cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 356 Documents
SENSITIVITAS BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT DAUN LIDAH BUAYA (Aloe barbadensis Miller) hepiyansori hepiyansori
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i1.96

Abstract

Penelitian ini untuk menguji daya hambat dari ekstrak kulit daun lidah buaya (Aloe barbadensis Miller) terhadap pertumbuhan bakteri Staphlococcus aureus. Sampel penelitian ini adalah kulit daun lidah buaya sebanyak 400 gram yang diambil secara puposive sampling. Dengan metode penelitian deskriptif observasional, dengan konsentrasi ekstrak kulit daun lidah buaya 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak kulit daun lidah buaya dengan konsentrasi 20% menghasilkan 10.1 mm, 40% menghasilkan 11 mm, 60% menghasilkan 12 mm, 80% menghasilkan 13 mm dan 100% menghasilkan 14 mm, kontrol positif (+) Chloramphenicol menghasilkan 65 mm, sedangkan kontrol negatif (-) tidak menghasilkan zona hambat. Disimpulkan dari hasil pengujian menunjukan adanya senyawa aktif yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus
UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP PERTUMBUHAN RAMBUT KELINCI GALUR LOKAL Monik Krisnawati
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.154

Abstract

Kerontokan rambut merupakan salah satu permasalahan rambut yang sering terjadi pada siapapun. Pare (Momordica charantia L) merupakan tanaman yang cukup dikenal di Indonesia. Secara empiris, daun Pare dipergunakan oleh masyarakat sebagai penyubur rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas pertumbuhan rambut krim ekstrak etanol daun Pare. Penelitian ini bersifat eksperimental murni dengan rancangan penelitian acak lengkap pola searah menggunakan perlakuan ekstrak etanol daun Pare pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40%. Pengamatan dilakukan dengan menghitung tingkat pertumbuhan rambut pada 3 ekor kelinci galur lokal. Data yang diperoleh dari penelitian dihitung dengan AGD (Average Growth Daily gain) dan dianalisis secara statistik menggunakan metode Anava (LSD) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik menggunakan Anova satu jalan dilanjutkan uji LSD diperoleh nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai signifikansi tersebut dapat dimaknai bahwa ada perbedaan aktivitas pertumbuhan rambut yang signifikan antara keseluruhan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim ekstrak etanol daun Pare menunjukkan aktivitas pertumbuhan rambut paling baik pada konsentrasi 40%.Kata Kunci: Krim, Ekstrak Etanol, Daun Pare
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL 70% DAUN SINGKONG (Manihot utilissima Phol) PADA BAKTERI ESCHERICHIA COLI Setya Enti Rikomah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v3i2.302

Abstract

Salah satu tanaman yang secara tradisional digunakan sebagai obat diare adalah daun singkong (Manihot utilissima Phol), diare salah satunya disebabkan oleh e.coli. Penelitianinibertujuanuntukmengetahui daya hambat ekstraketanoldaunsingkong (ManihotutilissimaPhol) pada bakteriEscherichia Coli.Daunsingkong (ManihotutilissimaPhol)diekstrakdenganmetodemaserasidengan pelarut yang digunakan yaitu etanol 70% . Ujidaya hambat antibakteridilakukandenganmetodedifusicakramdiameter6mmpada bakteriEscherichia Coli. Konsentrasiekstrakdaunsingkong(ManihotutilissimaPhol) yang digunakanadalah 10 μg/ml, 50 μg/ml, 100 μg/ml, 500 μg/ml, 1000 μg/ml dalam pelarut DMSO 10%, kontrol positif (+) menggunakankloramfenikol 0,3 % dan kontrol negatif (-) mengunakan DMSO 10%. Kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37º C. Zona bening diukur dibandingan dengan standar katagori penghambat. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS.HasilpenelitianmenunjukanekstrakdaunsingkongmemilikiaktivitasantibakteripadaEscherichia Colidengan diameter zona hambat 1,65 mmpadakonsentrasi 1000μg/mlyang terbaik,data statistic signifikan 0,17>0,05 tidak berbeda signifikan.berbeda signifikan.
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT GASTROENTERITIS PADA PASIEN PEDIATRI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HARAPAN DAN DOA KOTA BENGKULU Setya Enti Rikomah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v8i1.319

Abstract

Gastroenteritis merupakan  masalah yang paling sering terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia, angkakejadian Gastroenteritis disebagianwilayah Indonesia hingga saat ini masih tinggi. Hal ini terjadi disebabkan rendahnya ketersediaan air bersih, sanitasi dan perilaku hidup yang tidak sehat.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat Gastroenteritis pada pasien pediatri rawat inap di Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu pada bulan Januari sampai dengan Maret tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif, dengan perhitungan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus cross secsional dengan jumlah responden dalam penelitian 28 pasien. Hasil penelitian ini menunjukan penggunaan obat Gastoenteritis yang paling banyak digunakan adalah L-Bio sebesar 57% dilanjutkan dengan Oralit sebesar 31% dan Zinc sebesar 11%, dan yang paling sedikit digunakan adalah Domperidone 1%.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas comosus. L) TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI Gina Lestari; Reschi Dwi Fitri
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v6i1.9

Abstract

Nanas memiliki kandungan klor, iodium, fenol dan enzim bromealin sehingga  mempunyai efek menekan pertumbuhan bakteri Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat buah nanas terhadap bakteri Escherichia coli. Metode yang digunakan pada uji ini adalah difusi cakram untuk mengetahui diameter zona hambat ekstrak buah nanas terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Konsentrasi yang digunakan yaitu konsentrasi 10 µg/ml, 50 µg/ml, 100 µg/ml, 500 µg/ml dan 1000 µg/ml, dengan perbandingan kontrol positif menggunakan cefixim 0,06%, kontrol negatif menggunakan DMSO 10%. Hasil analisa uji daya hambat signifikansi 0,555 >p 0,05 data terdistribusi normal. Hasil analisa data menggunakan metode one way ANOVA diperolehdiameter zona hambat terhadap bakteri E. coli signifikansi 0,000 (p<0,05) terdapat perbedaan yang bermakna atau ada pengaruh perlakuan konsentrasi ekstrak buah nanas terhadap diameter zona hambat pada bakteri Escherichia coli.Kesimpulan Ekstrak buah nanas mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANTI EPILEPSI (OAE) PADA PASIEN BPJS DAN PASIEN UMUM DI INSTALASI FARMASI RSKJ SOEPRAPTO KOTA BENGKULU Agung Giri Samudra
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v6i2.41

Abstract

Epilepsi merupakan gangguan susunan sistem saraf pusat (SSP) yang dicirikan oleh terjadinya bangkitan yang bersifat spontan (unprovoked) dan berkala. Penyakit epilepsi yang merupakan salah satu penyakit otak yang sering ditemukan di dunia yang menyerang 70 juta dari penduduk dunia. Dalam penelitian bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat anti epilepsi pada pasien BPJS dan pasien umum instalasi farmasi RSKJ Soeprapto kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan menggunakan teknik Total Sampling dengan populasi berupa resep-resep obat anti epilepsi dan sampel berupa resep-resep obat anti epilepsi pada bulan Oktober-Desember 2018. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa salah satu obat anti epilepsi yang paling banyak digunakan untuk obat anti epilepsi pilihan pertama yaitu Carbamazepin.
POTENSI SERBUK BUAH PARE (Momordica charantia) DALAM MORTALITAS LARVA Aedes aegypti Inayah Hayati
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v6i2.51

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk betina  Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serbuk buah dalam mortalitas larva Aedes aegypti. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan desain post test only control group design dengan 5 varian konsentrasi 1,7%, 2,0%, 2,3%, 2,6% dan 3,0%  dengan 3 kali pengulangan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk buah pare (Momordica charantia) berpotensi sebagai biolarvasida dengan mortalitas larva  Aedes aegypti  pada konsentrasi 1,7%  sebanyak 53%; konsentrasi 2,0% mortalitas larva sebanyak 66%; konsentrasi 2,3% sebanyak 94% dan pada konsentrasi 2,6% ,3% sebanyak 100% mortalitas larva. Dari uji statistik menunjukkan nilai f hitung>f tabel yaitu: f hitung 368,103> f tabel 2,85 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara perlakuan konsentrasi serbuk buah pare terhadap kematian larva Aedes aegypti.
IDENTIFIKASI SENYAWA ALKALOID EKSTRAK N-HEKSAN DAUN SUBANG-SUBANG (SCAEVOLA TACCADA L.) nurwani purnama aji
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i1.123

Abstract

un untuk dinikmati keindahannya saja, tetapi dapat juga bermanfaat sebagai bahan untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Daun subang-subang merupakan bagian tumbuhan yang bermanfaat bagi kesehatan. Adapun kandungan dari tumbuhan subang-subang (Scaevola taccada L.) adalah kumarin, terpenoid, alkaloid dan flavonoid. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan senyawa alkaloid pada ekstrak N-Heksan daun subang-subang (Scaevola taccada L.).Simplisia daun subang-subang diekstraksi dengan N-Heksan dengan metode maserasi. Hasil ekstraksi kemudian dikentalkan dengan alat rotary evaporator.  Jumlah ekstrak kental dari ekstrak N-Heksan Daun Subang-subang (Scaevola taccada L.) yang didapat yaitu sebanyak 0,84 gram dengan rendemen sebesar 0,84 %. Kemudian ekstrak N-Heksan daun subang-subang (Scaevola taccada L.) dilakukan uji alkaloid dengan metode “Culvenore-Fitzgerald”. Pengujian menggunakan beberapa tetes pereaksi mayer menunjukkan tidak adanya kabut putih hingga gumpalan putih, pereaksi wagner menunjukkan tidak adanya endapan coklat, dan pereaksi dragendorof menunjukkan tidak adanya endapan orange.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak N-Heksan daun subang-subang (Scaevola taccada L.) tidak mengandung alkaloid. Kata Kunci     : Daun subang-subang, maserasi, n-heksan, metode “Culvenore-Fitzgerald”.
PENGARUH PENYIMPANAN TERHADAP BILANGAN PEROKSIDA DAN BILANGAN PENYABUNAN PADA MINYAK GORENG CURAH DAN MINYAK GORENG KEMASAN herlina herlina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.157

Abstract

ABSTRAKKurang lebih dari 290 juta ton minyak dikonsumsi setiap tahun. Hal tersebut menunjukkan besarnya jumlah makanan gorengan yang dikonsumsi oleh lapisan masyarakat dari segala kalangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penyimpanan terhadap bilangan peroksida dan bilangan penyabunan pada minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah minyak goreng kemasan (minyak A dan B) dan minyak goreng curah (minyak C). Penentuan bilangan penyabunan menggunakan titrasi asam basa dan penentuan bilangan peroksida menggunakan metode titrasi iodometri. Hasil penelitian menujukkan adanya penurunan kualitas minyak baik curah maupun kemasan selama penyimpanan yang ditunjukkan dengan semakin meningkatnya nilai bilangan peroksida dan bilangan penyabunan setiap minggunya, namun minyak kemasan mempunyai ketahanan mutu yang lebih baik selama penyimpanan dibandingkan dengan minyak curah. Nilai bilangan peroksida dan bilangan penyabunan tertinggi terdapat pada sampel minyak curah pada penyimpanan minggu ke-3 yaitu bilangan peroksida sebesar 30,677 mek O2/kg dan bilangan penyabunan sebesar yaitu 218,111 KOH/gr. Kata Kunci : Minyak goreng, Bilangan Peroksida, Bilangan Penyabunan
EFEKTIVITAS DIURETIKA EKSTRAK ETANOL DAUN RANDU (Ceiba Petandra L)PADA MENCIT JANTAN PUTIH ( Mus Musculus ) Setya Enti Rikomah, Yuska Novyanty, Merlin handayani Setya Enti Rikomah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v7i2.317

Abstract

Daun Randu (Ceiba Petandra L) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder flavonoid, fenolik, terpenoid, saponin, dan alkaloid daun mudanya mengandung fenol, alkaloid, tannin, saponin, phytate, oxalate, trypsin inhibitor dan hemagglutinin, senyawa yang diduga sebagai diuretik adalah flavonoid. Tujuan penelitian mengetahui ekstrak Daun Randu akan efektif untuk diuretik dengann variasi dosis sebagai pembanding.Penelitian di bagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol (-) Na CMC, kontrol (+) Furosemide, (P1) ekstrakdaun randu 1,36 mg, (P2) ekstrak daun randu 2,73 mg dan (P3) ekstrak daun randu4,10 mg.Uji keefektifan ekstrak daun randu terhadap diuretik dilakukan pada 25 ekor mencit jantan (Mus muscullus L.) selama 6 hari. Pengukuran volume urine pada setiap mencit dilkukan setiap 30 menit.Hasil yang diperoleh dianalisis dengan uji analys of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang bermakna/ berbeda signifikan dengan nilai signifikansi yaitu (0,000 < 0,05) antar kontrol (-), kontrol (+), P1,P2,danP3, ekstrak yang berefek diuretik paling baik adalah dosis ekstrak daun randu yang ke 2 sebanyak 2,73 mg.