Majalah Ilmiah Gema Maritim
Majalah Ilmiah Gema Maritim adalah majalah ilmiah yang terbit enam bulanan. Lingkup bidang ilmu adalah ilmu terapan meliputi permesinan, kelistrikan, perawatan permesinan, pneumatic, sistem kontrol, elektronika, navigasi, keselamatan, astronomi, stabilitas kapal, logistik, eksport import, kepabeanan, kepelabuhanan, transportasi laut, bahasa, teknologi informatika dan komunikasi. Artikel yang akan diterbitkan dialamatkan ke editor. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk pemuatan artikel tersedia di setiap terbitan. Semua artikel yang dikirimkan akan diseleksi melalui proses review oleh reviewer (mitra bestari). Majalah ini terbit secara berkala setiap 6 bulanan, yaitu di semester Gasal bulan September dan Semester genap bulan Maret
Articles
121 Documents
Kebijakan Untuk Mengatasi Inflasi
Utami, Tini
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 13 No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (586.264 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v13i1.17
Kita sering mendengar kata "inflasi". Terjadinya inflasi seringkali membuat resah masyarakat, terutama yang terkena dampaknya, tetapi sebenarnya ada juga sebagian masyarakat yang diutungkan akibat adanya inflasi, masalah inflasi memang selalu menarik sebagai salah satu peristiwa moneter yang penting dan hampir semua negara didunia ini mengalaminya.
Pengaruh Lanina Terhadap Pelayaran Dan Upaya Mengatasi Keselamatan Kapal Di Samudera Indonesia
Subandi, Subandi
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 13 No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (868.606 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v13i1.18
Dalam suatu pelayaran kapal pada lintang kurang lebih 11o – 00o utara maupun lintang Selatan akan menjumpai akan adanya cuaca buruk (badai). Dalam cuaca buruk ada kalanya kapal mengalami rolling (goyang kiri kanan); pitching (ngetrail); heawing (gerakan keatas dan kebawah); surging (maju mundur); swaying (mengayun kiri kanan) dan yawing (memutar kiri kanan), yang dapat menghambat jalannya pelayaran maupun menyebabkan kerusakan-kerusakan. Cuaca buruk adalah salah satu faktor keadaan laut yang mempengaruhi olah gerak kapal. Adapun yang dimaksud cuaca buÂruk adalah keadaan laut yang buruk, disebabkan karena angin, ombak dan lain-lain, sehingga para Perwira kapal harus dapat membawa kapalnya sebaik-baiknya dalam mengatasi situasi seperti ini. Lanina adalah akibat fenomena alam yang terjadinya pada suatu saat tertentu yang dalam waktu tidak dapat ditentukan secara pasti. Hal ini adanya mencairnya gunung es dari kedua kutub dibumi ini. Dengan pasangnya air laut terbesar menimbulkan Rough sea (ombak besar) merupakan cuaca buruk bagi pelayaran kapal-kapal. Cara terbaik bagaimana mengolah gerak dari kapal pada cuaca buruk sangat tergantung pada type, ukuran dan kemampuan daÂri sarana-sarana olah gerak yang dimilikinya.
Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management)
Sucahyowati, Hari
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 13 No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (881.235 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v13i1.19
Adanya praktek manajemen logistik tradisional yang bersifat adversarial pada era modern ini sudah tidak relevan lagi, karena tidak dapat menciptakan keunggulan kompetitif. Perkembangan lingkungan industri yang dinamis pada era global seperti sekarang ini menjadi pemicu bagi banyak organisasi perusahaan untuk menggali potensi yang dimiliki, serta mengidentifikasi faktor kunci sukses untuk unggul dalam persaingan. Usaha-usaha yang dilakukan diarahkan untuk memberikan produk yang terbaik bagi konsumen. Produk yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen dalam pengertian manajemen produksi dan operasi adalah kombinasi produk barang dan jasa. Menyajikan produk dalam arti luas, merupakan tantangan sekaligus peluang bagi sistem produksi operasi yang harus dijalankan perusahaan. Mulai dari mengidentifikasi selera konsumen sampai dengan mengupayakan seluruh kebutuhan input dari pemasok untuk memproduksi dan mendistribusikan produk tersebut sesuai dengan selera konsumen yang dibidik. Pada dasarnya konsumen mengharapkan dapat memperoleh produk yang memiliki manfaat pada tingkat harga yang dapat diterima.
Karakterisasi Blok Rem Kereta Api Berbahan Al-Sic Berdasarkan Komposisi Material
Kurniawan, Ipung;
AP, Bayuseno
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 13 No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (6425.216 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v13i1.20
Brake blocks is a vital component in the braking system of trains. Generally material brake blocks made ​​of cast iron. But the usage is still less effective than the weight and resistance to wear. Al-SiC composites with the variation of weight fraction of 5, 10 and 15% SiC is expected to address the problem as expected. Stir casting method was chosen for the process of formation of Metal Matrix Composites (MMC), which includes the characterization of microstructure and wear of materials. Wear and tear on the material tested by the method ogoshi at 2.12 kg load and a constant sliding speed 0.244 m/s for 60 seconds. Small value indicates the specific wear resistance of materials against wear is good.
Penilaian Kinerja Dengan Balance Scorecard
Erliyana, Sulida
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 13 No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (701.931 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v13i1.21
Konsep balance scorecard berkembang sejalan dengan perkembangan implementasi konsep tersebut. Balance scorecard terdiri dari 2 (dua) kata : balance (berimbang) dan scorecard (kartu skor). Kartu skor adalah kartu yang digunakan untuk mencatat skor hasil kinerja. Kartu skor juga dapat digunakan untuk merencanakan skor yang hendak diwujudkan oleh personil dimasa depan. Melalui kartu skor, skor yang hendak diwujudkan oleh personel di masa depan dibandingkan dengan hasil kinerja sesungguhnya. Hasil perbandingan ini digunakan untuk melakukan evaluasi atas kinerja personel yang bersangkutan. Kata berimbang dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa kinerja personel diukur secara berimbang dari 2 (dua) aspek yaitu keuangan dan non keuangan, jangka pendek dan jangka panjang, intern dan ekstern
Optimalisasi Pemanfaatan Full Mission Ship Handling Simulator dalam Meningkatkan Kompetensi Bernavigasi Taruna Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Barombong
Nanang J S;
Ratna Dwi Kurniawan
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 21 No 2 (2019): Gema Maritim Vol 21 No 2 tahun 2019 tanggal 30 September 2019
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1191.854 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v21i2.22
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seberapa besar optimalisasi pemanfaatan Full Mission Ship Handling Simulator terhadap peningkatan kompetensi bernavigasi taruna BP2IP Barombong. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa pembelajaran dengan menggunakan Full Mission Ship Handling Simulator dinilai dapat meningkatkan kompetensi ( pengetahuan dan keterampilan ) taruna dalam bernavigqsi. Untuk menguji pengetahuan, taruna diberikan soal ujian tertulis dan untuk menguji keterampilan, taruna diberikan ujian praktik harus menyelesaikan skenario di simulator. Dari hasil ujian semester dua angkatan 58 tahun diklat 2018/2019 didapatkan nilai rata-rata ujian teori 70,54 dan ujian praktik 68,85. Sedangkan untuk semester dua angkatan 59 tahun diklat 2018/2019 didapatkan nilai rata-rata ujian teori 78,24 dan ujian praktek 68,13. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa inovasi dalam pendidikan kepelautan dengan praktek menggunakan simulator sebagai salah satu model pembelajaran adalah sangat baik, namun proses pembelajaran teori di kelas dengan system konvensional dan menggunakan teknologi pendidikan tetap dilakukan karena memegang peranan sekitar 22-33%.
Studi Perbaikan Kerusakan Ejector pada Sistem Pembuangan Ballast di Kapal MV. Sari Indah
Rio Irfan Aziz;
Eka Darmana
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 21 No 2 (2019): Gema Maritim Vol 21 No 2 tahun 2019 tanggal 30 September 2019
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1209.324 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v21i2.23
Ejector adalah komponen penting dalam sistem pembuangan ballast yang berfungsi untuk menghisap ballast dari tangki ke laut lepas menggunakan vakum dari tekanan rendah yang dihasilkan oleh nozzle dan cairan penggerak. Mengingat pentingnya peranan ejector di sistem pembuangan ballast, maka prosedur dalam pembuangan ballast harus dilakukan dengan benar sesuai dengan manual book, dan perawatan terhadap komponen di dalam sistem pembuangan ballast harus selalu diperhatikan. Tujuannya dari perawatan komponen tersebut agar selalu siap digunakan untuk kegiatan deballasting selama proses bongkar muat MV. SARI INDAH di pelabuhan.Berdasarkan hasil observasi, ada beberapa komponen dalam sistem pembuangan ballast yang mengalami kerusakan seperti ejector, manometer, dan valve penghubung antara tangki ballast dengan ejector yang harus diganti. Penggantian komponen ini dilakukan demi kelancaran proses bongkar muat. Sistem pembuangan ballast akan bekerja dengan baik apabila pengoperasiannya dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada di manual book. Jika mengalami masalah segera melakukan perbaikan supaya tidak menghambat proses bongkar muat.
Pengaruh Komitmen dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Karyawan dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi pada Akpelni Semarang
Tini Utami
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 21 No 2 (2019): Gema Maritim Vol 21 No 2 tahun 2019 tanggal 30 September 2019
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1212.001 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v21i2.24
Penelitian ini dengan tujuan untuk menguji tentang Pemgaruh Komitmen dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Karyawan dengan motivasi kerja di Akpelni Semarang . Dalam Penelitian ini menggunakan survey dengan Responden seluruh karyawan pada AKPELNI Semarang dengan jumlah sebanyak 76 orang, sedangkan jumlah sampel yang akan diambil adalah seluruh anggota populasi dan metode yang digunakan adalah sampling jenuh. Adapun Hasil pengujian dengan menggunakn uji hipotesis yang digunakan yaitu uji signifikansi individual (t test) yaitu untuk menguji signifikansi variabel bebas yang terdapat dalam persamaan regresi secara individu berpengaruh terhadap nilai variabel terikat.
The Analyses Of Grammatical Aspect Of Number and Gender From English Into Indonesian Novel Translated by Silamurti Nugroho
Haryani Haryani;
Yusi Rahmawati
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 21 No 2 (2019): Gema Maritim Vol 21 No 2 tahun 2019 tanggal 30 September 2019
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1214.582 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v21i2.25
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mendeskripsikan tentang bagaimana seorang penerjemah Indonesia mengartikan makna number dan gender seperti yang dianjurkan oleh Mona Baker. Disamping itu, metode deskriptif qualitatif dan content analysis telah digunakan dalam menganalisa data, dan diambil hanya sebesar 20% dari keseluruhan objek yang dikaji. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: 1). Penggunaan number dengan kategori SS adalah sebesar 917 (61%); sedangkan kategori PS dan PP hampir memiliki nilai yang sama, yaitu 314 (21%) dan 264 (17%); namun untuk kategori SP adalah hanya 22 (1%); 2). Penggunaan Gender notion di GN adalah sebesar 248 (55%), dan NG adalah sebesar 207 (45%); 3). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerjemah telah berhasil melakukan penerjemahan terhadap teks tersebut dalam notion Number dan Gender di dalam novelnya.
Pengaruh Human Relation, Kondisi Fisik Lingkungan dan Organization Based Self-Esteem Terhadap Etos Kerja Serta Dampaknya Pada Kinerja Karyawan BPR Kedung Arto Semarang
Iik Suryati Azizah
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 21 No 2 (2019): Gema Maritim Vol 21 No 2 tahun 2019 tanggal 30 September 2019
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1217.092 KB)
|
DOI: 10.37612/gema-maritim.v21i2.26
This research intent to test Subjective implement effectiveness Human Relation, Condition of Environment Physical, Organization Based Self Esteem to job and Performance Ethos. Base former observational result, condition of environment physical constitute molded environment of implemented subjective human squire. Relationship among human contain mean a communication since its character that orientation on behavioral. Therefore, organization righteously has give freedom to fire an employee to get that communication they can collaborate properly in their work. This research is done on BPR Kedung Arto at Semarang. Method that is utilized as method of census via pervading questionnaire of population a number 102 person. Two phase regression analysis is utilized as quantitative analysis. Coefficients arithmetic result determinant totaled point out that 72% changing variable dependent can be worded by independent variables. Meanwhile its rest as big as 28% worded by outdoor other variables model observational. Hypthothesis testing result partially of each step points out to mark sense influence positively and significant of job Ethos to Performance. Hereafter, Human Relation, Condition of Environment Physical and OBSE each have influence positively and significant to job Ethos.