cover
Contact Name
Hendro Sutowijoyo
Contact Email
hendro.sutowijoyo@narotama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hendro.sutowijoyo@narotama.ac.id
Editorial Address
E-Jurnal Fakultas Teknik Universitas Narotama Surabaya Jl. Arief Rachman Hakim 51, Sukolilo, Surabaya (60117) Telp. (031) 594 - 6404, 599 - 5578 Fax. (031) 593 - 1213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Narotama Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 24603430     DOI : -
Narotama Jurnal Teknik Sipil (NJTS) merupakan salah satu jurnal di Indonesia yang memuat hasil-hasil penelitian karya ilmiah di bidang teknik sipil/konstruksi meliputi struktur, geoteknik, transportasi, sumber daya air, manajemen konstruksi, material konstruksi dan lingkungan, bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah perkembangan ilmu teknik sipil terkini kepada khalayak umum. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama yang terbit dua kali dalam setahun dan telah mendapatkan e-ISSN dari LIPI sejak tahun 2015.
Articles 93 Documents
PENGARUH FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) Prasetiyo, Firmansyah Risqi; Nuradiana, Anita Intan; Sutowijoyo, Hendro
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 2 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2024) - On Progress
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i2.2866

Abstract

ABSTRACT Self Compacting Concrete (SCC) is concrete that is able to compact itself without using a compactor or vibrator. Therefore, to reduce the use of cement in the Self Compacting Concrete (SCC) concrete mixture, admixture is used as a partial replacement for cement. The additional material used in this research is fly ash. Fly ash is the residue from burning coal which contains pozzolanic elements (SiO2, Al2O3 and Fe2O3) so that it can fill voids and become a binding material like cement. This research is experimental carried out in the laboratory. This research design carries out. This mixing carried out 3 variations of fly ash, 10%, 20% and 50%, while the addition of superplasticizer was 1%. This research was to determine of adding fly ash and superplasticizer on compressive strength. The compressive strength test for Self Compacting Concrete (SCC) concrete was carried out at ages 3, 14, 28 days. Based on the test results, it is known that the workability and compressive strength of Self Compacting Concrete (SCC) decreases as the fly ash content increases. The highest compressive strength was the fly ash mixture with a variation of 20%, namely with a compressive strength of 45.25 MPa, which met the planned compressive strength. Where the design compressive strength is 29.3 MPa.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA dan ALTERNATIF PENANGANANNYA PADA RUAS JALAN KHR. AS'AD SYAMSUL ARIFIN PULAU SEPUDI Irawan, Anton; Suwandi, Ahmad
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 9 No 1 (2025): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2025) - On Progress
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v9i1.2897

Abstract

Jalan merupakan prasarana infrastruktur dasar yang dibutuhkan manusia untuk dapat melakukan pergerakan dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan. Tingginya pertumbuhan lalu lintas sebagai akibat pertumbuhan ekonomi dapat menyebabkan masalah yang serius apabila kualitas jalan yang ada tidak ditingkatkan dengan perbaikan mutu. Demikian pula Pada Ruas Jalan Khr. As’ad Syamsul Arifin Pulau Sepudi mengalami kerusakan yang menimbulkan banyak kerugian yang dapat dirasakan oleh pengguna secara langsung. Yakni kerusakan tersebut akan menghambat laju kendaraan dan kenyamanan pengguna jalan. Dari hasil Analisa perhitungan pada penelitian ini. Jenis kerusakan yang terjadi di ruas jalan Khr. As’ad Syamsul Arifin Pulau Sepudi pada STA 0+050 – 1+500 adalah lubang, pengausan, dan pelepasan butir. Faktor yang menyebabkan kerusakan terjadi karena dilokasi penelitian tidak terdapat saluran drainase DAN pengaruh iklim. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sebaiknya dilakukan perbaikan jalan setiap segmen yang sesuai dengan kerusakan jalan seperti halnya lubang merupakan kerusakan yang paling dominan dan merata di seluruh segmen jalan. Tindakan perbaikannya adalah dengan melakukan penambalan (patching) pada lokasi kerusakan dengan menggunakan material yang sama yaitu lapisan penetrasi.
PERENCANAAN JEMBATAN PELENGKUNG BETON DI SIMPANG SUSUN DELTAMAS UNTUK MENINGKATKAN KONEKTIVITAS DAN EFISIENSI MOBILISASI Fahrezi, Yogi Qur'ano; Wismamitra, Ketut Aswatama; Utami, Nanin Meyfa
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 9 No 1 (2025): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2025) - On Progress
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v9i1.3152

Abstract

Perancangan jembatan lengkung beton tipe tembus dilakukan di Simpang Susun Deltamas, Kabupaten Bandung, untuk menjawab tantangan elevasi antara jalan kabupaten dengan akses tol Jakarta-Cikampek. Jembatan dirancang dengan bentang 20 meter, lebar 9 meter, dan tinggi elevasi 20 meter. Analisis struktur dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SAP2000 V.22, dengan ilustrasi desain dibuat dalam AutoCAD 2021. Beban perencanaan meliputi beban mati, beban hidup, dan beban faktor lingkungan sesuai SNI 1725-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur jembatan mampu mendistribusikan beban secara efisien, meningkatkan konektivitas, memperlancar arus lalu lintas, dan mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di kawasan tersebut. Kata kunci : jembatan, beton, lengkung, kabel, SAP2000

Page 10 of 10 | Total Record : 93