cover
Contact Name
Hendro Sutowijoyo
Contact Email
hendro.sutowijoyo@narotama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hendro.sutowijoyo@narotama.ac.id
Editorial Address
E-Jurnal Fakultas Teknik Universitas Narotama Surabaya Jl. Arief Rachman Hakim 51, Sukolilo, Surabaya (60117) Telp. (031) 594 - 6404, 599 - 5578 Fax. (031) 593 - 1213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Narotama Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 24603430     DOI : -
Narotama Jurnal Teknik Sipil (NJTS) merupakan salah satu jurnal di Indonesia yang memuat hasil-hasil penelitian karya ilmiah di bidang teknik sipil/konstruksi meliputi struktur, geoteknik, transportasi, sumber daya air, manajemen konstruksi, material konstruksi dan lingkungan, bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah perkembangan ilmu teknik sipil terkini kepada khalayak umum. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama yang terbit dua kali dalam setahun dan telah mendapatkan e-ISSN dari LIPI sejak tahun 2015.
Articles 93 Documents
STUDY INVESTIGASI EMBUNG NGEPUNG DI KABUPATEN NGANJUK ASID, NURUL JANNAH
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 2 (2023): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v7i2.2368

Abstract

Secara geografis Desa Ngepung berada di tengah lahan perhutani seluas 1660 Ha yang berada di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Jombang dan Kabupaten Nganjuk Kecamatan Lengkong. Desa ini berada 15 Km dari Kecamatan, Desa kecil dan terpencil yang berada di ujung utara Kabupaten Nganjuk atau perbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro ini adalah kawasan potensi kekeringan. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada musim kemarau, masyarakat setempat hanya menggandalkan bantuan air bersih dari daerah yang didroping dua hari sekali. Tugas Akhir ini adalah mengkaji cara meningkatkan keandalan pasokan air baku tersebut. Salah satu cara meningkatkan keandalan penyediaan air adalah dengan melakukan Study Investigasi Embung. Tugas Akhir ini didasarkan pada beberapa metode yang saling melengkapi.Metode pertama adalah penentuan lokasi, Analisis Hidrologi, analisis kapasitas tampungan, analisis debit andalan, analisis kebutuhan air. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan mulai dari analisa hidrologi,analisa kapasitas tampungan, hingga analisa kestabilan, maka dapat disimpulkan, Jumlah total kebutuhan air Penduduk pada tahun 2037 adalah 16204.00 m3 dengan volume tampungan 58.058 m3. Mengingat hasil analisa penelitian, bahwasanya rencana pembangunan Embung Ngepung adalah layak dari segi teknik, ekonomi dan lingkungan.
PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK ZEOLIT SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS TERHADAP MUTU BETON K-250 MUZAYIN, MUHAMMAD; ., Romadhon
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 2 (2023): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v7i2.2422

Abstract

Concrete is one of the materials that is generally used for modern building construction needs which is very important so that the building becomes sturdy and strong and resistant to weather. Zeolite is a mineral resulting from volcanic ash that settled and froze for tens to hundreds of millions of years ago. The purpose of this study is to determine the effect of zeolite powder as a substitute for some fine aggregates on the compressive strength of K-250 concrete and To find out the mix design of adding zeolite powder to the quality of concrete. The method used in this study is a concrete material practicum guide of Lamongan Islamic University (UNISLA). Based on the results, the research conducted on laboratory tests at the age of 28 days with a mixture of zeolite powder 0% variation worth 21.16 Mpa, 5% variation worth 17.57 Mpa, 10% variation worth 15.59 Mpa, and 15% variation worth 13.46 Mpa. From the mixture of zeolite powder use variations of 5%, 10%, and 15% cannot meet the compressive strength of K-250 because for K-250 concrete at least concrete with a strength of 21.16 Mpa, for a mixture of 5%, 10% and 15% has not met the quality standards of compressive strength of K-250 concrete.
Analisis Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode CPM Pada Pembangunan Tahap II Marine Center Universitas Pattimura Nunumete, Fanesa Lorensi; Jamlaay, Octovianus; Marantika, Meyke
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 1 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i1.2643

Abstract

Pada Konstruksinya. Pembangunan Tahap II Marine Center Universitas pattimura Pada Gedung Kolam Benih dan Larva mempunyai waktu Pelaksanaan pekerjaan 180 hari kalender namun dalam pelaksanaannya proyek tersebut mengalami keterlambatan waktu pelaksanaan pekerjaan sehingga di tambahkan menjadi 240 hari kalender kerja dengan adanya permasalahaan tersebut , dilakukan suatu analisis penjadwalan dengan menggunakan Metode CPM. Yang merupakan suatu metode perancangan yang memungkinkan suatu refisi relative lebih mudah terhadap rencana Metodologi penelitian yang dilakukan pada pembangunana tahap II marine Center Universitas Pattimura ini adalah wawancara terhadap pihak kontraktor dan konsultan. Sehingga diperoleh Data primer adalah data yang di dapat langsung dilapangan berupa hasil wawancara, data sekunder adalah data yang berupa jadwal pelaksanaan kegiatan atau time schedule.sehingga dilakukan teknik analisa data mengunakan metode CPM untuk mengetahui durasi pekerjaan yang mengalami keterlambtan, pekerjaan yang tidak dapat ditunda dan juga mengetahui pekerjaan kritis. Berdasarkan hasil pengolahan data yang di ambil dari data CCO maka, dapat disimpulkan bahwa pekerjaan pada proyek pembangunan tahap II Marine Center pada Gedung Kolam benih dan larva yang mempunyai jalur kritis ­Pekerjaan persiapan –pekerjaan pasir dan tanah –pekerjaan pondasi – pekerjaan Beton –pekerjaan dinding - perkerjaan plesteran dan acian – pekerjaan lantai - pekerjaan Atap – pekerjaan instalasi listrik– pekerjaan pengecatan dan finishing dinding – pekerjaan Instalasi air Durasi waktu optimal pada proyek pembangunan proses pelaksanaan Proyek Konstruksi, selalu Terkait dengan biaya waktu dan mutu dari Durasi Pembangunan Tahap II Marine center Universitas Pattimura pada gedung kolam benih dan larva adalah 35 minggu dengan saran yaitu setiap pekerjaan yang memiliki jalur kritis dengan menggunakan metode CPM sebagai alat pengendalian dari pada penjadwaalan proyek sehingga setiap pekerjaan dapat terkontrol dengan baik dan benar. Dan Setiap pekerjaan yang memiliki litansan kritis perlu pengawasan yang ketat.
Evaluasi Sistem Drainase untuk Antisipasi Limpasan Debit dengan Prinsip Zero Delta Q Studi Kasus: Perumahan The Savanna Batu Asid, Nurul Jannah; Kucaravita, Sekar Ayu; Apriliani, Rizki Astri; Ridlwan, Yusuf
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 1 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i1.2724

Abstract

Batu City as one of the tourist centers in East Java Province has resulted in the need for very fast property development. The Savanna complex is currently one of the most popular among consumers. One of the things that must be considered in housing construction is the wastewater and rainwater disposal system because it concerns the comfort of residents. Housing construction on land that was originally rice fields and catchments will cause problems related to additional water runoff. Based on this, a drainage system is needed that does not increase water runoff before and after construction. The Zero Delta Q policy is a "flood alert" concept by implementing restrictions on water runoff due to development where the difference between the water runoff discharge before construction and after construction must be 0 (zero). The current drainage channels use concrete pipes with a diameter of 0.6 m for primary channels and 0.4 m for secondary channels. After analyzing rainfall, topography and contour data as well as land use, planned discharge data for each channel was obtained. The existing channel dimensions can still meet the planned runoff discharge so there is no need to increase the channel dimensions. However, there was an increase in runoff discharge amounting to 2876,386 m3. Initially, before construction, the runoff discharge was 2331.3 m3. After construction, the runoff discharge was 2331.3 m3. 5207,731 m3. To minimize the difference in runoff discharge, 41 infiltration wells are planned with dimensions of 1.2 m wide and 3 m high..
Pemetaan Sanitasi dan Dampak Limbah Rumah Tangga Desa Marengan Laok Rahmanto, Ach. Desmantri; ., Suharjoko; Wahjudi, Dicky Imam; Maulidi, Moh. Ridhol
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 1 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i1.2767

Abstract

Desa Marengan Laok memiliki permasalahan terkait limbah rumah tangga yang perlu ditangani secara maksimal. Ada beberapa titik lokasi yang tercemar akibat pembuangan limbah rumah tangga. Seperti di Karang Komis RT04 RW03 yang merupakan lahan perairan, oleh masyarakat setempat dijadikan sebagai tempat pembuangan limbah rumah tangga. Hal ini menyebabkan, lingkungan menjadi terlihat semakin kumuh karena sampah yang bertumpukan tidak dikelola. Tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau yang tidak sedap dan menjadi biang penyakit yang dapat membahayakan kesehatanmasyarakat Timbulnya masalah ini dapat diminimalisir apabila segera diadakan penanganan yang serius. Mengetahui pemetaan sanitasi dan dampak limbah rumah tangga Desa Marengan dengan Aplikasi Arcgis. Metode yang dipakai adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggambarkan suatu objek sesuai dengan pernyataan yang ada tanpa di lebih lebihkan. Prosedur pengumpulan data menggunakan data sekunder dan primer yang diperoleh dari lapangan melalui Observasi, Wawancara dan Kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua rumah masyarakat Desa Marengan Laok yang mempunyai air bersih dan sumber air bersih sebanyak 1184 rumah. Jumlah rumah yang memiliki kamar mandi sebanyak 1102 rumah dengan persentase 93,1%, sedangkan yang tidak memiliki kamar mandi sebanyak 82 rumah dengan persentase 6,9%. Jumlah rumah yang memiliki WC dan septic tank sebanyak 958 rumah dengan persentase 81%, sedangkan yang tidak mempunyai WC dan septic tank sebanyak 226 rumah dengan persentase 19%. Jumlah rumah yang memiliki sumur resapan sebanyak 958 rumah dengan persentase 81%, sedangkan yang tidak mempunyai sumur resapan sebanyak 226 rumah dengan persentase 19%. Jumlah rumah yang memiliki tempat sampah sebanyak 1184 rumah.
Perhitungan Mix Desain Beton Berdasarkan Metode SNI 03-2834-2000 dengan Menggunakan Program Microsoft Excel Zakaria, Iis Zakaria; Deshariyanto, Dwi; Sutowijoyo, Hendro
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 1 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i1.2775

Abstract

Saat ini, teknologi komputer telah berkembang dengan sangat cepat dalam berbagai bidang, temasuk dalam bidang teknik sipil. Tetapi sangat disayangkan mahasiswa teknik sipil Universitas Wiraraja ketika melakukan proses perhitungan masih banyak menggunakan perhitungan secara manual, terutama pada saat melakukan perhitungan mix desain beton untuk mengetahui proporsi campuran beton, sedangkan perhitungan mix desain beton adalah proses yang sangat kompleks dan memerlukan analisis yang rinci, dalam melakukan sebuah perhitungan kita dituntut untuk selalu menghitung secara cepat dan tepat. Dalam penelitian ini membahas tentang perhitungan manual dan program Excel dalam menghitung mix desain beton. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif untuk menganilisis data sekunder yang berupa data mix desain beton yang diperoleh dari Laboratorium Fakultas Teknik Sipil Universitas Wiraraja.
Potensi Limbah Genteng Sebagai Material Pozzolan untuk Beton Ringan Non Struktural dengan Pengembang Aluminium Utami, Nanin M.; Wulandari, Diah Ayu Restuti; Abadi, Muhammad Lukman
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 1 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i1.2778

Abstract

Limbah genteng dipercaya sebagai material pozzolan/cementious yang dapat digunakan sebagai material pengganti semen. Kandungan unsurnya sama dengan kandungan unsur yang dimiliki oleh semen yaitu SiO2, Al2O3, Fe2O3 (Ridwan, 2017). Limbah genteng banyak dijumpai di pabrik pencetak genteng, yang mana peneliti mengambil lokasi penelitian di desa Kunir Lumajang sebagai tempat penelitian dengan berlimpahnya limbah genteng yang tidak dimanfaatkan maka menjadi pemikiran utama untuk memanfaatkan limbah tersebut sehingga memiliki nilai jual. Beton ringan yang pada era modern banyak diminati sebagai material ringan yang dapat mengurangi berat sendiri dari bangunan gedung utamanya, menjadi topik utama pada penelitian ini dengan menggunakan pengembang alumunium powder sebanyak 0,75% dari berat semen, dan dengan menambahkan limbah genteng dan kapur sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen, nilai FAS 0,6. Benda uji yang digunakan adalah benda uji silinder dengan ukuran 20cm dan diameter 10 cm dengan jumlah masing-masing 3 benda uji pada setiap variasi. Pengujian pendahuluan pada material limbah genteng adalah pengujian XRD dan XRF yang ditujukan untuk memastikan kandungan kristal dan unsur kimiawi. Pengujian sifat mekanik dari benda uji dilakukan uji tekan dan uji berat volume. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa semakin banyak penambahan serbuk genteng dan kapur nilai kuat tekan dan berat volume pada benda uji semakin menurun. Nilai kuat tekan tertinggi yang didapat adalah 12,704 kg/cm2 dan dengan nilai volume 880,828 kg/m3. Dengan demikian, perlu adanya treatment khusus agar potensi yang terdapat dalam limbah genteng dapat dimanfaatkan secara optimal.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPTHALATE) PADA BETON NORMAL TERHADAP KUAT LENTUR Utami, Nanin Meyfa; Nurtanto, Dwi; Cahyadi, Widya; Restuti, Diah Ayu; Ahmad, Ahmad
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 2 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2024) - On Progress
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i2.2992

Abstract

Plastik merupakan bahan yang sulit untuk diuraikan oleh bakteri pengurai dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah plastik sebagai bahan tambahan pada bahan utama penyusun beton. Plastik diubah menjadi serat yang diharapkan dapat meningkatkan kuat lentur beton, dan berfungsi agar beton tidak mengalami keretakan pada saat proses pengerasan. Metode yang digunakan adalah serat plastik dipotong menyerupai serat memanjang, serta mix design untuk menentukan prosentase material berdasarkan pada SNI 03-2834-2000. Pengujian meliputi kuat tekan dan kuat lentur. Pengujian kuat tekan dilakukan sebatas hanya untuk kontrol mix design yang direncanakan. Penambahan serat plastik dilakukan setiap sepertiga dari tinggi cetakan dengan cara meletakkannya secara memanjang. Berdasarkan hasil uji kuat lentur, variasi dan prosentase yang paling optimal dalam meningkatkan kuat lentur adalah penambahan PET dan resin sebanyak 0,3% yang mampu meningkatkan kuat lentur beton sebanyak 51.78% dibandingkan dengan yang tanpa penambahan serat plastik. Model keruntuhan yang terjadi pada semua variasi benda uji yaitu keruntuhan lentur dikarenakan retakan beton terjadi pada daerah tengah bentang dan searah tegak lurus sumbu balok.
ANALISIS KAPASITAS SALURAN DRAINASE DI SUB PEMATUSAN KALI RUNGKUT SURABAYA Asid, Nurul Jannah; Harjanto, Didik; Fanisah, Nurul
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 2 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2024) - On Progress
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i2.2741

Abstract

Surabaya City is the provincial capital as well as the largest city in East Java. Infrastructure development to support the development of the city of Surabaya and the impact that occurs to meet the needs of the community causes the transfer of land functions. As a result, it can increase the impermeable layer on the soil surface which will reduce rainwater seeping into the soil and creating a burden on drainage channels. This should be reviewed against the dimensions of existing drainage channels to minimize flooding. Based on the results of hydrological calculations and hydraulics calculations, conclusions were obtained for the study of the capacity analysis of the drainage channel of the Surabaya Rungkut River Sub-Commissioning as follows: In the 1.25-year anniversary period, the Medokan Rungkut channel has been unable to accommodate flood discharge. In the 5-year anniversary period, the Rungkut Asri channel is no longer able to accommodate flood discharge. And in the 10-year anniversary period, the Rungkut channel was no longer able to accommodate flood discharge. The dimensions of the 3 channels are enlarged so that they can accommodate the flood discharge that occurs. The capacity of the Rungkut channel becomes 6.3 m3/s, the Rungkut Asri channel becomes 5.6 m3/s, the Rungkut Medokan channel becomes 5.6 m3/s. The pump capacity is taken from the Rungkut channel with flood discharge Q10 = 6.1285 m3/s, with a pipe diameter design of 2.25 m and a large water power of 343.6 HP.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DOMESTIK DESA PINGGIRPAPAS DAERAH LAYANAN PDAM KOTA SUMENEP Rahmanto, Ach. Desmantri; Zainah, Nor
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 2 (2024): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2024) - On Progress
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v8i2.2999

Abstract

Pinggirpapas Village is one of the villages in Kalianget District, Sumenep Regency which consists of 3 hamlets with a total population of 5337 people. Pinggirpapas Village is a coastal area surrounded by salt fields and the Madura Strait with the majority of residents' jobs being salt transport workers, casual daily workers, salt packaging workers, fishing workers and salt farming workers. Providing clean water is very important for the people of Sumenep City. To determine the need and availability of clean water in Pinggirpapas Village, Kalianget District, Sumenep Regency in the future with a clean water system from PDAM Sumenp City. Projections of clean water needs that must be provided for the next 5 years, 10 years, 15 years, 20 years and 25 years. The data analysis techniques used in this research are projections of the number of customers, projections of public facilities, projections of the amount of water needed, Epanet analysis, and clean water distribution piping systems. Analysis of the availability of water discharge for Kalianget District for the next 5 years is 94500 l/day, for the next 10 years it is 109900 l/day, for the next 15 years it is 125300 l/day, for the next 20 years it is 140700 l/day, and for In the next 25 years it will be 156,000 l/day. The estimated need for domestic clean water production for the next 5 years is 13,801 l/day, for the next 10 years it is 16,802 l/day, for the next 15 years it is 19,802 l/day, for the next 20 years it is 22,802 l/day, and for the next 25 years in the future it will be 25803 l/day.

Page 9 of 10 | Total Record : 93