cover
Contact Name
Nita Yunianti Ratnasari
Contact Email
jurnal.keperawatangsh@gmail.com
Phone
+6281326263300
Journal Mail Official
jurnal.keperawatangsh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Pelajar No. 01 Giriwono Wonogiri 57613 Jawa Tengah
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan GSH
ISSN : 20882734     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal KEPERAWATAN GSH memiliki tujuan untuk mempublikasikan artikel hasil penelitian pada masalah kesehatan dan keperawatan.
Articles 198 Documents
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM UNTUK MENGURANGI NYERI KEPALA PADA PENDERITA HIPERTENSI Nurtanti, Susana
Jurnal AKPER GSH Vol 6, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FAKTOR DETERMINAN RENDAHNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF (Studi Deskriptif Di Desa Balepanjang Kecamatan Baturetno) Handayani, Sri; Husna, Putri Halimu
Jurnal AKPER GSH Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modal dasar pembentukan manusia berkualitas dimulai sejak bayi dalam kandungan disertai dengan pemberian ASI sejak usia dini. ASI adalah makanan berstandar emas yang tidak bisa dibandingkan dengan susu formula atau makanan buatan apapun. Manfaat utama pemberian ASI eksklusif bagi bayi antara lain sebagai nutrisi terbaik, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kecerdasan, dan meningkatkan jalinan kasih sayang. Manfaat ASI tidak hanya bagi bayi, tetapi juga bermanfaat bagi ibu, keluarga dan negara. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor determinan rendahnya pemberian ASI eksklusif di Desa Balepanjang Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri. Populasi penelitian ini adalah semua ibu dengan bayi usia 0 sampai 6 bulan. Sampel penelitian adalah ibu dengan bayi usia 0 sampai 6 yang tidak memberikan ASI Eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif adalah  usia 20 – 35 tahun sebanyak 100 %, primipara sebanyak 68,75 %, tingkat pendidikan SMA sebanyak 56,25 %, status pekerjaan sebagai pegawai swasta 68,75%. Tingkat pengetahuan rendah sebanyak 56,25 %, Motivasi rendah sebanyak 43,75 % dan tingkat dukungan keluarga rendah yaitu sebanyak 62,5 %. Berdasarkan hasil peneltian tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor determinan rendahnya pemberian ASI Eksklusif di Desa Balepanjang adalah tingkat pengetahuan yang rendah, motivasi yang rendah dan dukungan keluarga yang kurang Kata Kunci : Gambaran, ASI Eksklusif, Faktor Determinan
PENGARUH INHALASI UAP KAYU PUTIH TERHADAP KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFASPADA PASIEN BRONKHITIS DI PUSKESMAS WONOGIRI I Meliyani, Revi; Marni, Marni
Jurnal AKPER GSH Vol 9, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Bronkitis adalah suatu infeksi saluran pernapasan yang menyebabkan inflamasi yang mengenai trakea, bronkus utama dan menengah yang bermanifestasi sebagai batuk, dan biasanya akan membaik tanpa terapi dalam 2 minggu. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan cara terapi inhalasi uap. Inhalasi uap adalah pemberian obat dalam bentuk uap langsung menuju alat pernafasan(hidung dan paru-paru menggunakan alat cerobong yang bertujuan untuk mencairkan dahak / lendir dari paru-paru yang menutupi saluran pernafasan sehingga nafas kembali normal. Tujuan Penulisan: Menyusun resume asuhan keperawatan pada pasien bronkitis dengan tindakan inhalasi uap kayu putih untuk mengatasi masalah ketidakefektifanbersihan jalan nafas. Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi kasus (Case Study). Partisipan adalah 2 subjek yang mengalami masalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas. Instrumen yang digunakan adalah adalah air panas, handuk dan kayu putih. Hasil: Subjek mengalami penurunan sesak nafas dan RR atau frekuensi nafas berkurang Kesimpulan: Terapi inhalasi terbukti dapat mengatasi sesak nafas.
CARA BELAJAR EFEKTIF DAN EFISIEN ., Suwardi
Jurnal AKPER GSH Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengertian kata efektif berarti "Bisa mencapai tujuan yang maksimal dari yang diharapkan". Menurut kamus besar bahasa Indonesia, Kata efektif berarti ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya); Adapun definisi dari kata efektif yaitu suatu pencapaian tujuan secara tepat atau memilih tujuan-tujuan yang tepat dari serangkaian alternatif atau pilihan cara dan menentukan pilihan dari beberapa pilihan yang lain. Kata Efisien  berarti "Hemat biaya tenaga dan waktu, mendapatkan hasil maksimal tanpa mengeluarkan banyak" Sedangkan arti kata efisien menurut kamus besar bahasa Indonesia yaitu tepat atau sesuai untuk mengerjakan (menghasilkan) sesuatu (dengan tidak membuang-buang waktu, tenaga, biaya),  mampu menjalankan tugas dengan tepat dan cermat,  berdaya guna, bertepat guna.  Maksud dari pengertian efektif dan efisien dalam cara belajar adalah merupakan cara belajar untuk mencapai tujuan yang maksimal dari yang diharapkan dan cara hemat biaya tenaga dan waktu, mendapatkan hasil maksimal tanpa mengeluarkan banyak, ungkapan ini belum banyak dimengerti bagi banyak orang.Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara belajar yang efektif dan efisien, ada baiknya kita memahami dulu makna cara belajar efektif dan efisien dari pengertian yang dimaksud. Kata Kunci : efektif, efisien
GAMBARAN STATUS GIZI PADA BALITA DI POSYANDU DUSUN GAYAM SETROREJO Utami, Sisca Putri; Marni, Marni; Ambarwati, Retno
Jurnal AKPER GSH Vol 5, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH RENDAM AIR HANGAT DI KAKI UNTUK MENCEGAH TERJADINYA ULKUS PADA PENDERITA DIABTES MELLITUS DI DUSUN KEDUNGRINGIN DESA GIRIPURWA WONOGIRI. Nugroho, Yohanes Wahyu
Jurnal AKPER GSH Vol 9, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of DM in Indonesia occupies the fourth position and continues to increase every year. The uncontrolled of blood sugar condition causes metabolic and vascular complications, one of the complications occured is diabetic foot which is caused by the inadequate peripheral circulation. The examination of Ankle Brachial Index (ABI) is an examination that can be used to assess the adequacy of peripheral circulation. According to the research, warm footbaths can increase the peripheral vascularization, which is expected to have an impact on the decrease of the ABI value. The aim of this research is to determine the effect of warm footbaths decrease the value of ABI. The study design used was quasy- experimetal by using the draft of pre-test post-test control group design. The populations of DM patient were in the village of Mayangan, the total sample of them were 20 respondents. The sampling tehnique used was simple random sampling. Statistical analysis used was paired t-test and independent t-test, with the significance of p <0.05 which means that H0 is rejected. The statistical test result of treatment group showed that there was an effect of ABI value before and after the soaking with the value of p = 0.000, while the result of statistical test between control group and treatment group showed the value of p = 0.005, it means that there is a different value of ABI between control group and treatment group. The conclusion of this study is the warm footbaths effects on the decrease of ABI value in patients with DM. Objective : To find out the effectiveness of soaking warm water in the feet to prevent ulcers in people with diabetes mellitus in the hamlet of Kedungringin, Giripurwa village, Wonogiri. The research design used a Quasy-experimental design with a pre-test post-test control group design. The number of samples is 10 respondents. Tehnink sampling using simple random sampling. Statistical analysis used paired t-test and independent t-test, with a significance of p <0.05, meaning that H0 was rejected.Keywords : Diabetus Mellitus, Ulcers, Warm Water Foot Soak Therapy.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN USIA TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT DIABETES MELLITUS Waluyo, Sunaryo Joko; Solikah, Siti Nur
Jurnal AKPER GSH Vol 6, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN TERHADAP PENERAPAN INISIASI MENYUSU DINI DI DISTRIK PURWANTORO KABUPATEN WONOGIRI Widayatni, Sri; Wuryanti, Ayu
Jurnal AKPER GSH Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi menyusu dini adalah proses alami mengembalikan manusia untuk menyusu, yaitu dengan memberikan kesempatan pada bayi untuk mencari dan menghisap ASI sendiri dalam satu jam pertama dalam kehidupannya. IMD sangat bermanfaat sekali untuk menurunkan angka kematian bayi. Penerapan bidan dalam melaksanakan IMD dipengaruhi oleh pengetahuan bidan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan bidan terhadap penerapan IMD di Distrik Purwantoro Kabupaten  Wonogiri.Desain penelitian yang digunakan bersifat analitik dengan menggunakan metode cross sectional yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan (sekali waktu).Dari populasi 77, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 60 orang.Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan cara purposive sampling yaitu dengan mengambil sampel berdasar kriteria yang ditentukan oleh peneliti.Pengukuran hanya dilakukan sekali saja dengan menggunakan kuesioner.Teknik uji validitas dan reliabilitas menggunakan sistem SPSS (Statistical Product and Service Solution) Versi 16.00, analisa data dalam bentuk prosentase.Kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan bidan tentang  IMD dalam kategori baik yaitu 57 responden (95%), kategori cukup 3 responden (5%) kategori kurang tidak ada.Sedangkan responden yang menerapkan IMD sebanyak 46 responden (76,6%) dan yang tidak menerapkan IMD 14 responden (23,4%).  Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan bidan terhadap penerapan IMD karena chi-square hitung <chi-square tabel.Saran peneliti agar bidan meningkatkan pengetahuan lagi sehingga semua bidan menerapkan IMD. Kata Kunci: Hubungan, Pengetahuan dan IMDKepustakaan: 19 (2001 – 2011)
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI PUSKESMAS TIRTOMOYO I WONOGIRI Ambarwati, Retno; Ratnasari, Nita Yunianti; Purwandari, Kristiana Puji
Jurnal AKPER GSH Vol 7, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research are to describe knowledge level and mothers response within diarrhea case in child at Tirtomoyo Community Health Center  I  Wonogiri  regency 2018. Diarrhea is loss of body fluids in 24 hours with the frequency of defecation more than 3 times a day. These symptoms are manifestations of gastrointestinal system infections that can be caused by various types of bacteria, viruses and parasites. This infection can spread through contaminated food or drink or direct infection between humans. The impact of diarrheal disease on children is very influential in the hope of growth and development of children due to frequent loss of fluids and disruption of the process of absorption of food and nutrients needed by children for growth can even lead to death in children. The research is used is descriptive metode with so member of population are 30 people with choosing sampel “purposive sampling” and use queestionare to collec the data. In this study, information needed through primary data, namely data obtained by means of visits to the location of the study and distributing questionnaires to be filled by the respondents themselves. The population in this study were all mothers who had children and came for treatment at the Tirtomoyo I Community Health Center Wonogiri regency.. The samples in the study were a number of mothers who came to seek treatment at the Tirtomoyo I. Health Center. The reseach results of the Knowledge study were  18 of respondents (22%) with good knowledge, 26 of respondent (32%)with sufficient knowledge, and 36 respondent (45%) with less knowledge. The Result of attitude were 29 of respondent (36%) have good attitudes, 33 of respondent (41%) have sufficient attitudes, and 18 of respondent (22%)have less knowledge. The refor knowledge and mother’s respond within diarrhea case in child is very important to decrease and minimize rate of diarrhea case.Morbility and mortality on child.
Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu menyusui tidak memberikan ASI Eksklusif di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016 ,, Triwahyuniastuti; Kristiningtyas, Y.Wahyunti
Jurnal AKPER GSH Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract