cover
Contact Name
Patria Asda
Contact Email
jurnalmikkiwh@gmail.com
Phone
+6281392306554
Journal Mail Official
jurnalmikkiwh@gmail.com
Editorial Address
STIKES Wira Husada Jalan Babarsari, Glendongan, Caturtunggal Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia
ISSN : 19792298     EISSN : 26850990     DOI : https://doi.org/10.47317
Core Subject : Health,
MIKKI merupakan terbitan berkala ilmiah di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal MIKKI pertama kali terbit pada tahun 2010 dalam bentuk media cetak. MIKKI merupakan wadah bagi peneliti ataupun praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun literature review dalam bidang keperawatan dan kesehatan. lingkup bidang keperawatan : Keperawatan Dasar, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan komunitas keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan Lingkup bidang kesehatan : kesehatan Ibu dan Anak, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, Administrasi kesehatan, Manajemen Rumah Sakit
Articles 147 Documents
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan APD (Masker) pada masa pandemi Covid19 di Dusun Tambak Bayan Desa Catur Tunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Yogyakarta Febrini, Florensi; Muryani, Muryani; Lembang, Fransiska Tatto Dua
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.372

Abstract

COVID-19 adalah masalah kesehatan yang saat ini menjadi sorotan dunia dan mendapatkan perhatian dari berbagai ilmuwan kesehatan. Untuk menghambat penyebaran penularan COVID-19 maka WHO menganjurkan seluruh masyarakat untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker saat bertemu dengan orang lain, Namun sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkativitas di luar rumah. Berdasarkan survey awal yang dilakukan peneliti dengan metode observasi dan wawancara pada beberapa warga di wilayah Tambak Bayan, kesadaran masyarakat terkait perilaku penggunaan masker masih sangat kurang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, dan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling,  dengan jumlah sampel 192 dari 370 polpuasi. Adapun analisis data menggunakan analisis univariate (deskriptif), dan Bivariate menggunakan uji chi square dengan α=0.05. Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil korelasi faktor umur p sig.0,006, jenis kelamin p sig. 0,057, tingkat pendidikan p sig. 0,000, status pekerjaan p sig. 0,007 dan tingkat pengetahuan p sig. 0,029 dengan perilaku penggunaan APD (Masker) pada masa pandemi Covid 19 di Dusun Tambak Bayan, Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Terdapat hubungan antara umur, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD(Masker) pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Tambak Bayan, Kelurahan Caturtunggal, Kec.Depok, Kab.Sleman Yogyakarta. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku penggunaan APD(Masker) pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Tambak Bayan, Caturtunggal, Depok, Sleman Yogyakarta. 
Hubungan tingkat pengetahuan kepala keluarga tentang protokol kesehatan dengan kepatuhan dalam mencegah Covid-19 di Dusun Tambakbayan RW.03 Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta Hidayat, Nur; Pala, Widya Sucita Putri
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.390

Abstract

Latar Belakang: WHO menyampaikan bahwa saat ini dunia sedang dilanda oleh mewabahnya satu virus yang dikenal dengan COVID-19. COVID-19 merupakan penyakit menular, virus ini diketahui mewabah dimulai di Wuhan, Cina, pada Desember 2019,COVID-19 sekarang telah menjadi pandemi yang menyerang banyak negara secara global. Penularan COVID-19 melalui  pengeluaran dropet yang mengandung virus  dari pasien yang terifeksi yang keluar keudara lewat batuk atau bersin kemudian virus yang dudara terhirup oleh sesorang yangtidak terinfeksi.. Kepatuhan masyarakat mematuhi protokol kesehatan masih kurang terlebih dalam hal memakai masker, menjaga jarak, walaupun sebagian rumah sudah terdapat tempat cuci tangan tetapi penerapannya masih kurang baik.Tujuan penelitian: mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan protokol kesehatan dan kepatuhan dalam mencegah COVID-19 di Dusun Tambakbayan RW 03.Metode penelitian: Penelitian ini merupakan peneltian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah kepala keluarga di Dusun Tambakbayan RW 3 sebanyak 120 kepala keluarga . Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dengan jumlah 54 kepala keluarga. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan chi square.Hasil: Hasil penelitian menunjukan nilai analisa bivariat dengan rumus chi square bahwa tingkat pengetahuan protokol kesehatan mempunyai hubungan dengan kepatuhan dalam mencegah COVID-19 di Dusun Tambakbayan RW 03 dengan p=0,007 dengan signifikansi 0,000 (p=<0,05).Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan protokol kesehatan dengan kepatuhan dalam mencegah COVID-19 di Dusun Tambakbayan RW 03.
Efektivitas penggunaan berbagai media air dalam ovitrap (perangkap nyamuk) terhadap jumlah telur Aedes Sp yang terperangkap (studi literatur) Sekarwati, Novita; Damayanti, Susi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.378

Abstract

Latar Belakang: Hingga saat ini nyamuk Aedes sp betina masih menjadi vektor utama dalam penyebaran penyakit DBD. Umumnya nyamuk Aedes sp menyukai air bersih sebagai tempat perkembangbiakannya. Sehingga metode pengendalian nyamuk Aedes sp dengan menggunakan ovitrap (perangkap nyamuk) dianggap efektif karena media yang digunakan yaitu berupa air bersih.Tujuan: Menganalisa hasil penelitian terkait efektivitas berbagai media air dalam ovitrap (perangkap nyamuk) terhadap jumlah telur Aedes sp yang terperangkap.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik studi literature.Hasil: Berdasarkan hasil analisa jurnal-jurnal penelitian terkait efektivitas berbagai media air yang digunakan dalam ovitrap terhadap jumlah telur Aedes sp yang terperangkap, maka diperoleh hasil total rata-rata telur nyamuk Aedes sp yang terperangkap pada masing-masing media yaitu pada media air hujan 81,75 butir, air sumur 72,83 butir, air mineral 96 butir, air rendaman jerami 105,916 butir, air rendaman eceng gondok 46,33 butir, dan air lindi 35 butir. Adanya perbedaan keefektivitasan berbagai media air dalam mempengaruhi nyamuk Aedes sp untuk meletakkan telur-telurnya.Kesimpulan: Dari hasil analisa terkait efektivitas berbagai media air terhadap telur nyamuk Aedes sp yang terperangkap dapat disimpulkan bahwa air rendaman jerami yang lebih efektif dalam menarik nyamuk Aedes sp untuk meletakkan telur-telurnya, sedangkan media yang kurang efektif yaitu air lindi.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan masker pada pekerja era pandemi Covid-19 di proyek Wati, Elsa Tiara; Muda, Cut Alia Keumala; Rusdy, Mirta Dwi Rahmah; Handayani, Putri
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.389

Abstract

Pada tahun 2020 dunia internasional dihadapkan pada masalah kesehatan dengan munculnya virus Covid-19. Untuk mengatasi permasalah ini diperlukan pencegahan terutama menggunakaan masker untuk memutus  transmisi penyebaran virus covid-19, namun pada kenyataan di proyek The anggana village  berdasarkan studi awal terdapat  75%  pekerja yang perilaku tidak baik menggunakan masker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor – Faktor yang berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Masker Pada Pekerja Era Pandemi Covid-19 di Proyek The Anggana Village Adhi Persada Properti Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi pekerja di proyek The Anggana Village sebanyak 50 pekerja dan sampel yang digunakan sebanyak 50 pekerja dengan menggunakan tehnik pengambilan sampel total sampling. Data analisis menggunakan uji chi square  dengan hasil penelitian, uji univariat proporsi tertinggi perilaku baik  29 (58%), pengetahuan 28 (56%), sikap 31 (62%), pengawasan 26 (52%), sedangkan uji bivariat menunjukan faktor yang berhubungan dengan perilaku  yaitu pengetahuan  (p = 0,014), sikap (p = 0,038), pengawasan (p=0,000). Perilaku pekerja semakin meningkat dari pengetahuan baik, sikap postif dan pengawasan dari manajemen yang baik dalam upaya mendukung tindakan memutus rantai penularan virus covid-19.  
Hubungan tingkat pengetahuan keputihan dengan sikap menjaga kebersihan genitalia remaja putri di SMA Negeri 1 Depok Penarik, Neli Agustin; Dewi, Ika Mustika; Ernawati, Yuli
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.387

Abstract

Latar Belakang :  Keputihan atau Flour albus adalah keluarnya cairan selain darah dari dalam vagina,dapat berupa lender putih, kekuningan, kelabu maupun kehijauan. Sikap menjaga kebersihan genitalia yang kurang baik  akan memicu terjadinya keputihan yang patologis. Faktanya banyak remaja putri yang belum mengerti tentang cara merawat organ reproduksi.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan sikap menjagakebersihan genitalia.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Subjekpenelitian ini 157 siswi kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Depok. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner yang telah diujicobakan. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis atau chi square.Hasil : Siswi yang paling banyak berumur 16 tahun (51,0%). Sebagian besar siswi memiliki pengetahuan yang baik tentang keputihan (63,7%) dan sikap menjaga kebersihan genitalia yang baik (51,0%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan sikap menjaga kebersihan genitalia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Depok (ρ = 0,019).Kesimpulan  :  Kejadian  keputihan  dipengaruhi  oleh  tingkat  pengetahuan  mengenai  kebersihangenitalia.
Gambaran penderita HIV-AIDS Syarifah, Nuryeti; Anida, Anida
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.381

Abstract

Latar Belakang : AIDS didefinisikan sebagai suatu sindrom atau kumpulan gejala penyakit dengan karakteristik defisiensi kekebalan tubuh yang berat dan merupakan manifestasi stadium akhir infeksi HIV. HIV menjadi penyebab utama menurunnya sistem imun sekunder, yang lambat laun akan mengarah pada stadium AIDS. Yogyakarta merupakan daerah yang memiliki keistemewaan sebagaii kota wisata dan kota pelajar  sehingga banyak masyarakat yang datang dan berkunjung dari berbagai daerah untuk berwisata ataupun tinggal di Yogyakarta sebagai mahasiswa. Sehingga dengan beraneka ragam budaya, suku dan ras perlu diketahui status kesehatan tertama kasus HIV AIDS.  Tujuan : Penelitian ini untuk menegathui gambaran penderita HIV AIDs di wilayah kabupaten Sleman Metode : Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita HIV-AIDS di depok Sleman. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita HIV-AIDS yang berada di depok Sleman tahun 2016. Teknik sampling dalam penelitian  ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah format isian laporan  program surveilans penderita HIV-AIDS. Laporan diperoleh dari Rumah Sakit, Pusat Kesehatan Masyarakat, Balai Pengobatan Paru-paru (BP4) dan  Klinik Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) yang secara rutin  memberi laporan ke Dinas Kesehatan Kabupaten. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kemudian dijelaskan secara naratif.Hasil : Gambaran karekteristik HIV AIDS menunjukkan laki-laki lebih besar daripada wanita. Gambaran  karekteristik berdasarkan umur dari tahun ketahun mengalami naik turun, terendah pada usia kurang dari 1 tahun berjumlah 1 responden pada tahun 2014 dan terjadi peningkatan pada usia 20-29 tahun terjadi pada tahun 2013 berjumlah 49 responden, sedangkan pada usia 30-39 tahun terjadi pada tahun 2014 berjumlah 49 responden. Karekteristik responden pada tahun 2010-2014 tertinggi pada tahun 2013 pada pekerja wiraswasta sebanyak 29 responden dan terendah pada  sopir angkut di tahun 2014. Pola kecenderungan  responden berdasarkan asal wilayah tahun 2010-2014. Kejadian HIV-AIDS berdasarkan wilayah mengalami peningkatan pada tahun 2014 di wilayah depok sebanyak 31 responden. Pola kecenderungan terjadinya HIV AIDS meningkat pada tahun 2013 sebanyak 77 responden pada heterosex dan menurun pada tahun 2014 menjadi 64.Kesimpulan : Kejadian HIV-AIDS berdasarkan jenis kelamin terbanyak pada laki-laki, kejadian HIV-AIDS berdasarkan umur terbanyak pada kelompok umur 20-29 tahun, kejadian HIV-AIDS berdasarkan pekerjaan terbanyak lain-lain, kejadian HIV-AIDS berdasarkan wilayah terbanyak pada wilayah depok, kejadian HIV-AIDS berdasarkan faktor resiko terbanyak pada heteroseksual, kejadian HIV-AIDS berdasarkan prevalensi terbanyak pada tahun 2014
Beban kerja perawat di unit rawat jalan RSUD Panembahan Senopati Bantul Asda, Patria; Nuryani, Isty
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.384

Abstract

Latar belakang: dalam memberikan pelayanan kesehatan peran perawat sangat penting. Kualitas kinerja perawat semakin dituntut untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Unit rawat jalan RSUD Panembahan senopati memiliki jenis pelayanan yang bervariasi dan jumlah kunjungan pasien yang banyak sedangkan jumlah tenaga perawat yang bertugas hanya sedikit. Perawat selain melakukan asuhan langsung kepada pasien, juga melakukan kegiatan administrasi Tujuan penelitian: mengetahui gambaran beban kerja perawat di unit rawat jalan rumah sakit umum daerah panembahan senopati Bantul Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriftif analitik. Sampel diambil dengan total sampling semua perawat pelaksana di unit rawat jalan sebanyak 30 orang. Data diambil dengan mengunakan kuesioner, dan selanjutnya dilakukan analisis univariat. Hasil penelitian: mayoritas responden berusia <40 tahun sebanyak 56,67%, mayoritas berjenis kelamin perempuan (86,67%,) Pendidikan terbanyak adalah DIII Keperawatan (96,67%) dan masa bekerja >10 tahun (60%). Beban kerja perawat masuk kategori ringan sebanyak 56,67% dan sedang sebanyak 43,33%, tidak didapatkan hasil beban kerja dalam kategori berat.Kesimpulan: beban kerja perawat di Unit rawat jalan RSUD Panembahan Senopati Bantul termasuk dalam kategori beban kerja ringan
Hubungan antara tingkat kecemasan dengan kesiapan diri dalam menghadapi ujian kompetensi pada mahasiswa program studi profesi keperawatan di Yogyakarta Indonesia Judha, Mohamad; Lorica, Josephine D.
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.414

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan adalah gangguan alam perasaan yang ditandai dengan ketakutan dan kekhawatiran akan suatu hal temasuk ujian sehingga membuat seseorang untuk mempunyai kesiapan dalam menghadapi ujian. Studi pendahuluan yang dilakukan pada 2020 didapatkan data bahwa  ujian kompetensi bagi calon perawat lulusan Ners dirasakan sangat menegangkan dan menakutkan.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kesiapan diri dalam menghadapi ujian kompetensi pada Mahasiswa Program  Keperawatan  di Yogyakarta, IndonesiaMetode penelitian: Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif korelation dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling, jumlah sampel 68 orang, alat pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data menggunakan analisis kendal tau, waktu penelitian pada tahun 2020.Hasil penelitian: karakteristik usia dan jenis kelamin mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan dan kesiapan diri dalam menghadapi ujian Kompetensi adalah yang berusia 18 tahun yaitu 34 responden (50,0%), dan berjenis kelamin perempuan yaitu 56 responden (82,4%). Sedangkan responden yang mempunyai tingkat kesiapan diri berada dalam kategori cukup yaitu sebayak 66,2%, dan tingkat kecemasan berada dalam kategori berat yaitu 64,7%. Hasil uji didapatkan p-value sebesar 0,037 < 0,05 dengan tingkat keeratan rendah yaitu -0,246Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kesiapan diri dalam menghadapi ujian kompetensi pada Mahasiswa Program Keperawatan di Yogyakarta.
Hubungan persepsi pasien tentang perilaku caring perawat dengan mutu pelayanan di Ruang Hemodialisa RS Bhayangkara POLDA DIY Yulianti, Suci Vita; Antara, Antok Nurwidi; Toha, Akhmad
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.444

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Caring perawat adalah sikap peduli terhadap pasien dengan memberikan perhatian pada kebutuhan pasien. Perilaku caring perawat merupakan hal yang penting karena dapat meningkatkan derajat Kesehatan pasien secara sosial dan psikologis terjalin hubungan interpersonal antara perawat dan pasien. Seorang perawat harus memiliki pengetahuan dalam melaksanakan tindakan keperawatan serta sikap baik tentang caring. Hasil wawancara pada 5 pasien di tempat penelitian didapatkan bahwa terdapat perawat dalam menyampaikan informasi kepada pasien kurang jelas, kurang halus dan respon dalam menanggapi keluhan pasien kurang cepat. Tujuan: Mengetahui hubungan persepsi pasien tentang perilaku caring perawat dengan mutu pelayanan di Ruang Hemodialisa RS Bhayangkara Polda DIY.Metode: Metode penelitian ini yaitu deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rutin yang menjalani Tindakan hemodialisa di RS Bhayangkara Polda DIY berjumlah 18 pasien. Teknik pengambilan sampel yaitu total populasi. Analisis data menggunakan uji pearson product moment.Hasil: Hasil penelitian didapatkan Sebagian besar perilaku caring perawat dalam kategori baik (83.3%) dan mutu pelayanan sebagian besar dalam kategori baik (72.2%). Hasil uji pearson product moment didapatkan nilai p=0.001 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara perilaku caring dengan mutu pelayanan.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara perilaku caring dengan mutu pelayanan di Ruang Hemodialisa RS Bhayangkara Polda DIY.
Pengetahuan, sikap dan perilaku mahasiswa stikes wira husada terhadap penyebaran Covid-19 Jati, Marius Agung Sasmita; Antara, Antok Nurwidi; Istanti, Novi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v11i1.431

Abstract

Covid-19 terutama varian Omicron merupakan masalah kesehatan yang terjadi pada penduduk di Indonesia maupun seluruh negara di dunia untuk penghujung tahun 2021. Mahasiswa dari Rumpun Ilmu Kesehatan dapat berperan role model dalam memberikan edukasi tentang pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan yang baik namun mahasiswa dari Rumpun Ilmu Kesehatan tergolong kedalam kelompok usia muda yang rentan terpapar COVID-19. Pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan merupakan salah satu cara dalam mengantisipasi dan mengontrol penyebaran, penularan dan peningkatan penderita Covid-19.Untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap terhadap tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 pada Mahasiswa mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Husada Yogyakarta yang merupakan penyintas COVID-19 dengan gejala ringan-sedang. Penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional yang mempunyai maksud untuk menilai pemahaman atau wawasan dan sikap terhadap tindakan mahasiswa mengenai pencegahan penyebaran infeksi virus COVID-19 dengan cara pemberian kuesioner terhadap sample penelitian Untuk jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 33 sampel. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Jenis instrumen yang digunakan ada 4 yaitu kuesioner data demografi responden, kuesioner Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Tindakan pencegahan COVID-19.Secara simultan (bersama-sama) pengetahuan dan sikap berpengaruh signifikan terhadap tindakan, maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap secara bersama-bersama berpengaruh signifikan terhadap tindakan. Hal ini nyata karena taraf nyata > dari p-value dari hasil Data Analysis dengan menggunakan Microsoft Excel 2019

Page 10 of 15 | Total Record : 147