cover
Contact Name
Abd Karim
Contact Email
jurnalalthiqah@gmail.com
Phone
+6285235776365
Journal Mail Official
jurnalalthiqah@gmail.com
Editorial Address
http://ejurnal.stiuda.ac.id/index.php/althiqah/about/editorialTeam
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AL-THIQAH: Jurnal Ilmu Keislaman
ISSN : 26857529     EISSN : 26857529     DOI : https://doi.org/10.36835/althiqah
Core Subject : Religion, Social,
Al-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman published by Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Bangkalan. This journal contains many variants of Islamic studies, among others: Islamic education, Ushuluddin, the Shariah, Islamic thought, economics, and other Islamic studies. This journal is published twice a year in April and October. Editors invite academics, professors, and researchers to contribute to write in this journal. The journal can be accessed publicly, which means that all content is provided freely accessible without charge to either the user or the institution. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search, or cite to the full text of the article did not have to ask permission from the publisher or author.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 01 (2020): April" : 6 Documents clear
Tipologi Kitab Al-Atraaf; Sejarah dan Perkembangannya Fitrotun Nafsiyah
AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman Vol 3 No 01 (2020): April
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At{ra>f pada awalnya dipakai oleh pelajar hadis untuk memudahkan dalam menghafal hadis, yang mana metode penulisan ini sudah ada sejak abad I H, dan dari kemudahan yang diperoleh tersebut, maka ulama setelahnya menjadikannya sebagai salah satu metode dalam melakukan takhri>j hadis, yakni sebagai kamus untuk mencari tempat hadis dalam kitab aslinya, dengan menyertakan beberapa sanad sehingga dapat dilakukan i’tiba>r dengannya, dan dapat diketahui bahwa ada atau tidaknya sha>hid ataupun ta>bi’ untuk memperkuat status hadis atau bahkan mengangkat derajat hadis.
Deoband dan Perannya Bagi Muslim India Fatichatus Sa’diyah
AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman Vol 3 No 01 (2020): April
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat ada tiga kerajaan besar Islam. Di antaranya adalah Kerajaan `Uthma>ni> di Turki, Kerajaan S{afawi> di Persia (sekarang Iran) dan Kerajaan Mughal di India. Masing-masing dari ketiganya memiliki napak tilas sejarah yang meninggalkan peradaban untuk masing-masing negara. Seperti Kerajaan Mughal. Dalam sejarah, terdapat beberapa peninggalan peradaban dari kerajaan tersebut, di antaranya adalah Madrasah Deoband. Madrasah tersebut memiliki andil yang sangat besar bagi masyarakat India. Dalam artikel berikut ini, akan dikemukakan latar belakang berdirinya Da>r al `Ulu>m Deoband atau Madrasah Deoband dan kontribusinya bagi masyarakat muslim India untuk mengupas sejauh mana bentuk pembaharuan di India ketika itu yang dapat dibilang masih dini. Berdasarkan hasil penelitian ini, Da>r al `Ulu>m inilah yang kemudian mengeluarkan ulama-ulama besar India. Melalui ulama-ulama besar itu, Deoband memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat Islam India, terutama awamnya. Kedudukan Deoband di India sama dengan kedudukan al-Azhar di Mesir. Bentuk pembaharuan yang dihasilkan oleh Deoband adalah pendidikan hingga dapat mendirikan dan mengembangkan madrasah sebesar dan seterkenal ini.
Implementasi Metode Jibril dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al Qur’an Kelas C2 Tahsin Tilawah Lembaga Takhassusul Qur’an Darul Hikmah Mufaizin Mufaizin; Yassir Arafat
AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman Vol 3 No 01 (2020): April
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bersifat penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu penelitian yang didasarkan pada permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran. Dasar penelítian tindakan kelas ini berangkat dari awal peneliti terhadap pembelajaran Al Qur'an dikelas, hasilnya didisikusikan dengan, wali kelas, dan kelompok guru Al Qur'an untuk mendiagnosis keadaan dalam kelas, selanjutnya direncanakan, dan melakukan refleksi secara sistematis dengan berbagai tindakan alternatif untuk mengatasi permasalahan siswa dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kemampuan membaca Al Qur'an. Sedangkan tujuan penelitian ini dimaksud;pertama untuk mengetahui Untuk mengetahui apakah metode jibril merupakan metode pembelajaran yang tepat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an siswa tahsin anak lembaga takhassusul qur’an darul hikmah. Dan kedua untuk mengetahui apakah metode jibril dapat meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an siswa tahsin anak lembaga takhassusul qur’an darul hikmah. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa (1)Metode jibril merupakan metode pembelajaran yang tepat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an siswa tahsin anak lembaga takhassusul qur’an darul hikmah, (2)Metode jibril dapat meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an siswa tahsin anak lembaga takhassusul qur’an darul hikmah.
Kritik Hadis dan Teori-Teori dalam Kritik Hadis Takwallo Takwallo
AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman Vol 3 No 01 (2020): April
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh semakin maraknya penyebaran khabar(hadis) da’if bahkan hadis palsu yang beredar didunia maya yang membuat resah masyarakat karena terlanjur menyakini khabar(hadis) tersebut benar-benar berasal dari Nabi,Saw. Contohnya seperti khabar tentang terjadinya hal-hal yang menakutkan di pertengan bulan suci Ramadhan yang jatuh pada hari jum’at kemaren(05/08/2020).Akan tetapi hal tersebut terbukti salah, namun terlanjur membuat resah masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang “kritik hadis dan teori-teori dalam kritik hadis” dengan maksud agar lebih hati-hati dalam menerima dan mempercaiai berita apalagi itu menyankut syariat Islam. Hasil dari penelitian ini yaitu: pertama, orang yang menyampaikan khabar(hadis) tersebut adalah seorang yang adil (Muslim, baligh, berakal, tidak fasiq, dan menjahui muru‘ah), dan merupakan seorang yang d}abt (kredibilitas). Kedua, orang yang menyampaikan khabar(hadis), tidak ditentukan harus berapa, yang penting sudah bisa dipercaya. Meskipun ada yang mensyaratkan minimal harus dua orang sebagaimana dianalogikan dalam persaksian. Ketiga, dalam teori argumentasi dalam kritik, ada kalanya ta’dil (yang memuji) didahulukan atas jarh(yang mencela), dan juga sebaliknya jarh didahulikan atas ta’dil. Keempat, dalam teori kontradiktif(perselisihan) antara al-Jarh} wa al-Ta’d>il, artinya ada kritikus yang mencela sehingga harus ditolak riwayatannya, sementara disisi lain ada kritikus yang memuji atas periwayat sehingga harus diterima riwayatannya.
Pendidikan di Era Otonomi Daerah Pasca Orde Baru Junaidi Junaidi
AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman Vol 3 No 01 (2020): April
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan terjadinya perubahan sistem politik Indonesia dari sentralisasi ke desentralisasi, sistem pengelolaan pendidikan pun mengalami perubahan. Secara yuridis, perubahan tersebut tekah dilegalkan dengan berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semangat desentralisasi pendidikan yang utama adalah memberikan kesempatan lebih luas kepada otoritas daerah untuk melakukan inovasi dan memanfaatkan keunggulan lokal dalam penyelenggaraan pendidikan. Meski demikian, di samping banyaknyahal-hal positif yang diperoleh dari desentralisasi pendidikan, sejumlah hal yang tidak menguntungkan pun terjadi. Oleh sebab itu, perlu kajian lebih lanjut dan lebih mendalam mengenai efektivitas penyelenggaraan pendidikan dengan pola desentralisasi.
Guru Profesional dalam Perspektif Tafsir Hadist Mutmainah Mutmainah
AL-THIQAH : Jurnal Ilmu Keislaman Vol 3 No 01 (2020): April
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ayat-ayat al-Qur’an tentang guru yang profesional yang harus memiliki kompetensi-kompetensi pendidik yaitu; sosial, kepribadian, pedagogik dan professional sehingga guru mampu mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual anak sebagai generasi emas Bangsa yang mampu merespon setiap dinamika, perubahan, perkembangan, tuntutan, dan menjawab tantangan zaman. Maka dibutukan guru yang memiliki penguasaan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan bidangnya dan dilandasi oleh niat yang benar, ikhlas dalam mengajarkan ilmu pengetahuan, pengajaran ilmu peengetahuan sesuai dengan fitrah, menuangkan keilmuan yang dimilikinya dalam bentuk tulisan, dan pendidik harus berilmu dan sebagai teladan bagi anak dan masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6