cover
Contact Name
Lili Amaliah
Contact Email
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Phone
+6285288361971
Journal Mail Official
jurnal.ilmugizi@untirta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Jenderal Sudirman KM 3, Cilegon, Banten 42435
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas
ISSN : 27456404     EISSN : 27742547     DOI : http://dx.doi.org/10.52742
Core Subject : Health,
This journal publishes articles and reviews with focus and scope i.e occupational nutrition, clinical nutrition and dietetics, community nutrition, management of food services, sports nutrition, nutrition and productivity, education, and promotion of health and nutrition.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022): November" : 5 Documents clear
Karakteristik Sensori dan Kandungan Gizi Biskuit Rempah dengan Substitusi Tepung Jagung sebagai Pangan Fungsional untuk Imunitas Tubuh Zizi Harisatunnasyitoh; Nunung Cipta Dainy; Wilda Yunieswati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v3i2.17443

Abstract

Sistem kekebalan yang baik dapat melindungi kita dari patogen yang masuk ke dalam tubuh sejak awal untuk mencegah penyakit. Cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan menerapkan gaya hidup sehat dan mengonsumsi bahan-bahan alami seperti antioksidan. Salah satu antioksidan alami terdapat pada rempah-rempah. Inovasi dalam menghadirkan rempah – rempah dalam bentuk makanan masih terbatas. Biskuit rempah dipilih sebagai salah satu alternatif makanan agar mudah dinikmati oleh masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan formula biskuit rempah dengan substitusi tepung jagung sebagai pangan fungsional untuk meningatkan imunitas. Studi experimental menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan perbedaan komposisi tepung jagung. Formula biskuit terdiri dari empat taraf, yaitu F0 (kontrol), F1 (25% tepung jagung), F2 (50% tepung jagung), F3 (75% tepung jagung), dan F4 (100% tepung jagung). Uji hedonik dan uji mutu hedonic dilakukan terhadap atribut warna, aroma, rasa, tekstur, dan aftertaste. Uji statistic menggunakan ANOVA, dan uji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test. Formula terbaik yaitu F2 memiliki mutu hedonik yang yaitu warna coklat muda – coklat agak tua, aroma agak harum, tekstur tidak renyah – agak tidak renyah, rasa pahit, dan aftertaste agak lemah. Pada uji hedonik didapatkan hasil pada rentang 3 – 4 (agak tidak suka – agak suka). Kandungan energi biscuit formula F2 adalah 455 kkal, dengan aktivitas antioksidan 880,11 ppm. Formula terpilih adalah F2 yaitu biscuit dengan tepung jagung 37,5 gr dan tepung terigu 37,5 gr, yang mengandung energi 455 Kkal dan aktivitas antioksidan 880,11 ppm
Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Puskesmas Leppangang, Kabupaten Pinrang Fatmawati Nurdin; Ismail Ibrahim; Ida Adhayanti
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v3i2.15565

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Leppangang, Kabupaten Pinrang. Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan merupakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 73 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk analisis deskriptif dan analisis bivariat. Pengukuran tingkat pengetahuan dengan kepatuhan menggunakan uji statistik chi square dengan α = 0,05 dan uji spearman. Pengukuran tingkat kepatuhan minum obat dengan menggunakan kuisioner Morisky Medication Adherance Scale (MMAS-8). Berdasarkan hasil pengukuran dari 73 responden memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi (???? = 74,25) dan untuk tingkat kepatuhan minum obatnya yang rendah (???? = 3,37). Hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Leppangang, Kabupaten Pinrang yaitu tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat (p value 0,476 > 0,05).
Perbedaan Kadar Interleukin 6 (IL-6) Mencit Obesitas Pada Latihan Aerobik dan Anaerobik Satriani Badawi; Putri Anggreini; Andi Tenri Kawareng; Noviyanty Indjar Gama; Vita Olivia Siregar; Fahriani Istiqomah Jafar; Irfan Idris; Nurhayana Sennang; Muhammad Faisal
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v3i2.16972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar Interleukin-6 (IL-6) mencit yang menderita obesitas pada latihan aerobik dan anaerobik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Post-test Control Design Group Only. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas 15 ekor mencit jantan obesitas dengan umur 8 minggu dan mempunyai berat badan diatas 36 gram yang kemudian dibagi ke dalam 3 kelompok yaitu kelompok yang diberi perlakuan renang aerobik, kelompok yang diberi perlakuan anaerobik dan kelompok kontrol (sedentary). Kelompok kontrol tidak melakukan latihan, kelompok intervensi aerobik dan anaerobik diberi perlakuan renang selama 4 minggu dengan 12 kali latihan yang dilakukan di Animal Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Sampel darah diambil pada hari terakhir intervensi dan dianalisis dengan metode ELISA (Enzim-Linked Immunosorbent Assay) di Laboratorium RSP Universitas Hasanuddin. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 2.1. dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis karena data tidak berdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi IL-6 mencit obesitas lebih tinggi pada latihan aerobik (54.81 pg/ml) dibandingkan pada latihan anaerobik (43.02 pg/ml), meskipun secara statistik tidak terdapat perbedaan bermakna (p>0.05) antara kelompok kontrol, kelompok latihan aerobik dan kelompok latihan anaerobik.
Efektivitas Minuman Kunyit Asam Sebagai Terapi Dismenore Primer Terhadap Penurunan Skala Nyeri Aeni Rezkiyanti; Rusli Rusli
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v3i2.15500

Abstract

Dismenore ialah nyeri pada saat atau menjelang menstruasi, dismenore dapat di tangani dengan berbagai macam pengobatan maupun terapi salah satunya dengan mengkonsumsi minuman herbal atau jamu, jamu yang paling sering digunakan untuk meredakan nyeri menstuasi yaitu minuman kunyit asam. Kunyit mengandung bahan aktif curcumine yang dapat bertindak sebagai antioksidan, antianalgesik, antimikroba dan asam mengandung senyawa aktif anthocyanin yang bersifat antipiretik dan antiinflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengaruh minuman kunyit asam sebagai terapi dismenore terhadap penurunan skala nyeri. Metode penelitian Penelitian ini menggunkan metode quasy eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent cont rol group. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pembahasan Hasil analisis dari uji Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol bahwa pVaule 0,000 < 0,05 yang menandakan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara skala pre dan post kedua kelompok. Pada analisis Uji Mann Whitney diperoleh nilai pValue 0.001< 0,05 dinyatakan adanya pengaruh minuman kunyit asam pada kedua kelompok. Kesimpulan adanya pengaruh efektifitas minuman kunyit asam sebagai terapi dismenore primer terhadap penurunan skala nyeri Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Makassar Jurusan Farmasi.
Uji Daya Hambat Bakteri Staphylococcus capitis Bacillus cereus dan Pantoea dispersa Melalui Metode Bioteknologi Fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L) Ahmad Saddam; Firman Rezaldi; Aris Ma’ruf; Fernanda Desmak Pertiwi; Suyamto Suyamto; Fajar Hidayanto; Kusumiyati Kusumiyati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v3i2.17481

Abstract

Imunitas yang cenderung mengalami penurunan merupakan salah satu tanda tanda adanya serangan penyakit maupun infeksi baik yang disebabkan oleh bakteri gram positif maupun negatif. Staphylococcus capitis merupakan golongan bakteri gram positif yang berpotensi dalam menyebabkan penyakit endokarditis pada bagian jantung manusia. Bacillus cereus merupakan salah satu golongan bakteri gram positif yang berpotensi penyebab diare dan keracunan pada makanan. Pantoea dispersa merupakan salah satu bakteri gram negatif yang berpotensi menyerang sistem pencernaan (usus). Bunga telang yang dihasilkan melalui metode bioteknologi fermentasi kombucha merupakan salah satu minuman probiotik yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah adanaya pertumbuhan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan ketiga bakteri uji melalui bunga telang yang dihasilkan melalui metode bioteknologi fermentasi kombucha. Metode dalam menghambat ketiga pertumbuhan bakteri uji adalah difusi cakram. Analis data yang dilakukan adalah ANOVA satu jalur dan uji lanjut melalui analisis pos hoc. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombucha bunga telang berpotensi dalam menghambat ketiga pertumbuhan bakteri uji berdasarkan analisis ANOVA satu jalur dimana masing-masing nilai P>0,05 dan analisis pos hoc membuktikan bahwa konsentrasi 40% tidak berbeda nyata terhadap kontrol positif dalam menghambat ketiga pertumbuhan bakteri uji

Page 1 of 1 | Total Record : 5