cover
Contact Name
Ikhsan Maulana
Contact Email
ikhsanmaulana@unpas.ac.id
Phone
+6282240875738
Journal Mail Official
jurnal.humanitas@unpas.ac.id
Editorial Address
Jl. Lengkong besar No. 6-8 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Humanitas
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 16932358     EISSN : 26569353     DOI : 10.23969/humanitas
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITASadalah wahana pengembangan kajian bidang kesejahteraan sosial dalam kerangka ilmiah akademik serta dalam kerangka pragmatis terapan. Jurnal Humanitas menerima naskah tulisan yang berisikan hasil penelitian dan studi konseptual. Hasil penelitian berupa analisis mengenai berbagai perkembangan empirik berdasarkan teori serta konsep dalam ranah kajian kesejahteraan sosial. Studi konseptual berupa studi mendalam mengenai perkembangan empirik dan teori maupun konsep dalam ranah kajian ilmu kesejahteraan sosial. Adapun teori dan konsep yang digunakan dibagi menjadi dua yaitu berbasis tematik maupun berbasis intervensi.
Articles 85 Documents
MELAMPAUI FEAR OF MISSING OUT: STUDI KUALITATIF INDUKTIF TENTANG KETERLIBATAN REMAJA DALAM TAWURAN Zaini, Hasna; Amelia, Putri; Inas Az Zahra; Rian Gunawan; Iswantoro, Annisha; Sakha Santosa; Suhendra
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS Vol. 8 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/humanitas.v8i1.40260

Abstract

Aksi tawuran yang terjadi dikalangan remaja merupakan fenomena sosial yang berulang dan mencerminkan kompleksitas dinamika lingkungan remaja. Aksi tawuran dianggap sebagai bentuk pengakuan dan penerimaan sosial jati diri remaja dalam fase perkembangan psikologis yang ditandai oleh ketidakstabilan secara emosi. Dalam konteks budaya digital, fenomena Fear of Missing Out (FOMO) kerap diasumsikan sebagai faktor utama pendorong keterlibatan remaja pada aksi tawuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran FOMO dalam keterlibatan remaja pada kasus tawuran dengan memahami faktor-faktor sosial yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif guna mendeskripsikan dan memahami pengalaman subjektif remaja terhadap fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada keterlibatan tawuran. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-struktur terhadap informan yang memiliki pengalaman terlibat tawuran dengan dokumentasi dan observasi kontekstual yang mendukung data. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih informan untuk mendapat data akurat dengan berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap fenomena yang diteliti. Data dianalisis secara tematik melalui tahapa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tawuran dimaknai sebagai bagian dari identitas kolektif dan budaya kelompok sebaya. Keterlibatan remaja dalam aksi tawuran merupakan hasil dari tekanan dari kelompok, solidarits sosial dan normalisasi budaya kekerasan yang menjadi faktor utama dalam keterlibatan remaja, sementara FOMO muncul secara tebatas sebagai bentuk ketakutan kehilangan relasi, pengakuan sosial dan posisi dalam kelompok. Faktor utama yang memengaruhi keterlibatan remaja pada tawuran lebih dipengaruhi oleh dinamika budaya dan tekanan sosial dibandingkan FOMO semata, sehingga perlu adanya strategi pencegahan dalam penguatan kontrol sosial dan dekonstruksi norma kelompok sebaya dalam lingkungan sosial remaja. KATA KUNCI: Tawuran Remaja, FOMO, Dinamika Kelompok Sebaya
UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN SOSIAL LANSIA MELALUI PROGRAM SEKOLAH LANSIA TANGGUH (STUDI DESKRIPTIF DI BINA KELUARGA LANSIA SEHAT KELURAHAN MANGLI KECAMATAN KALIWATER KABUPATEN JEMBER) Vivi Wahyu Nur Fitriyah
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS Vol. 8 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/humanitas.v8i1.41559

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia di Kabupaten Jember menghadirkan tantangan kompleks terhadap kesejahteraan sosial yang mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi. Merespons hal tersebut, BKL Sehat mengintegrasikan Program Selantang sebagai intervensi pendidikan nonformal berbasis belajar sepanjang hayat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia melalui Program Selantang di BKL Sehat menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia dilakukan secara komprehensif melalui penerapan konsep tujuh dimensi lansia tangguh. (1) Dimensi spiritual, melalui edukasi spiritual universal dan praktik terapi syukur; (2) Dimensi fisik, melalui edukasi kesehatan, aktivitas fisik, dan pelayanan kesehatan; (3) Dimensi intelektual, melalui kegiatan evaluasi rutin dan evaluasi akhir; (4) Dimensi emosional, melalui edukasi psikologi, praktik relaksasi, dan dukungan emosional; (5) Dimensi sosial, melalui pertemuan rutin, kegiatan sosial lintas kelompok, dan kegiatan bakti sosial; (6) Dimensi vokasional, melalui penguatan kemandirian ekonomi berbasis pengembangan hobi, pelatihan keterampilan kewirausahaan, dan berbagi keterampilan antar sesama lansia; (7) Dimensi lingkungan, melalui edukasi lingkungan ramah lansia dan rencana pembentukan Karang Werda. Secara keseluruhan, sinergi ketujuh dimensi tersebut mampu memenuhi kebutuhan spiritual, fisik, psikologis, sosial, serta ekonomi lansia dalam mewujudkan kondisi yang sejahtera. Kata Kunci: Lansia, Kesejahteraan Sosial, Sekolah Lansia Tangguh, Tujuh Dimensi Lansia Tangguh.
DAMPAK SISTEM WARISAN PATRILINEAL PADA KESEJAHTERAAN PEREMPUAN BALI: Studi Deskriptif di Desa Nongan Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem Mahastari, Ni Kadek Novita
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS Vol. 8 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/humanitas.v8i1.41617

Abstract

Sistem warisan patrilineal masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Bali dan berpengaruh terhadap posisi serta kesejahteraan perempuan. praktik pewarisan berbasis purusa yang menempatkan laki-laki sebagai ahli waris utama berdampak pada akses perempuan terhadap aset keluarga dan struktur sosial dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari sistem warisan patrilineal pada kesejahteraan perempuan di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Bali menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem warisan patrilineal masih diterima sebagai bagian dari adat, namun menimbulkan dampak ekonomi, sosial dan psikologis bagi perempuan. Kata Kunci: Warisan Patrilineal, Ketidaksetaraan Hak Waris, Kesejahteraan Perempuan, Adat Bali
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH ORANG TUA HEBAT DALAM UPAYA PENURUNAN KASUS STUNTING DI DESA RAMBIGUNDAM KABUPATEN JEMBER Dahlia, Evi
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS Vol. 8 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/humanitas.v8i1.41637

Abstract

Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pengasuhan orang tua sebagai strategi pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses implementasi Program SOTH di Desa Rambigundam, Kabupaten Jember, khususnya pada tahap perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi DP3AKB, PLKB, fasilitator, kader SOTH, serta peserta atau siswa SOTH. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program SOTH di Desa Rambigundam telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman yang berlaku. Tahap perencanaan ditandai dengan koordinasi antar pelaksana dan kesiapan sumber daya, sementara tahap pelaksanaan berjalan secara terstruktur melalui kegiatan pembelajaran, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berjenjang oleh PLKB serta fasilitator dan kader untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas program. Program SOTH memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi anak. Kesimpulannya implementasi Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Desa Rambigundam telah berjalan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi yang saling terintegrasi. Secara keseluruhan, rangkaian tahapan tersebut menunjukkan bahwa implementasi Program SOTH telah dilaksanakan dengan baik dan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pola asuh dan pemenuhan gizi anak sebagai upaya preventif penurunan stunting.
KAPITAL SOSIAL DAN INTERGENERATIONAL CLOSURE DALAM KEBERHASILAN PENDIDIKAN ANAK PADA KELUARGA DENGAN FUNCTIONAL FATHERLESS Jasmine, C Aliffiana Fadhilah; Syamsuddin; Noer Sunan, Moch. Ilham
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS Vol. 8 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/humanitas.v8i1.42677

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji peran kapital sosial dalam pencapaian pendidikan anak pada keluarga dengan functional fatherlessness. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan terhadap tiga keluarga dengan anak usia sekolah di Desa Pasirmae, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang. Analisis dilakukan menggunakan konsep intergenerational closure dari Coleman untuk menilai keberfungsian jaringan pengasuhan, serta teori praktik Bourdieu untuk memahami pembentukan praktik belajar anak di rumah dan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Keluarga 1, substitusi horizontal oleh kakak kandung membentuk mekanisme pengawasan belajar yang konsisten; pada Keluarga 2, substitusi vertikal melalui nenek yang tinggal serumah memperkuat koordinasi norma dan dukungan emosional; sedangkan pada Keluarga 3, ketiadaan figur substitutif menyebabkan lemahnya pengawasan dan rendahnya prestasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan anak sangat ditentukan oleh keberfungsian intergenerational closure dalam mengaktifkan kapital sosial keluarga. KATA KUNCI: Social Capital, Intergenerational Closure, Extended Family, Prestasi Belajar.