cover
Contact Name
Patria Asda
Contact Email
jurnalmikkiwh@gmail.com
Phone
+6281392306554
Journal Mail Official
jurnalmikkiwh@gmail.com
Editorial Address
STIKES Wira Husada Jalan Babarsari, Glendongan, Caturtunggal Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia
ISSN : 19792298     EISSN : 26850990     DOI : https://doi.org/10.47317
Core Subject : Health,
MIKKI merupakan terbitan berkala ilmiah di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal MIKKI pertama kali terbit pada tahun 2010 dalam bentuk media cetak. MIKKI merupakan wadah bagi peneliti ataupun praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun literature review dalam bidang keperawatan dan kesehatan. lingkup bidang keperawatan : Keperawatan Dasar, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan komunitas keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan Lingkup bidang kesehatan : kesehatan Ibu dan Anak, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, Administrasi kesehatan, Manajemen Rumah Sakit
Articles 147 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK RETARDASI MENTAL RINGAN DI SLBN 1 BANTUL YOGYAKARTA 2015 Redi Iriawan; Nurhidayat Nurhidayat; Aris Budi Pratama
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 4, No 1 (2016): Vol.4 No.1 Februari 2016
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v4i1.115

Abstract

ABSTRACTIntroduction: Mental retardation is a condition that requires special attention, because in children with mental retardation experience limitations in the functioning of him so that it would interfere with the normal adaptation to the environment. Usually there is a child’s mental  evelopment is less overall, but the main symptoms are prominent intelligence is underdeveloped. With this, at least the family into the media in helping children with mental retardation in conformity with the  nvironment in line with vulnerable life. Family involvement is important in the process of socialization. Families provide support in order to receive all the advantages and disadvantages of the child, so that children can socialize and communicate with others and can develop the full potential of these limitations are optimaOobjectives: To determine the relationship of Family support wit social skill of child retardation mental in SLBN 1 Bantul YogyakartaMethods: Usingan instrument with a questionaire given to the families and childs with middle retardation mentals.Results: Family support is provided in the high category 18(36%) and in the middle category 24 (48%),  while Socials skill of Childs low retardation mentals in the category of  36 (72%) and 14 (28%) child’s have social skill is Less, besides, the results of this study showed ther is signifi cant correlation between family support with socials skill of child retardation in SLBN 1 Bantul YogyakartaConclusion: There Is A Signifi cance Relationship Between Two Variables Is Family Support With Socials Skill Of Retardation Mental Of Child At SLBN Bantul
HUBUNGAN PERSEPSI WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN MOTIVASI PEMERIKSAAN PAP SMEAR DI DUSUN SAPUANGIN KELURAHAN SRANDAKAN KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA Bustanil Bustanil; Dina Putri Utami Lubis
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 7, No 1 (2018): Vol. 7 No. 1 Februari 2018
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v7i1.18

Abstract

Background: Cervical cancer is cancer that often happens and that causes of death to women. More than 270,000 deaths of cervical cancer each year in developing countries (WHO, 2014). Objective: To determine the correlation of perception of women in reproductive about cervical cancer with motivation Pap smear in Sapuangin, Srandakan, Bantul, Yogyakarta.Methods: Research methods is used in my research was quantitative research using a descriptive correlation design with cross sectional approach. The population women in reproductive age with the number 46 of sons in Sapuangin, Srandakan, Bantul, Yogyakarta. Sampling technique using saturated purposive sampling. Data collection using the questionnaire. Data analyzed used univariat analysis by fi nding the frequency distribution and bivariate analysis by correlation perception of women in reproductive age about cervical cancer with motivation Pap smear by Chi-Square. Results: Statistical test results obtained using the Chi-Square X 2 result amounted to 13.295> 5.591 X 2 tabel, the value of ρ value of 0,001 (ρ <0.05) and showed that Ha Ho accepted and rejected, meaning there is a perception of women in reproductive age about cervical cancer with motivation Pap smear in sapuangin. 0495 correlation value and signifi cance value of 0.001.Conclusion: There is a relation perception of women in reproductive age about cervical cancer with motivation Pap smear in Sapuangin, Srandakan, Bantul, Yogyakarta
STUDI LITERASI PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU RUMAH TANGGA TENTANG MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN DENGAN DIARE PADA ANAK Novita Sekarwati; Subagiyono Subagiyono
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v9i2.289

Abstract

Latar Belakang: Salah satu dampak dari meningkatnya kejadian diare adalah berkurangnya kebiasaan hidup bersih dalam kehidupan masyarakat. Hasil Riskesdas (2013) menunjukkan bahwa kejadian dan periode prevalensi diare untuk semua kelompok umur di Indonesia adalah 3,5 persen dan 7,0 persen. Berdasarkan analisis tren secara rata-rata nasional, terdapat peningkatan proporsi penduduk cuci tangan layak pada tahun 2013 (47,0%).Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku ibu rumah tangga tentang cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare (studi literatur).Metode: Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka yaitu dengan memahami pendapat, tanggapan, atau persepsi seseorang yang diperoleh dari jurnal atau hasil penelitian orang yang bersangkutan.Hasil:. Kebiasaan mencuci tangan ibu rumah tangga pada lima waktu penting, yaitu setelah buang air besar dan sebelum makan tercatat tinggi sebesar 70,8 persen dan 75,9 persen. Sedangkan tiga tindakan lainnya yaitu memandikan anak, sebelum memberi makan anak, dan sebelum memasak menunjukkan persentase masing-masing sebesar 35,1 persen, 30,1 persen, dan 37,8 persen.Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu rumah tangga dengan kejadian diare pada balita yang ditunjukkan dengan rendahnya tingkat pengetahuan ibu dalam melakukan kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada lima waktu penting.
KAJIAN LAYANAN KESEHATAN ANTENATAL CARE DAN STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KABUPATEN KEPULAUAN ARU Efrosina Orno; Dhanang Puspita; Gelora Mangalik
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v9i1.228

Abstract

(IMT) Indeks Massa Tubuh menurut (WHO) World Health Organization adalah petunjuk massa tubuh sederhana dari berat dan tinggi badan. IMT biasanya digunakan untuk mengklarifikasikan status berat badan kurang, berlebihan dan obesitas pada orang dewasa. (IMT) Indeks Massa Tubuh sangat bermanfaat bagi ibu hamil agar dapat mengontrol berat badan secara rutin dan dapat mengetahui perubahan masa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Layanan Kesehatan (ANC) Antenatal Care dan Status Gizi pada Ibu Hamil di Puskesmas Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh data tentang status gizi berdasarkan IMT sebelum kehamilan Ideal = 16 Kurang = 8 dan Lebih = 6. Status gizi ibu setelah hamil Normal (18) dan Tidak Normal(-) (12). Sebagian besar responden memiliki IMT normal yaitu 63,5%. Dari hasil penelitian diperoleh data yang ditunjukan pada tabel 3. Pada tabel tersebut, berisikan data tentang (K1) Kunjungan pertama sampai dengan (K4) Kunjungan keempat pada ibu hamil di Posyandu Puskesmas Dobo. Kesimpulan Kunjungan (ANC) Antenatal Care di Posyandu Puskesmas Dobo melakukan pemeriksaan (ANC) Antenatal Care secara rutin setiap bulan sesuai dengan jadwal pemeriksaan yang telah ditentukan. Status gizi ibu selama kehamilan sangat baik dan memiliki berat badan ideal sebesar 64%.
PERAN PERAWAT DALAM MEMBERIKAN DUKUNGAN SPIRITUAL PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA YOGYAKARTA UNIT ABIYOSO Asti Yulianti Atapada; Titih Huriah; Aris Budi Pratama
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 3, No 1 (2015): Vol.3 No.1 Februari 2015
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v3i1.106

Abstract

ABSTRACT  Background: Spiritual need is a need to find out the meaning and objective of life, to forgive and to be forgiven. Nurses have assist the elderly facing spiritual distress and improve health or spiritual strength of the elderly through spiritual welfare.  Objective: To know role of nurses in providing spiritual support to the elderly at Tresna Werdha Social Institution of Abiyoso Unit Yogyakarta Method: The study was descriptive analitik used to get an accurate overview of all characteristics observed. Samples consisted of 56 people taken through quota sampling technique. Data were obtained through questionnaire and analyzed using univariate method.  Result: Role of nurses as care provider to the elderly was in good category (78.6%), as advocacy provider was in average category (44.6%), as educator was in average category (55.4%), as coordinator was in good category (44.6%), as collaborator was in good category (57.1%), as consultant was in good category (44.6%), as change of agent was in good category  (55.4%). Conclusion: Role of nurses in a good category are as care provider, coordinator, collaborator, consultant and change  agent. Role of nurses in average category are as advocacy and educator.  Suggestion: Nurses at Tresna Werdha Social Institution of Abiyoso Unit Yogyakarta were supposed to pay attention to efforts that could improve spiritual support to the elderly.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG HIPERTENSI DENGAN PERILAKU MENCARI PENGOBATAN DI PUSKESMAS DEPOK 3 SLEMAN YOGYAKARTA Nur Yeti Syarifah
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v8i1.168

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit 10 peringkat pertama diwilayah Depok. Kurangnya pengetahuan tentang hipertensi akanmempengaruhi perilaku keluarga dan pasien.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluargatentang hipertensi terhadap perilaku Metode : Metodologi dalam Penelitian ini deskriptif kuantitatif denganpendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah 128 orang dengansampel 97 orang. Subjek penelitian adalah keluarga di atas 25 tahun yangmemiliki satu lagi anggota keluarga dengan hipertensi. Instrumenpengumpulan data menggunakan daftar periksa. Analisis datamenggunakan uji statistik Kendall Tau.Hasil: Tingkat pengetahuan keluarga tentang hipertensi dengan perilakukeluarga dalam mencari pengobatan yang memiliki tingkat pengetahuanbaik sebesar 44,4% dan perilaku 36,1%. Uji statistik menunjukkan denganKendall Tau diperoleh nilai ρ = 0,389> ⍺ = 0,05.Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan keluargatentang hipertensi dengan perilaku
GAMBARAN MINAT MAHASISWA SEMESTER VI ANGKATAN 2010 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN (S-1) STIKES WIRA HUSADA YOGYAKARTA TERHADAP NURSING ENTERPRENERSHIP Yohanes Agoes Passo Marey; Patria Asda; Beti Kristinawati
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 2, No 1 (2014): Vol.2 No.1 Februari 2014
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v2i1.97

Abstract

ABSTRACTBackgrounds: A nursing entrepreneur is a nurse who combines abilities, nursing and business skills, andall resources he possesses to run his own business. A nursing entrepreneur provides clients’ treatment, health equipments, consultation, and education related to nursing.Goal: To description the interest of students of semester VI Nursing Study Program (S-1) Wira Husada Health Institute Yogyakarta in being nursing entrepreneurs. Methods: A quantitative research with product moment design, and purposive sampling to take research sample with 85 students for the sample out of the population of 109 semester VI students. The data were collected by distributing questionnaires and digging up the standard data. The data then were tested and analyzed. Results: The Students of Nursing Study Program (S-1) Wira Husada Health Institute Yogyakarta had a medium-leveled interest in being nursing entrepreneurs.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN LANJUT USIA TENTANG PERUBAHAN FISIK DENGAN KONSEP DIRI DI GEREJA PANTEKOSTA DI INDONESIA HAGIOS FAMILY SOSROWIJAYAN WILAYAH KOTA YOGYAKARTA Fransiska Tatto Dua Lembang
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.342

Abstract

Perubahan terjadi pada manusia seiring dengan berjalannya waktu dengan melalui tahap-tahap perkembangan. Masa lanjut usia sering dimaknai masa kemunduran fisik dan psikologi. Konsep diri lanjut usia dipengaruhi bagaimana perlakuan lingkungan atau bisa juga oleh pengaruh masa lalu masa kini serta tujuan hidup dimasa depan. Untuk mengetahui hubungan antara tingkad pengetahuan lanjut usia tentang perubahan fisik dengan konsep diri.  Penelitian deskriftif analitik non eksperimental. Desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Gereja Pantekosta di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta tahun 2021 Tes Spearman Rank bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan lanjut usia tentang perubahan fisik dengan konsep diri. Di peroleh ρ value 0,844 dengan nilai r tersebut memperlihatkan hubungan positif yaitu ada kesejajaran searah antara dua variabel. Ada hubungan sangat rendah tentang perubahan fisik dengan konsep diri r hitung 0,24. Hal ini menunjukkan hipotesis dalam penelitian ini diterima. Sebagian besar tingkat pengetauan lanjut usia tentang perubahan fisik di Gereja Pantekosta di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta pada tahun 2021 dengan kategori tinggi (80,9%). Sebagian besar konsep diri lanjut usia di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta dengan kategori tinggi (82,4%). 
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SAFETY DRIVING PADA PENGEMUDI BUS AKAP Insyafia Amalia Khusnul; Cut Alia Keumala Muda; Veza Azteria; Putri Handayani
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.333

Abstract

Safety driving merupakan dasar pelatihan mengemudi lebih lanjut yang lebih memperhatikan keselamatan bagi pengemudi dan penumpang. Dalam Global Status Report on Road Safety World Health Organization disebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas jalan mengakibatkan kematian sekitar 1,35 juta orang di seluruh dunia setiap tahun1. Di Indonesia, berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), terdapat 107.500  kecelakaan dan sebanyak 1034 unit bus terlibat dalam kecelakaan lau lintas. Bus AKAP trayek Jakarta – Yogyakarta merupakan salah satu bus di Terminal Pulo Gebang dengan keberangkatan pada malam hari dan memiliki beberapa titik jalur yang rawan kecelakaan lalu lintas atau blackspot. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety driving pengemudi bus AKAP trayek Jakarta-Yogyakarta tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi pengemudi bus AKAP trayek Jakarta-Yogyakarta di Terminal Pulo Gebang sebanyak 40 pengemudi dan sampel yang digunakan sebanyak 40 pengemudi dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data analisis menggunakan uji Chi Square dengan hasil menunjukkan bahwa ada huungan antara pengetahuan safety driving (p-value 0,003), pelatihan mengemudi (p-value 0,001) dengan perilaku safety driving. Serta tidak ada hubungan antara pengalaman mengemudi (p-value 1,000) dengan perilaku safety driving. Maka dari itu dibutuhkan pengetahuan safety driving dan pelatihan mengemudi untuk meningkatkan perilaku safety driving.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP ANAK RUMAH SAKIT JIH YOGYAKARTA Yeni Dwi Lestari; Widuri Widuri; Dwi Agustina Sari
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.338

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain, sengaja atau tidak disengaja yang tidak terbatas pada bentuk komunikasi verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni dan teknologi. Banyak faktor yang mempengaruhi komunikasi terapeutik yang dapat menimbulkan  perbedaan dalam penerapan komunikasi terapeutik ke pasien termasuk pasien anak. Sampai saat ini, masih saja ada orang tua pasien yang menilai cara komunikasi perawat pada saat awal bertemu dengan pasien pendekatan yang dilakukan masih dianggap kurang, hal ini yang menimbulkan adanya komplain dari pasien.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan komunikasi terapeutik di Ruang Rawat Inap Anak Rumah Sakit JIH Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah semua perawat diruang rawat inap anak RS JIH Yogyakarta yang berjumlah 38 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji chi square.Hasil: Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden dengan penerapan komunikasi  terapeutik dengan kategori diterapkan (76,3%), usia responden dikategorikan muda (86,8%), jarak rumah responden dikategorikan jauh (71,1%),  sebagian besar responden sudah menikah (68,4%),  kepuasan kerja responden dengan kategori puas dan tidak puas memiliki presentase yang sama (50%), pengetahuan yang tinggi (76,3%), dan perilaku yang baik (71,1%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja (p=0,001), pengetahuan (p=0,010) dan perilaku (p=0,000) dengan penerapan komunikasi terapeutik, sedangkan usia (p=0,835), jarak rumah (p=0,611), dan status pernikahan (p=0,076) tidak mempunyai hubungan  yang signifikan dengan penerapan komunikasi terapeutik.Kesimpulan: Adanya faktor yang berhubungan dengan penerapan komunikasi terapeutik meliputi kepuasan kerja, pengetahuan, dan perilaku, sedangkan usia, jarak rumah dan status pernikahan tidak mempunyai hubungan yang signifikan.

Page 8 of 15 | Total Record : 147