cover
Contact Name
Septian Arief
Contact Email
dosen01126@unpam.ac.id
Phone
+628557997002
Journal Mail Official
kahpi.lkkunpam@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI)
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26857502     EISSN : 26858401     DOI : 10.32498/KAHPI
Jurnal Kajian Agama, Hukum, dan Pendidikan Islam, disingkat KAHPI diterbitkan oleh Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang sebagai wadah publikasi hasil penelitian di bidang Agama Islam, Hukum Islam dan Pendidikan Islam. Diterbitkan 2 kali dalam setahun, pada Juli dan Desember. Terbit pertama pada 01 Juli 2019, sebagai Volume 1.
Articles 58 Documents
PENANAMAN NILAI-NILAI ANTIKORUPSI DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 3 RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG Muhamad Hamzah
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 1 (2023): VOL. 5, NO.1, JULI 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v5i1.p91-97.36585

Abstract

Korupsi merupakan penyakit yang sangat berbahaya bagi suatu bangsa, dan saat ini korupsi sudah menjadi budaya buruk bangsa ini. Disisi lain, korupsi juga telah merambah ke wilayah lembaga pendidikan. Saat ini, kementerian pendidikan dan kebudayaan bersama dengan komisi pemberantasan korupsi telah memulai untuk memberantas korupsi melalui dunia pendidikan dengan mengintegrasikan kurikulum pendidikan antikorupsi kedalam kurikulum pelajaran baik dari tingkat dasar hingga tingkat perguruan tinggi.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengapa di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI, bagaimana penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang, apa saja implikasi penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI, untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang, untuk mngetahui apa saja implikasi penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal Kabupaten Pemalang.Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data dalam penelitian ini wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis deskriptif. Kemudian diuji validitasnya menggunakan teknik triangulasi, dalam hal ini triangulasi sumber dan triangulasi dengan metode.Hasil penelitian ini menunjukkan mengapa di SMP Negeri 3 Randudongkal menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI sebagai berikut: menjadikan siswa generasi antikorupsi, membangun sikap kejujuran, sebagai program pengembangan kurikulum. Penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal mengandung beberapa nilai seperti nilai kejujuran, nilai kepedulian, nilai kemandirian, nilai kedisiplinan, nilai tanggung jawab, nilai kerja keras, nilai kesederhanaan, nilai keberanian, dan, nilai keadilan. Dan beberapa implikasi penanaman nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Randudongkal adalah meningkatkan ketakwaan dan tanggung jawab, peningkatan karakter kedisiplinan dan taat aturan, sikap percaya diri, dan bersikap jujur.Kata Kunci : Nilai-Nilai Antikorupsi dan PAI
MENYIKAPI FUNDAMENTALISME SEBAGAI UPAYA FORMALISASI AJARAN ISLAM DI TENGAH DEMOKRATISASI BANGSA Dalmeri Dalmeri; Mohammad Ramdon Dasuki
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 1 (2023): VOL. 5, NO.1, JULI 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v5i1.p1-19.36588

Abstract

Gerakan fundamentalisme agama di era demokrasi selalu dikaitkan dengan pola perebutan kekuasaan melalui cara kekerasan dan pemberontakan dalam upaya mewujudkan cita-citanya, gerakan ini tidak jarang menempuh jalan kekerasan. Jika gerakan ini beraksi maka pertumpahan darah hampir dipastikan tak terelakkan dan ini terjadi karena adanya pemahaman dan keyakinan yang mendasari “ajaran” agama tersebut yang dianggap paling benar (normatif-ideologis). Setiap kelompok mengklaim paling benar dalam menentukan suatu sistem sosial dan politik. Tulisan ini berupaya untuk menganalisis berbagai gejala fundamentalisme dengan pola formalisme syariat dalam kehidupan demokrasi di Indonesia dengan pendekatan filosofis untuk mengambil sebuah sikap dan keberpihakan setiap umat Islam. Kata-Kata kunci: fundamentalisme, radikalisme, demokrasi, kekerasan, gerakan agama
PENTINGNYA PENGETAHUAN AGAMA DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN BEDA AGAMA Rusli, Rachmatullah
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 2 (2023): VOL. 5, NO.2, Desember 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini memgambarkan bahwa pernikahan beda agama masing marak dilakukan masyarakat di Indonesia, maka penting untuk mengetahui penyebab terjadinya pernikahan beda agama tersebut. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini terbatas pada usaha untuk mengungkapkan suatu masalah dan keadaan sebenarnya yang kemudian berupaya untuk mencarikan solusinya. Sebab terjadi pernikahan beda agama dikarenakan banyak faktor, 1) Kebebasan perempuan memilih calon suami, 2) Karena perasaan suka 3) Cinta 4) kurangnya pengetahuan agama. Implikasi pernikahan beda berdampak ada yaitu 1) Prinsip Spiritual, banyak anggapan pernikahan beda agama berpotensi lebih besar terjadi konflik dalam rumah tangga, karena banyak perbedaan yang mendasar dari suami dan istri. Salah satunya titik temuan agama. Problem Pernikahan Beda Agama adalah penentuan agama anak, ini menjadi persoalan pernikahan terkait agama anak, maka penting sebelum menikah setiap pasangan memiliki perjanjian-perjanjian atau kesepakatan bersama bagaimana anak-anak nantinya, dalam hal ini adalah persoalan agama anak. Maka peran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya yang memiliki jumlah tertinggi masyarakat yang melakukan nikah beda agama.
MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN TINGGI ISLAM SWASTA (STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA YOGYAKARTA) Rahmadi Agus Setiawan
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 2 (2023): VOL. 5, NO.2, Desember 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi swasta di Indonesia secara kuantitas sangatlah banyak dan bahkan jauh lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun begitu suburnya PTS di Indonesia, seiring dengan waktu beberapa PTS mulai berguguran atau harus melakukan merger dengan PTS lain agar tetap eksis. Hal ini karena di era globalisasi ini perguruan tinggi dituntut untuk kompetitif dan bermutu agar dapat hidup dengan baik dan sehat. Salah kunci dari keberlangsungan perguruan tinggi agar terus eksis dan layak adalah penerapan manajemen mutu. UII sebagai perguruan tinggi swasta tertua di Indonesia, bahkan lebih tua dari beberapa PTN, mempunyai perjalanan yang cukup panjang bagaimana mengelola manajamen mutu, sehingga pada tahun 2009 berhasil meraih penghargaan penjaminan mutu internal terbaik se-Indonesia. Hingga saat ini, menurut beberapa survey, UII masuk dalam daftar universitas terbaik baik secara nasional maupun internasional. UII sebagai perguruan tinggi Islam juga menarik untuk diteliti karena menanamkan nilai-nilai keislaman dan diintergrasikan dalam pengelolalaan manajemen pendidikan di UII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada fenomenologi, bertujuan untuk merinci keadaan atau peristiwa yang terjadi. Upaya dilakukan untuk merangkum data yang terkumpul melalui analisis deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini memungkinkan penggalian data lapangan secara menyeluruh, mencakup elemen-elemen kompleks yang terjadi di UII dalam konteks pelaksanaan manajemen mutu program pendidikan. Penelitian kualitatif ini berusaha memahami mutu hasil pendidikan di UII dengan menyelidiki berbagai informasi dari berbagai sumber, termasuk dokumen, sumber di website resmi UII, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah manajemen yang dilakukan di UII menggunakan Total Quality Management (TQM) dimana setiap setiap elemen di UII mempunyai kesadaran dan komitmen untuk menjaqa mutu di UII. Pelaksanaan manajemen mutu, terdiri dari input, proses, dan output, dan dilaksankan oleh suatu badan yang bernama Badan Penjaminan Mutu (BPM). Dalam penjaminan mutunya UII berpegang pada visi “rahmatan lil ‘alamin” yang berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.
IMPLEMENTASI PENDISTRIBUSIAN ZAKAT FITRAH DALAM MEWUJUDKAN ZERO HUNGER PADA SDGS (Studi Kasus Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pulo Cabang Depok Barat) Risdianto1, Laila Yumna2, Tajudin3, Oneng N Bariyah4, Anggraini Soemadi5, Astri Dian Apriani6, Reni
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 2 (2023): VOL. 5, NO.2, Desember 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is the third highest country in the Southeast Asia region after Timor Leste and Laos in terms of hunger levels based on 2021 Global Hunger Index (GHI) data with a hungry population of 17 million people. Global and national programs in an effort to reduce hunger rates are discussed specifically in the Sustainable Development Goals (SDGs). In Islam, the SDGs program at point zero hunger can be realized through the distribution of zakat fitrah. This research uses a qualitative approach with descriptive methods by collecting data through interviews and analyzing financial reports for the implementation of zakat fitrah in 1444 H. The aim of this research is to find out the distribution of zakat fitrah in realizing Zero Hunger in the SDGs which are implemented in the Muhammadiyah Branch Leadership (PRM) Pulo Branch West Depok. Based on research results, the distribution of zakat fitrah carried out by PRM Pulo West Depok Branch has succeeded in realizing zero hunger in the SDGs with indicators of ending hunger and ensuring access to food for all people, especially for those who are vulnerable. Meanwhile, other indicators of achievement have not been able to be realized by PRM Pulo Depok City, such as improving the quality of food consumption and community nutrition, as well as ending malnutrition; Strengthening sustainable food and agricultural production for food security and independence; and Increasing the welfare of food business actors, especially farmers, fishermen and fish cultivators.
METODE PEMULIHAN TRAUMA MELALUI PENDIDIKAN HATI BERBASIS AL-QUR’AN Hamdani Anwar1, Muhammad Haryadi2, Abdul Rachman3”
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 2 (2023): VOL. 5, NO.2, Desember 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan hati perspektif Al-Qur’an adalah pendidikan yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan, memperbaiki dan menjaga hati. Fungsi pendidikan hati ini adalah mengoptimalkan potensi hati yang berakal, yaitu hati yang mampu menerima hidayah Allah swt. untuk dapat meyakini kekuasaan-Nya dan kemampuan menghadapi problematika hidup. Metode pendidikan hati dalam pemulihan trauma dilakukan melalui metode tazkiyyah, tazyîn, tadabbur dan tarabbuth. Demikian pula model implementasi pendidikan hati dapat dilakukan melalui 4 (empat) metode yaitu; (1) Tazkiyyah yaitu menyucikan hati untuk melahirkan sikap ikhlas dan tawakal, (2) Tazyîn yaitu menghiasi hati, untuk menunjukkan sikap syukur, sabar dan ridha, (3) Tadabbur yaitu memahami dengan hati, untuk menghasilkan sikap keteguhan hati, dan (4) Tarabbuth yaitu mengikat, yaitu menjadikan seseorang memiliki kelapangan hati dan kasih sayang. Menariknya, keempat metode pendidikan hati ini relevan dengan pemulihan trauma berbasis psikologi yaitu dilakukan dengan penanaman pikiran positif (instilling positive thinking), partisipasi aktif keluarga (family active participation), dan pelibatan sosial masyarakat (community social engagement).
METODE PEMULIHAN TRAUMA MELALUI PENDIDIKAN HATI BERBASIS AL-QUR’AN Hamdani Anwar1, Muhammad Haryadi2, Abdul Rachman3”
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 2 (2023): VOL. 5, NO.2, Desember 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan hati perspektif Al-Qur’an adalah pendidikan yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan, memperbaiki dan menjaga hati. Fungsi pendidikan hati ini adalah mengoptimalkan potensi hati yang berakal, yaitu hati yang mampu menerima hidayah Allah swt. untuk dapat meyakini kekuasaan-Nya dan kemampuan menghadapi problematika hidup.Metode pendidikan hati dalam pemulihan trauma dilakukan melalui metode tazkiyyah, tazyîn, tadabbur dan tarabbuth. Demikian pula model implementasi pendidikan hati dapat dilakukan melalui 4 (empat) metode yaitu; (1) Tazkiyyah yaitu menyucikan hati untuk melahirkan sikap ikhlas dan tawakal, (2) Tazyîn yaitu menghiasi hati, untuk menunjukkan sikap syukur, sabar dan ridha, (3) Tadabbur yaitu memahami dengan hati, untuk menghasilkan sikap keteguhan hati, dan (4) Tarabbuth yaitu mengikat, yaitu menjadikan seseorang memiliki kelapangan hati dan kasih sayang. Menariknya, keempat metode pendidikan hati ini relevan dengan pemulihan trauma berbasis psikologi yaitu dilakukan dengan penanaman pikiran positif (instilling positive thinking), partisipasi aktif keluarga (family active participation), dan pelibatan sosial masyarakat (community social engagement).
Peran Pondok Pesantren Dalam Membentuk Karakter Santri Pada Pondok Pesantren Pondok Pesantren Raudhatut Tauhid, Rumpin, Bogor. 1Moh. Jazuli, 2Ahmad Yani Nasution
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 2 (2023): VOL. 5, NO.2, Desember 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pondok Pesantren Dalam Membentuk Karakter Santri Pada Pondok Pesantren Raudhatut Tauhid, Rumpin, Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sampel penelitian dipilih adalah purposive sampling, sedangkan data yang digunakan adalah data deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Menjelaskan peran Raudhatut Pesantren Tauhid dalam membentuk karakter santri. 2) Mendeskripsikan metode-metode yang diterapkan oleh Raudhatut Pesantren Tauhid dalam membentuk karakter santri. 3) Mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan karakter peserta didik oleh Raudhatut Pesantren Tauhid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok pesantren memiliki peran dalam pembentukan karakter sosial santri di Raudhatut Pesantren Tauhid sebagai tempat dan sarana pembentukan karakter. Pondok Pesantren Raudhatut Tauhid menggunakan metode pembelajaran, keteladanan, pembiasaan, dan nasihat-hukuman sebagai pendekatan dalam membentuk karakter sosial santri.