cover
Contact Name
Linda Aliffia Yoshi
Contact Email
lindaaliffiay@gmail.com
Phone
+6285649122563
Journal Mail Official
prpm@iti.ac.id
Editorial Address
Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Gedung A, Institut Teknologi Indonesia Jalan Raya Puspiptek Serpong Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
ISSN : -     EISSN : 28286243     DOI : https://doi.org/10.31543/jii.v4i2
Jurnal IPTEK merupakan jurnal Ilmu Pengetahun dan Teknologi sebagai media publikasi hasil penelitian dosen baik di lingkungan Institut Teknologi (ITI) Indonesia maupun diluar ITI. Pada dasarnya jika merujuk visi ITI yaitu Technology based Entrepreneur, jurnal ini sebagai salah satu upaya mendukung keberhasilan visi tersebut. Oleh karena itu, jurnal ini menaungi atau mengakomodasi seluruh bidang teknik dan manajemen. Bidang teknik yang dapat mempublikasikan di jurnal IPTEK adalah Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Industri, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, dan Teknik Otomotif, Informatika, dan Teknologi Industri Pertanian. Dimana dari 11 bidang tersebut dapat dikerucutkan menjadi 3 bidang fokus penelitian yaitu Energi Baru dan Terbarukan, Material dan Manufaktur, serta Infrastruktur dan Permukiman.
Articles 131 Documents
A ANALISIS EFEKTIFITAS PENGENDALIAN SISTEM SEPEDA LISTRIK MENGGUNAKAN GPS TRACKER BERBASIS APLIKASI ANDROID: Efektifitas Pengendalian Sistem Sepeda Listrik, GPS Tracker, Aplikasi Android Matsuani Matsuani Matsuani
Jurnal IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v7i1.199

Abstract

Permasalahan jumlah kasus Pencurian Kendaraan Bermotor pada tahun 2017 terdapat 35226 kasus, tahun 2018 sebanyak 27731 kasus dan tahun 2019 terdapat 23476 kasus. Masih tingginya tingkat pencurian sepeda listrik di indonesia. Mudah dirusaknya pengaman sepeda listrik bawaan pabrik dengan menggunakan kunci T atau cairan kimia. Pengaman konversional pada sepeda listrik yang digunakan belum bisa mencegah tindakan pencurian, sebatas hanya menghambat. Informasi yang kurang lengkap menyebabkan kesulitan dalam proses pencarian sepeda listrik yang telah dicuri. Tujuan analisis sistem pengaman GPS tracker pada sepeda listrik, Pengujiban fitur-fitur yang dimiliki modul GPS tracker. Mengetahui titik lokasi kendaraan pada aplikasi GPS di smartphone android. Mengetahui koordinat garis bujur dan garis lintang pada aplikasi GPS. Perbandingan hasil titik koordinat dari aplikasi GPS dengan google maps. Menghitung tingkat keakuratan pada modul GPS tracker. Atas dasar permasalahan yang ada maka dikembangkan alat pengaman sepeda listrik yang menggunakan teknologi GPS dan smartphone android. Pengaman yang dapat melacak, menemukan, memonitor dan mengontrol sepeda listrik secara realtime dan live tracking menggunakan aplikasi berbasis android. Sistem pelacak kendaraan menggunakan GPS tracker dan GSM ini bertujuan untuk mengetahui posisi kendaraan pengguna, mematikan dan menghidupkan kendaraan yang dapat diatur menggunakan aplikasi dari perangkat smartphone android dan hasil pengujian perbandingan titik koordiant aplikasi GPS dengan google maps memiliki beberapa selisih angka yang berbeda. Tetapi tidak terlalu mempengaruhi lokasi sepedalistrik. Dari hasil perhitungan keakuratan koordinat modul GPS tracker dapat melacak koordinat GPS tracker dengan baik. Namun masih memiliki toleransi  keakuratan dengan rata-rata 10 meter. Hasil tersebut masih baik karena dari keakurasian GPS yaitu 3-12meter
Sintesis Nanokomposit Berbasis Nanoselulosa-TIO2 untuk Pengolahan Limbah Red Base 218 Ratnawati Ratnawati; Kevin Gabryelle; Muhammad Fadil Alif Ramadhan; Wahyudin; Aniek Sri Handayani
Jurnal IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis dan modifikasi nanoselulosa menjadi nanokomposit nanoselulosa-TiO2 untuk fotodegradasi limbah zat warna tekstil Red base 218 telah dilakukan. Bahan baku yang digunakan untuk membuat nanofiber selulosa (NFC) adalah microfiber cellulose (MFC) yang berasal dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Pertama-tama MFC dihaluskan dengan mesin miller, kemudian hasilnya disaring menggunakan kertas saring ukuran 100 mikron. Hasil ini dihidrolisis menggunakan larutan H2SO4 10% dengan mixer pada 900 rpm, suhu konstan 35oC selama 2 jam Setelah proses hidrolisis, nanoselulosa dibleaching menggunakan H2O2 5% selama 2 jam sampai mendapatkan warna putih dan dilanjutkan dengan proses pencucian sampai pH netral. Proses selanjutnya adalah pengecilan ukuran menggunakan homogenizer pada kecepatan 20.000 rpm selama 15 dan 20 menit. Nanofiber cellulose (NFC) ini selanjutnya dikompositkan dengan TiO2 sebesar 1%, 3% dan 5% berat terhadap NFC dengan cara pegadukan dengan variasi waktu 15 dan 20 menit. Nanokomposit yang dihasilkan akan diujicobakan dalam fotodegradasi limbah tekstil red base 218 selama 3 jam. Hasil yang terbaik adalah waktu pengecilan ukuran MFC menjadi NFC 20 menit dan waktu pencampuran NFC/TiO2  selama 20 menit dengan 3% berat TiO2 dalam NFC.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kepercayaan, dan Harga terhadap Kepuasan Konsumen Pengguna Go-Ride di Kota Tangerang Selatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Afina Putri Vindiana
Jurnal IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v7i1.216

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi berbagai sektor, salah satunya sektor transportasi berbasis online. Agar tetap bertahan pada masa pandemi, analisis mengenai kepuasan pelanggan dapat dilakukan oleh penyedia layanan jasa, khususnya transportasi berbasis online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, kepercayaan, dan harga terhadap kepuasan konsumen Go-Ride dimasa pandemi Covid-19 di Kota Tangerang Selatan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) dan menggunakan Software SmartPLS3. Responden berjumlah 114 orang yang merupakan pengguna Go-Ride di Kota Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan: 1).Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen Go-Ride dimasa pandemi Covid-19 dengan nilai 0.152 dan P value 0.001. 2). Kepercayaan berpengaruh kuat dan sgnifikan terhadap kepuasan konsumen Go-Ride dimasa pandemi Covid-19 dengan nilai 0.211 dan P value 0.021. 3). Harga yang diberikan oleh Go-Ride berpengaruh sgnifikan terhadap kepuasan konsumen Go-Ride dimasa pandemi Covid-19 dengan nilai 0.589 dan P value 0.000. 4). Hasil GoF dalam penelitian ini menunjukkan bahwa model dapat dinyatakan kuat dan memiliki kecocokan dengan variabel yang diteliti dengan nilai 0.452.
SISTEM PENDETEKSI PHYSICAL DISTANCE PADA ANTRIAN MENGGUNAKAN METODE YOLO (YOU ONLY LOOK ONCE) V3 Muhammad Ahsan Maulana
Jurnal IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v7i1.225

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada implementasi dan pengujian Sistem Pendeteksi Physical Distance Pada Antrian Menggunakan Metode YOLOv3 dengan tujuan untuk membantu satgas COVID-19 pada area antrian dalam memantau serta menghimbau pelanggar physical distance secara langsung pada antrian sehingga antrian dapat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. Sistem dibangun menggunakan metode YOLOv3 dalam proses pendeteksian objek manusia dan menerapkan metode euclidean dua dimensi dalam proses pendeteksi pelanggaran physical distance. Metode pengujian berdasarkan hasil pengamatan dari video pengujian yang sudah diskenariokan dengan menggunakan angel kamera High Angle pada setiap video pengujian. Hasil pengujian berupa sebuah kesimpulan dimana menentukan dan menyesuaikan minimal jarak physical distance dalam satuan piksel dan maksimal jumlah objek yang terdeteksi pada jangkauan kamera untuk mendapatkan persentase hasil deteksi objek manusia dan deteksi pelanggaran yang terjadi. Pada pengujian video D dengan konfigurasi MIN_DISTANCE sebesar 60 mendapatkan persentase deteksi objek menggunakan YOLOv3 mencapai 94,17% dengan false detection sebanyak 0. Kemudian untuk persentase pelanggaran physical distance mencapai 100%. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu satgas COVID-19 pada area antrian dalam memantau serta menghimbau pelanggar physical distance secara langsung pada antrian sehingga menumbuhkan kesadaran diri masyarakat terkait antrian yang sesuai dengan protokol kesehatan.
Perbandingan Tingkat Akurasi Arsitektur Convolutionsl Neural Network untuk Model Deteksi Penggunaan Masker secara Otomatis Dino Hariatma Putra; Sulistyowati; Veronica Yudisthiana
Jurnal IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi COVID19, anjuran pemeritah guna  untuk menekan penyebaran virus adalah dengan cara menggunakan masker. Pada penelitian sebelumnya, pendeteksian masker hanya ditujukan untuk mendeteksi menggunakan masker dan tidak menggunakan masker. Namun, pada kenyatannya saat penggunaan masker harus dengan cara yang benar, sehingga manfaat yang didapat dalam menggunakan masker bisa maksimal. Oleh karena itu, pada penelitian ini ditambahkan satu kelas baru sehingga menjadi 3 kelas yaitu menggunakan masker dengan benar, tidak menggunakan masker, dan menggunakan masker tidak benar. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan model pretrained keras Convolutional Neural network (CNN), yaitu VGG16, Mobilenetv2 dan Inceptionv3 untuk mendapatkan hasil akurasi terbaik dan mengimplementasikannya untuk sistem deteksi masker secara otomatis. Selain itu, penelitian ini juga menjelaskan bagaimana karakteristik arsitektur ketiga model tersebut. Setalah dilakukan pengujian,diketahui bahwa hasil akurasi yang didapatkan dengan dataset yang sama namun model CNN berbeda mendapatkan hasil yang berbeda juga. Mobilenetv2 mendapatkan hasil akurasi tertinggi dengan persetase 100%.
Sistem Rekomendasi Produk Obat pada Apotek Juang Jaya Menggunakan Algoritma Apriori Endang Ratnawati Djuwitaningrum Suradjiman; Muhamad Soleh; Muhammad Aulia Rahman
Jurnal IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika persaingan bisnis khususnya di dunia kesehatan mendorong pengusaha untuk menemukan strategi pemasaran produk obat yang efektif. Permasalahan penjualan produk obat pada Apotek Juang Jaya yang sering terjadi adalah penumpukan obat yang kurang diminati sehingga  menjadikan obat menjadi kadaluarsa. Penerapan sistem rekomendasi dapat meningkatkan penjualan obat yang diminati dan mengurangi kerugian dari produk yang kurang diminati,  dengan cara   mengolah data transaksi dan memberikan rekomenadasi obat yang memiliki keterhubungan. Algoritma Apriori atau sering disebut analisis asosiasi adalah salah satu teknik data mining untuk menemukan aturan asosiasi antara suatu kombinasi item dalam data transaksi penjualan. Aturan asosiasi ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi antar item dan pola pembelian konsumen. Parameter aturan asosiasi yang digunakan adalah nilai support, nilai confidence, dan pengujian menggunakan nilai lift untuk mengetahui aturan asosiasi valid atau tidak. Dalam perhitungan menggunakan algoritma Apriori, nilai support yang digunakan adalah 20%, dan nilai confidence yang digunakan adalah  60%. Hasil perhitungan pengolahan data pada Apotek Juang menggunakan algoritma Apriori mendapatkan aturan asosiasi sebanyak 7 rule, dimana hasil penghitungan korelasi positif tertinggi adalah membeli Pimtrakol, maka membeli Bodrexin Flu dengan   nilai support 22,58%, nilai confidence 77,78% dan nilai pengujian lift adalah 1,85 yang berarti aturan asosiasi valid.
Proses Scale Up Pembuatan Sabun Mandi Sekali Pakai dari Palm Cooking Oil (PCO) dengan Penambahan Berbagai Jenis Parfum Sri Handayani
Jurnal IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v7i1.248

Abstract

Sabun mandi sekali pakai merupakan sabun yang dibuat dalam bentuk yang kecil hanya sekitar 1-2 gram dan akan habis dalam sekali pemakaian. Pembeda utama antara sabun mandi sekali pakai dan sabun padat biasa adalah penambahan plasticizer untuk membuat sabun agar tidak menempel satu sama lain. Pada penelitian sebelumnya asam lemak yang digunakan berasal dari VCO (Virgin Coconut Oil)  dan polivinil alcohol 5% (sebanyak 15 gram) sebagai plasticizer. Pada penelitian ini digunakan          asam lemak yang berasal dari Palm Cooking Oil (PCO), dan dilakukan proses scale up dari formula yang telah ada serta dilakukan penambahan berbagai jenis parfum untuk mempelajari sifat fisik sabun mandi sekali pakai yang dihasilkan. Dari keempat formula yang ada, formula ke-3 yaitu sabun dengan 2% parfum Melona adalah formula yang paling baik dengan hasil analisa kadar air 15%, pH 9,9, kestabilan busa 90 dan kadar alkali bebas sebesar 0,02%.
Prarancangan Pabrik Hexamethylenediamine dari Adiponitril dengan Proses Hidrogenasi Kapasitas Produksi 45.000 Ton/Tahun Sri Handayani; Linda Aliffia Yoshi
Jurnal IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hexamethylenediaamine Hexamethylenediamine (HMD) merupakan senyawa kimia dengan rumus molekul C6H16N2 berwujud padatan kristal tidak berwarna. HMD adalah bahan baku utama dalam pembuatan nylon-66. HMD juga digunakan dalam pembuatan monomer untuk polyurethane dan juga dalam pembuatan resin epoxy. HMD memiliki prospek pasar yang besar dimana kebutuhan HMD selalu meningkat setiap tahunnya, sedangkan produksi dalam negeri belum tersedia. Oleh karena itu peluang pendirian pabrik HMD ini sangatlah bagus untuk dapat memenuhi kebutuhan dalam dan luar negeri. Pabrik direncakanan akan dibangun di Cilegon, Banten, dengan kapasitas 45.000 ton/tahun yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dalam dan luar negeri. Pembangunan dimulai pada awal tahun 2025. Pembuatan HMD menggunakan proses hidrogenasi dengan bahan baku adiponitril (ADN). Langkah pembuatan HMD dilakukan dengan menghidrogenasi ADN dengan gas H2 menjadi HMD (WO 2012/139652) menggunakan Reactor Fixed Bed yang beroperasi pada suhu 80 0C dan tekanan 29 atm, crude HMD yang dihasilkan dari reaktor dimurnikan melalui beberapa tahapan proses sehingga didapat produk HMD dengan kemurnian sebesar 99,2%. Nilai Break Even Poin (BEP) tahun pertama adalah 30.27% dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 74.88% dan Minimum Payback Period (MPP) adalah 1 tahun 11 bulan
Implementasi Lean Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk Meningkatkan Keandalan Mesin: Studi Kasus PT Pelita Cengkareng Paper Gadih Ranti
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v7i2.178

Abstract

Dalam lean manufacturing, keandalan mesin sangat penting, sehingga mendorong banyak perusahaan di seluruh dunia untuk mengadopsi strategi pemeliharaan yang efektif dan efisien. Salah satunya adalah menggunakan Reliability Centered Maintenance (RCM), yaitu pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi pemeliharaan preventif dengan menetapkan interval perawatan. PT. Pelita Cengkareng Paper saat ini menerapkan maintenance hanya jika mesin mengalami kerusakan. Paper Machine PM 5 merupakan mesin yang mengalami downtime tertinggi selama 2 tahun, yaitu 840.07 jam. Pada PM 5, downtime tertinggi ditemukan di mesin Press.  Nilai Risk Priority Number (RPN) komponen kritis tertinggi mesin Press ditemukan pada komponen Felt dan Uhle Box. Dari hasil penelitian diperoleh interval waktu perawatan komponen Felt adalah 346,15 jam, komponen Uhle Box 385,03 jam Dengan menggunakan RCM Decision Worksheet dapat diketahui jenis kerusakan komponen Felt yaitu: longgar, macet dan kotor. Sedangkan untuk komponen Uhle Box ditemukan cover Uhle Box aus. Tindakan scheduled discard task utamanya dapat dilakukan untuk meningkatkan keandalam komponen.
Pra-Rancangan Pabrik Nitroselulosa dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dengan Kapasitas 15.000 TonTahun Thomas Adi Cahyono; Muhammad Januar Ramadhan; Kudrat Sunandar
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v7i2.253

Abstract

Pra Rancangan Pabrik Nitroselulosa dengan bahan baku Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) di desain dengan kapasitas 15000 TPA. Bahan baku TKKS didapatkan dari beberapa industri pengolahan sawit yang berada di Lubuk Gaung, Kota Dumai. Pabrik ini direncanakan akan dibangun pada tahun 2023 dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2025. Peluang yang tersedia untuk produk Nitroselulosa pada tahun 2025 adalah 1.429 ton dengan kapasitas ekonomis 5000 sampai 30000 TPA. Dengan memperhatikan kedua data tersebut maka pabrik Nitroselulosa dipilih dengan kapasitas 15000 TPA, yang diharapkan nantinya dapat mengurangi jumlah impor Nitroselulosa di Indonesia. Rancangan pabrik Nitroselulosa juga akan membutuhkan bahan baku lain seperti asam sulfat yang didapatkan dari PT. Timur raya di Karawang. Kemudian ada asam nitrat dari PT. Multi Nitrotama Kimia, natrium Hidroksida dari PT. Asahimas Chemical. Kebutuhan Hidrogen Peroksida dari PT. Peroksida Indonesia di Karawang dan etanol dari PT. Energi Agro Nusantara di Mojokerto. Proses yang dipilih untuk membuat Nitroselulosa dari TKKS terdiri dari dua tahapan utama yaitu delignifikasi dan tahapan nitrasi. Kemudian produk nitroselulosa yang dihasilkan akan disimpan dalam ethanol. Kebutuhan sarana penunjang (utilitas) pada proses produksi Nitroselulosa yaitu kebutuhan air pendingin sebanyak 45.799,196 kg/jam, kebutuhan air proses sebanyak 59.199,653 kg/jam kebutuhan listrik sebesar 775,751 KWH, dan kebutuhan bahan bakar berupa bio solar sebanyak 3359,0732 L/h. Bentuk badan hukum perusahaan ini adalah Perseroan Terbatas (PT), dengan struktur organisasi yang dipakai adalah sistem garis dan staf. Perusahaan ini dipimpin oleh seorang direktur dengan jumlah karyawan 151 orang. Analisa ekonomi yang dilakukan dengan suku bunga bank sebesar 10%. Kemudian didapatkan total modal investasi Rp 8.187.622.688.656,75 dengan pinjaman bank Rp 2.108.155.238.291,81 dengan internal rate of return (IRR) 27% maka minimum payback period (MPP) 4,527 tahun. Untuk Net Cash Flow at Present Value Rp 869.366.696.419,77, dengan hasil -hasil analisa tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pabrik Nitroselulosa layak untuk didirikan (feasible).

Page 10 of 14 | Total Record : 131