cover
Contact Name
Ilham Wira Aristy
Contact Email
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Phone
+6282244870305
Journal Mail Official
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Universitas Ibn Khaldun Jl. KH. Sholeh Iskandar KM. 2 Bogor 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26547899     EISSN : 26548127     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/pro
Core Subject : Health,
Jurnal ini adalah wadah mahasiswa untuk Meningkatkan ketrampilan dan wadah informasi penelitian kesehatan bagi akademisi. Praktisi masyakarakt dan pemamgku kebijakan. Selain itu jurnal ini merupakan karya tulis ilmiah mahasiswa yang diharapkan dapat memeberikan masukan dan manfaat untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat
Articles 257 Documents
KEPATUHAN ANAK-ANAK TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 SAAT PERGI BELAJAR MENGAJI DI RT.003 PERUMAHAN SARANA INDAH RESIDENCE 2020 Syifaur Rahmah; Ade Saputra Nasution
PROMOTOR Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6155

Abstract

Latar Belakang : Pandemi Novel Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh virus SARS CoV-2 ini berawal dari Wuhan, China, menyebar ke lebih dari 200 negara dan mengakibatkan puluhan ribu kematian termasuk anak-anak. Tanda dan gejala umum infeksi COVID-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14    hari. Pada kasus COVID-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. Tujuan penyuluhan pengabdian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan anak- anak terhadap protokol kesehatan Covid-19 saat pergi belajar mengaji di Rt.003 Perumahan Sarana Indah Residence. Metode : Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, Pengisian Pre-Test dan Post-Test melalui Google Formulir. Kuesioner dibagikan melalui pesan pribadi Whatsapp. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 orang, metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Program penyuluhan dilakukan secara lisan tentang etika batuk dan bersin, mencuci tangan yang baik dan benar dengan mengikuti 6 langkah, dan tentang protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak 1-2 meter, mencuci tangan pake sabun di air mengalir. Hasil : Setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi didapatkan hasil bahwa pengetahuan,  perilaku, dan sikap responden mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu dengan presentase 70-95% (24-31 orang) dari jumlah responden sebanyak 34 orang.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS TEGAL GUNDIL KOTA BOGOR TAHUN 2020 Adelina Fauziyah; Fenti Dewi Pertiwi; Ichayuen Avianty
PROMOTOR Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6146

Abstract

ASI Eksklusif merupakan makanan dan minuman yang diberikan pada bayi secara Eksklusif sejak dilahirkan selama enam bulan tanpa adanya cairan atau makanan padat lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi sebanyak 3.662 dan sampel sebanyak 97 ibu menyusui. Teknik sampling menggunakan random sampling. Instrument yang digunakan merupakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan persentase bayi yang diberikan ASI Eksklusif sebesar 76%. Analisis uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara Pemberian ASI Eksklusif dengan variabel pendidikan (p-value 0,041), pekerjaan (p-value 0,002), ketersediaan fasilitas ruang ASI (p-value 0,020), dan dukungan keluarga (p-value 0,037) dan adapun variabel yang menunjukkan tidak adanya hubungan yaitu pengetahuan (p-value 0,350), dan umur (p-value 0,651). Kesimpulan menunjukkan faktor-faktor yang memiliki kaitan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada bayi meliputi pendidikan, pekerjaan, ketersediaan fasilitas ruang ASI, dan dukungan keluarga. Saran untuk tenaga kesehatan untuk meningkatkan komunikasi dengan pihak keluarga mengingat bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan ASI Eksklusif.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI BESARNYA ANGKA RUJUKAN PASIEN PESERTA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) DI PUSKESMAS SINDANG BARANG KOTA BOGOR TAHUN 20202 Elok Dwi Permata; Siti Khodijah Parinduri; Ratih Fathimah
PROMOTOR Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i1.6124

Abstract

Rujukan merupakan penyerahan tanggung jawab secara timbal balik atas timbulnya masalah atau kasus masalah  kesehatan masyarakat, baik secara vertikal dalam arti satu strata sarana pelayanan kesehatan ke strata pelayanan kesehatan lainnya, maupun secara horizontal dalam arti antara sarana pelayanan kesehatan yang sama, kepada yang lebih kompeten, terjangkau, dan dilakukan secara rasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor predisposisi, faktor penguat dan faktor pemungkin dengan besarnya rujukan di puskesmas Sindang Barang Kota Bogor. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis rancangan Cross Sectional. Responden dipilih secara random sampling sebanyak 110 responden dengan kuesioner. Uji statistic yang digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian menunjukan  bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan (p= 0,413),  sarana dan SDM (p= 0,839), usia (p= 0,121), pendidikan (p= 0,520) dan jenis kelamin (p= 0,223). Sedangkan informasi tentang rujukan (p= 0,000) menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan dengan rujukan. Kesimpulan akhir peneliti ini adalah pasien yang kekurangan informasi tentang rujukan dapat mengakibatkan pasien tersebut cenderung lebih memilih mendapatkan layanan sekunder karena memiliki kepercayaan diri yang rendah dalam menacri pengobatan di puskesmas.
PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA IBU RUMAH TANGGA DIMASA PANDEMI COVID-19 Sri Mustika Sari; Ade Saputra Nasution
PROMOTOR Vol 4, No 6 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v4i6.5821

Abstract

PHBS dimasa pandemi sendiri merupakan salah satu bentuk upaya pencegahan penyebaran virus covid-19, banyak juga masyarakat yang meyakini bahwa fenomena Pandemi ini merupakan suatu konspirasi yang bertujuan untuk menguntungkan beberpa pihak sehigga banyak masyarakat yang acuh terhadap pentingnya PHBS selama pandemi. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dan mengumpulakn data melalui kuesioner dan observasi. Didalam kuesioner terdapat 30 pertanyaan dengan 3 variabel dimana diketahui bahwa pengetahuan ibu rumah tangga tentang PHBS selama masa pandemi covid masih sangat kurang (47%), kemudian bagaimana sikap atau tanggapan ibu rumah tangga tentang PHBS dan covid-19 dikategorikan cukup (60%), serta perilaku PHBS selama masa pandemi covid-19 dikategorikan kurang (53%). Kemudian pada tahap observasi dapat disimpulkan bahwa terdapat sedikit  peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku yang berarti bahwa kegiatan sosialisasi ini kuarng efektif. Maka dari itu besar harapan kepada pemerintah untuk meningkatkan kualitas PHBS dan melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang wabah covid-19 pada masyarakat.
GAMBARAN PENERAPAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SD NEGERI CIKURAY DESA CIBEBER I KECAMATAN LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2021 Jihan Novianti Djunaedi; Rahma Listyandini; Andi Asnifatima
PROMOTOR Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6151

Abstract

Banyak ditemukan kasus Covid-19 pada pekerja termasuk juga pada guru. Saat ini sekolah banyak yang telah dibuka maka dari itu penerapan protokol kesehatan di sekolah harus diperhatikan dan perilaku yang baik terhadap protokol kesehatan selalu dijaga. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran perilaku tenaga kerja dan penerapan program disiplin protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 di SD Negeri Cikuray Desa Cibeber I Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor Tahun 2021.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan penelitian terdiri dari 4 informan yang dipilih berdasarkan kesesuaian dan kecukupan data. Informan kunci terdiri dari satu orang yaitu kepala sekolah, kemudian untuk informan inti ada 3 orang yaitu 2 orang guru dan satu orang petugas kebersihan. Variabel yang terdapat dalam penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap, fasilitas sanitasi dan higiene, ketersediaan APD, kebijakan protokol kesehatan, dan penerapan protokol kesehatan di Sekolah. Hasil yang didapat yaitu sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik dan juga memiliki sikap positif, ketersediaan fasilitas sanitasi dan higiene sudah memadai, namun untuk APD yaitu masker belum tersedia, kemudian tidak adanya kebijakan tertulis mempengaruhi penerapan protokol kesehatan sehingga penerapan protokol kesehatan berdasarkan kebijakan di satuan pendidikan sudah cukup namun belum dapat dikatakan sangat baik namun perilaku penerapan protokol kesehatan tenaga kerja sudah baik.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENEMUAN DAN TATALAKSANA PNEUMONIA PADA PROGRAM INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI PUSKESMAS CIAMPEA TAHUN 2020 Siti Khodijah; Wirda Syari; Fenny Raharyanti
PROMOTOR Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i1.6130

Abstract

Pada tahun 2017 pneumonia menjadi penyebab kematian terbanyak kedua di Indonesia dan pada tahun 2018 sebanyak 16% kematian anak disebabkan karena pneumonia. Penemuan pneumonia secara dini menjadi salah satu cara untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia. Diketahui Kabupaten Bogor pada tingkat provinsi Jawa Barat menempati posisi ke empat cakupan penemuan pneumonia terendah sebanyak 27,14% dan pada tahun 2020 diketahui cakupan penemuan pneumonia di Puskesmas Ciampea belum mencapai target. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis implementasi penemuan dan tatalaksana pneumonia pada program pengendalian ISPA di Puskesmas Ciampea. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Rapid Assessment Procedure dan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari informan kunci, informan inti dan informan pendukung serta menggunakan instrumen penelitian yaitu wawancara mendalam terstruktur, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian didapatkan bahwa sumber daya manusia yang menangani pneumonia belum mendapatkan pelatihan tatalaksana pneumonia. Proses implementasi kegiatan penemuan kasus pneumonia sudah dilakukan dengan baik dan untuk proses tatalaksana pneumonia tahapan yang sudah dilakukan dengan baik yaitu menilai anak batuk atau kesukaran bernapas, mengklasifikasi pneumonia dan tindakan, menentukan  pengobatan dan rujukan, memberi tindak lajut, pencatatan dan pelaporan, serta pemantauan. Sedangkan tahapan yang belum dijalankan dengan baik yaitu memberi konseling kepada ibu dan evaluasi yang belum dijalankan. Capaian cakupan penemuan pneumonia di Puskesmas Ciampea masih belum memenuhi target cakupan yaitu 34,05% dari target 90%. Disarankan untuk pihak Puskesmas menjalin kerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama bukan hanya dengan kader semata serta mengoptimalkan kerja sama dengan jejaring di wilayah kerjanya.
IMUNISASI SAAT PANDEMI COVID-19 DI KAMPUNG SUDIMAMPIR DESA CIMANGGIS KEC.BOJONGGEDE KAB.BOGOR TAHUN 2020 Sindi Serliyanti; Andi Asnifatima
PROMOTOR Vol 4, No 6 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v4i6.5988

Abstract

Pandemi covid-19 yang saat ini terjadi di beberapa negara salah satunya adalah Indonesia, membuat masyarakat Indonesia harus terbiasa dengan semua perubahan mulai dari kehidupan sehari-hari, pekerjaan, peribadahan bahkan sampai dengan pelayanan kesehatan misalnya  kegiatan posyandu. Kondisi ini juga dihadapi oleh warga Rt 02 Rw 03 Desa Cimanggis Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor. Oleh karena itu diperlukan program yang dapat meningkatan pengetahuan masyarakat mengenai imunisasi saat pandemi covid-19 program ini bernama Edukasi online. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatan pengatahuan masyarakat mengenai pandemi covid-19. Sedangkan tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah ibu tetap membawa anaknya untuk imunisasi, ibu mendapatkan informasi mengenai pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak, dan ibu mengetahui cara membawa anak untuk imunisasi saat pandemi covid 19 dan tetap terjaga dari penularan virus covid 19. Metode yang digunakan dalam program ini adalah melalui daring atau online dengan memanfaatkan jajaring komunikasi whatsapp grup. Metode evaluasi dalam kegiatan ini dengan memberikan survey serta melakukan assesmen manual. Hasil yang dicapai menunjukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pandemi covid-19 dan pentingnya tetap melakukan imunisasi saat pandemi covid-19. Sehingga dapat disimpulkan kegiatan ini dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. 
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA ISLAM HASMI BOARDING SCHOOL KABUPATEN BOGOR Aisyah .; Resty Jayanti; Eny Dwimawati
PROMOTOR Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6147

Abstract

Salah satu upaya pencegahan penularan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah adalah dengan penerapan kebijakan physical atau social distancing yang menimbulkan beberapa dampak. Salah satunya adalah penerapan kegiatan belajar-mengajar dengan sistem dalam jaringan (daring) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara karakteristik (usia menarche, riwayat keluarga, kebiasaan berolahraga) dan tingkat stres dalam pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19 dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Islam Hasmi Boarding School Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan populasi berjumlah 62 responden remaja putri. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling, yakni 61 siswi sebagai responden dikarenakan terdapat 1 siswi yang tidak sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner yang disebar secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia menarche (p-value 1,000 > 0,05), riwayat keluarga (p-value 0,765 > 0,05), kebiasaan berolahraga (p-value 0,000 < 0,05), dan stres dalam pembelajaran jarak jauh (p-value 0,599 > 0,05). Hal ini menujukkan bahwa usia menarche, riwayat keluarga, dan stres dalam pembelajaran jarak jauh tidak memiliki hubungan yang signifikan, sedangkan kebiasaan berolahraga memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Islam Hasmi Boarding School Kabupaten Bogor. Saran bagi remaja putri untuk meningkatkan tindakan preventif guna mencegah risiko terjadinya dismenore dan untuk pihak sekolah agar memberikan penyuluhan mengenai dismenore sebagai upaya mencegah atau mengurangi risiko.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT KAMPUNG CIRIMPAK RT 02/05 DESA MEGAMENDUNG PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2021 Fenly Ameina
PROMOTOR Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i3.6165

Abstract

Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan pemakai jasa pelayanan kesehatan akan meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan masyarakat Kampung Cirimpak RT 02/05 Desa Megamendung pada masa pandemi COVID-19 tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional survey design. Populasi penelitian  ini adalah masyarakat Kampung Cirimpak RT 02/05 dengan jumlah KK sebanyak 70. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu total sampling dengan jumlah sampel 70 KK. Analisis data yang dilakukan adalah uji Chi-square. Hasil penelitian diperoleh variabel yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan adalah ketersediaan tenaga kesehatan (p=0.036), dan persepsi sakit (p=0.004). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan adalah usia (p=0.931), jenis kelamin (p=0.400), pendidikan (p=0.601), status pekerjaan (p=1.000), pendapatan (p=0.280), kepesertaan asuransi (p=0.065) dan aksesibilitas (p=0.100). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara ketersediaan tenaga kesehatan, dan persepsi sakit dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan masyarakat Kampung Cirimpak RT 02/05 Desa Megamendung pada masa pandemi COVID- 19 tahun 2021.
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA REMAJA DI DESA RANCABUNGUR KABUPATEN BOGOR TAHUN 2020 Syifaa Aura Koswara; Asri Masitha Arsyati; Sevrima Anggraini
PROMOTOR Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i3.6170

Abstract

Mencuci tangan pakai sabun adalah salah satu indikator PHBS untuk mencegah kuman dan bakteri. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah crossectional dengan perhitungan koding tabel 2x2 menggunakan software SPSS Statistik 20.  Analisis ini menggunakan univariat, bivariat serta multivariat. Teori yang digunakan Health Belief Model (HBM) dan kriteria yang dipilih berdasarkan inklusi dan eklusi. Hubungan antara media sosial instagram dengan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada remaja dengan hasil uji P-value diperoleh nilai P=0,854,. setelah di kontrol variabel kovariat menggunakan analisi multivariat di  dapatkan model akhir penggunaan media sosial Instagram dengan P- Value 0,550 dan OR 1.543 dengan 95% CI 0,373 – 6.385. Kesimpulannya adalah tidak ada hubungan antara penggunaan media sosial instagram dengan perilaku cuci tangan pakai sabun dan setelah di kontrol variabel multivariat yaitu disimpulkan bahwa responden yang menggunakan media sosial instagram berpuluang 1,5 kali untuk berprilaku CTPS baik setelah dikontrol variabel jenis kelamin yang merupakan confounder karena menyebabkan perubahan OR lebih dari 10%.