, OR=0,086), jarak kehamilan >2 tahun (p=0,004, OR=7,286). status gizi ibu (p=0,001, OR=0,086) dan pengetahuan ibu (p=0,000, OR=0,014).  Kesimpulan: Ada hubungan anemia dengan usia ibu, paritas, jarak kehamilan, status gizi dan pengetahuan ibu hamil trimester III di wilayah kerja puskesmas Sitadatada

Page 2 of 11 | Total Record : 104