cover
Contact Name
Edwardus Iwantri Goma
Contact Email
edwardus@fkip.unmul.ac.id
Phone
+6285239283512
Journal Mail Official
geoedusains@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
jl. Muara Pahu Kampus Gn. Kelua, Samarinda-Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 2723374X     DOI : https://doi.org/10.30872/geoedusains.v1i1
Geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi is devoted to original research work on all aspects of geography, including innovative approaches to geography research, teaching, and learning. The journal publishes articles about the results of research and teaching approaches. geoedusains: jurnal pendidikan geografi understanding of human interaction and environmental systems as well as the education side.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 74 Documents
Analisis Pertumbuhan Lahan Terbangun dan Perubahan Tutupan Vegetasi Berbasis NDBI-NDVI di Kabupaten Jember Jhon Jhohan Putra Kumara Dewa; Ahmad Farid Adiansyah; Muhammad Bastian Akbar
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v7i1.6538

Abstract

Intensifikasi urbanisasi di kota-kota menengah Indonesia, termasuk Kabupaten Jember, berpotensi mengancam ketahanan pangan dan kelestarian ekosistem akibat konversi lahan yang berlangsung tanpa pemantauan spasial memadai. Penelitian ini bertujuan memonitor dinamika pertumbuhan lahan terbangun dan perubahan tutupan vegetasi secara multi-temporal (2015, 2020, 2025) menggunakan pendekatan penginderaan jauh berbasis Normalized Difference Built-up Index (NDBI) dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dari citra Landsat 8 OLI dalam lingkungan Sistem Informasi Geografis. Hasil analisis menunjukkan bahwa tutupan vegetasi tinggi tetap mendominasi kawasan non-urban, terutama di kecamatan yang berbatasan dengan Taman Nasional Meru Betiri. Sebaliknya, ekspansi lahan terbangun berlangsung secara signifikan, dengan tekanan urbanisasi terkonsentrasi di kawasan perkotaan inti dan mulai merambah kecamatan transisi. Temuan ini mengonfirmasi bahwa integrasi NDBI dan NDVI secara multi-temporal merupakan instrumen pemantauan spasial yang efektif dan perlu diadopsi secara rutin dalam evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jember.
Identifikasi Risiko Kecelakaan Pada Pantai Mutiara Maratussholihah Maratussholihah; Novi Puspitasari; Dicky Gema Kusuma; Zulfa Nur Khalista; Ciara Putri Noviya Romadhona; Nastiti Mufidah
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v7i1.6562

Abstract

Pantai Mutiara menjadi salah satu objek wisata pesisir yang sangat diminati, terutama saat musim libur tiba. Namun, tingginya arus kedatangan wisatawan ini juga meningkatkan potensi kecelakaan yang dipicu oleh faktor alam, perilaku manusia, fasilitas, hingga manajemen lokasi. Studi ini dilakukan untuk mengenali berbagai jenis risiko, mendalami penyebabnya, serta memetakan titik-titik berbahaya guna menyusun rencana pencegahan yang tepat. Data dikumpulkan secara kualitatif melalui pengamatan langsung serta diskusi bersama pengelola, tim penjaga, dan para pelancong. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa ancaman keselamatan di kawasan ini meliputi risiko terseret arus laut, terpeleset di medan yang curam, insiden saat bermain wahana air, hingga masalah kesehatan seperti kekurangan cairan. Pemicu utamanya beragam, mulai dari kondisi alam (seperti arus bawah laut dan cuaca buruk), kecerobohan pengunjung dalam menaati aturan, kurangnya alat penyelamat dan papan peringatan, hingga sistem pengawasan yang belum optimal.
Kemampuan Guru Geografi Dalam Mengintegrasikan Kearifan Lokal Pada Pembelajaran Geografi SMA di Kabupaten Banyumas Rahayu Purnama Putri; Anang Widhi Nirwansyah; Esti Sarjanti
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v7i1.6589

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan guru geografi di Kabupaten Banyumas dalam mengintegrasikan nilai lokal ke dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus terhadap empat guru geografi sebagai informan kunci dari SMA negeri dan swasta di wilayah urban hingga rural. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi sistematis, dan dokumen perangkat ajar. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan guru masih pada tahap pengenalan dasar, di mana integrasi nilai lokal dilakukan secara lisan-situasional, namun belum tertuang eksplisit dalam dokumen perangkat ajar maupun evaluasi formal akibat keterbatasan literasi budaya dan tingginya beban tugas tambahan di luar jam mengajar. Kontribusi utama penelitian ini adalah mengungkap kesenjangan antara perencanaan tertulis di dalam modul ajar dengan pelaksanaan nyata pembelajaran di kelas. Saran dari peneliti adalah perlunya pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal yang terstruktur untuk membantu guru melakukan integrasi secara sistematis
Pemetaan Bahaya Longsor Lahan Berbasis SIG Menggunakan Metode Weighted Overlay Method Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara Fiqri Ainuzyan; Anang Widhi Nirwansyah; Sakinah Fathrunnadi Shalihati
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v7i1.6640

Abstract

Penelitian ini memetakan bahaya longsor di Kecamatan Sigaluh menggunakan data spasial terkini dan Sistem Informasi Geografis dengan pendekatan Weighted Overlay Method (WOM). Analisis kuantitatif mengintegrasikan parameter sekunder; curah hujan (30%), litologi (20%), kemiringan lereng (20%), penggunaan lahan (20%), dan tipe tanah (10%). Hasil menunjukkan dominasi zona bahaya rendah seluas sekitar 25,3 km², dipengaruhi oleh curah hujan sedang, litologi sedimen, kemiringan sedang, serta penggunaan lahan yang didominasi oleh hutan dan perkebunan. Tipe tanah utama adalah podsolik dan kambisol. Keterbatasan data diidentifikasi, sehingga direkomendasikan survei lapangan, pengembangan model spasial, dan program pendampingan masyarakat untuk mitigasi.