cover
Contact Name
Dewi Ratnasari
Contact Email
dewiratnasari@stikesholistic.ac.id
Phone
+6285759196278
Journal Mail Official
jhhs.journal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Veteran No. 272, Ciseureuh - Purwakarta (41118). Telp : (0264) 8227553 – 8301143 West Java - Indonesia.
Location
Kab. purwakarta,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
ISSN : 25489070     EISSN : 25489089     DOI : https://doi.org/10.51873/
Core Subject : Health,
Journal of Holistic and Health Sciences (JHHS) menerima naskah hasil penelitian di bidang gizi dan farmasi, khususnya di bidang gizi dan farmasi holistik. Scope JHHS yaitu: 1. Produksi Farmasi meliputi pemuatan sediaan farmasi, Skrinning fitokimia, Uji khasiat sediaan obat, 2. Pelayanan Farmasi meliputi studi mengenai pelayanan resep, swamedikasi, peracikan dan Komunikasi, informasi & edukasi farmasi, 3. Manajemen farmasi meliputi studi pengadaan dan penyimpanan sediaan farmasi, distribusi farmasi, inventaris tumbuhan berkhasiat obat dan kajian mengenai farmasi komunitas (kebijakan), 4. Produk obat tradisional inovatif meliputi pembuatan berupa produk makanan fungsional, produk jamu, produk kosmetik berbahan alam, 5. Gizi klinik & holistik, yaitu menitikberatkan pada masalah gizi individu akibat kekurangan dan atau kelebihan zat gizi tertentu dalam upaya kuratif penyakit infeksi maupun degeneratif, 6. Gizi masyarakat yaitu menitikberatkan pada masalah gizi di masyarakat atau kelompok dalam upaya preventif dan promotif menyangkut pada masalah kesehatan ekonomi, sosial budaya, pendidikan, kependudukan dan sebagainya, 7. Manajemen sistem penyelenggaraan makanan (MSPM) meliputi kajian metode pengolahan makanan, hygiene dan sanitasi, serta food waste, 8. Pengembangan produk pangan fungsional, pangan lokal yang memberikan manfaat bagi kesehatan.
Articles 136 Documents
PENGARUH VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN GIZI PADA REMAJA DI SMP NEGERI 1 PONDOKSALAM Arifin, Dedi Zaenal
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v8i1.250

Abstract

Latar Belakang: Selama masa remaja, mereka rentan mengalami masalah gizi. Oleh karena itu, pengetahuan tentang gizi akan sangat memengaruhi bagaimana remaja melihat kesehatan mereka secara fisik dan psikologis. Edukasi gizi sangat penting untuk membangun perspektif positif tentang kesehatan remaja. Tujuan: Menganalisis pengaruh video edukasi terhadap tingkat pengetahuan gizi. Metode: Dengan 80 subjek yang memenuhi kriteria penelitian, penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimental dengan pendekatan Desain Pre-Post-Test Satu Grup. Dilakukan di Purwakarta dari November hingga Desember 2022, dengan tiga sesi pemberian edukasi berturut-turut setiap hari. Video ini ditayangkan setiap pukul 08.00 WIB selama 8 menit 30 detik. Tingkat pengetahuan gizi diukur menggunakan kuesioner sebelum dan setelah tes, dan analisis data dilakukan dengan menerapkan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat pengaruh video edukasi dengan nilai p=0,0001 terhadap pengetahuan gizi remaja di SMP Negeri 1 Pondoksalam. Peningkatan pengetahuan tentang gizi sebesar 23,62 %. Simpulan: Video edukasi gizi memengaruhi pengetahuan gizi remaja.
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN, ZAT BESI DAN ASAM FOLAT DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA CALON PENGANTIN WANITA DI WILAYAH KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN PURWAKARTA Nuraeni, Rifa Fitria; Herutomo, Tomi; Rahman, Listhia Hardiati
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v8i1.251

Abstract

Latar Belakang : Anemia merupakan salah satu masalah gizi di Indonesia dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Anemia disebabkan oleh kekurangan zat gizi baik karena kekurangan konsumsi atau gangguan absorbsi. Kelompok rawan masalah gizi salah satunya adalah pengantin wanita karena merupakan kelompok wanita yang akan mempersiapkan kehamilan. Tujuan : Mengetahui hubungan asupan protein, zat besi dan asam folat dengan kejadian anemia pada calon pengantin wanita. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross sectional). Subjek penelitian seluruh calon pengantin wanita di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwakarta pada bulan Oktober-November 2022. Besar sampel sebanyak 79 subjek, menggunakan metode non probability dengan consecutive sampling dan menggunakan analisis chi-square. Pengumpulan data konsumsi makan menggunakan formulir Food Recall 3x24 jam. Hasil : Karakteristik subjek berdasarkan usia sebagian besar berusia 21 tahun yaitu sebanyak 21 subjek (26,6%). Pendidikan sebagian besar dengan pendidikan tingkat tinggi terdapat sebanyak 66 subjek (83,5%). Pekerjaan sebagian besar yaitu tidak bekerja terdapat sebanyak 43 subjek (54,4%). Jumlah subjek yang mengalami anemia sebanyak 44 subjek (55,7%). Terdapat hubungan asupan protein dengan kejadian anemia (p =0,011), terdapat hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia (p =0,008), dan tidak terdapat hubungan asupan asam folat dengan kejadian anemia (p =1,000). Kesimpulan : Terdapat hubungan asupan protein dan zat besi dengan kejadian anemia dan tidak terdapat hubungan asupan asam folat dengan kejadian anemia pada calon pengantin wanita di KUA Kecamatan Purwakarta.
KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER HERBA SIRIH CINA SEGAR DAN SIMPLISIA HERBA SIRIH CINA (Peperomia pellucida) DENGAN METODE INFUSA Putra, Risa Kota; Tarissa; Ratnasari, Dewi
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 7 No. 2 (2023): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v7i2.259

Abstract

Latar Belakang: Kandungan metabolit sekunder dalam suatu tumbuhan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor intenal maupun eksternal tumbuhan tersebut. Ada senyawa metabolit sekunder yang teridentifikasi pada keadaan segar, namun ada juga senyawa metabolit sekunder justru akan teridentifikasi ketika sudah dalam bentuk simplisia atau dikeringkan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menentukan kandungan metabolit sekunder antara herba sirih cina segar dengan simplisia herba sirih cina yang dikeringkan pada suhu 40oC kemudian diekstraksi dengan cara infusa. Metode: Sirih Cina diuji kandungan metabolit sekundernya dengan menggunakan herba sirih cina segar dan simplisia herba sirih cina kemudian diekstraksi dengan metode infusa lalu diidentifikasi kandungan metabolit sekundernya. Hasil Penelitian. Hasil Skrining Fitokimia dengan metode Infusa sampel kering menunjukan bahwa ekstrak Sirih Cina mengandung Alkaloid, Flavonoid, Tanin dan Saponin, sementara pada herba sirih segar  mengandung Alkaloid, Tanin, Saponin. Simpulan: Flavonoid pada sirih cina hanya teridentifikasi apabila herba sirih cinanya dikeringkan terlebih dahulu.
STUDI PEMERIKSAAN FARMAKOGNOSTIK KLABET (Trigonella foenum-Graecum L.) SEBAGAI HERBAL UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI Handayani, Reti Puji; Puspariki, Jenta; Hermanto, Restu Amalia; Jenta Puspariki
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 7 No. 2 (2023): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v7i2.264

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi global, termasuk di Indonesia. Setiap ibu menyusui akan mengupayakan berbagai cara agar dapat menyusui anaknya dengan lancar, termasuk menggunakan pendekatan alternatif dengan mengonsumsi bahan herbal sesuai tradisi dan pengalaman secara empiris seperti biji klabet yang berpotensi sebagai galaktagogum dalam peningkatan jumlah ASI melalui perangsangan aktivitas protoplasma sel-sel sekretoris kelenjar air susu, namun begitu evaluasi ilmiah terkait profil secara farmakognostik belum banyak ditemukan dengan mengacu sesuai acuan standar WHO Guidelines dan Farmakope Herbal Indonesia sehingga mendorong untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tujuan Penelitian: Mendokumentasikan dan membandingkan data secara organoleptik, morfologi, maupun anatomi yang memberi wawasan tentang potensi biji labet sebagai produk herbal untuk meningkatkan kuantitas ASI melalui pengamatan karakteristik terhadap tumbuhan yang dianalisis. Metode Penelitian: Metode penelitian deskriptif yang dilakukan di laboratorium melalui pemeriksaan bentuk sel dan jaringan tumbuhan, pengamatan bentuk fisik serta pemeriksaan menggunakan panca indra dari bagian tumbuhan yang masih segar dari tumbuhan Klabet (Trigonella foenum-graecum L) sehingga bisa memberikan hasil data analisis farmakognostik. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa pengamatan secara organoleptik dan morfologi biji klabet memiliki bentuk belah ketupat, warna coklat, aroma khas rempah, rasa agak pahit dan tekstur keras. Sementara pada pengamatan anatomi menggunakan mikroskop diperoleh fragmen pengenal berupa kulit biji, epidermis luar, epidermis dalam, endosperm, sklerenkim dan bulir pati. Kesimpulan: Biji klabet yang diteliti telah sesuai secara organoleptik, morfologi, dan anatomi dengan mengacu pada literatur Materia Medika pada Studi Farmakognostik Biji Klabet (Trigonella foenum-graecum L.).
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK ILHAM FARMA CIKAMPEK PERIODE 01 DESEMBER 2022-31 JANUARI 2023 Hidayat, Mohamad Ridwan; Andriani, Susi; Djamaludin, Agus
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 7 No. 2 (2023): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v7i2.265

Abstract

Latar Belakang: Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Dikarenakan apotek menjadi tempat rujukan pertama oleh masyarakat untuk berobat. Sebagian besar masyarakat memilih berkunjung ke apotek berdasarkan jarak tempuh yang dekat, harga obat, pelayanan cepat dan ramah, obat yang lengkap, dan mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Salah satu jenis pelayanan kesehatan diapotek yaitu pelayanan kefarmasian. Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya praktik kefarmasian oleh Tenaga kefarmasian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan kefarmasian di apotek Ilham Farma Cikampek. sehingga apotek dapat meningkatkan kualitas pelayanannya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dimana data diambil dengan menggunakan kuisioner terhadap konsumen yang berkunjung atau membeli obat di apotek Ilham Farma Cikampek. Hasil: Hasil dari penelitian ini memperoleh skor rata-rata pada dimensi kehandalan 86%, dimensi ketanggapan  91%, dimensi empati  93%, dan dimensi berwujud 89,55%.  Hasil skor perolehan dari seluruh dimensi pada penelitian ini adalah 89,88%. Simpulan: Simpulan yang didapatkan menunjukkan bahwa tingkat kepuasan yang di berikan dalam pelayanan kefarmasian di apotek Ilham Farma Cikampek sangat baik  yaitu memiliki rata-rata nilai keseluruhan sebesar (89,88%).
UJI STABILITAS TEH HERBAL AKAR KAYU KUNING (ARCANGELISIA FLAVA(L.) MERR) DENGAN PENAMBAHAN DAUN STEVIA (STEVIA REBAUDIANA) SEBAGAI PEMANIS ALAMI UNTUK MEMELIHARA PENDERITA DIABETES Handayani, Reti Puji; Rahman, Listhia Hardiati; Ratnasari, Dewi
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v8i1.276

Abstract

Latar belakang: Hasil inovasi produk teh herbal agar aman untuk dikonsumsi tentunya harus diuji terlebih dahulu. Salahsatu uji yang dilakukan adalah uji stabilitas. Uji stabilitas merupakan salah satu parameter kualitas yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan suatu produk makanan atau minuman untuk bertahan dalam batas spesifikasi yang ditetapkan sepanjang periode penyimpanan sehingga masih layak untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menguji kestabilan teh herbal kayu kuning selama penyimpanan pada temperatur ruang. Metode penelitian: Teh herbal disimpan pada temperatur ruang selama 90 hari, kemudian setiap hari dicek nilai pH, sifat organoleptis, homogenitas dan jamur. Hasil: Sedian teh herbal mempunyai pH 7, rasa manis, berbau bunga melati, air seduhan berwarna kuning kecoklatan, homogen serta tidak ditumbuhi jamur selama 90 hari masa penyimpanan pada temperature ruang. Simpulan: Sediaan teh herbal stabil selama penyimpanan 90 hari pada temperatur ruang.
UJI PERBANDINGAN POTENSI PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DARAH INFUSA HERBA SEGAR DAN SIMPLISIA KERING SIRIH CINA (Peperomia pellucida L. Kunth) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Suharti, Suharti; Sobana, Ibnu; Azzahra, Salsabila Putri; Putra, Risa Kota
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v8i1.279

Abstract

Latar Belakang: Banyak tumbuhan liar berkhasiat obat, dikonsumsi masyarakat pedesaan. Pada umumnya dikonsumsi dalam bentuk segar, kemudian diseduh dengan air panas. Satu diantaranya Sirih Cina (Peperomia pellucida L. Kunth) menunjukan aktivitas analgesik, antipiretik, antiinflamasi, hipoglikemik, antijamur, antimikroba, antikanker, antioksidan, antidiabetik, dan antibakteri[15]. Tumbuhan Sirih Cina ini mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan tannin. Aktivitas antioksidan Sirih Cina menurunkan kadar kolesterol darah melalui pencegahan oksidasi LDL yang menumpuk di dinding arteri dan serabut otot jantung berasal dari senyawa flavonoid[5]. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan aktivitas penurunan kadar kholesterol darah oleh infusa herba Sirih Cina segar dan simplisianya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental kualitatif, yang memperbandingkan potensi penurunan kadar kolesterol darah oleh infusa Sirih Cina segar dan simplisianya, diberikan oral pada mencit Putih Jantan (Mus musculus), yang telah diinduksi dengan pakan kuning telur puyuh setiap hari selama 15 hari, kemudian diukur kadar kolesterol darahnya menggunakan alat Easy Touch GCU(13). Sebagai pembanding digunakan sediaan tablet simvastatin 0,026 gram/20gram berat mencit. Hasil Penelitian. Hasil uji potensi penurunan kadar kolesterol darah herba Sirih Cina segar dan simplisianya menunjukan infusa bentuk simplisia memiliki efek yang lebih kuat (>15mg/dl) daripada tumbuhan segarnya (13mg/dl). Simpulan: Efek penurunan kadar kholesterol darah oleh infusa simplisia Sirih Cina lebih kuat (>15mg/dl) daripada herba segarnya (13mg/dl), sehingga simplisianya berpotensi diproduksi secara komersial.
UJI DAYA HAMBAT MASKER GEL PEEL OFF KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH CINA (Paperomia pellucida) DAN EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DENGAN METODE DIFUSI SUMURAN Puspariki, Jenta; Putriningtias, Siti Sriwahyu; Andriani, Susi
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v8i1.281

Abstract

Latar belakang: Jerawat dapat dipicu salah satunya oleh bakteri Staphylococcus aureus. Hasil skrining fitokimia sirih cina (Peperomia pellucida) mengandung flavonoid, alkaloid, saponin dan terpenoid yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Lidah buaya (Aloe vera) mengandung asam salisilat dan antiseptik yang dapat mencegah timbulnya jerawat dan mengobati iritasi. Mengingat kandungan sirih cina dan lidah buaya yang baik mengatasi jerawat dan masih minimnya sediaan kosmetik antijerawat dari bahan alam dalam bentuk masker gel peel off maka kedua bahan tersebut dibuat sediaan masker gel peel off  dan dilakukan uji daya hambat terhadap Staphylococcus aureus. Tujuan Penelitian: Mengetahui daya hambat sediaan masker gel peel off kombinasi ekstrak sirih cina dan lidah buaya pada bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode tindakan (action research) yaitu merencanakan pengujian sediaan masker gel peel off ekstrak sirih cina dan lidah buaya melalui studi literatur, melakukan uji daya hambat dengan metode difusi sumuran, mengamati daya hambat masker gel peel off pada bakteri Staphylococcus aureus, dan menganalisis hasil uji daya hambat. Hasil: Rata-rata hasil uji daya hambat masker gel peel off dengan konsentrasi ekstrak 30% adalah 1,63 mm, konsentrasi 40% adalah 1,13 mm, konsentrasi 50% adalah 1,4 mm, konsentrasi 60% adalah 2,4 mm, kontrol – adalah 0 mm dan kontrol + adalah 2,7 mm. Simpulan: Hasil uji daya hambat menunjukkan bahwa pada masker gel peel off sirih cina dengan lidah buaya dengan konsentrasi 30%, 40%, 50%, dan 60% memiliki daya hambat terhadap Staphylococcus aureus meskipun kategorinya lemah.
STUDI ANATOMI SIRIH CINA (Peperomia pellucida) SEGAR YANG TUMBUH DI KABUPATEN PURWAKARTA Handayani, Reti Puji; Puspariki, Jenta; Permatasari, Wulan
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v8i1.282

Abstract

Latar Belakang: Sirih Cina (Peperomia pellucida) memiliki manfaat empiris sebagai obat. Bioaktivitas dominannya adalah sebagai antibakteri dengan senyawa aktif flavonoid, steroid, terpenoid, alkaloid, saponin, dan tannin. Evaluasi ilmiah terkait profil farmakognostik Sirih cina telah terdokumentasi dalam referensi Farmakope Herbal, namun karena bentuk segarnya memiliki nilai teurapetik yang tinggi dengan pengolahan sederhana, standarisasi dan dokumentasi masih memiliki kelemahan dalam pengamatan secara mikroskopis. Dengan hal ini penting untuk mengetahui anatomi sirih cina untuk memastikan kebenaran tanaman obat. Tujuan: Mendeskripsikan anatomi akar, batang, dan daun sebagai parameter kendali mutu Sirih cina segar sebagai tanaman lokal berkhasiat obat yang tumbuh di Purwakarta. Metode: Menggunakan penelitian deskriptif yang dilakukan di laboratorium melalui pemeriksaan jaringan akar, batang, dan daun sirih cina segar. Hasil: Anatomi akar sirih cina memiliki sel epidermis rapat tanpa ruang antar sel. Di bawah lapisan epidermis terdapat jaringan korteks berupa sel berukuran lebih besar dan memiliki ruang antar sel. Pada korteks, terdapat xilem akar seperti huruf x dan floem berada di sekitar xilem. Jaringan batang juga terdiri dari epidermis dan korteks seperti pada akar, yang membedakan adalah pola xylem floem pada korteks tidak membentuk pola seperti kupu-kupu dan terdapat jaringan kambium. Pada jaringan daun terdiri dari epidermis atas yang tebal, mesofil, dan epidermis bawah. Jaringan mesofil memiliki ciri berupa sel berwarna hijau yang berperan untuk fotosintesis. Simpulan: Jaringan pada akar sirih cina adalah epidermis, korteks, floem, xilem, pada organ batang adalah epidermis, parenkim, floem, xilem, kambium dan pada organ daun adalah epidermis dan mesofil.
KORELASI GLUKOSA DARAH PUASA DENGAN KOMPOSISI TUBUH PADA SUBJEK WANITA DENGAN KELEBIHAN BERAT BADAN DAN OBESITAS Sugiyanto, Maya Kumalasari; Nawai, Fatmayanti; Hadi, Novian Swasono; Setiawan, Denny Indra
Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhhs.v8i1.283

Abstract

Latar Belakang: Metabolisme tidak normal dikaitkan dengan perubahan komposisi tubuh, yaitu massa otot rangka kombinasikan dengan lemak tubuh, yang membantu beban metabolisme ganda dan meningkatkan risiko mengembangkan penyakit tidak menular. Tujuan: Menganalisis korelasi glukosa darah puasa dengan komposisi tubuh pada subjek wanita dengan kelebihan berat badan dan obesitas Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen, dilaksanakan pada bulan Maret- Mei tahun 2024 di Poltekkes Kemenkes Gorontalo. Teknik pengumpulan data dengan pemeriksaan kadar glukosa darah puasa vena dan pengukuran komposisi tubuh tanpa ada intervensi. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson dan spearman. Hasil: Tidak ada korelasi glukosa darah puasa dengan lemak total dan massa otot, namun ada korelasi glukosa darah puasa dengan lingkar perut, lemak perut, dan IMT pada subjek wanita dengan kelebihan berat badan dan obesitas. Simpulan: Lemak perut mempunyai tingkat korelasi sangat rendah terhadap kadar gula darah (0,315), lingkar perut mempunyai tingkat korelasi cukup kuat terhadap gula darah (0,499), IMT mempunyai tingkat korelasi rendah (0,391).

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 2 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 7 No. 2 (2023): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 7 No. 1 (2023): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol 6 No 2 (2022): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol 6 No 1 (2022): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol 5 No 2 (2021): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol 5 No 1 (2021): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 4 No. 2 (2020): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 4 No. 1 (2020): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 3 No. 2 (2019): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 3 No. 1 (2019): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 2 No. 2 (2018): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 2 No. 1 (2018): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 1 No. 2 (2017): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) Vol. 1 No. 1 (2017): Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan) More Issue