cover
Contact Name
Linda Aliffia Yoshi
Contact Email
lindaaliffiay@gmail.com
Phone
+6285649122563
Journal Mail Official
prpm@iti.ac.id
Editorial Address
Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Gedung A, Institut Teknologi Indonesia Jalan Raya Puspiptek Serpong Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
ISSN : -     EISSN : 28286243     DOI : https://doi.org/10.31543/jii.v4i2
Jurnal IPTEK merupakan jurnal Ilmu Pengetahun dan Teknologi sebagai media publikasi hasil penelitian dosen baik di lingkungan Institut Teknologi (ITI) Indonesia maupun diluar ITI. Pada dasarnya jika merujuk visi ITI yaitu Technology based Entrepreneur, jurnal ini sebagai salah satu upaya mendukung keberhasilan visi tersebut. Oleh karena itu, jurnal ini menaungi atau mengakomodasi seluruh bidang teknik dan manajemen. Bidang teknik yang dapat mempublikasikan di jurnal IPTEK adalah Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Industri, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, dan Teknik Otomotif, Informatika, dan Teknologi Industri Pertanian. Dimana dari 11 bidang tersebut dapat dikerucutkan menjadi 3 bidang fokus penelitian yaitu Energi Baru dan Terbarukan, Material dan Manufaktur, serta Infrastruktur dan Permukiman.
Articles 131 Documents
Pengujian Laminar dan Homogen Angin pada Terowongan Angin Kecepatan Rendah dengan Honeycomb di Laboratorium Renewable Energy Prodi Teknik Elektro ITI Edwin Kamal; Sri Yatmani; Adi Setiawan
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i1.194

Abstract

Terowongan angin merupakan fasilitas yang digunakan untuk menguji karakteristik suatu disain teknis seperti turbin angin yang akan dilalui oleh suatu udara bergerak (angin). Turbin angin tersebut akan memutar generator dan menyuplai listrik pada sistem kelistrikan yang ada. Terowongan angin yang layak cenderung memiliki output angin yang tingkat laminar dan homogennya cukup baik. Terowongan angin di Laboratorium Renewable Energy Program Studi Teknik Elektro ITI merupakan tipe blow/tiup yang memang memudahkan dalam disain strukturnya. Metode pengujian laminar dari angin yang dihasilkan menggunakan sumber asap yang cukup besar dan melihat aliran asap tersebut apakah berupa garis lurus atau cenderung memutar pada 9 kuadran di ruang test output dari terowongan angin tersebut. Sedangkan pengujian homogen dengan mengukur kecepatan angin dengan anemometer pada setiap kuadaran tersebut dan melihat kedekatan hasil pengukuran dari semua kuadaran. Pengujian kali ini kelanjutan dari sebelumnya dengan penambahan fasilitas honeycomb yang berfungsi untuk menghasilkan angin yang lebih laminar. Dari pengujian didapatkan 88,9% (8 kuadran) menunjukkan angin laminar dan hanya 11,1% (1 kuadran) yang masih terlihat turbulensi), ini merupakan peningkatan yang significant dari pengujian sebelumnya dan merupakan pengaruh dari pemasangan honeycomb tersebut. Sedangkan tingkat homogen menunjukkan fluktuasi angin hanya 8,74%. Hal ini menunjukkan terowongan angin tersebut layak digunakan penelitian lebih lanjut
Evaluasi Perilaku Penurunan Tanah pada Konstruksi Bangunan Stone Crusher Plant di Maloko Abi Maulana Hakim
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i1.201

Abstract

Penurunan (settlement) pondasi harus dihitung dengan hati-hati untuk memastikan stabilitas bangunan, menara, jembatan, dan struktur yang membutuhkan biaya tinggi untuk membangunnya. Hal yang menjadi penyebab utama terjadinya penurunan adalah deformasi dari tanah. Dalam praktiknya, setiap perencanaan bangunan dilakukan analisa penurunan yang akan ditimbulkan akibat beban permanen dan operasional dari bangunan tersebut. Dari analisa tersebut dapat diketahui estimasi seberapa besar penurunan yang akan terjadi. Analisa ini dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan-persamaan matematis closed-form ataupun melalui pemodelan matematis dengan menggunakan perangkat lunak komputer. Salah satu kasus penurunan tanah terjadi pada lokasi Stone Crusher Plant di Maloko, Parung, Bogor. Bangunan Stone Crusher yang sudah selesai dikonstruksi dan berdiri dengan tegak kemudian mengalami settlement tidak merata pada salah satu sisi tumpuan bawahnya, sehingga bangunan menjadi miring. Program penyelidikan tanah dan monitoring dilakukan untuk mendapatkan data primer dari lokasi penelitian. Perilaku penurunan tanah dievaluasi dengan menggunakan finite element software yaitu PLAXIS 2D, dengan berdasarkan data tanah dan monitoring yang ada. Selanjutnya, penurunan pasca-konstruksi dan saat operasional struktur diprediksikan. Desain perbaikan dengan menggunakan Jet Grouting juga dilakukan untuk mengetahui efeknya terhadap pola penurunan yang terjadi. Jet Grouting cukup efektif dalam mengurangi penurunan yang terjadi sehingga kemiringan yang akan terjadi pasca-konstruksi dan saat operasional berkurang.
The Penggunaan Kacang Tanah (Arachis hypogaea) Sebagai Alternatif Sumber Nitrogen Nata De Coco: Penggunaan Kacang Tanah (Arachis hypogaea) Sebagai Alternatif Sumber Nitrogen Nata De Coco Muhami Sumaryono
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i1.204

Abstract

Saat ini sebagian besar para pembuat nata de coco menggunakan Amonium Sulfat non food grade  sebagai sumber nitrogen.  Amonium Sulfat tersebut  kemungkinan mengandung cemaran logam berat atau cemaran lainnya.  Kacang tanah (Arachis hypogaea) berpotensi sebagai alternatif sumber nitrogen dalam pembuatan nata de coco. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan persentase ekstrak kacang tanah yang menghasilkan nata de coco yang secara fisik mendekati nata de coco komersil. Penelitian terdiri atas dua perlakuan yaitu penggunaan bagian kacang tanah, dan persentase penambahan ekstrak kacang tanah. Penggunaan bagian kacang tanah terdiri atas polong kacang tana, dan kulit kacang tanah.   Persentase penambahan ekstrak kacang tanah terdiri atas 7,5 %, 10%, 12,5%, dan 15%. Nata de coco terbaik hasil pengujian fisik yang ditentukan secara deskrispsif, kemudian diuji pembeda mengunakan triangle test dengan pembanding nata de coco komersil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 12,5%  ekstrak kulit kacang tanah menghasilkan nata de coco dengan warna putih-krem, ketebalan 0,49 cm, dan rendemen 42%. Panelis menilai nata de coco hasil penelitian masih berbeda dengan nata de coco komersil, baik untuk aroma, warna, dan tekstur.  Biaya pembuatan nata menggunakan ekstrsk kulit kacang tanah lebih ekonomis dibandingkan menggunakan Amonium Sulfat  food grade.
Kajian Elemen Pembentuk Ruang Pada Rumah Adat dan Kebudayaan “Bumi Ageung Cikidang” Di Cianjur Titieandy Lie
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i2.195

Abstract

Bumi Ageung Cikidang merupakan salah satu peninggalan dari Bupati Cianjur ke-10, yaitu Raden Adipati Aria Prawiradireja II. Rumah ini telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya Nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada tahun 2010. Kini, rumah ini telah diwariskan kepada generasi ke-5 dari Raden Adipati Aria Prawiradireja II dan beralihfungsi menjadi rumah museum di Cianjur. Walaupun pernah direnovasi rumah ini masih mempertahankan bentuk aslinya, nilai-nilai kebudayaan serta sejarah perjuangan orang Cianjur tercermin pada bentuk dan arsitektur rumah tradisional ini. Namun potensi elemen-elemen arsitektur yang tersimpan pada rumah ini masih belum ditelusuri lebih jauh, padahal bangunan ini memiliki nilai-nilai sejarah dan kebudayaan yang dapat menjadi referensi pembelajaran bagi generasi selanjutnya. Permasalahan yang terjadi pada Bumi Ageung Cikidang ini, salah satunya adalah bergantinya fungsi dari rumah itu sendiri. Awalnya rumah ini memiliki fungsi rumah tinggal dan sekarang dijadikan sebagai museum, yang seiring dengan berjalannya waktu akan memungkinkan terjadinya perubahan tatanan ruang dalam rumah itu sendiri yang akan mengurangi nilai kebudayaan dan sejarah yang ada di dalam rumah ini. Permasalahan lainnya yang sangat memungkinkan untuk terjadi adalah pergantian material pada rumah ini karena secara struktur rumah ini masih memiliki struktur asli dan telah mengalami satu kali renovasi pada beberapa bagian seperti penutup atap, selubung bangunan, serta beberapa ornamen khas yang ada pada rumah ini. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah meliputi: (1) menguraikan kesejarahan bangunan cagar budaya rumah Bumi Ageung Cikidang. (2) mengidentifikasi elemen-elemen arsitektur pembentuk ruang bangunan cagar budaya rumah Bumi Ageung Cikidang. (3) melakukan rekonstruksi digital terhadap bangunan cagar budaya rumah Bumi Ageung Cikidang sebagai upaya pelestarian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peningkatan nilai sejarah dan budaya bangunan serta kawasan, menginspirasi masyarakat untuk mengekspresikan upaya pelestarian melalui elemen arsitektural yang diterapkan pada bangunan atau kawasan sekitar mereka
SISTEM STRUKTUR LANTAI BAMBU UNTUK ALAS TIDUR PENGUNGSI: Sistem Struktur Lantai Bambu Untuk Alas Tidur Pengungsi Intan Findanavy Ridzqo; M. Amrullah Andre Irawan; Estuti Rochimah; Verdy Ananda Upa
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i2.196

Abstract

Rancangan konstruksi panggung dimaksudkan untuk menghindari ancaman hewan-hewan tanah, kenaikan air laut dan sebagai ruang udara untuk mengalirkan termal. Sebagai suatu struktur yang bersifat sementara, pengembangan rancangan struktur lantai sebagai alas tidur pengungsian dapat menggunakan material yang dapat ditemukan di sekitar lokasi bencana. Bambu, sebagai salah satu sumber penyedia material struktural bangunan, merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan, mudah dipanen dan langsung digunakan. Hasil penelitian menekankan pada eksplorasi model sambungan dan formasi komponen struktural pada sistem struktur. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perancangan model struktur secara digital, dan analisis kekuatan model struktur. dengan adanya maket struktur membuat pemahaman konstruksi lebih mudah diketahui secara teknis. Di sisi lain, analisis digital memungkinkan tim peneliti mengetahui kekuatan sistem struktur.
RANCANGAN DAN ANALISIS CAPAIAN KOMPETENSI LULUSAN DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Mutiara Eka Puspita
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i2.202

Abstract

Perancangan  capaian kompetensi  tambahan lulusan seringkali  dibuat oleh  lembaga  pendidikan  secara  satu  pihak  saja  tanpa  mengadakan  pengkajian  kepada pengguna  lulusan  mengenai  apa saja sebenarnya  yang dibutuhkan  pada dunia kerja maupun  terlalu fokus pada apa yang diharapkan   pengguna  lulusan  tanpa  memperhatikan apakah  kekuatan  internal  institusi  dan  lulusan  dapat  memenuhinya.  Capaian  kompetensi lulusan yang didapatkan di lingkungan pendidikan pun seharusnya tidak hanya berupa teori yang   hanya   menilai   sisi  intelektual   seseorang   (IQ).   Namun   juga   harus   menyangkut kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ). Oleh sebab itu, sangat penting diadakan  penelitian  dalam perancangan  capaian kompetensi  lulusan  yang  mempertimbangkan   kekuatan  internal  lulusan  dan  kebutuhan pengguna lulusan berlandaskan IQ, EQ dan SQ. Penelitian  ini  menggunakan metode  penelitian  kualitatif  dengan  teknik  pengumpulan  data  dilakukan  dengan  tiga cara yakni  wawancara,  observasi  dan  studi  dokumentasi.  Pemilihan  metode  kualitatif  dengan Quality Function Deployment dengan alat analisis berupa House of Quality. Melalui metode tersebut, capaian kompetensi lulusan dan kebutuhan pengguna lulusan dapat diintegrasikan sehingga menghasilkan suatu rancangan capaian kompetensi lulusan yang sesuai. Terdapat 5 karakteristik teknis yang perllu mendapat perhatian yaitu organisasi mahasiswa (16,52%), dosen yang handal (15,58%), komunikasi yang baik (15,52%), Kurikulum yang terintegrasi (12,77%) dan aktivitas spiritual (7,23%).  
Efektivitas Sistem Double Skin Dalam Menahan Radiasi Matahari Pada Fasad Bangunan: The Effectiveness of the Double Skin System in Refraining from Solar Radiation on Building Facades Aliviana Demami; Fuad Rizal
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i2.205

Abstract

Kualitas kenyamanan termal dalam ruang pada suatu bangunan dipengaruhi banyak aspek, mulai dari skala makro seperti kondisi cuaca dan lingkungan hingga skala mikro seperti orientasi bangunan, letak ruang, dan material bangunan yang digunakan. Suhu udara memiliki peran dominan terhadap kualitas kenyamanan termal dalam ruang. Intensitas suhu udara itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor terutama intensitas radiasi matahari yang diterima oleh bangunan. Radiasi matahari dapat diantisipasi oleh beberapa cara, namun untuk mengetahui cara yang tepat untuk mengantisipasi radiasi matahari tersebut perlu dilakukan kajian terhadap aspek-aspek tersebut diatas. Untuk mengetahui secara pasti tingkat efektivitas dari usulan solusi yang ditawarkan, perlu dilakukan pembuktian melalui rumus ataupun pemanfaatan aplikasi yang tepat terhadap beberapa parameter terkait hingga ditemukan rumusan yang tepat, sesuai dengan situasi,  dan kondisi objek penelitian terpilih.
A Pengaruh Penambahan Cacahan Gelas Plastik Terhadap Kuat Tarik Belah Beton Abrar Husen Mahmud
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i2.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui penambahan cacahan gelas plastik terhadap campuran beton, seberapa pengaruhnya  terhadap kuat tarik belah, sehingga dapat diketahui presentase optimal dari cacahan plastik yang menghasilkan kuat tarik beton yang maksimum. Kuat tarik belah adalah salah satu parameter penting dalam mengukur ketahanan geser dari struktur yang terbuat dari beton, dengan menggunakan sampel silinder beton ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pada penelitian ini dilakukan percobaan dengan campuran cacahan gelas plastik sebesar 5%, 10%, 15%, dan 20% dengan ukuran panjang 6 – 10 mm. Benda uji untuk pengujian ini berbentuk silinder 15 x 30 cm. Untuk hasil pengujian kuat tarik belah beton dengan campuran cacahan  gelas plastik 5% pada umur 28 hari mendapatkan nilai optimum  sebesar ( 18,77% ) sedangkan variasi cacahan gelas plastik 10%, 15% dan 20% mengalami penurunan kuat tarik belahnya  
ANALISIS TEKNIKAL SAHAM KONTRUKSI Annuridya Octasylva
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i2.211

Abstract

Indeks LQ45 terdiri dari 45 saham-saham aktif di BEI. Sektor saham konstruksi adalah salah satu sektor vital bagi negara. Analisis saham terbagi menjadi dua, yaitu analisis teknikal dan analisis fundamental. Analisis teknikal sendiri adalah analisis yang mengasumsikan bahwa harga saham telah merefleksikan semua informasi tentang perusahaan tersebut. Indikator utama dalam analisis teknikal adalah grafik, salah satunya adalah grafik candlestick. Agar akurat dalam menentukan keputusan investasi saham maka digunakan pendekatan rasio fibonacci dan stochastic oscillator. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pergerakan harga saham perusahaan konstruksi BUMN yang berada pada LQ45 Periode 2018 dengan menggunakan grafik candlestick secara umum mengalami trend menurun. (2) Setiap saham dari konstruksi BUMN pada LQ45 periode 2018 memiliki level support dan resistance yang berbeda-beda. (3) Dengan menggunakan indikator stochastic oscillator semua saham konstruksi BUMN pada LQ45 periode 2018 berada pada normal zone.  
Analysis Analysis of Average Temperature and Humidity On Smart Indoor Garden Design Arduino Uno Microcontroller Based Perak Samosir
JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK) Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v6i2.214

Abstract

Salah satu inovasi dalam teknologi pertanian yang terus berkembang adalah konsep urban farming atau pertanian perkotaan. Konsep ini sangat sesuai untuk diimplementasikan saat ini mengingat semakin terbatasnya lahan untuk kegiatan bercocok tanam di perkotaan. Selain itu konsep ini juga memungkinkan kegiatan bercocok tanam dilakukan di dalam ruangan (indoor farming). Penelitian tentang sistem yang mendukung konsep ini terus dikembangkan sampai kepada penggunaan perangkat pintar berbasis mikrokontroler Arduino Uno, sehingga terciptalah sistem smart indoor garden. Penelitian tentang rancang bangun sistem smart indoor garden berbasis perangkat pintar dengan menggunakan mikrokontroler arduino melibatkan beberapa prosedur pengujian alat dan pengujian sensor, diantaranya sensor suhu dan sensor kelembaban. Dalam penelitian ini dilakukan analisis statistika inferensi terhadap data hasil pengukuran suhu dan kelembaban udara pada sistem smart indoor garden.  Pengukuran suhu dan kelembaban udara dilakukan dengan menggunakan termometer digital dan sensor DHT22 yang ditempatkan pada ruang smart indoor garden. Dari hasil analisis terhadap data suhu udara diperoleh bahwa tidak ada perbedaan rata-rata suhu udara yang diukur dengan menggunakan termometer digital dan sensor DHT22, dengan nilai-p adalah 0.174. Sedangkan dari hasil analisis data kelembaban udara diperoleh bahwa terdapat perbedaan rata-rata kelembaban udara yang diukur dengan menggunakan termometer digital dan sensor DHT22, dengan nilai-p adalah 0.001.  

Page 9 of 14 | Total Record : 131