cover
Contact Name
Ilham Wira Aristy
Contact Email
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Phone
+6282244870305
Journal Mail Official
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Universitas Ibn Khaldun Jl. KH. Sholeh Iskandar KM. 2 Bogor 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26547899     EISSN : 26548127     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/pro
Core Subject : Health,
Jurnal ini adalah wadah mahasiswa untuk Meningkatkan ketrampilan dan wadah informasi penelitian kesehatan bagi akademisi. Praktisi masyakarakt dan pemamgku kebijakan. Selain itu jurnal ini merupakan karya tulis ilmiah mahasiswa yang diharapkan dapat memeberikan masukan dan manfaat untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat
Articles 257 Documents
GAMBARAN PENGGUNA KONTRASEPSI IMPLANT PADA PUS DI KELURAHAN CIBADAK KECAMATAN TANAH SAREAL TAHUN 2018 Anisa Rahmawati; Wina Rachmania; Fenti Dewi Pertiwi
PROMOTOR Vol 2, No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3136

Abstract

Implant adalah salah satu metode Kontrasepsi efektif, dan merupakan salah  satu sarana yang penting dalam upaya pengendalian kelahiran baik untuk tujuan menunda dan menjarangkan kehamilan maupun untuk mengakhiri kesuburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengguna Kontraseosi Implant pada PUS di Kelurahan Cibadak Kecamatan Tanah Sareal tahun 2019. Penelitian menggunakan Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional dengan menggunkan Data PK BKKBN periode Agustus -Desember 2018 . Sampel penelitian menggunkan Jumlah Populasi Pengguna Kontrasepsi Implant yaitu 129 sampel. Software pengolah data dengan uji univariat untuk melihat distribusi frekuensi variabel yang diteliti Berdasarkan hasil penelitian menujukan 5,96% Pengguna Kontrasepsi Implant di kelurahan Cibadak 84,5% Istri berumur diatas 35 tahun 90,7% Suami berumur diatas 35 tahun pendidikan Istri 38,8% tamat  perguruan tinggi pendidikan suami 45% tamat perguruan tinggi 37,2% istri tidak bekerja, 41,9% suami bekerja pegawai swasta 88,4% paritas multipara 90,7% beragama islam 52,7% berjumlah 2 anak 42,6% tempat pelayanan KB di Praktek Dokter. Diharapkan bagi pasangan usia subur menggunakan Kontrasepsi Implant karena salah satu kontrasepsi efektif dengan efek samping yang kecil bagi tubuh Bagi tenaga kesehatan, perlu ditingkatkanya pelaksanaan penyuluhan kepada masyarakat perpendidikan rendah tentang KB dan meningkatkan kinerja para PLKB dalam memberikan penjelasan tentang isu-isu kontroversial yang berkembang di masyarakat terhadap efek samping yang ditimbulkan dari pemakaian alat kontrasepsi  terutama implan.
PERBANDINGAN PERENCANAAN STRATEGIS OBAT JKN DI UNIT FARMASI PADA PUSKESMAS YANG TERAKREDITASI DAN PUSKESMAS YANG BELUM TERAKREDITASI TAHUN 2018 Megawaty .; Husnah Maryati; Indira Chotimah
PROMOTOR Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1800

Abstract

Perencanaan strategis obat merupakan suatu proses kegiatan seleksi obat dan perbekalan kesehatan untuk menentukan jenis dan jumlah obat dalam rangka pemenuhan kebutuhan obat di Puskesmas melalui tahap analisis situasi, tahap memformulasikan tujuan, tahap strategi dan formulasi, tahap rencana harian, serta tahap evaluasi dan kontrol. Penelitiaan ini bertujuan unutuk mengetahuiperbandingan perencanaan strategis obat JKN di unit farmasi pada Puskesmas yang terakreditasi dan Puskesmas yang belum terakreditasi tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian kualitatif. Informasi yang dikumpulkan melalui 3 informan dari masingmasing Puskesmas yang terlibat dalam perencanaan obat di Puskesmas yang terakreditasi dan yangbelum terakreditasi. Hasil dari perbandingan perencanaan strategis obat pada Puskesmas yang sudah terakreditasi dan yang belum terakreditasi dilihat dari 5 tahapan rencana strategis, yaitu: 1) tahap analisis situasi, baik Puskesmas yang sudah terakreditasi dan yang belum terakreditasi sama-samamengacu pada Formularium Nasional. 2) tahap memformulasikan tujuan, Puskesmas yang sudah terakreditasi dan yang belum terakreditasi sama-sama menggunakan metode konsumsi. 3) tahap strategi dan formulasi, Puskesmas yang sudah terakreditasi tidak melakukan pelatihan danpembinaan kepada tenaga apoteker, sedangkan Pukesmas yang belum terakreditasi melakukan pembinaan. 4) tahap rencana harian, Puskesmas yang sudah terakreditasi dan yang belum terakreditasi sama-sama sudah memiliki SOP rencana kebutuhan obat. 5) tahap evaluasi dan kontrol, Puskesmas yang sudah terakreditasi dan yang belum terakreditasi sama-sama masihditemukan masalah kekosongan obat dan kelebihan obat.
HUBUNGAN IKLIM LINGKUNGAN KERJA DENGAN KONDISI FISIOLOGIS PEKERJA DI HOME INDUSTRY PEMBUATAN SANDAL RW 04 KELURAHAN PAMOYANAN KECAMATAN BOGOR SELATAN KOTA BOGOR TAHUN 2019 Risma Auliya Permana; Andi Asnifatima; Rahma Listyandini
PROMOTOR Vol 2, No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2530

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMAKAIAN HELM PENGENDARA SEPEDA MOTOR PADA PELAJAR KELAS X (SEPULUH) Deden Fadilah; Supriyanto .; Ruby Ginanjar
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1425

Abstract

Banyaknya pelajar yang mengendarai sepeda motor ditambah lagi kecelakaan lalu lintas semakin meningkat tiap tahunnya menyebabkan cedera, luka-luka, bahkan meninggal dunia. Helm diperlukan untuk mencegah terjadinya cedera kepala. Tujuan penelitian ini agar diketahuinya hubungan faktor-faktor perilaku pemakaian helm pengendara sepeda motor pada pelajar. Penelitian ini menggunakan metodologi cross sectional yang bersifat kuantitatif. Populasi dansampel penelitian ini adalah pengendara sepeda motor kelas X (sepuluh) di SMK Pesona Dywantara. Responden didapat dengan perhitungan menggunakan rumus Issac & Michael. Berdasarkan analisis data menggunakan chi square diketahui variabel yang berhubungan adalah pengetahuan (p-value 0,023), kondisi lingkungan (p-value 0,012), dan pengaruh sosial (p-value 0,026). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah sikap (p-value 0,125), dan persepsi (pvalue 0,957). Saran bagi pelajar tingkatkan kesadaran memakai alat keselamatan berkendara salah satunya helm, segera membuat SIM C jika sudah cukup umur, dan selalu menjaga keselamatandijalan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU RUMAH TANGGA DI PUSKEMAS GANG AUT KELURAHAN PALEDANG KECAMATANBOGOR TENGAH KOTA BOGOR TAHUN 2018 Ranisa Andini; Ichayuen Avianty; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i1.1790

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS TEGAL GUNDIL KOTA BOGOR JAWA BARAT TAHUN 2018 Yusdiana Novitasari; Eny Dwi Mawati; Wina Rachmania
PROMOTOR Vol 2, No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2246

Abstract

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PENDEKATAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN HIDUP DI KELURAHAN PAMOYANAN, BOGOR SELATAN TAHUN 2018 Tika Noor Prastia; Dwi Suryanto; Hana Ilmi; Rezki Ayu Safitri
PROMOTOR Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i2.1600

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah metode dalam upaya membangun kemandirian masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Menciptakan kemandirian masyarakat dimulai dari lingkup keluarga. Tujuan program adalah untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat secaraholistik baik lingkungan, ekonomi, dan kesehatan. Sasaran program adalah warga RW 3 dan RW 12 di keluarahan Pamoyanan Bogor Selatan. Program yang dilakukan meliputi penyuluhan dan cek kesehatan, pembuatan hidroponik, dan pengembangan produk ekonomi lokal. Metode yangdigunakan meliputi ceramah dan diskusi (penyuluhan dan cek kesehatan), tutorial (pembuatan hidroponik), dan pengembangan media pengembangan produk ekonomi lokal). Pengolahan data menggunakan analisis univariat untuk mendeskripsikan hasil program. Hasil program menunjukkanbahwa persentase penderita hipertensi 26,3%, penderita diabetes 28,9%, sebagian besar (55,5%) dari peserta yang hadir telah menanam hidroponik, dan peningkatan penjualan produk > 100% dari penjualan awal. Program-program yang dilaksanakan memiliki dampak positif bagi masyarakatdengan terdeteksinya penyakit degeneratif, kemampuan budidaya tanaman dengan metode hidroponik, dan peningkatan produk ekonomi lokal melalui pengembangan media.
GAMBARAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENJARINGAN KESEHATAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPAKU KOTA BOGOR Anita Haryati; Lilis Muchlisoh; Rachma Hidana
PROMOTOR Vol 2, No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2237

Abstract

SPM (Standar Pelayanan Minimal) penjaringan kesehatan pada SD (Sekolah Dasar) adalah SPM yang harus dilaksanakan sesuai standar oleh puskesmas. Menurut laporan penjaringan kesehatan anak sekolah tahun 2017 bahwa Puskesmas Cipaku telah melaksanakan penjaringan kesehatan ke12 sekolah dari 13 sasaran sekolah. tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran standar pelayanan minimal penjaringan kesehatan pada anak SD di Wilayah Kerja Puskesmas Cipaku Kota Bogor Pada Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data berupawawancara, observasi dan telaah dokumen. Informan penelitian ini terdiri dari 7 orang yaitu Ketua Koordinasi Penjaringan Kesehatan Sekolah, Staf Kesehatan Keluarga Dinkes Bogor, Kepala Puskesmas Cipaku, 2 Petugas Penjaringan Kesehatan dan 2 Perwakilan Guru UKS. Instrumen yangdigunakan yaitu pedoman wawancara mendalam, daftar ceklis observasi dan daftar ceklis telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaringan kesehatan pada anak SD yang dilakukan hanya penilaian status gizi, penilaian kesehatan gigi dan mulut, penilaian ketajamanindera penglihatan, dan penilaian ketajaman indera pendengaran. Kesimpulan dari peneliti adalah pelaksanaan penjaringan kesehatan pada anak SD di wilayah kerja Puskesmas Cipaku Kota Bogor belum dilaksanakan secara optimal yaitu belum melaksanakan penilaian tanda vital oleh petugaskesehatan. Disarankan puskesmas melakukan evaluasi agar mengetahui hambatan - hambatan dalam melaksanakan SPM penjaringan kesehatan pada anak SD
GAMBARAN PENCARIAN PENGOBATAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR Syabilla Narendrani; Asri Masitha Arsyati; Indira Chotimah
PROMOTOR Vol 2, No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3141

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan pasal 1 poin pertama.Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi, kemudian pada pasal 1 poin ke-7 fasilitas pelayanan digunakan untuk menyeleggarakan pelayanan kesehatan, baik peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif). Perilaku pencarian pengobatan telah diefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh individu yang menganggap diri mereka memiliki masalah kesehatan atau sakit dan dimaksudkan untuk menemukan pengobatan yang tepat (Mackian, 2003).
PENGARUH PENYULUHAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL DI DESA CIBATOK 2 CIBUNGBULANG Asri Masitha Arsyati
PROMOTOR Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i3.1935

Abstract

Salah satu pencegahan stunting melalui edukasi pada ibu dalam perubahan perilaku peningkatan kesehatan dan gizi keluarga (Kemenkes RI,2018). Kasus stunting di Jawa Barat berada pada 29,2% tahun 2017, sementara kategori diatas 30% dikatakan tinggi. (Dinkes Jabar,2018). Multifaktor penyebab stunting mulai dari asupan gizi, pola hidup, akses dan keterpaparan informasi. Penelitianini bertujuan melihat gambaran konsumsi makan, motivasi ibu dan perilaku meroko serta perubahan pengetahuan saat diberikan penyuluhan melalui media audiovisual. Sampel adalah ibu hamil yang mengikuti kelas edukasi psoyandu, yaitu 17 ibu hamil trimester 1 sampai 3 di wilayah Desa Cibatok2 Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor tahun 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan setelah diberikan intervensi dan gambaran konsumsi makan tidak bergizi, dan status merokok pada suami dominan. Diperlukan edukasi kontinyu dan monitoringsetiap bulan dalam pemantauan pola makan ibu hamil saat kelas hamil di posyandu.

Page 7 of 26 | Total Record : 257