cover
Contact Name
Hadi Jatmiko
Contact Email
Hadi.Jatmiko@unmuhjember.ac.id
Phone
+6282144340872
Journal Mail Official
jurnalsadarwisata@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember » Tel / fax : 082144340872 / 0331-336728
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata
ISSN : 18580114     EISSN : 26570645     DOI : https://doi.org/10.32528/sw
Core Subject : Humanities, Science,
Sadar Wisata: is an articulate publication journal of research results from lecturers or students in the field of tourism managed by the Hospitality Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, University of Muhammadiyah Jember. This journal has been published since 2005 by the Muhammadiyah Jember Tourism Academy, but in 2018 the Jember Muhammadiyah Tourism Academy merged with the Muhammadiyah Jember University so that the Jember Muhammadiyah Tourism Academy turned into a Hospitality Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Muhammadiyah University of Jember. Tourism Tourism Science Journal receives articles or scientific works on research results in the field of Tourism such as Tourism Potential, Planning and Development of Tourism, Hospitality, Culinary and Hospitality Management and studies that are directly related to Tourism sciences.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata" : 12 Documents clear
PENGEMBANGAN PARIWISATA KOTA BIMA SEBAGAI DAERAH TRANSIT WISATA ALTERNATIF Ahmad, Syarif; Argubi, Adi Hidayat
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1814

Abstract

Kota Bima memiliki potensi yang besar dan berpeluang dikembangkan sebagai salah satu  Daerah  Tujuan  Wisata  (DTW)  di  NTB  bagian  timur.  Potensi  pariwisata  yang melimpah tersebut berupa potensi alam dan budaya yang berkembang di masyarakat Kota Bima. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengkaji potensi dan daya dukung yang dimiliki dan ingin menemukan strategi pengembangan pariwisata yang tepat untuk menjadikan Kota Bima sebagai daerah wisata transit alternative dan prospek pengembangan pariwisata di Kota Bima.Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah wisatawan  yang berkunjung di  objek-objek wisata unggulan di Kota Bima. Teknik pengambilan sampel wisatawan digunakan cara Quota Sampling Method   yaitu cara pengambilan sampel yang telah ditentukan /dijatah sebelumnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara berstruktur, kuesioner dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dan SWOT.Berdasarkan penelitian pengembangan pariwisata Kota Bima sebagai daerah transit wisata alternative dapat disimpulkan bahwa : 1). Sarana dan prasarana pariwisata di Kota Bima meliputi sarana kesehatan, transportasi, air bersih, energi, perbankan, pos, telekomunikasi, dan usaha sarana dan jasa pariwisata serta potensi daya tarik wisata di Kota Bima yang melimpah; 2). Strategi pengembangan Kota Bima sebagai daerah transit wisata alternatif terdiri atas strategi umum dan strategi alternatif. Strategi umum meliputi: strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Adapun strategi alternatif meliputi: pengembangan daya tarik wisata di Kota Bima, peningkatan keamanan, pengembangan prasarana  dan  sarana  pariwisata,  penetrasi  pasar  dan  promosi  daya  tarik  wisata, perencanaan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan dan berbasis kerakyatan, serta pengembangan kelembagaan dan SDM pariwisata; 3). Program-program yang dirancang untuk pengembangan Kota Bima sebagai daerah tujuan wisata meliputi: program penyusunan blok kawasan, program pengembangan produk wisata, program inventarisasi daya tarik wisata, program peningkatan keamanan melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), pembangunan hotel berbintang, meningkatkan akses ke Kawasan Kolo, rencana pengembangan sarana wisata tirta, penyediaan fasilitas toilet dan kamar mandi umum, penyediaan ruang terbuka (open space), memperluas pangsa pasar, melakukan promosi melalui Biro Perjalanan Wisata, melakukan promosi melalui internet dan media lainnya, mendirikan TIC (Tourism Information Centre), melaksanakan pentas kebudayaan, pelestarian nilai sosial budaya, pemberdayaan masyarakat, membentuk lembaga pengelolaan daya tarik wisata, meningkatkan kualitas SDM pariwisata, serta mengadakan kampanye sadar wisata dan sosialisasi sapta pesona.
STRATEGI PENGEMBANGAN ‘KAWAH WURUNG’ SEBAGAI TAPAK DESA WISATA DI DESA KALIANYAR KABUPATEN BONDOWOSO J, Juhanda
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1819

Abstract

Strategi pengembangan tapak desa wisata (village tourism site) berbasis masyarakat di Kawah Wurung, yang berlokasi di Dusun Curah Macan, Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol-Ijen, Kabupaten Bondowoso, dilakukan dengan menguatkan SDM pariwisata desa (POKDARWIS), penyediaan fasilitas dasar pariwisata, dan menejemen pengelolaannya.  Dengan kekhasan dan keunikan alam bekas kawah  yang eksotis, dari deretan pegunungan dan kawah Ijen,  desa wisata Kawah Wurung mempunyai daya tarik dan pesona yang sangat besar dan kuat bagi calon wisatawan untuk berkunjung. Sampai bulan Mei 2016, jumlah wisatawan yang berkunjung, baik domestik maupun manca negara, terus mengalami grafik peningkatan signifikan, terlebih setelah sejumlah iven-iven wisata digelar secara rutin oleh Pemerintah Kabupaten  Bondowoso.  Strategi  pengembangan  tapak  desa  wisata di  Kawah  Wurung ini, adalah: 1). Menguatkan potensi tapak wisata Kawah Wurung sebagai desa wisata, untuk selanjutnya dilakukan pembenahan seluruh peta potensi yang dimilikinya sebagai landasan atau acuan pengembangan tapak wisata Kawah Wurung secara utuh di masa mendatang; 2). Mensosialisasikan kepada POKDARWIS dan masyarakat desa tentang potensi kekuatan, kelemahan, peluang dan hambatan/ancaman pada tapak wisata Kawah Wurung, sehingga usaha pengembangan ke depan dapat dilakukan secara benar, menyeluruh dan berkesinambungan sesuai dengan panduan. Dengan demikian, data riil dan analisis lapang atas kebutuhan kebutuhan dasar pariwisata, khususnya untuk desa wisata, penulis jabarkan secara utuh, karena hal itu sebagai prasyarat awal untuk menjadikan tapak wisata desa Kawah Wurung sebagai salah satu icon pariwisata Kabupaten Bondowoso masa depan.
PENGARUH EFEKTIFITAS DAN PRODUKTIFITAS PRAMUKAMAR DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN HOTEL DI KABUPATEN JEMBER Jatmiko, Hadi
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1815

Abstract

Fenomena Wisatawan dewasa ini semakin hari semakin memahami tujuan dari perjalanan wisatanya.  Motivasi dan loyalitas pelanggan (wisatawan) untuk berkunjung harus didukung oleh kesiapan Sumber Daya Manusia yang mau dan mampu serta peduli terhdap profesi dan tuntutan pelanggan yang menjadi salah satu ukuran sikap profesionalisme  karyawan  yang bergerak  dibidang pariwisata secara umum  dan  dunia perhotlean secara khusus. Memahami pentingya keberadaan pramukamar, sudah saatnya diperhatikan pentingnya memahami efektifitas   dan produktifitas yang dihasilkan oleh pramukamar  dalam  memberikan  pelayanan  kepada  tamu  yang  menginap.  Berkaitan dengan fenomena diatas maka, perlu kiranya dilakukan penelitian pengaruh efektifitas dan produktifitas pramukamar dalam meningkatkan pelayanan hotel. Tujuan penelitian ini adalah  untuk  mengkaji  dan  mengetahui  pengaruh  efektifitas  dan  produktifitas  pramu kamar dalam meningkatkan pelayanan hotel di Jember.Tahapan kegiatan ini diawali dengan survey yaitu uji instrumen penelitian. Setelah memperoleh instrumen yang valid, selanjutnya tim peneliti melakukan turun lapang untuk menggali informasi dengan wawancara dan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan data primer dan sekunder. Data yang telah didapat diolah dengan program apliksi pengolahan data SPSS Windows.Tahapan selanjutnya adalah penyusunan  hasil  penelitian, bahwa hasil  uji regresi menunjukkan variabel efektifitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan dan hasil uji regresi menunjukkan variabel produktifitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan
ANALISIS KUNJUNGAN WISATA AIR TERJUN DAMAR WULAN DI DESA SUMBERSALAK KABUPATEN JEMBER Faozen, Faozen
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1816

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh uang saku, biaya perjalanan, lama perjalanan, fasilitas wisata, keindahan alam, waktu luang, jarak tempuh terhadap kunjungan wisata. Populasi penelitian ini adalah para wisatawan yang berkunjung dengan sampel sebanyak 125 orang, penetapan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan bentuk quota accidental sampling. Data dianalisis dengan regresi lineier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel uang saku, biaya perjalanan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kunjungan wisatawan,   variabel fasilitas wisata  memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kunjungan wisatawan, variabel lama perjalanan, keindahan alam, waktu luang, jarak tempuh memiliki pengaruh negatif secara tidak signifikan. Variabel pengaruh uang saku, biaya perjalanan, lama perjalanan, fasilitas wisata, keindahan alam, waktu luang, jarak tempuh  secara simultan berpengaruh secara signifikan
EFEKTIVITAS PROMOSI PANTAI PAPUMA JEMBER MELALUI MEDIA JEJARING SOSIAL Tjayadhi, Bagus Indra
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1817

Abstract

Media jejaring sosial di internet saat ini semakin berkembang jenis dan ragamnya termasuk manfaat dan tujuannya. Media yang awalnya hanya digunakan untuk pertemanan di dunia maya berkembang menjadi salah satu media cukup populer untuk mempromosikan sesuatu pada saat ini. Fenomena ini juga mempengaruhi cara promosi dari Pantai papuma. Pantai tersebut merupakan salah satu objek wisata terkenal di Kabupaten Jember yang dikunjungi banyak wisatawan. Hal ini sangat berguna bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Pantai Papuma, karena mereka bisa mendapatkan informasi dengan mudah mengenai objek wisata melalui facebook, blog, dan jenis media jejaring sosial lainnya. Dalam penelitian ini tingkat efektivitas promosi diukur dengan menggunakan teknik model EPIC dengan menggunakan variabel empati, persuasi, dampak dan komunikasi. Tingkat EPIC dari hasil penelitian ini adalah sebesar 4,03. Skor ini menunjukkan bahwa media jejaring sosial cukup efektif dalam mempromosikan Pantai Papuma kepada masyarakat.
PEMANFAATAN KAMPOENG BATJA SEBAGAI DESTINASI WISATA EDUKASI DI KABUPATEN JEMBER Sandy, Syah Riza Octavy
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1818

Abstract

Kabupaten Jember memiliki potensi pariwisata yang sangat menarik. Salah satu potensi yang dimiliki jember adalah wisata edukasi kampoeng batja. Kampoeng batja merupakan sarana wisata edukasi berbasis Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Pada perkembanganya kampoeng batja berubah menjadi salah satu destinasi wisata edukasi yang sangat menarik dengan berbagai fasilitas wisata edukasi seperti rumah dongeng, sarana kreatifitas seni rupa dan origami serta sarana olahraga memanah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan kampoeng batja sebagai sarana wisata edukasi oleh masyarakat Jember sekaligus menggali potensi wisata edukasi di Kab. Jember. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan sebuah hasil penelitian secara sitematis tentang fakta-fakta dari pemanfaatan Kampoeng Batja. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, penyebaran Kuesioner, Kepustakaan dan Dokumentasi. Teknik analisa data dengan cara Reduksi data, Display data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampoeng batja sudah dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu tujuan wisata edukasi. Hal ini ditunjukkan dari hasil observasi langsung dan tabulasi data dari kuesaioner yang disebar   menunjukkan sebahagian besar masyarakat/ responden memanfaatkan kampoeng batja sebagai sarana wisata edukasi, wisata literasi, wisata kreatifitas dan wisata budaya dan mayoritas pengunjung dari kampoeng batja adalah masyarakat usia sekolah.
PENGEMBANGAN PARIWISATA KOTA BIMA SEBAGAI DAERAH TRANSIT WISATA ALTERNATIF Syarif Ahmad; Adi Hidayat Argubi
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1814

Abstract

Kota Bima memiliki potensi yang besar dan berpeluang dikembangkan sebagai salah satu  Daerah  Tujuan  Wisata  (DTW)  di  NTB  bagian  timur.  Potensi  pariwisata  yang melimpah tersebut berupa potensi alam dan budaya yang berkembang di masyarakat Kota Bima. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengkaji potensi dan daya dukung yang dimiliki dan ingin menemukan strategi pengembangan pariwisata yang tepat untuk menjadikan Kota Bima sebagai daerah wisata transit alternative dan prospek pengembangan pariwisata di Kota Bima.Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah wisatawan  yang berkunjung di  objek-objek wisata unggulan di Kota Bima. Teknik pengambilan sampel wisatawan digunakan cara Quota Sampling Method   yaitu cara pengambilan sampel yang telah ditentukan /dijatah sebelumnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara berstruktur, kuesioner dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dan SWOT.Berdasarkan penelitian pengembangan pariwisata Kota Bima sebagai daerah transit wisata alternative dapat disimpulkan bahwa : 1). Sarana dan prasarana pariwisata di Kota Bima meliputi sarana kesehatan, transportasi, air bersih, energi, perbankan, pos, telekomunikasi, dan usaha sarana dan jasa pariwisata serta potensi daya tarik wisata di Kota Bima yang melimpah; 2). Strategi pengembangan Kota Bima sebagai daerah transit wisata alternatif terdiri atas strategi umum dan strategi alternatif. Strategi umum meliputi: strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Adapun strategi alternatif meliputi: pengembangan daya tarik wisata di Kota Bima, peningkatan keamanan, pengembangan prasarana  dan  sarana  pariwisata,  penetrasi  pasar  dan  promosi  daya  tarik  wisata, perencanaan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan dan berbasis kerakyatan, serta pengembangan kelembagaan dan SDM pariwisata; 3). Program-program yang dirancang untuk pengembangan Kota Bima sebagai daerah tujuan wisata meliputi: program penyusunan blok kawasan, program pengembangan produk wisata, program inventarisasi daya tarik wisata, program peningkatan keamanan melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), pembangunan hotel berbintang, meningkatkan akses ke Kawasan Kolo, rencana pengembangan sarana wisata tirta, penyediaan fasilitas toilet dan kamar mandi umum, penyediaan ruang terbuka (open space), memperluas pangsa pasar, melakukan promosi melalui Biro Perjalanan Wisata, melakukan promosi melalui internet dan media lainnya, mendirikan TIC (Tourism Information Centre), melaksanakan pentas kebudayaan, pelestarian nilai sosial budaya, pemberdayaan masyarakat, membentuk lembaga pengelolaan daya tarik wisata, meningkatkan kualitas SDM pariwisata, serta mengadakan kampanye sadar wisata dan sosialisasi sapta pesona.
STRATEGI PENGEMBANGAN ‘KAWAH WURUNG’ SEBAGAI TAPAK DESA WISATA DI DESA KALIANYAR KABUPATEN BONDOWOSO Juhanda J
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1819

Abstract

Strategi pengembangan tapak desa wisata (village tourism site) berbasis masyarakat di Kawah Wurung, yang berlokasi di Dusun Curah Macan, Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol-Ijen, Kabupaten Bondowoso, dilakukan dengan menguatkan SDM pariwisata desa (POKDARWIS), penyediaan fasilitas dasar pariwisata, dan menejemen pengelolaannya.  Dengan kekhasan dan keunikan alam bekas kawah  yang eksotis, dari deretan pegunungan dan kawah Ijen,  desa wisata Kawah Wurung mempunyai daya tarik dan pesona yang sangat besar dan kuat bagi calon wisatawan untuk berkunjung. Sampai bulan Mei 2016, jumlah wisatawan yang berkunjung, baik domestik maupun manca negara, terus mengalami grafik peningkatan signifikan, terlebih setelah sejumlah iven-iven wisata digelar secara rutin oleh Pemerintah Kabupaten  Bondowoso.  Strategi  pengembangan  tapak  desa  wisata di  Kawah  Wurung ini, adalah: 1). Menguatkan potensi tapak wisata Kawah Wurung sebagai desa wisata, untuk selanjutnya dilakukan pembenahan seluruh peta potensi yang dimilikinya sebagai landasan atau acuan pengembangan tapak wisata Kawah Wurung secara utuh di masa mendatang; 2). Mensosialisasikan kepada POKDARWIS dan masyarakat desa tentang potensi kekuatan, kelemahan, peluang dan hambatan/ancaman pada tapak wisata Kawah Wurung, sehingga usaha pengembangan ke depan dapat dilakukan secara benar, menyeluruh dan berkesinambungan sesuai dengan panduan. Dengan demikian, data riil dan analisis lapang atas kebutuhan kebutuhan dasar pariwisata, khususnya untuk desa wisata, penulis jabarkan secara utuh, karena hal itu sebagai prasyarat awal untuk menjadikan tapak wisata desa Kawah Wurung sebagai salah satu icon pariwisata Kabupaten Bondowoso masa depan.
PENGARUH EFEKTIFITAS DAN PRODUKTIFITAS PRAMUKAMAR DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN HOTEL DI KABUPATEN JEMBER Hadi Jatmiko
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1815

Abstract

Fenomena Wisatawan dewasa ini semakin hari semakin memahami tujuan dari perjalanan wisatanya.  Motivasi dan loyalitas pelanggan (wisatawan) untuk berkunjung harus didukung oleh kesiapan Sumber Daya Manusia yang mau dan mampu serta peduli terhdap profesi dan tuntutan pelanggan yang menjadi salah satu ukuran sikap profesionalisme  karyawan  yang bergerak  dibidang pariwisata secara umum  dan  dunia perhotlean secara khusus. Memahami pentingya keberadaan pramukamar, sudah saatnya diperhatikan pentingnya memahami efektifitas   dan produktifitas yang dihasilkan oleh pramukamar  dalam  memberikan  pelayanan  kepada  tamu  yang  menginap.  Berkaitan dengan fenomena diatas maka, perlu kiranya dilakukan penelitian pengaruh efektifitas dan produktifitas pramukamar dalam meningkatkan pelayanan hotel. Tujuan penelitian ini adalah  untuk  mengkaji  dan  mengetahui  pengaruh  efektifitas  dan  produktifitas  pramu kamar dalam meningkatkan pelayanan hotel di Jember.Tahapan kegiatan ini diawali dengan survey yaitu uji instrumen penelitian. Setelah memperoleh instrumen yang valid, selanjutnya tim peneliti melakukan turun lapang untuk menggali informasi dengan wawancara dan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan data primer dan sekunder. Data yang telah didapat diolah dengan program apliksi pengolahan data SPSS Windows.Tahapan selanjutnya adalah penyusunan  hasil  penelitian, bahwa hasil  uji regresi menunjukkan variabel efektifitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan dan hasil uji regresi menunjukkan variabel produktifitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan
ANALISIS KUNJUNGAN WISATA AIR TERJUN DAMAR WULAN DI DESA SUMBERSALAK KABUPATEN JEMBER Faozen Faozen
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 1, No 1 (2018): Sadar Wisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v1i1.1816

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh uang saku, biaya perjalanan, lama perjalanan, fasilitas wisata, keindahan alam, waktu luang, jarak tempuh terhadap kunjungan wisata. Populasi penelitian ini adalah para wisatawan yang berkunjung dengan sampel sebanyak 125 orang, penetapan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan bentuk quota accidental sampling. Data dianalisis dengan regresi lineier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel uang saku, biaya perjalanan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kunjungan wisatawan,   variabel fasilitas wisata  memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kunjungan wisatawan, variabel lama perjalanan, keindahan alam, waktu luang, jarak tempuh memiliki pengaruh negatif secara tidak signifikan. Variabel pengaruh uang saku, biaya perjalanan, lama perjalanan, fasilitas wisata, keindahan alam, waktu luang, jarak tempuh  secara simultan berpengaruh secara signifikan

Page 1 of 2 | Total Record : 12