cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
ASRAMA MAHASISWA ITN DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Fani Dwi Ananda; Adhi Widyarthara; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama Mahasiswa ITN di Kota Malang merupakan salah satu fasilitas hunian atau tempat tinggal sementara bagi mahasiswa, para penghuni dapat melakukan kegiatan istirahat, belajar, berganti pakaian dan bersosialisasi. Hunian sementara bagi mahasiswa menjadi salah satu fasilitas penting bagi mahasiswa ITN terutama bagi mahsiswa yang berasal dari luar Kota Malang yang sedang menempuh pendidikan di ITN Malang. Perancangan asrama ini menggunakan metode glassbox yaitu dengan menemukan permasalahan/latar belakang, melalui studi lapangan/survey, pengumpulan data sekunder dan primer, dan studi pustaka. Salah satu strategi dalam perancangan asrama ini menggunakan tema Arsitektur Perilaku yaitu dengan menghadirkan fasilitas- fasilitas pendukung dengan mempertimbangkan karakteristik atau perilaku mahasiswa masa kini seperti senang berkumpul/ nongkrong, berdiskusi dan berkompetisi. Tujuan yang ingin dicapai dalam perancangan ini yaitu menghadirkan asrama yang tidak hanya sebagai tempat tinggal, akan tetapi dapat menyediakan fasilitas pendukung yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa masa kini, dengan berkonsep fleksibelitas ruang dan dapat digunakan berbagai aktifitas yang diperuntukan kepada mahasiswa ITN Malang yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia.
STUDENT CENTER AND COMMUNAL SPACE ITN MALANG DI KOTA MALANG JAWA TIMUR TEMA: ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Mentari Akbarani; Gaguk Sukowiyono; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intitut Tekenologi Nasional Malang yang terletak pada dataran tinggi Kota Malang merupakan perguruan tinggi dalam bidang institut, dengan jumlah mahasiswa yang mencapai sebanyak kurang lebih 5.115. Sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan pada lingkungan kampus untuk menunjang kegiatan kemahasiswaan salah satunya adalah Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Pusat kegiatan mahasiswa (PKM) merupakan gedung kegiatan yang multi-functional sebagai jantung kegiatan mahasiswa di universitas yang dapat menawarkan berbagai macam program, seperti kegiatan ekstrakulilkuler, pelayanan mahasiswa dan fasilitas yang dapat menunjang kegiatan seperti berkumpul, berdiskusi, atau melakukan aktifitas organisasi kemahasiswaan hingga pengembangan minat dan bakat. Banyaknya kegiatan mahasiswa ITN Malang, namun terbatasi oleh fasilitas yang kurang dalam lingkup internal kampus, menyebabkan mahasiswa untuk lebih melakukan kegiatan di luar tanpa pengawasan yang baik. Sehingga perlunya Student Center sebagai ajang ITN Malang untuk mewadahi dan memfasilitasi minat dan bakat mahasiswa, yang pada proses perancangannya menggunakan metode desain oleh Christopher Jones untuk menghasilkan rancangan yang merespon isu dan permasalahan yang dituju. Student Center ITN Malang menerapkan tema Arsitektur berkelanjutan pada pengaplikasian fasad hingga utilitas untuk menciptakan rancangan bangunan yang dapat meminimalisir penggunaan energi.
PASAR IKAN LAUT DI KECAMATAN CAMPLONG KABUPATEN SAMPANG TEMA: ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Shirta Istiqma Biyadhie; Suryo Tri Harjanto; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Camplong adalah bagian dari Kabupaten Sampang yang dikenal sebagai salah satu pusat produksi ikan laut di Madura dan memiliki pasar ikan yang terkenal yaitu Pasar Ikan Dharma Tanjung, tetapi pasar ini sudah tidak beroperasi lagi karena keadaan bangunan tidak sebanding dengan jumlah pedagang dan pembeli sehingga para pedagang rela berjualan di pinggir jalan Raya Tanjung yang menyebabkan kemacetan dan sebagainya. Oleh karena itu, dibutuhkan wadah pasar ikan yang lebih responsif terhadap sosial, ekonomi, dan lingkungan sekitarnya dengan menampilkan fungsi suatu bangunan dan tetap berusaha memberikan kenyamanan dan kedinamisan serta kesan bersih di dalamnya. Dengan menggunakan pendekatan tema arsitektur berkelanjutan, desain pasar ikan ini memfokuskan pada prinsip bangunan hemat energi dan penggunaan material teknologi yang terbarukan dengan memaksimalkan bukaan untuk pencahayaan dan penghawaan alami serta penggunaan material yang ramah lingkungan.
CO-WORKING SPACE DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Nandia Ayu Pramesti; Suryo Tri Harjanto; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang sebagai Kota Pendidikan yang memiliki sejumlah Perguruan Tinggi yang tersebar hampir di setiap sudut kota. Calon mahasiswa atau pelajar pasti tidak jauh dari kata belajar. Pada zaman sekarang tidak sedikit anak muda yang senang belajar di rumah, melainkan mereka datang ke tempat yang dirasa nyaman yaitu Co-Working Space. Suasana baru dalam belajar agar tidak bosan itu penting, oleh karena itu Co-Working Space menjadi pilihan tempat yang cocok untuk mengerjakan tugas dengan santai baik sendiri atau bersama teman. Perbedaannya hanya pada kegiatan individu atau kegiatan dengan tim. Oleh karena itu diharapkan agar meningkatkan semangat belajar untuk pelajar. Adanya perancangan Co-Working Space di Kota Malang yang berada di lokasi Jl. Simpang Balapan karena dekat dengan area kampus Polkesma dan lokasi tersebut merupakan lokasi strategis. Konsep perancangan Co-Working Space di kawasan cagar budaya menggunakan tema Arsitektur Kontemporer agar menjadi suatu perubahan di masa kini dan masa yang akan datang dengan konsep ruang yang terkesan terbuka. Metode yang dipakai pada proses perancangan yaitu data primer (survey) dan data sekunder (literatur).
PERPUSTAKAAN UMUM DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK Rania Cyrilla Dwiputri; Gaguk Sukowiyono; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang sebagai Kota Pendidikan memerlukan prasarana pendukung yang baik dan berkualitas. Salah satu prasarana yang mendukung kegiatan pembelajaran di luar sekolah adalah perpustakaan umum. Perpustakaan Kota Malang memiliki beberapa kekurangan yaitu penataan ruang dan suasana yang kurang baik, akses yang sulit untuk difabel, jam operasional terbatas, dan penyediaan utilitas bangunan yang kurang mendukung. Kondisi Kota Malang yang mengalami pembangunan terus-menerus mengakibatkan berkurangnya lahan hijau dan perubahan iklim kawasan. Suasana yang semakin ramai juga dapat mengganggu konsentrasi dan produktivitas dalam belajar. Maka pada perancangan ini dibuat Perpustakaan Umum di Kota Malang dengan pendekatan Arsitektur Biofilik untuk menyediakan failitas belajar yang baik dan mengembalikan hubungan manusia dengan alam. Dalam proses perancangan digunakan metode observasi dan dokumentasi untuk mendapat data primer, sedangkan metode studi literatur dan studi preseden digunakan untuk mendapat data sekunder. Hasil akhir perancangan berupa bangunan perpustakaan yang menyatu dengan alam dengan mengadirkan elemen vegetasi, kolam air, dan bukaan yang lebar. Penataan indoor garden dan vertical garden pada ruang baca dan ruang kerja dapat menciptakan suasana yang kondusif sehingga meningkatkan konsentrasi dan fokus dalam belajar.
WISATA EDUKASI INTEGRATED FARMING DI DESA KEMANTREN TEMA: GREEN ARCHITECTURE Dian Rizky Suryo Basuki; Debby Budi Susanti; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kemantren berlokasi di Malang Raya kecamatan Jabung, Kab.Malang yang menjadi jalur menuju wisata Gunung Bromo. Masyarakat berprofesi peternak dan petani. Letak dan kondisi Desa Kemantren berpotensi untuk area wisata dan memenuhi kriteria penyusunan konsep Educational Integrated Farming bertemakan Green Architecture. Integrated Farming adalah sistem pertanian yang berhubungan langsung dengan alam yang meminimalisir limbah dihasilkan. Melalui konsep ini petani tetap bertani dengan lahan dan biaya yang minimal dengan hasil produksi maksimal. Metode dalam mendapatkan data adalah dengan melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan survei, observasi langsung, dan wawancara. Data sekunder diperoleh dengan studi literatur dari media online. Konsep peletakan area berdasarkan dominan arah angin yang dituju sehingga menghasilkan penempatan area berdasarkan bau yang dihasilkan setiap area. Konsep bentuk menggunakan sistem organisasi ruang grid dan radial. Konsep tapak menggunakan sistem organisasi bentuk radial. Konsep bentuk bangunan menggunakan sistem olah bentuk aditif dan subtraktif dengan menggunakan pondasi batu kali, rangka atap beton, bukaan atap bermaterialkan kaca stopsol, penggunaan PLTS dan PLTB.
AGRO-EKOWISATA DAN COTTAGE DI TAMBAK SEMAR TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Guntur Febri Arianto Putra; Suryo Tri Harjanto; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Alas Rajah adalah sebuah desa wisata di Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur, Madura. Dengan luas 402.772 hektar. Tujuan perancangan ini yaitu Merancang Agro-Ekowisata Palawija Dan Cottage di desa Alas Rajah yang berciri khas melalui fasad, tata letak massa dan penggunaan material lokal sesuai dengan arsitektur neo vernakular. Dengan metode perancangan Bryan Lawson merancang dibagi menjadi empat, yaitu tahap pertama asimilasi (pengumpulan data),tahap kedua menkaji studi masalah yang ada di tapak, tahap ketiga mengolah semua hasil dari fase pertama hingga ketiga sehingga dapat di komunikasikan secara baik kepada klien sehingga Rancangan Agro-Ekowisata dan cottage ini memenuhi pendekatan arsitektur neo vernakular dengan mengangkat Rumah adat Madura (Taneyan Lanjhang) sebagai ekplorasi olah bentuk maupun tatanan massa. Bangunan dari rancangan agro ekowisata dan cottage, dengan mengangkat tema neo vernakular rumah adat taneyan lanjhang yang berciri khas dari masyarakat Madura untuk mengenalkan kepada wisatawan luar daerah maupun manca negara yang akan datang untuk berwisata ke madura.
GEDUNG PERTUNJUKAN MUSIK DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN Ananta Nouval Rafsaghani; Suryo Tri Harjanto; Adhi Widyarthara
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malang merupakan salah satu dari beberapa kota besar yang dijadikan tempat konser di Indonesia. Pertunjukan musik tradisional, lokal, nasional dan internasional berlangsung di kota Malang. Bangunan ini akan dirancang dengan semangat musik modern. Ruang pertunjukan musik ini akan digunakan sebagai bentuk pendidikan dan pelatihan, karya musik sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan hiburan. Di Kota Malang yang juga merupakan kota pendidikan, kebutuhan akan ruang pertunjukan musik untuk bersantai sepulang kerja dan belajar tidak bisa dihindari. Kota ini sangat membutuhkan gedung pertunjukan musik. Menyadari akan adanya kebutuhan akan gedung pertunjukan di kota Malang, maka perlu dilakukan penataan gedung pertunjukan musik secara strategis agar penonton atau masyarakat sekitar dapat menikmati pertunjukan dengan nyaman dan gembira. Tema yang diterapkan menggunakan pendekatan arsitektur modern dengan gaya desain yang menghadirkan tampilan futuristik dan mengadopsi gaya minimalis ramping yang memberikan kesan mewah. Desain bertema modern ini menggunakan material terkini dan tidak terlalu banyak menggunakan furnitur atau dekorasi namun juga memperhatikan aspek kenyamanan lingkungan. . Jadi dapat kita simpulkan bahwa kota Malang sangat membutuhkan sebuah venue yang dapat menyelenggarakan pertunjukan musiknya sendiri.
PUSAT KOPI DI DESA BATURETNO TEMA: NEO VERNAKULER Salsabil Zahiyah Adiski; Debby Budi Susanti; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Baturetno, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang adalah lokasi yang terletak di area perbukitan sisi selatan Kabupaten Malang. Baturetno salah satu penghasil kopi terbesar di Malang dengan jenis robusta. Sudah sejak dulu kopi di Baturetno telah ada kebun kopi telah dimiliki masyarakat desa secara turun temurun. Sejarah perkopian belum sepenuhnya terkemas perihal historis yang cukup unik serta berkarakteristik. Pada arahan kebijakan kementrian desa dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang desa mengakui dan menghormati kewenangan desa berdasarkan hak asal usul dan lokal berskala desa. Dengan kewenangan ini diyakini sebagai penyangga bagi desa mandiri secara berkelanjutan. Untuk mewadahi yang tersedia dan himbauan dari pemerintah perihal pengembangan dalam desa maka perlu perencanaan bangunan, berupa Pusat Kopi. Pusat Kopi sebagai wadah pengenalan tentang desa Baturetno dengan fungsi untuk pengembangan kopi. Bangunan Pusat Kopi tersebut akan menggunakan tema Arsitektur Neo Vernakuler. Tema ini menghasilkan sebuah tampilan baru dengan mengikuti bangunan budaya sekitar yang berada di desa Baturetno yaitu enggunaan rumah adat Joglo yang akan dijadikan sebuah pedoman pada bangunan Pusat Kopi.
VILLA RESORT KAYUMAS DI SITUBONDO TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Shafira Rahma Istighfarin; Lalu Mulyadi; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajoemas Villa & Resort merupakan sebuah perwujudan untuk meningkatkan wisata, dikarenakan Kayumas memiliki tingkat antusiasme yang tinggi, namun pengunjung tidak dapat tinggal lebih lama untuk menikmati pemandangan yang ditawarkan di daerah tersebut, hal itu disebabkan oleh tidak adanya tempat penginapan dengan fasilitas yang memadai. Metode desain yang digunakan adalah dengan mencari solusi untuk penataan massa banyak sesuai dengan filosofi rumah adat Jawa Joglo, pemilihan lokasi, review perpustakaan fungsi dan pemilihan tema, program desain, analisis, konsep, dan gambar hasil desain. Dengan demikian, perancangan fasilitas ini mampu meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi bagi para pelaku, terutama untuk Masyarakat sekitar. Serta dapat menjadikan Kayumas Villa Resort ini menjadi salah satu ikon tersendiri bagi Kabupaten Situbondo.