cover
Contact Name
Septian Arief
Contact Email
dosen01126@unpam.ac.id
Phone
+628557997002
Journal Mail Official
kahpi.lkkunpam@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI)
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26857502     EISSN : 26858401     DOI : 10.32498/KAHPI
Jurnal Kajian Agama, Hukum, dan Pendidikan Islam, disingkat KAHPI diterbitkan oleh Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang sebagai wadah publikasi hasil penelitian di bidang Agama Islam, Hukum Islam dan Pendidikan Islam. Diterbitkan 2 kali dalam setahun, pada Juli dan Desember. Terbit pertama pada 01 Juli 2019, sebagai Volume 1.
Articles 58 Documents
MODEL PENDIDIKAN PRANIKAH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (STUDI EMPRIS KEHIDUPAN PERNIKAHAN DI KOTA BOGOR) A. Ubaedillah; Ahmad Zain Sarnoto
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol 4, No 2 (2022): KAJIAN AGAMA, HUKUM DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v4i2.p190-208.27843

Abstract

         Pendidikan pranikah merupakan pendidikan yang mempersiapkan calon pengantin baik usia nikah, masa nikah atau usia pranikah untuk memiliki ketahanan dalam bidang spiritual, intelektual, emosional dan sosial dalam membentuk keluarga sakînah mawaddah wa rahmah. Materi yang diberikan pada pendidikan pranikah terkait pendidikan tentang orientasi ilahiyah, ketahanan sosial , ketahanan ekonomi, mengelola emosi, menjaga kesehatan,  relasi gender yang harmonis, hukum seputar keluarga, pencerahan tentang dasar-dasar perkawinan,  hak dan kewajiban sebagai suami istri,  kesiapan spritual, mental,  hukum keluarga, solusi meminimalisir terjadinya sek bebas dan kekerasan dalam rumah tangga.            Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode tafsir maudhu’i. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif  untuk menghasilkan data yang bersifat deskriptif yang hasilnya disajikan dalam bentuk kualitatif.            Temuan penulis dilapangan khususnya di Kota Bogor banyak sekali para calon pengantin atau remaja usia nikah yang belum faham hal-hal yang berhubungan dengan pendidikan sebelum nikah serti apa  itu Ta’âruf, apa itu  khitbah secara syar’i. Kebanyakan dari mereka tidak faham. Setelah ta’âruf atau khitbah mereka merasa bebas untuk  kemana-mana berdua` tanpa ada mahramnya.  Begitu pula foto-foto sebelum nikah prawedding, mereka pamerkan didepan pelaminan, bahkan ada sepasang suami istri,  17 tahun  sudah berumah tangga tidak mengerti apa itu thalaq, ruju’ dan kewajiban suami dan istri. Ada pula yang belum faham bagaima menyelesaikan berbagai macam problematika hidup  dalam berkeluarga dan  bermasyarakat.          Kata Kunci : Pendidikan Pranikah,
FLOW AKADEMIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Sri Wahyuni; Nur’Aini Nur’Aini
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol 4, No 2 (2022): KAJIAN AGAMA, HUKUM DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v4i2.p116-134.27839

Abstract

Permasalahan dalam pendidikan yang banyak dialami oleh peserta didik adalah kebosanan dalam proses pembelajaran atau perkuliahan. Flow merupakan suatu keadaan dimana individu megalami peleburan total dalam kegiatan yang diakukannya. Hal tersebut dicapai melalui intensitas dan perhatian terfokus pada kegiatan. Keadaan flow merupakan suatu keadaan yang dapat memunculkan motivasi bagi individu dan komunitas, sehingga individu dapat menikmati aktivitas meski dilakukan dalam kurun waktu yang lama atau bahkan lupa waktu. Flow dapat terjadi atau muncul dalam berbagai akivitas, seperti belajar, bekerja, bermain, maupun beribadah. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan flow akademik dalam perspektif Islam, mengetahui konsep flow dalam Islam, dan strategi mencapai flow akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumen dari buku-buku, tafsir, kamus, jurnal, artikel dan media social. Kemudian menyalin dan mengumpulkannya berdasarkan tema mengikuti pertanyaan penelitian. Peneliti kemudian meganalisis data dengan mereduksi data yang telah dikumpulkan, kemudian menyajikan data, lalu dilakukan deskripsi data, dan terakhir dilakukan interpretasi data dengan melibatkan konteks dan studi pustaka yang relevan sesuai dengan data yang didapatkan. Temuan penelitian ini yaitu bahwa flow telah lama hadir dalam Islam jauh sebelum konsep flow ditemukan. Landasan flow terdapat pada Q.S. Al-Mu’minun ayat 2. Flow dalam Islam disebut “khusyu”. Khusyu’ direalisasikan ketika seseorang menghadap kepada Allah, terutama saat mengerjakan shalat dan berzikir. Kekhusyu’kan merupakan manifestasi tertinggi dari sehatnya hati dan landasan utama tegaknya shalat dan zikir. Adapun flow akademik merupakan manifestasi tertinggi dari suatu kondisi atau keadaan menikmati kegiatan akademik (belajar). Untuk mencapai flow akademik, peserta didik/mahasiswa harus mampu menyeimbangkan kesulitan tugas yang harus dikerjakan dengan skill yang dimiliki. Islam mengajarkan untuk selalu mengingat Allah dalam segala akivitas manusia. Untuk itu, dalam kegiatan akademik (belajar) hendaknya peserta didik/mahasiswa berdoa sebelum memulai akivitas belajar, agar tidak merasa gelisah dan bosan.Kata Kunci: Flow, Akdemik, Islam
GERAKAN MODERNISME DALAM ISLAM:KONSEP, OBJEK DAN METODE AKTUALISASINYA Toto Edidarmo; Sopian Hadi
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol 4, No 2 (2022): KAJIAN AGAMA, HUKUM DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v4i2.p98-115.27862

Abstract

Gerakan modernisme dalam Islam, khususnya pendidikan, tidak terlepas dari dua faktor eksternal dan internal. Faktor eksternalnya adalah ekspedisi Napoleon Bonaparte dari Prancis ke Mesir yang kemudian menggugah kesadaran bangsa Mesir untuk bangkit dari keterpurukan dan keterbelakangan dari Barat. Faktor internalnya berupa ayat-ayat Al-Quran dan hadis Nabi Saw. yang menyeru umat Islam untuk menggunakan akal dan pikiran demi mencapai kemajuan peradaban melalui pembaruan pemikiran, khususnya bidang pendidikan dan ekonomi. Dalam aktualisasi modernisme, para pemikir Islam menggunakan tiga metode. Pertama, metode komparatif, yaitu membandingkan antara keadaan masyarakat umat Islam dengan masyarakat yang lebih maju. Kedua, metode analitis-kritis, yaitu menganalisis dan mendiagnosis faktor-faktor yang menyebabkan keterbelakangan itu. Ketiga, metode rekonstruksi, yaitu mengajukan pemikiran, ide, dan gagasan untuk mencari solusi atas keterbelakangan Islam dan bagaimana strategi untuk memajukan umat Islam.Kata Kunci : modernisme, intelektualisme, pembaruan, gerakan Islam.
RIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN FATWA MUI Abdulloh Abdulloh; Najikha Akhyati
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol 4, No 2 (2022): KAJIAN AGAMA, HUKUM DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v4i2.p135 - 148.27840

Abstract

Riba merupakan bagian jual beli yang di larang oleh Allah sejak zaman Nabi Muhammad SAW, riba telah ada sejak zaman jahiliah yang secara ekonomi telah digunakan pemilik modal untuk mengeksploitasi orang miskin demi  mendapatkan keuntungan sebesar besarnya dan sebanyak banyaknya. Dalam era modern muncul usaha perbankan konvensional yang menggunakan sistem bunga. Mencermati hal itu perlu dianalisis pandangan ulama ahli Fiqh mengenai riba dan apakah bunga bank identik dengan riba atau bukan. Dalam kaitan ini semua ulama sepakat bahwa riba yang dipraktekkan di masa klasik diharamkan karena adanya unsur eksploitasi yang menimbulkan kezaliman dari pemilik modal kepada peminjam. Sebab itu mayoritas ulama menganggap bunga bank identik dengan riba. Di Indonesia tentang riba sudah dijeaskan di Fatwa MUI nomor 1 tahun 2004 tentang bunga bank dikeluarkan untuk memajukan atau menaikkan pamor bank syariah agar masyarakat beralih kepada bank syariah dan meninggalkan bank konvensional. Keywords: riba, hukum  Islam, fatwa MUI
ANALISIS METODE ISLAMIC PARENTING PADA ERA DIGITAL (STUDI ANALISIS TERHADAP METODE PARENTING ABDULLAH NASIH ULWAN) Ahmad Yani Nasution; Moh Jazuli
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol 4, No 2 (2022): KAJIAN AGAMA, HUKUM DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v4i2.p149-168.27841

Abstract

Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui dan menganaslis metode islamic parenting Abdullah Nasih Ulwan serta relevansinya terhadap pendidikan anak pada era digital. Metode yang gunakan adalah Kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data primer adalah Al-Qur’an dan terjemahan, disertai sumber keilmuan yang dianggap relevan, baik dari jurnal, text book, maupun hasil penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan metode deskriptif analisis. Karena data yang digunakan adalah data deskriptif, maka metode analisisnya menggunakan analisis non statistic. Adapun hasilnya bahwa Abdullah Nasih Ulwan membagi metode dalam islamic parenting menjadi 5, yakni metode keteladanan, metode kebiasaan, metode nasehat, metode memberikan perhatian, dan metode memberikan hukuman. Metode tersebut adalah metode yang perlu orang tua tahu dalam menghadapi era digital, mengingat era digital adalah kemajuan yang juga harus disiasati. Era digital juga hal yang tidak dapat dihindari sehingga orang tua butuh metode dalam melaluinya, terutamanya saat mendidik anak-anaknya. Setelah dianalisis maka penulis berkesimpulan bahwa metode islamic Abdullh Nasih Ulwan masih relevan bila diterapkan pada era digital untuk menghasilkan pendidikan yang baik bagi anak dan orang tua di era digital.  Kata Kunci: Abdullah Nasih Ulwan, Islamic Parenting, Era Digital
SEJARAH DAN DINAMIKA PEMBAHARUAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA: SURAU DAN PESANTREN Nurul Huda; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 1 (2023): VOL. 5, NO.1, JULI 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v5i1.p20-33.36579

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana sejarah dan dinamika pembaharuan lembaga pendidikan islam di Nusantara: Surau, Pesantren dan Madrasah. Penelitian ini menggunakan metode library research (kajian pustaka), metode ini mempunyai pengertian sebagai pedoman dalam mengumpulkan berbagai informasi serta data yang dibantu oleh bermacam-macam sumber mergenai topik yang akan dibahas. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa surau bagi masyarakat Minangkabau memiliki multifungsi, tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, rapat, tempat tidur tetapi juga berfungsi sebagai lembaga pendidikan islam. Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang tumbuh dan berkembang di pulau Jawa dan sampai sekarang tetap survive. Kata Kunci : Sejarah Pendidikan Islam, Surau, Pesantren
JUAL BELI ASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA Maria Ulfa
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 1 (2023): VOL. 5, NO.1, JULI 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v5i1.p34-47.36580

Abstract

Jual Beli Air Susu Ibu (ASI) dalam kajian para ulama Fiqih mempunyai perbedaan pendapat tentang boleh atau tidaknya. Ulama Maliki dan Syafi’I membolehkannya, sedangkan Hanafi melarangnya. Larangan jual beli ASI juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif yang merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam artikel ini akan dikaji bagaimana hukum Islam memandang hukum jual beli ASI, bagaimana Undang-undang mengatur hukum jual beli ASI. Tujuan penelitian ini agar orang-orang mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam dan hukum perundang-undangan Indonesia mengenai jual beli ASI. Jenis penelitian ini adalah bersifat  perpustakaan (Library Research), adalah mengumpulkan karya ilmiah atau data sesuai dengan pembahasan yang akan dipelajari. Dalam penelitian kepustakaan, pengumpulan datanya diolah dengan mencari kitab-kitab, buku, artikel jurnal, dan catatan relevansi lainnya yang memiliki keterkaitan dengan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Air Susu Ibu, ASI Eksklusif.
MANAJEMEN KEGIATAN KAMPUS UNPAM MENGAJI DI UNIVERSITAS PAMULANG Yenny Merinatul Hasanah; Deni Darmawan
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 1 (2023): VOL. 5, NO.1, JULI 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v5i1.p48-57.36581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu manajemen kegiatan kampus unpam mengaji di Universitas Pamulang. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Miles & Huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. teknik keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian ini adalah a. Perencanaan melalui menanamkan kesadaran bersama dan menyamakan persepsi pentingnya pengintegrasian kegiatan Kampus Unpam Mengaji (KUM), b. Pengkoordinasian pembagian tugas dan wewenang serta tanggung jawab kepada seluruh dosen Agama, c. Pelaksanaan kegiatan 1.  Mengaji Al Quran, 2. Mengkaji Al Quran, 3. Kajian Fiqh, 4. Pengajian Ihnya Ulumuddin. d. Pengendalian  melihat ketercapaian kegiatan Kampus Unpam Mengaji yang telah dirasakan mahasiswa dan dosen Agama Universitas Pamulang. Kata Kunci: Manajemen, Kampus Unpam Mengaji.
MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN Ahmad Zain Sarnoto; Lukmanul Hakim
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 1 (2023): VOL. 5, NO.1, JULI 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v5i1.p58-75.36582

Abstract

Marketing of educational services has become a hot issue and a challenge for educational institution managers, due to increasingly competitive competition between educational institutions. This condition encourages educational institutions to make maximum efforts in marketing educational services. This study tries to examine the concept of marketing educational services from the perspective of the Koran, so that it is hoped that it can provide Qur'anic values in the practice of marketing educational services.Referring to the concept of relational marketing, this study explores the term da'wah as a marketing term in the Qur'an. Marketing management of educational services from the perspective of the Koran is described in three parts. First, the reformulation of the marketing management concept of educational services using the service marketing paradigm from the Al-Qur'an perspective. Second, the marketing of educational services uses the bil wisdom, mauidhah hasanah, and al jidal billati hiya ahsan methods. Third, service marketing orientation and model, implemented in a holistic spiritual based on religious values. Kata Kunci : Manajemen Pemasaran, Jasa Pendidikan, Relational Marketing  
NILAI-NILAI MORAL PADA KISAH YUSUF AS DALAM AL-QURAN Fatimah Fatimah; Sri Wahyuni; Kusumawati Kusumawati
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol. 5 No. 1 (2023): VOL. 5, NO.1, JULI 2023
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v5i1.p76-90.36584

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali muatan nilai-nilai moral yang terkandung di dalam kisah Nabi Yusuf as. Masalah moral merupakan hal yang selalu mendapatkan perhatian serius. Dekadensi moral menjadi problem dalam masyarakat yang harus dicarikan solusi dan penanganannya. Pada tataran ini manusia sebagai makhluk beradab membutuhkan nilai-nilai dan acuan dalam bertingkah laku dan berhubungan dengan sesamanya. Tanpa adanya nilai-nilai dan acuan tersebut niscaya kehidupan manusia terperosok ke dalam jurang kerusakan dan kehancuran.              Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif analitis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir maudhu’i dan metode historis. Dengan dua metode ini akan dapat ditemukan secara utuh dan sistematis masalah yang diteliti yakni muatan nilai-nilai moral dalam paparan kisah Nabi Yusuf as dalam surat YÈ—suf. Dengan demikian, hasil penelitian yang didapat bersifat obyektif dan komprehensif.            Dalam penelitian ini ditemukan bahwa surah YÈ—suf mengandung paparan-paparan penceritaan yang sarat dengan nilai-nilai moral di dalamnya. Rangkaian penceritaan yang indah dan memberi kesan mendalam tersebut mengarah pada tiga aspek hubungan, yaitu: Pertama, bagi setiap individu. Nilai-nilai moral bagi individu ini tertuju pada konteks relasi antara orang tua dan anak, dan antara suami dengan istri. Kedua, bagi pemimpin suatu wilayah atau negara. Dalam konteks ini, nilai-nilai moral dapat ditangkap dari tindakan dan kebijakan yang dilakukan oleh para tokohnya; Yusuf as, pembesar Mesir, dan Raja Mesir.  Ketiga, bagi masyarakat secara umum. Pada konteks ini nilai-nilai moral termuat dalam interaksi antara Yusuf as dengan saudara-saudaranya, dengan para tahanan di penjara, dan penghuni istanaKata Kunci: Nilai, Moral, Yusuf as., al-Qur’an