cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
HOTEL RESORT DI LOMBOK UTARA TEMA: NEO-VERNAKULAR Arie Restu Aulia; Lalu Mulyadi; Adhi widyarthara
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lombok utara adalah salah satu kabupaten pada provinsi nusa tenggara barat dengan mempunyai berbagai jenis obyek parawisata sehingga bisa menjadi daya tarik bagi para wisatawan agar datang ke lombok utara. Oleh karena itu perancangan hotel resort di Lombok utara ini ditujukan untuk memfasilitasi para wisatawan yang difungsikan sebagai akomodasi penginapan bagi wisatawan yang datang ke Lombok utara. Pendekatan pada desain yang akan digunakan pada perancangan hotel resort Lombok utara yaitu tema neo-vernakular menggunakan penerapan elemen lokal seperti bentuk dan ornamen dari bangunan tradisional sasak. Metode perancangan yang akan digunakan yaitu metode glass box. Sehingga hotel resort ini akan dijadikan sebagai akomodasi penginapan bagi para wisatawan dengan mengadopsi bentuk arsitektur tradisional sasak dan pemakaian ornament khas sasak
RUMAH SAKIT KHUSUS JANTUNG DI KOTA MALANG TEMA: HEALING ARCHITECTURE Erwin Sanjaya; Breeze Maringka; Gaguk Sukowiyono
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung tetap menjadi penyebab kematian yang paling umum di Indonesia, dan situasi serupa terlihat di Kota Malang berdasarkan data dari Dinas Kesehatan. Terdapat 2.489 kunjungan pasien dengan kasus jantung koroner dan 3.458 kunjungan dengan diagnosa gagal jantung. Selain itu, RSUD Kota Malang juga mencatat sebanyak 996 kunjungan pasien rawat jalan yang menerima diagnosis penyakit jantung. Kondisi iklim Malang yang memiliki suhu udara rendah memberikan manfaat tambahan bagi penderita penyakit jantung, menjadikannya tempat yang ideal untuk mendirikan rumah sakit khusus jantung. Seringkali, banyak pihak yang mengelola rumah sakit, baik yang bersifat publik maupun swasta, meyakini bahwa kesembuhan hanya dapat dicapai melalui prosedur medis, tetapi kenyataannya tidak demikian. Psikologis adalah salah satu faktor yang paling penting dalam pemulihan kesehatan seseorang.
CO-WORKING SPACE DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Putu Ayu Novita Sari Dewi; Breeze Maringka; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres bekerja merupakan masalah yang sedang banyak dialami oleh para pekerja. Suasana kantor yang terkesan hening dan memerlukan banyak konsentrasi dapat menambah beban pikiran pekerja. Berdasarkan permasalahan yang ada maka diperlukan sebuah tempat dimana mereka tetap bisa bekerja namun tidak terlalu merasakan stress yang berlebihan. Tempat tersebut adalah sebuah co-working space, berlokasi di Kota Malang yang akan dirancang menggunakan konsep arsitektur kontemporer baik pada fasad maupun interiornya. Perancangan co-working space ini menggunakan metode glassbox yang berarti pemikiran rasional seorang arsitek secara objektif dan sistematis pada hasil konsep rancangan. Komponen yang akan menjadi fokus dari perancangan adalah bagian interior sehingga dapat menyelesaikan permasalahan stress bekerja.
PUSAT KERAJINAN TENUN IKAT di KOTA WAINGAPU TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Gizelle Rambu Dukka; Breeze Maringka; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Waingapu merupakan kota yang memiliki potensi investasi di bidang pariwisata dan sektor ekonomi kreatif. Potensi pariwisata sendiri terdiri dari wisata alam dan wisata kebudayaan. Salah satu potensi wisata kebudayaan berupa tenun ikat. Tenun ikat sendiri merupakan kerajinan tangan khas Sumba Timur yang terkenal dijadikan sebagai souvenir. Selain itu, kain tenun memiliki filosofis tersendiri bagi masyarakat Sumba Timur dan terdapat nilai serta makna dalam setiap simbolnya. Kain tenun sangat berpotensi sebagai sarana dalam mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat dan sebagai wisata budaya dalam rangka melestarikan kain tenun ikat. Pusat Kerajinan Tenun Ikat diharapkan menjadi wadah terpusat dan mewadahi kegiatan sesuai dengan fungsi bangunan dengan fasilitas berupa galeri, balai tenun ikat, exhibition hall, workshop, perpustakaan dan fasilitas penunjang lainnya. Perancangan ini menggunakan pendekatan arsitektur tropis dengan tujuan mampu mengatasi permasalahan yang terdapat di dalam tapak. Pusat Kerajinan Tenun Ikat diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mewadahi seniman tenun ikat dan memfasilitasi kegiatan produksi, ekonomi kreatif dan memberikan edukasi bagi masyarakat maupun wisatawan.
PUSAT CINDERAMATA DAN KULINER DIKOTA LABUAN BAJO TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Simplisius Suhardi Durhubin; Hamka; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labuan Bajo merupakan salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas yang terdapat di Indonesia. Labuan Bajo adalah ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, posisinya berada di ujung barat Pulau Flores. Kota ini terletak di Kawasan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.Kawasan Nusa Tenggara Timur sebagai pintu masuk ke Pulau Flores karena memiliki Bandar udara dan pelabuhan. Sebagai salah satu tujuan wisata yang sangat umum, Labuan Bajo memiliki beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi, antara lain: satwa purba Varanus Komodo sebagai simbol utamanya, wisata sosial Kelor, Tanah Loh Liang, Air Terjun Cunca Wulang, Gua Rangko , Gua Batu Cermin, Bukit Cinta, Bukit Sylvia, Pulau Kukusan, Pulau Kanawa, Pulau Padar, Kampung Tado, Kampung Melo, Pantai Pede, Pantai Pink, Pantai Wae Cicu,Dermaga Putih, Gili Laba.Masyarakat tersebut memiliki UMKM (Usaha Mikro,Kecil dan Menengah) yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung baik kepada wisatawan lokal maupun non-wisatawan terdekat. Motivasi di balik rencana ini adalah untuk memberikan tempat kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah. Kuantitas UMKM di wilayah Nusa Tenggara Timur, Manggarai Barat ditemukan: 204 UMKM. Selanjutnya, program ini diyakini akan benar-benar menjadi sarana bagi para pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Nusa Tenggara Timur dan Labuan Bajo serta menjadi wadah untuk membina usahanya. Bangunan ini juga diyakini menjadi simbol kemajuan UMKM dalam meningkatkan industri yang lebih imajinatif.
GEDUNG SERBAGUNA KAMPUS II ITN MALANG TEMA: ARSITEKTUR DEKONSTRUKSI Denya Solehma; Gaguk Sukowiyono; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa setiap tahunnya serta guna menggapai World Class University (WCU), maka ITN Malang perlu meningkatkan pelayanan dan pengelolaan dengan menyediakan beberapa fasilitas untuk memperlancar aktivitas pembelajaran. Permasalahannya di Kampus II ITN Malang belum tersedianya fasilitas yang dapat mewadahi berbagai kegiatan, baik dari segi fungsi, dan bentuk bangunan yang kurang menarik sehingga menimbulkan kejenuhan pada obyek tersebut. Maka dari itu dirancanglah sebuah gedung serbaguna yang dapat mewadahi berbagai kegiatan sekaligus dapat menarik perhatian dengan bentuk yang berbeda. Untuk menarik pusat perhatian maka pendekatan Arsitektur Dekonstruksi diterapkan, dengan bentuk-bentuk yang abstrak dan unik dapat menjadi gaya baru, kontras sekaligus berkonteks. Metode perancangan menggunakan metode glass blox dengan pengumpulan data melalui data primer dan sekunder, kemudian di analisa dan didapatkan sebuah konsep rancangan. Lokasi rancangan berada di kawasan Kampus II ITN Malang. Gedung serbaguna ini dapat mewadahi berbagai kegiatan seperti konvensi, ekshibisi, wisuda, olahraga, dan resepsi. Dengan penerapan bentuk segitiga, kaku, dan lengkung pada rancangan serta menonjolkan warna ITN Malang sehingga dapat menjadi ikon kawasan yang berdampak positif bagi pengguna gedung.
MALANG DESIGN CENTER TEMA: ARSITEKTUR METAFORA Nabilah Qothrun Nada; Gatot Adi Susilo; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kemenparekraf statistik ekonomi 2020, sebaran pelaku ekonomi kreatif terbanyak kedua di Provinsi Jawa Timur merupakan Kota Malang dengan presentase 13,62%. Jumlah penduduk yang bekerja di Sektor Industri Kreatif Desain pada bidang Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual dan Desain Produk di Provinsi Jawa Timur tiap tahunnya mengalami peningkatan. Industri Kreatif ini perlu dikembangkan untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi Negara yang maju. Kemudian permasalahannya ada pada hasil data kuisioner di Kota Malang berdasarkan kategori Mahasiswa, Praktisi dan Freelancer bahwa pelaku desain kurang memiliki fasilitas untuk berkembang. Berdasarkan isu-isu tersebut, Kota Malang berpotensi untuk memiliki wadah berupa Design Center. Stigma hasil karya pelaku desain yang selalu dititik beratkan pada visual maka tema yang diterapkan adalah arsitektur metafora. Lokasi tapak berada di Jalan Terusan Dieng, Malang. Metode yang digunakan adalah metode peracangan arsitektur dengan pendekatan arsitektur metafora jenis tangible metaphors. Hasil dari perancangan ini adalah skematik rancangan tapak, skematik rancangan bangunan dan gambar rancangan Malang Design Center dimana menjawab isu permasalahan yang diangkat dengan membantu para desainer untuk belajar, bekerja, berkolaborasi serta dapat menemukan semua kebutuhan mereka.
PUSAT PERBELANJAAN DI KABUPATEN JEMBER TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Aulia Khairunnisa; Debby Budi Susanti; Breeze Maringka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya wisata budaya yang ada di Kabupaten Jember ini memiliki dampak sosial, seperti perpindahan penduduk yang mengakibatkan banyaknya pembangunan rumah yang dilakukan dari tahun ke tahun. Sehingga, pada area sekitar perumahan sangat membutuhkan beberapa fasilitas yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat setempat, salah satunya adalah fasilitas pusat perbelanjaan. Pusat Perbelanjaan merupakan fasilitas komersil yang selain berfungsi sebagai tempat kegiatan transaksi jual beli, juga berfungsi sebagai tempat untuk berkumpul dan berekreasi di lingkungan warga setempat. Pembangunan fasilitas tersebut memiliki tujuan untuk menunjang dan memfasilitasi penduduk sekitar perumahan di salah satu wilayah Kabupaten Jember yang sedang dalam pengembangan. Lokasi perumahan tersebut berada di pinggir kota yang memungkinkan untuk dibangunnya pusat perbelanjaan dikarenakan jauh dari pusat kota. Pendekatan desain arsitektur yang digunakan dalam Pusat Perbelanjaan di Kabupaten Jember ini yaitu melalui analisa kondisi sekitar tapak. Tapak menghadap kea rah timur laut dengan arah matahari terbit dari serong kanan bangunan dengan suhu rata-rata sekitar 30°C yang mengharuskan bangunan memiliki plafond yang cenderung tinggi agar bangunan terasa sejuk dan segar, serta cahaya alami dapat dengan mudah masuk ke dalam bangunan.
EDU-WISATA BATIK MALANG TEMA: NEO-VERNAKULAR Imelda Albertin Amin; Adhi Widyarthara; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu kota dengan potensi wisata budaya paling banyak namun masih sedikit peminatnya. Salah satunya merupakan wisata budaya batik malangan yang pada penerapannya sebagai wisata atau edukasi belum popular di kalangan masyarakat, padahal potensi industri batik malangan terus berkembang dengan adanya inovatif dan kreatif. Sesuai dengan isu tersebut diperlukan suatu wadah untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan tentang batik yaitu berupa edukasi sekaligus tempat wisata batik malangan. Tujuannya agar potensi tersebut dapat memaksimalkan kegiatan membatik sehingga diperlukan sebuah tempat sebagai penunjang kegiatan yang mencakup mulai dari promosi, produksi, pelatihan, hingga penjualan. Perancangan Edukasi Wisata Batik Malang ini menggunakan metode perancangan dengan tiga tahap perancangan yaitu analisis berupa pengumpulan data serta analisa data, synthesis konsep desain yang dihasilkan, dan evaluation hasil dari rancangan ini. Komponen bangunan yang akan dieksplorasi yaitu bentuk bangunan sesuai dengan fungsi edukasi wisata dan tema arsitektur neo vernacular dengan menerapakan tatanan massa dan bentuk dari rumah tradisional khas Jawa yaitu Rumah Joglo. Bangunan ini dapat membantu masyarakat lebih khusus generasi muda untuk melestarikan kebudayaan seni batik.
GEDUNG FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN ITN MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN Muhammad Hafidh Kafiluddin; Suryo Tri Harjanto; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana pemenuhan fasilitas pada gedung FTSP kampus 1 ITN Malang dan adanya rencana induk pengembangan menjadi dasar pemindahan gedung Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan dari kampus 1 ke kampus 2 ITN Malang. Dengan adanya rencana tersebut maka akan dirancang gedung FTSP yang memiliki fasilitas dengan standart DIKTI yang bertema modern dengan pendekatan green technology. Pendekatan ini mengacu pada rencana Kawasan kampus ITN 2 yang rendah carbon. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, mengumpulkan data tapak dan mencari data sesuai standart mengenai gedung perkuliahan. (Guna melengkapi fasilitas yang dibutuhkan pada kawasan dan gedung perkuliahan dengan studi preseden yang sudah ada). Adapun prinsip arsitektur yang nantinya akan di gunakan yaitu 5 prinsip arsitektur modern dari Le Corbusier, yang mengedepankan fungsi dari bangunan dan Green Technology pada utilitas bangunan, seperti pemanfaatan air hujan sebagai penyiraman taman, bilas toilet dan memaksimalkan resapan air hujan pada kawasan gedung FTSP. Hasil dari perancangan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ruang perkuliahan dan laboratorium.