cover
Contact Name
Dewi Ratnasari
Contact Email
dewiratnasari@stikesholistic.ac.id
Phone
+6285759196278
Journal Mail Official
jhhs.journal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Veteran No. 272, Ciseureuh - Purwakarta (41118). Telp : (0264) 8227553 – 8301143 West Java - Indonesia.
Location
Kab. purwakarta,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
ISSN : 25489070     EISSN : 25489089     DOI : https://doi.org/10.51873/
Core Subject : Health,
Journal of Holistic and Health Sciences (JHHS) menerima naskah hasil penelitian di bidang gizi dan farmasi, khususnya di bidang gizi dan farmasi holistik. Scope JHHS yaitu: 1. Produksi Farmasi meliputi pemuatan sediaan farmasi, Skrinning fitokimia, Uji khasiat sediaan obat, 2. Pelayanan Farmasi meliputi studi mengenai pelayanan resep, swamedikasi, peracikan dan Komunikasi, informasi & edukasi farmasi, 3. Manajemen farmasi meliputi studi pengadaan dan penyimpanan sediaan farmasi, distribusi farmasi, inventaris tumbuhan berkhasiat obat dan kajian mengenai farmasi komunitas (kebijakan), 4. Produk obat tradisional inovatif meliputi pembuatan berupa produk makanan fungsional, produk jamu, produk kosmetik berbahan alam, 5. Gizi klinik & holistik, yaitu menitikberatkan pada masalah gizi individu akibat kekurangan dan atau kelebihan zat gizi tertentu dalam upaya kuratif penyakit infeksi maupun degeneratif, 6. Gizi masyarakat yaitu menitikberatkan pada masalah gizi di masyarakat atau kelompok dalam upaya preventif dan promotif menyangkut pada masalah kesehatan ekonomi, sosial budaya, pendidikan, kependudukan dan sebagainya, 7. Manajemen sistem penyelenggaraan makanan (MSPM) meliputi kajian metode pengolahan makanan, hygiene dan sanitasi, serta food waste, 8. Pengembangan produk pangan fungsional, pangan lokal yang memberikan manfaat bagi kesehatan.
Articles 144 Documents
Pengaruh metode pengeringan terhadap kandungan metabolit sekunder akar Kayu Kuning (Arcangelisia flava L) dengan metode Dekoksi Tazkia Aulia; Dewi Ratnasari; Reti Puji Handayani
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v10i1.413

Abstract

Latar Belakang: Metode pengeringan dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas metabolit sekunder pada simplisia. Pengeringan yang tidak tepat dapat menyebabkan degradasi senyawa aktif akibat oksidasi, paparan cahaya, maupun suhu tinggi. Suhu dan lama akan mempengaruhi kadar flavonoid dan alkaloid pada tanaman herbal, sementara proses penyarian juga menjadi faktor penting yang memengaruhi jumlah metabolit sekunder yang diperoleh. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode pengeringan mempengaruhi kandungan metabolit sekunder dalam akar kayu kuning yang diproses melalui metode dekoks. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Pengeringan dilakukan dengan menggunakan oven pada suhu 60oC dan dijemur dengan sinar matahari. Simplisia Kayu Kuning di ekstraksi dengan metode dekoksi. Dekoksi dilakukan dengan memasukan bahan ke dalam rantang lalu dipanaskan selama 30 menit pada suhu 90?C, setelah itu saring kemudian diambil filtratnya. Filtrat yang diperoleh diuji kandungan metabolit sekundernya secara kualitatif. Hasil: Menurut hasil penelitian, ekstrak akar kayu kuning mengandung metabolit sekunder Alkaloid, Steroid dan Saponin, baik simplisia pada pengeringan dengan metode sinar matahari dan dengan metode pengeringan oven dan diperoleh kandungan metabolit sekunder yang sama namun saponin yang dihasilkan pada pengeringan dengan menggunakan matahari hasilnya lebih tinggi dibandingkan dengan pengeringan oven. Simpulan: Kandungan metabolit sekunder yang diperoleh dengan metode pengeringan yang berbeda dengan metode dekoksi menunjukkan jenis yang sama.
Pertumbuhan tanaman Sirih Cina (Peperomia pellucida L. Kunth) pada media tanam dan kondisi cahaya yang berbeda Aurora Nurandini; Jenta Puspariki; Risa Kota Putra
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v10i1.414

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Sirih cina (Peperomia pellucida L. Kunth) merupakan tanaman obat yang memiliki berbagai aktivitas farmakologis. Pemanfaatan tanaman herbal yang terus meningkat menyebabkan kebutuhan bahan baku tanaman obat semakin tinggi sehingga diperlukan upaya budidaya yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertumbuhan tanaman sirih cina pada media tanam dan kondisi cahaya yang berbeda. Metode: Kegiatan penelitian eksperimental ini menggunakan empat perlakuan, yaitu tanah biasa kondisi terang (M1), tanah biasa kondisi teduh (M2), tanah + kompos (1:1) kondisi terang (M3), dan tanah + kompos (1:1) kondisi teduh (M4). Setiap perlakuan dilakukan sebanyak lima ulangan dengan total unit tanaman 20 unit. Tinggi tanaman, jumlah daun, dan warna daun merupakan indikator yang diamati dalam kegiatan.  Data pengamatan diuji menggunakan uji Shapiro–Wilk dan dilanjutkan dengan uji Kruskal–Wallis. Hasil: Perlakuan M1 menghasilkan tinggi tanaman 3,53 cm, jumlah daun 20 helai. Perlakuan M2 menghasilkan tinggi tanaman 10,26 cm, jumlah daun  41 helai. Perlakuan M3 menunjukkan tinggi tanaman 2,45 cm, jumlah daun 8. Perlakuan M4 menghasilkan tinggi tanaman 4,20 cm, jumlah daun 13 helai dan warna daun menjadi pekat di umur 5 minggu. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan terhadap tinggi tanaman sirih cina (?² = 12,19; p = 0,007) dan pada jumlah daun sirih cina pada umur 10 MST (?² = 10,84; p = 0,013). Kesimpulan: Media tanah dan kondisi cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan sirih cina. Kondisi teduh dengan media tanah biasa menghasilkan pertumbuhan yang baik bagi tinggi batang, jumlah daun dan warna daun sirih cina.
Potensi tinta cumi sebagai pendukung terapi Kanker: Studi literatur Paridah Paridah; Najwa Namrin; Yuliah Dani; Mirnawati Mirnawati; Wa Ode Hety Dirahayu; Risma Septiyani Syahrini; Adriana Mesti Sampe Arung
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v10i1.415

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang membutuhkan pendekatan terapi yang efektif dan aman. Terapi konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi seringkali menimbulkan efek samping yang signifikan, sehingga diperlukan alternatif atau terapi pendukung berbasis bahan alami. Salah satu sumber bioaktif yang potensial adalah tinta cumi, yang diketahui mengandung berbagai senyawa seperti melanin, polisakarida, flavonoid, dan fenolik Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tinta cumi sebagai pendukung terapi kanker Metode: Metode yang digunakan adalah systematic review terhadap 12 artikel ilmiah yang relevan. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa tinta cumi memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, imunomodulator, serta efek sitotoksik terhadap sel kanker. Mekanisme yang terlibat meliputi penghambatan proliferasi sel kanker, induksi apoptosis, dan penghambatan angiogenesis. Selain itu, pengembangan melanin dalam bentuk nanopartikel menunjukkan potensi sebagai sistem penghantaran obat yang lebih efektif dan selektif. Namun, sebagian besar penelitian masih terbatas pada tahap in vitro dan in vivo. Simpulan: Tinta cumi memiliki potensi besar sebagai agen pendukung dalam terapi kanker yang inovatif dan berkelanjutan, namun diperlukan penelitian lanjutan terutama uji klinis pada manusia
Gambaran penggunaan obat Metformin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di salah satu Klinik X daerah Purwakarta tahun 2024 Adnan Ruswandi; Suharti Suharti; Taufik Septiyan Hidayat
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v10i1.416

Abstract

Pendahuluan: Diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Di Kabupaten Purwakarta pada tahun 2023 ,jumlah penderita Dibetes Mellitus  mencapai 13.202 orang. Metformin, sebagai obat antidiabetes oral, telah menjadi pilihan utama dalam pengelolaan DMT2. Penggunaan metformin dipengaruhi oleh beberapa faktor  diantaranya dosis, cara penggunaan , efek samping dan usia pasien. Tujuan penelitian: mengetahui gambaran penggunaan obat metformin di salah satu klinik daerah Purwakarta pada pasien dabetes mellitus tipe 2. Metode Penelitian: deskriptif kuantitatif. Sampel adalah pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di salah satu Klinik Daerah Purwakarta Periode 2024 pada bulan Januari-Desember sebanyak 121 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan Rekam Medik Elektronik pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian: Diketahui pasien diabetes mellitus tipe 2 pada penggunaan obat metformin sebagian besar dengan dosis 3 x 500mg sebanyak 66,9%, cara minum sesudah makan sebanyak 53,7%, ada efek samping sebanyak 55,4% dan usia 46-65 tahun (manula) sebanyak 66,1%. Kesimpulan: Pasien diabetes mellitus tipe 2 pada penggunaan obat metformin sebagian besar dengan dosis 3 x 500mg, cara minum sesudah makan, ada efek samping dan usia 46-65 tahun (manula). Saran: Mayarakat diharapkan dapat mengkonsumsi tablet metformin secara rasional diantaranya tepat dosis, tepat cara penggunaan dan tepat waktu pemberian obat metformin tersebut sehingga terhindar dari adanya efek samping seperti nyeri perut atau mual.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 9 No. 1 (2025): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 2 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 7 No. 2 (2023): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 7 No. 1 (2023): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol 6 No 2 (2022): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol 6 No 1 (2022): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol 5 No 2 (2021): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol 5 No 1 (2021): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 4 No. 2 (2020): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 4 No. 1 (2020): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 3 No. 2 (2019): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 3 No. 1 (2019): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 2 No. 2 (2018): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 2 No. 1 (2018): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 1 No. 2 (2017): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 1 No. 1 (2017): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) More Issue