cover
Contact Name
Ilham Wira Aristy
Contact Email
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Phone
+6282244870305
Journal Mail Official
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Universitas Ibn Khaldun Jl. KH. Sholeh Iskandar KM. 2 Bogor 16162
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26547899     EISSN : 26548127     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/pro
Core Subject : Health,
Jurnal ini adalah wadah mahasiswa untuk Meningkatkan ketrampilan dan wadah informasi penelitian kesehatan bagi akademisi. Praktisi masyakarakt dan pemamgku kebijakan. Selain itu jurnal ini merupakan karya tulis ilmiah mahasiswa yang diharapkan dapat memeberikan masukan dan manfaat untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat
Articles 257 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) DI PUSKESMAS MULYAHARJA KOTA BOGOR TAHUN 2018 Akbar Fauzan; Indira Chotimah; Rachma Hidana
PROMOTOR Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i3.1934

Abstract

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) adalah Program prioritas Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas. Program Indonesia sehat merupakan salah satu sasaran yang ingin di capai dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang MenengahNasional (RPJMN) 2015-2019. Tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang di dukung dengan perlindungan finansial dan pemeratan pelyanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untukmengetahui Implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di Puskesmas Mulyaharja tahun 2018.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Deskriptif Kualitatifyaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa teks, naratif, kata- kata baik secara tertulis maupun lisan dari informan serta perilaku yang diamati. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi dantelaah dokumen. Penelitian menggunakan alat perekam suara, kamera, kertas dan alat tulis untuk membantu proses wawancara.Hasil penelitian didapatkan bahwa Implementasi Program Indonesiasehat dengan Pendekatan keluarga (PIS-PK) sudah dilaksanakan sesuai dengan konsep yang di telah di tetapkan oleh Puskesmas, Permenkes no 39 tahun 2016 berjalan dengan lancar. Simpulan dari peneliti masih ada kendala dalam memasukan data yang dilakukan Puskesmas Mulyaharja, jumlahSDM yang kurang memadai dan dalam pelaksanaan masih kurangnya sarana dan prasarana yang di butuhkan oleh surveyor. Disarankan sebaiknya Puskesmas mengadakan sarana dan prasarana sesuaidengan jumlah SDM yang tersedia untuk melaksanakan PIS-PK.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN MODEL HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY (HOT)-FIT DI PUSKESMAS TANAH SAREAL KOTA BOGOR TAHUN 2019 Bella Rizki Dwi Fitriana; Rachma Hidana; Siti Khodijah Parinduri
PROMOTOR Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3121

Abstract

Puskesmas Tanah Sareal merupakan salah satu pelayanan kesehatan masyarakat di Bogor yang sudah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) pada pertengahan tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dengan model Human Organization Technology (HOT)-Fit di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, desain cross sectional dengan jumlah sampel 35 responden. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini di dapat dengan teknik pengambilan sampel (teknik sampling) Nonprobability Sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuisioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil analisa Chi Square menunjukan bahwa ada hubungan antara variabel kualitas sistem (p=0,009), penggunaan sistem (p=0,035) dan kepuasan pengguna (p=0,025) dengan Kinerja SIMPUS. Kinerja Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor telah berjalan dengan baik. Peneliti menyarankan SIMPUS di terapkan secara menyeluruh pada setiap bagian pelayanan agar SIMPUS dapat dimanfaatkan oleh seluruh petugas Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor.
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA PEKERJA OPERATOR SEWING DI PT DASAN PAN FASIFIC INDONESIA TAHUN 2018 Fila Meilani; Andi Asnifatima; Anissatul Fathimah
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i1.1429

Abstract

MSDs adalahgangguan musculoskeletal pada area leher, pungung, kaki, lengan bagian bawah, bagian atas, dan nyeri pungung bawah yang dapat menghambat produksi dan efesiensi kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada pekerjabagian operator sewing di PT Dasan Pan Pasific Indonesia sukabumi tahun 2018.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah populasi pekerja pada bagian operator sewing sebanyak 1098 pekerja, dengan menggunakan rumus slovin maka besar sampel dalam penelitian sebanyak91 responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui yang mengalami keluhan MSDs 82,4% dan tidak ada keluhan 17,6%. Berdasarkan analisi bivariat diketahui bahwa terdapat 2 variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan keluhan MSDs yaitu postur janggal (p-value = 0.003) Durasi kerja (p-value= 0,004).Variable yang tidak berhubungan yaitu pencahayaan (p-value = 1,000). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara postur janggal, durasi kerja dengan keluhan MSDs. Tetapi tidak ada hubungan antara pencahayaan dengan keluhan MSDs pada pekerja operator sewing.Sehingga disarankan memperhatikanposisi tubuh saat bekerja serta memperbaiki sikap kerja jika merasa sikap tersebut dapat menimbulkan keluhan pada otot dan mealukan istirahat disaat tubuh sudah mulai merasakan pegal pada bagian-bagian tubuh.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN VAPOR DI KALANGAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BINA SEJAHTERA 2 KOTA BOGOR Dania Tria Agina; Fenti Dewi Pertiwi; Ichayuen Avianty
PROMOTOR Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1795

Abstract

Rokok elektrik adalah sebuah perangkat yang dirancang untuk menghantarkan nikotin tanpa asam tembakau dengan cara memanaskan larutan nikotin, perasa, propilen glycol dan glycerin yang tetap memberikan sensasi merokok. Rokok elektrik diciptakan untuk membantu para perokok berhentimerokok tembakau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan vapor di kalangan siswa SMK Bina Sejahtera 2 Kota Bogor. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi 140 responden. Sampel penelitian adalah 58 siswa SMK Bina Sejahtera 2 Kota Bogor dengan teknikconsecutive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square untuk melihat ada atau tidaknya relasi antara setiap variabel faktor dengan perilaku penggunaan vapor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 41,4 persen responden yang menggunakan vapor berusia 16 tahun.Responden yang mencoba-coba menggunakan vapor sekitar 70,7 persen. Variabel yang berhubungan dengan perilaku penggunaan rokok elektrik adalah ketersediaan vapor dengan p-value = 0,017, keterjangkauan vapor dengan p-value = 0,026, dan pengaruh teman responden dengan pvalue= 0,028. Sedangkan pengetahuan responden tentang vapor (p-value = 0,445), sikap responden (p-value = 0,455), dan pengaruh keluarga (p-value = 1,000) tidak berhubungan dengan perilaku penggunaan vapor di kalangan siswa SMK Bina Sejahtera 2 Kota Bogor. Simpulan pada penelitianini adalah pengaruh teman merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan vapor, maka dari itu diperlukan membuat peer group atau peer counseling dengan tujuan untuk dapat membimbing dan mensosialisasikan bahaya rokok elektrik atau vapor.
GAMBARAN SISTEM MANAJEMEN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOGOR UTARA KOTA BOGOR TAHUN 2019 Elsa Novemi Amelia; Rachma Hidana; Suci Pujiati
PROMOTOR Vol 2, No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2525

Abstract

Puskesmas Bogor Utara adalah salah satu Puskesmas dengan cakupan ASI eksklusif masih rendah yaitu pada tahun 2017 sebesar 34,6%, cakupan tersebut belum memenuhi target pemberian ASI 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen dalam pelaksanaan program ASIEksklusif di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaksana program ASI eksklusif di Puskesmas Bogor Utara Kota Bogor. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling, yaitu salah satu tekniksampling non random sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian. Informan dibagi menjadi 2 kriteria yaitu Informan Kunci adalah 4 orang ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Informan inti adalah Kepala Puskesmas, Petugas Gizi danBidan koordinator pemegang program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) di Puskesmas Bogor Utara. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 informan. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan aspek input sudahmemadai, aspek proses sudah berjalan dengan baik, aspek output belum memenuhi target karena kurangnya kesadaran masyarakat. Saran yang diberikan meningkatkan peran dan fungsi petugasterutama petugas gizi, promkes dan KIA terutama dalam memberikan informasi tentang ASI eksklusif dan diharapkan semua pihak dapat mendukung pelaksanaannya
GAMBARAN IMPLEMENTASI PROGRAM RUJUK BALIK (PRB) BPJS KESEHATAN DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA KECAMATAN TANAH SAREAL KOTA BOGOR TAHUN 2018 Fajar Rinata; Asri Masitha Arsyati; Husnah Maryati
PROMOTOR Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i1.1785

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitator rujukan pasien, seringkali menerima rujukan balik pasien dari rumah sakit, namun tidak semua puskesmas melaksanakan program rujuk balik dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) di puskesmas meliputi penilaian beberapa aspek yang berperan dalam kelangsungan program rujukbalik diantaranya terdiri dari pengetahuan, pelayanan obat rujuk balik, struktur birokrasi, disposisi, komunikasi dan sumber daya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan uji analisis univariat pada masing-masing variabel yang diteliti melalui kuesioner sebagai instrumenpenelitian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden petugas pelaksana program rujuk balik di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Tanah Sareal Bogor. Penentuan sampel menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh persentase gambaran pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Tanah Sareal Bogor dalam aspekpengetahuan (80%), pelayanan obat PRB (80%), disposisi (65%), dan sumber daya (70%) sudah berjalan baik, sementara dalam aspek struktur birokrasi (50%) dan komunikasi (55%) belum berjalan baik dan perlu di kembangkan. Dalam pelaksanaan PRB di Puskesmas Wilayah KerjaKecamatan Tanah Sareal Bogor sudah cukup berjalan baik, namun diharapkan perlu dikembangkan upaya kordinasi dan komunikasi lebih baik lagi antara instansi terkait guna kelangsungan programberjalan lebih baik.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTINPADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI PUSKESMAS CIBUNGBULAN KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2018 Nurgina .; Eny Dwi Mawati; Ichayuen Avianty
PROMOTOR Vol 2, No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2241

Abstract

Stunting adalah pertumbuhan linier yang terhambat dan merupakan hasil dari ketidakcukupan gizi dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Cibungbulang tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalahbalita usia 24-59 bulan dengan sampel berjumlah 100 balita yang didapat dengan cara simple random sampling. Penelitian ini dilakuakan pada bulan september 2018. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran tinggi badan, wawancara kuesioner dan kuesioner food recall 24 jam.Analisis data dilakukan dengan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan proporsi balita yang stunting sebesar 43% dan balita yang status gizi TB/U normal sebesar 67%. Analisis uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara asupan energi (p-value: 0,002), asupan protein (p-value0,003), dan praktik kebersihan (p-value 0,001) dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menyarankan agar Puskesmas bisa memberikan penyuluhan secara rutin terutama mengenai pengetahuan gizi dan pola asuh anak yang baik, selain itu menyarankan agar keluarga terutama ibu dapat memberikan asupan gizi yang adekuat sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya stuntingpada balita.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP KEBERSIHAN ORGAN GENITAL DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM KABUPATEN BOGOR Ichayuen Avianty
PROMOTOR Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3145

Abstract

Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi memungkinkan remaja kurang higienis dalam menjaga kebersihan organ genitalnya. Pondok pesantren merupakan salah satu institusi pendidikan yang berinteraksi selama 24 jam dengan teman sebaya dan guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor dengan tingkat pengetahuan mengenai kebersihan organ genital pada remaja putri di Pondok Pesantren Darussalam Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 137 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara faktor interaksi teman sebaya (p-value = 0,030) tetapi tidak terdapat hubungan bermakna antara faktor sumber informasi (p-value = 0,593), dan faktor dukungan guru (p-value = 0,625) dengan tingkat pengetahuan remaja putri mengenai kebersihan organ genital.Saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya di lingkungan pondok pesantren perlu memberikan tambahan pelajaran terkait kesehatan khususnya kesehatan reproduksi karena masih minimnya pengetahuan remaja tentang hal ini.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2018 Merry Maeta Sari; Nia Nurkamila; Eny Dwi Mawati
PROMOTOR Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v1i2.1595

Abstract

Kepatuhan pemeriksaan kehamilan adalah perilaku pengawasan yang sesuai aturan dengan mempersiapkan kehamilan, persalinan dan masa nifas sehingga selalu dalam keadaan sehat dan normal. Peneliti menggunakanmetode kuantitatif dengan desain cross sectional, bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kehamilan. Populasi dalam penelitian iniibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan sebesar 1.410 ibu hamil. Dalam sampel penelitian menggunakan rumus slovin didapatkan 94 responden dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang patuhterhadap pemeriksaan kehamilan sebesar 88,3% dan tidak patuh terhadap pemeriksaan kehamilan sebesar 11,7%, adapun faktor yang mempengaruhi adalah variabel pengetahuan diperoleh hasil bivariat (p value =0,019), (Relatif Risk = 4,171), dan (95 % Confident Interval Lower-Upper 1,412-12,321) dengan persentase ibu berpengetahuan tinggi sebesar 77,7% dan ibu berpengetahuan rendah 22,3%. Dan diperoleh hasil multivariat (p value = 0,011), (Relatif Risk = 5,440), dan (95 % Confident Interval Lower-Upper 1,465-20,200). Kesimpulan menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antara variabel pengetahuan terhadap kepatuhan pemeriksaan kehamilan. Disarankan kepada Puskesmas Cibungbulang untuk meningkatkan program pemeriksaan kehamilan yaitu Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K)agar dapat menurunkan angka kematian ibu.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN ANGKA KEJADIAN PREEKLAMSIA DI PUSKESMAS CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Rachma Hidana
PROMOTOR Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i3.1939

Abstract

Preeklampsia merupakan sindrom yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan proteinuria yang muncul di trimester kedua kehamilan yang selalu pulih diperiode postnatal. Preeklampsia dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang membahayakan bagi ibu dan janin, sehingga dapat menimbulkan kematian. Paritas merupakan faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi. Penelitian ini dengan menggunakan data sekunder berupa rekam medis sesuai dengan kriteria inklusi daneksklusi di Puskesmas Cibungbulang pada tahun 2018. Jumlah sampel nya adalah 51 ibu hamil pada trimester 2 dengan preeklamsia. Analisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji chi-Square hubungan antara paritas dengan preeklamsia (p=0,004) menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara paritas dengan preeklampsia.

Page 6 of 26 | Total Record : 257