cover
Contact Name
Ahmad Lutfi
Contact Email
ahmad.lutfi659@gmail.com
Phone
+6281215901976
Journal Mail Official
j.elkahfi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Padang Panjang - Bukititnggi KM.3 Pincuran Tinggi X Koto Tanah Datar Sumatera Barat
Location
Kab. tanah datar,
Sumatera barat
INDONESIA
El-kahfi : Journal of Islamic economics
ISSN : -     EISSN : 27226557     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Elkahfi : Jurnal Ekonomi Islam is a peer-reviewed and open-access platform that focuses on Islamic Economics and Business. The aim of Elkahfi is to be an authoritative source of information on it’s focused. The scope of Elkahfi are but strictly limited to: islamic economics; islamic banking and finance; islamic economic management; islamic economics law; management Zakat, Infaq, Shodaqoh, and Waqf; islamic entrepreneurship and business; islamic economics thought; islamic insurance; islamic accounting
Articles 133 Documents
Menerapkan Etika Konsumsi Islami di Era E-commerce Susilowati, Eni; Firdiansyah, Yhadi; Febri Puspitasari, Ayu
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 02 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.353

Abstract

Pertumbuhan pesat e-commerce telah mengubah lanskap konsumsi global, menimbulkan tantangan baru dalam penerapan prinsip-prinsip etika konsumsi Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana etika konsumsi Islami dapat diterapkan secara efektif dalam konteks e-commerce kontemporer. Menggunakan pendekatan mixed-method, studi ini melibatkan survei online terhadap 500 konsumen Muslim di lima negara mayoritas Muslim, 25 wawancara mendalam dengan para ahli, analisis konten 10 platform e-commerce terkemuka, dan eksperimen online dengan 200 partisipan. Hasil penelitian mengungkapkan kesenjangan signifikan antara pemahaman prinsip-prinsip etika konsumsi Islami dan implementasinya dalam praktik belanja online. Meskipun 92% responden memahami pentingnya produk halal, hanya 65% yang secara aktif menghindari pemborosan dalam perilaku belanja online mereka. Analisis platform e-commerce menunjukkan bahwa meskipun 80% menyediakan sertifikasi halal, hanya 30% yang memberikan informasi tentang etika produksi. Eksperimen online mendemonstrasikan efektivitas intervensi berbasis teknologi, dengan 70% peningkatan pembelian etis pada kelompok yang menggunakan aplikasi panduan etika. Hasil penelitian bahwa menerapkan etika konsumsi Islami di era e-commerce membutuhkan pendekatan holistik yang melibatkan inovasi teknologi, regulasi yang tepat, edukasi konsumen yang berkelanjutan, dan kerjasama erat antara berbagai pemangku kepentingan. Rekomendasi utama meliputi pengembangan standar yang lebih ketat untuk klaim etis dan halal dalam e-commerce, integrasi teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi, dan implementasi program edukasi komprehensif tentang etika konsumsi Islami dalam konteks digital. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang interseksi antara etika Islam, perilaku konsumen, dan teknologi e-commerce, serta menyediakan kerangka kerja untuk pengembangan praktik e-commerce yang lebih etis dan berkelanjutan.
Edukasi Ekonomi Islam Di Pesantren Dalam Pembentukan Perilaku Ekonomi Yang Bekarakter Bangsa Hanif Fajrin, Ahmad; Mahardini, Hilmiyah
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 02 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.354

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia kini telah diakui keberadaannya melalui Undang-Undang No. 18 Tahun 2019 tentang pesantren sebagai lembaga pendidikan yang keberadaannya kini menjadi penting untuk berkontribusi dalam sistem pendidikan Indonesia. Mengingat dalam amanah Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, telah menyatakan bahwa pembentukan karakter menjadi salah satu tujuan utama dari diadakannya pendidikan di Indonesia. Berbagai persoalan ekonomi di Indonesia menjadi masalah utama sosial masyarakat, mulai dari korupsi, hedonisme, flexing, dsb, mengakibatkan adanya ketidakmerataan kesejahteraan ekonomi di Indonesia. Jika merujuk pada ideologi bangsa yakni pancasila, jelas hal tersebut jauh dari nilai-nilai pancasila. Maka dari itu, penilitian ini bertujuan untuk mengetahui edukasi ekonomi islam di pesantren, serta perannya dalam pembentukan perilaku ekonomi pancasila. Melalui penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, penelitian ini menjadikan santri sebagai subjek utama penelitian. Informan santri yang digunakan diambil berdasarkan snowball sampling dengan indepht interview menjadi alat dalam mendapat data penelitian. Peneliti mendapatkan hasil penelitian bahwa pembentukan perilaku ekonomi yang berwawasan nilai-nilai Pancasila santri pondok pesantren Bahrul Ulum dapat diketahui dari hasil pembentukan pendidikan ekonomi islam yang diajarkan dalam kitab kuning yang santri pelajari di pondok pesantren. Pendidikan ekonomi islam tersebut menjadi dasar dalam memberikan stimulus dalam bentuk program atau kegiatan kepesantrenan. Stimulus tersebut menciptakan lingkungan dan iklim yang kondusif dalam membentuk sikap perilaku santri. Al-Qur’an, hadist dan Fiqih yang menjadi sumber pendidikan ekonomi islam yang terbagi dalam berbagai bab terangkum dalam kitab kuning yang diajarkan di pesantren. Nilai-nilai dalam ekonomi islam yang diajarkan dalam kitab kuning pesantren sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.
Analisis Bagi Hasil Antara Investor Dan Pengelola Ditinjau Dari Hukum Ekonomi Syariah Nurasari, Nurasari; Santoso, Rudi
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 02 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.355

Abstract

Caffe D'jo Seven implements a business practice where the capital owner entrusts the manager to manage the business with the full capital provided. In this cooperation, the profit is divided after the return of capital: 60% for the owner and 40% for the manager. Although the agreement is only verbal, the profit sharing is still carried out fairly, and losses - if not caused by the manager's negligence - are borne by the capital owner. This study focuses on the analysis of the profit sharing system at Caffe D'jo Seven, as well as a review of Islamic economic law related to this practice, in accordance with the principles of Mudharabah. The main objective of the study is to explore the mechanism of cooperation between the owner and manager and to understand the implications of Islamic economic law from the profit sharing practices applied. The research method used is qualitative descriptive, with data collection from interviews, questionnaires, and observations of both parties - the capital owner and the manager. Secondary data was also collected through a review of relevant literature. The results of the study indicate that although the profit sharing practice at Caffe D'jo Seven follows the principles of Mudharabah Muqayyadah, in many cases entrepreneurs do not fully implement this concept, especially in terms of profit sharing and responsibility for losses. This study provides insight into how the profit-sharing system should be run to comply with Islamic economic law.
Tinjauan Hukum Positif Dan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Simpan Pinjam Kelompok Wanita Tani Haidir Syah Putra, Muhammad; Ikhwani, Akhmad
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 02 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.357

Abstract

Kegiatan simpan pinjam kelompok wanita tani, merupakan kegiatan menabung. Dan tujuan kegiatan Simpan Pinjam ini adalah untuk pemenuhan kebutuhan pendanaan sosial dasar, dan memperkuat kegiatan kaum khususnya kaum perempuan serta mendorong pengurangan rumah tangga miskin.Namun dalam pelaksanaan ada biayatambahan yangdibebankan oleh peminjam.Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk mengetahui smpan pinjam kelompok wanita tani di Desa Tempel Rejo KecamatanKedondong dan untuk mengetahui tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap simpan pinjam kelompok wanita tani yang berada di Desa Tempel Rejo Kecamatan Kedondong. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif Field Research yang sifatnya deskriptif dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.Sampel dalam penelitianini diambil dari anggota simpan pinjam kelompok wanita tani dan data analisis menggunakan analisa induktif dan deduktif.Berdasarkan hasil Analisa ditemukan bahwa Simpan Pinjam oleh Kelompok Wanita Tani desa Tempel Rejo yaitu adanya kegiatan menabung khususnya kelompok wanita tani.Secara umum pelaksanaan Simpan Pinjam ini dikategorikan sebagai akad qardh atau utang piutang yang merupakan akad non profit atau tabarru (tolong Menolong).Karena Simpan Pinjam memiliki tujuan untuk memberdayakan masyarakat miskin agar memiliki penghasilan yang cukup serta mengentaskan kemiskinan. Hal ini menunjukan bahwa bunga yang dibebankan sebesar20% bukanlah untuk keuntungan pribadi,akan tetapi bunga tersebut nantinya akan dibagikan kepada seluruh kelompok wanita tani. Akan tetapi berdasarkan uraian teori analisis yang sudah penulis lakukan, maka tambahan termasuk dalam kategori riba, dan diharamkan dalam hukum islam sebagaimana pendapat Mazhab Malikiyah, sebagaimana Syafi’iyah dan Hanabilah.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Orang Tua Yang Memperkerjakan Anak Ikhwani, Akhmad; Haidir Syah Putra, Muhammad; Erna, Erna
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 01 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.358

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap orang tua yang mempekerjakan anaknyas, dan untuk mengidentifikasi apa saja yang mempengaruhi orang tua mempekerjakan anaknya di Kelurahan Pringkumpul Kecamatan Pringsewu Selatan kabupaten Pringsewu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden yang diperoleh dari buku-buku, kepustakaan, dokumentasi, dan monografi desa. Berdasarkan dari hasil penelitian disimpulkan terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi orang tua mempekerjakan anaknya di Kelurahan Pringkumpul Kecamatan Pringsewu Selatan Kabupaten Pringsewu.Faktor pertama adalah kesulitan ekonomi dan ketidak mampuan secara fisik. Faktor yang kedua adalah malas bekerja dan melihat kesuksesan orang lain yang mempekerjakan anaknya sebagai pengemis. Dua faktor inilah yang mempengaruhi orang tua mempekerjakan anaknya sebagai pengemis di Kelurahan Pringkumpul Kecamatan Pringsewu Selatan Kabupaten Pringsewu.Tinjauan Hukum Islam terhadap orang tua yang mempekerjakan anaknya di Kelurahan Pringkumpul Kecamatan Pringsewu Selatan Kabupaten Pringsewu. Ada dua kondisi untuk kondisi yang pertama Hukum Makruh, diperbolehkan mengemis karena ada keadaan darurat, dan tidak ada jalan lain yang bisa dilakukan. Sedangkan kondisi yang kedua, hukum nya haram karena tidak termasuk dalam kondisi darurat, dan masih mampu untuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
The Waqf As Solution to Achieving SDGs 3 Syamsuri, Syamsuri; Novandi Nurtajuddin, Akhmad; Nurfattah, Arizqiya
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 01 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.364

Abstract

The SDGs, as an effort to save the earth and improve human welfare, is the responsibility of all levels of society. The purpose of this study is to examine the concept of using waqf to solve health problems by establishing waqf-based health facilities and health services, and to examine the concept of its application in Indonesia. And the research method used is qualitative with literature study, in this study examined various secondary data sources in the form of documents, journals and articles related to the topic under study. The conclusion of this study shows that how to use waqf as a solution to the problem of poverty, which was launched in the 3rd SDG as a health solution for the poor. The concept of using waqf in the construction and operational support of health facilities does not violate the applicable PERPU. Therefore, the idea is in line with Article 170 of Law No. 36/2009 on health and Presidential Regulation No. 59/2017 on SDGs or sustainable development. If the concept of waqf and the applicable regulations are harmonised, the government can build sustainable and inclusive waqf-based health facilities.
Peran Ushul Fiqih Dalam Menyikapi Tantangan Syariah Compliance pada Lembaga Keuangan Digital Di Era Ekonomi Islam Modern Rahmayeni, Zulwida; Febrina, Reni; Yuletri , Masni; Martati , Eli
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 01 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.384

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran ushul fiqih dalam menyikapi tantangan syariah compliance pada lembaga keuangan digital di era ekonomi Islam modern. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana prinsip-prinsip ushul fiqih dapat memberikan solusi hukum Islam yang relevan terhadap dinamika inovasi teknologi digital dan regulasi yang terus berkembang, sambil memastikan integritas lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis teks untuk mengintegrasikan kerangka teoretis ushul fiqih, ayat-ayat Al-Qur'an, hadis, serta fatwa-fatwa DSN-MUI terkait teknologi keuangan digital. Temuan menunjukkan bahwa prinsip maqashid syariah, qiyas, istihsan, dan maslahah mursalah memberikan landasan adaptif dalam merumuskan solusi inovatif, seperti pada regulasi uang elektronik dan peer-to-peer lending. Analisis mendalam menegaskan pentingnya pengaplikasian nilai-nilai keadilan, transparansi, dan kebermanfaatan, sebagaimana digariskan oleh maqashid syariah dan fatwa-fatwa syariah, untuk menghadapi tantangan gharar, riba, dan manipulasi teknologi dalam transaksi keuangan digital. Kesimpulannya, integrasi ushul fiqih dengan inovasi digital tidak hanya memastikan kepatuhan syariah, tetapi juga menjaga keberlanjutan dan daya saing lembaga keuangan digital berbasis syariah di era ekonomi Islam modern.
Efektivitas Pelaksanaan ZISWAF Online Pada masa Pandemi Covid-19 Rahni, Sri
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 02 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.414

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di awal tahun 2020 mengejutkan masyarakat Sumatera Barat yang mana juga berdampak terhadap penghimpunan (fundraising) dana di Dompet Dhuafa Sumatera Barat. Sebelum terjadinya Covid-19 Dompet Dhuafa Sumatera Barat dalam menghimpun dana ziswaf menggunakan strategi dengan membuka counter cabang di seluruh wilayah Sumatera Barat. Namun sejak covid-19 masuk ke Indonesia khususnya Sumatera Barat alternatif yang digunakan dalam menghimpun dana yaitu pelaksanaan ziswaf online seperti via transfer, via kode barcode, dan melalui website resmi yang disediakan oleh Dompet Dhuafa Sumatera Barat. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisa bagaimana efektivitas pelaksanaan ziswaf online pada masa pandemi Covid-19 di Dompet Dhuafa Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan theologis normative approach dan Sociological approach. Sumber data primer dan sekunder dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran data online. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan ziswaf online dari sisi fundraising dana pada masa pandemi Covid-19 di Dompet Dhuafa Sumatera Barat dinyatakan belum efektif karena target fundraising yang ditetapkan oleh Dompet Dhuafa Sumatera Barat pada tahun 2020 sekitar 4,5 M dan tahun 2021 4,9 M. Sementara total fundraising dana di tahun 2020 Rp. 4.311.313. 368 Miliyar dan pada tahun 2021 sebesar Rp 4.406. 689. 849 Miliyar. Dompet Dhuafa Sumatera Barat dapat dikatakan efektif dari sisi fundraising dana jika mengalami growth dengan kenaikan minimal 25% dari tahun sebelumnya.
Kesadaran Hukum Kaum Milenial Terhadap Pembelian Skincare Halal Studi Di Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang Widayanti, Siska
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 02 (2024): economics and islamics economics
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v5i02.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran hukum kaum milenial terhadap produk skincare halal serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menggunakan metode survei dengan skala Likert, penelitian ini melibatkan 200 responden yang terdiri dari kaum milenial yang aktif menggunakan produk skincare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran hukum terhadap skincare halal tergolong sedang hingga tinggi, dengan nilai rata-rata 3.87. Sebanyak 68% responden mengetahui adanya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, 74% responden memahami pentingnya keberadaan label halal dan BPOM, dan 59% responden secara aktif memeriksa sertifikasi halal sebelum membeli produk skincare. Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai regulasi halal dan keamanan produk semakin meningkat di kalangan milenial. Dalam perspektif hukum Islam, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pemahaman terhadap prinsip-prinsip halal dalam memilih produk kosmetik dan perawatan diri. Meskipun kesadaran hukum terhadap produk halal sudah baik, masih terdapat ruang untuk penguatan edukasi masyarakat mengenai pentingnya memilih produk yang sesuai dengan standar halal yang ditetapkan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami kesadaran hukum kaum milenial terkait konsumsi produk halal dan menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan serta edukasi masyarakat terkait pentingnya produk halal di pasar global.
Financial Determinants of Profitability in Post-Merger Islamic Banking: Evidence from Bank Syariah Indonesia (2020–2024) Yasmin Zahira, Afifa; Sakdiah, Khairani
El-kahfi | Jurnal Ekonomi Islam Vol 6 No 01 (2025): "Islamic Economic Transformation in the Digital Era: Innovation, Inclusivity, an
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58958/elkahfi.v6i01.360

Abstract

The objective of study to determine the effect of Capital Adequacy Ratio, Financing to Deposit Ratio, and Non Performing Financing at PT Bank Syariah Indonesia. The type of research conducted was quantitative research which emphasizes numerical data (numbers) processed by inferential statistical methods (analyzing the relationship between variables by testing hypotheses). The data source of this research is obtained from secondary data, namely the quarterly financial statements of PT Bank Syariah Indonesia from 2020 to the second quarter of 2020 published on the website www.ojk.go.id. The results showed that: (1) Capital Adequacy Ratio has no effect on Return On Asset, (2) Financing to Deposit Ratio has a positive effect on Return On Asset, (3) Non Performing Financing has a negative effect on Return On Asset, (4) Capital Adequacy Ratio, Financing to Deposit Ratio, and Non Performing Financing jointly affect Return On Asset.

Page 9 of 14 | Total Record : 133