cover
Contact Name
Nanis Hairunisya
Contact Email
nanis.hairunisya@stkippgritulungagung.ac.id
Phone
+6282143247279
Journal Mail Official
inspirasi@stkippgritulungagung.ac.id
Editorial Address
STKIP PGRI Tulungagung Jalan Major Sujadi Timur 7, Plosokandang, Kedungwaru Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66229 Telepon : (0335) 32142
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
INSPIRASI (JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 19072015     EISSN : 26863456     DOI : http://dx.doi.org/10.29100/insp
The management team received scientific papers both in the form of research results and thought results in IPS education Âand social science.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2021)" : 12 Documents clear
Reward dan Punishmen Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Yuyuk - Liana; Ayu guastin Dian P
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSumber daya manusia merupakan salah satu unsur dari organisasi dan mempunyai peranan yang penting dalam kegiatan organisasi.  Dalam penelitian ini variabel yang digunakan adalah reward, punishmen, kinerja dan motivasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden dan metode penh. Hasil pengumpulan datanya adalah dengan menyebarkan kuesioner dan metode analisisnya adalah analisis path. Hasil penelitian menujukkan bahwa semua jalur menujukkan hasil yang signifikan namun jalur punishmen terhadap motivasi kerja tidak signifikan.
REAKTUALISASI SEMANGAT KORSA SEBAGAI BAGIAN DARI KARAKTER ANAK MELALUI PENDIDIKAN PASKIBRA DI SMA NEGERI 1 KARANGREJO, TULUNGAGUNG Nanang Misdarko; Hari Subiyantoro
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1936

Abstract

Semangat Korsa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari karakter Paskibra, karena menjadi roh atau jiwa dari bangunan karakter mereka. Berbagai nilai yang ditanamkan dan dibudayakan dalam sikap dan tingkah laku anak Paskibra selalu diwarnai oleh Semangat Korsa yang sekaligus berfungsi sebagai tali pengikat bersatunya perasaan batin mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengertian yang tepat dan mendalam mengenai Semangat Korsa dalam Paskibra; (2)  Memahami arti pentingnya Semangat Korsa sebagai bagian dari karakter anak-anak Paskibra SMAN 1 Karangrejo; (3) Mendeskripsikan faktor-faktor riil yang menyebabkan menurunnya Semangat Korsa anak-anak Paskibra SMAN 1 Karangrejo dan berbagai langkah strategis untuk menguatkannya kembali.
THE DEVELOPMENT OF INSTRUCTIONAL VIDEO ON SCIENCE SUBJECTS TO IMPROVE STUDENT ACHIEVEMENT AT SDN 3 BOLOREJO KAUMAN TULUNGAGUNG Imra’atul - Mahmudah; Yulia Nugrahini,
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1930

Abstract

AbstrackThe limitations of supporting media resulted in the student learning process not being optimal and not attracting students' attention. The strategy for using computers as teaching media is to develop a multimedia-based media and teaching materials. Microsoft Power Point is a software that will help compiling an effective, professional, and easy presentation. Microsoft Power Point will help an idea more interesting and clear when presented. So that researchers use the RnD method, according to Sugiyono (2011: 407) research and development is a research method used to produce certain products and test the effectiveness of these products. The development of interactive multimedia-based teaching materials produces products in the form of learning media using the macromedia flash professional 8 program which is accompanied by a Borg and Gall development design, namely: 1) researchers and data collection, 2) planning, 3) product draft development, 4) trial and improvement of the initial product, 5) revising the product, 6) field testing, 7) refinement of the product from the trial, 8) field implementation test, 9) final product refinement  10) dissimilation and implementation. The assessment carried out by design experts is 83%, it is suitable for use, while the percentage of content experts is 88%,  it is suitable for use by students. The percentage of learning experts is 90%, it means that it is feasible to be used in the learning process. From some of these validation experts, it means that this learning media does not need to be revised. This attractiveness was obtained from the results of the questionnaire assessment conducted by the experimental class group of fifth grade students at SDN 3 Bolorejo Tulungagung. Based on the percentage obtained by 92%, interactive multimedia-based learning media on understanding the concept of a simple plane is stated to be  interesting for research respondents because it has interesting animations.
Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan dan Opini Audit Tahun Sebelumnya terhadap Opini Audit Going Concern dengan Debt Default sebagai Pemoderasi (Studi pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2017-2019) Maharani Dian Altiyani; Istutik Istutik
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.2100

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi keuangan perusahaan, opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit going concern dengan melalui debt default. Penelitian dilakukan pada 13 perusahaan pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama kurun waktu 3 tahun berturut-turut (2017-2019) dan menghasilkan jumlah observasi sebanyak 39 kasus. Data yang digunakan berasal dari laman resmi Bursa Efek Indonesia. Pengukuran kondisi keuangan perusahaan menggunakan metode revisi Edward I Altman. Opini audit tahun sebelumnya, opini audit going concern dan debt default menggunakan metode variabel dummy. Penelitian ini menggunakan analisis uji parsial dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan dan opini audit tahun sebelumnya berpengaruh positif terhadap opini audit going concern. Kemudian setelah dimoderasi hasil dari kondisi keuangan dan opini audit tahun sebelumnya berpengaruh positif terhadap opini audit going concern.Kata kunci: Kondisi Keuangan, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Opini Audit Going Concern, Debt Default ABSTRACTThis study aims to determine the effect of the company's financial condition, previous year's audit opinion on going concern audit opinion through debt default. The study was conducted on 13 mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange for a period of 3 consecutive years (2017-2019) and resulted in a total of 39 observations. The data used comes from the official website of the Indonesia Stock Exchange. Measurement of the company's financial condition using the revised method of Edward I Altman. The previous year's audit opinion, going concern audit opinion and debt default used the dummy variable method. This research uses partial test analysis and coefficient of determination. The results showed that the company's financial condition and the previous year's audit opinion had a positive effect on the going concern audit opinion. Then after being moderated the results of the financial condition and the previous year's audit opinion have a positive effect too on the going concern audit opinion.Keywords: Financial Condition, Previous Year’s Audit Opinion, Going Concern Audit Opinion, Debt Default
ANALISIS SWOT UNTUK MENENTUKAN STRATEGI MANAJERIAL PERUSAHAAN YANG EFEKTIF Sherly Hesti Erawati; Fahmi - Wance
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1922

Abstract

Menyadari bidang usaha dompet digital yang sedang ramai dan jumlah competitor di bidang usaha cukup banyak maka perlu adanya strategi yang inovatif dan kreatif yang efektif, yang harus di lakukan “Linkaja” di kota malang. Agar produk yang ditawarkan dapat bersaing di pasar dompet digital. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui faktor internal (kekuatan dan kelemahan) perusahaan sebagai pertimbangan pengambilan kebijakan perusahaan. 2) mengetahui faktor eksternal ( peluang dan ancaman) perusahaan sebagai sebagai pertimbangan dalam menentukan strategi kedepanya. 3) menentukan kebijakan strategi yang efektif berdasarkan pada analisis SWOT. Hasil penelitian  ini menunjukan bahwa kondisi internal perusahaan “Linkaja” di kota malang memiliki nilai 2 ,37 yang dapat di artikan kekuatan perusahaan baik dengan penilaian secara objektif. Sedangkan kondisi eksternal perusahaan “Linkaja” di kota malang, memiliki nilai 1,26 yang dapat di artikan nilai peluang yang cukup tinggi dengan penilaian secara objektif. Posisi perusahaan “Linkaja” di kota malang saat ini berada di fase pertumbuhan usaha. Hasil ini di buktikan pada matriks internal dan eksternal SWOT yang menunjukan keadaan perusahaan perada pada sel 1. Strategi yang tepat untuk diterapkan pada “Linkaja” di kota malang saat ini adalah dengan SO  (strenght  dan oppotunities )
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPS TERHADAP BUDAYA DISIPLIN DAN GAYA HIDUP SISWA SMP NEGERI 1 PUCANGLABAN DAN SMPI AL-FATTAHIYYAH BOYOLANGU
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1933

Abstract

Pergaulan yang bebas dan gaya hidup remaja sekarang sering disalah gunakan banyak sekali  remaja yang kurang adanya rasa santun dan kedisiplinan yang diterapkan, bahkan anak-anak lebih cenderung sulit untuk menyesuaikan gaya hidup disiplin. Pada kenyataannya budaya belajar tersebut menyebabkan tercapainya tujuan pembelajaran khususnya pembelajaran IPS. Budaya tersebut perlu dikembangkan di sekolah dan nampak melalui sikap siswa dallam kehidupan sehari-hari di sekolah. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan SMP Islam Al-Fattahiyah budaya disiplin sangat ketat karena berada dilingkungan asrama sehingga dapat terpantau 24 jam perilaku siswa sementara di SMPN 1 Pucanglaban budaya disiplinnya hanya terpantau disekolah saja, diluar sekolah sudah mennjadi tanggungjawab orang tua masing-masing siswa. Gaya hidup dapat memberikan pengaruh positif atau negatif bagi yang menjalankannya, tergantung pada bagaimana orang tersebut menjalaninya. Pelajaran  IPS dapat dikatakan sebagai studi mengenai perpaduan antara ilmu-ilmu dalam rumpun Ilmu-ilmu sosial dan juga humaniora untuk melahirkan pelakupelaku sosial yang dapat berpartisipasi dalam memecahkan masalah-masalah sosio-kebangsaan.
PEMANFATAN DESTINASI WISATA BUMI PERKEMAHAN NGROWO BENING SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SDN 01 MANISREJO KOTA MADIUN Suharsi - Suharsi; Sudarmiani - Sudarmiani; Nurhadji - Nugraha
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the utilization of the Ngrowo Bening campground tourism destinations as a social science learning resource for fifth grade students of SDN 01 Manisrejo Madiun City. The research method used is qualitative descriptive . (Poerwandari, 2005), qualitative research produces and rejects descriptive data. Data collection techniques using observation, in-depth interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis using analysis techniques from Miles and Huberman: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion / verification The results showed that the camping ground of Ngrowo Bening tourism destination was feasible to be used as a social science learning resource for the fifth grade students of SDN 01 Manisrejo, Madiun City. Based on the research results: (1) learning activities are more interesting and less boring; (2) the nature of learning will be more meaningful, students are exposed to actual situations and conditions; (3) materials that can be studied are richer and factual; (4) student learning activities are more comprehensive and more active, students can observe, ask, prove or demonstrate, test facts; and (5) learning resources are richer, because they are diverse, such as the social environment, nature, and so on.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER NASIONALISME SISWA MELALUI PEMBELAJARAN IPS DAN BUDAYA SEKOLAH SMPN 2 PAKEL Binti Saktya Oktaviana; Sulastri Rini Rindrayani; Imam Sukwatus Sujia
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1934

Abstract

Generasi muda adalah penerus bangsa yang disiapkan untuk mencapai visi dan misi bangsa. Untuk mencapai hal tersebut, genersasi muda harus memiliki sikap nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. Nasionalisme sangat penting terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai wujud pengabdian dan kecintaan terhadap bangsa sendiri. Sekolah harus menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik, bisa melalui pembelajaran didalam kelas dan budaya sekolah. Karena bangsa Indonesia saat ini khususnya siswa sudah mencerminkan karakter yang kurang bagus, jadi sekolah bisa menjadi lembaga untuk membentuk karakter siswa. Dari hal inilah, yang menjadi latar belakang penulis untuk membahas penguatan pendidikan karakter nasionalisme siswa melalui pembelajaran IPS dan budaya sekolah di SMPN 2 Pakel.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan pelaksanaan penguatan pendidikan karakter nasinalisme siswa melalui pembelajaran IPS dan budaya sekolah. Kendala penguatan pendidikan karakter nasionalisme siswa melalui pembelajaran IPS dan budaya sekolah. Strategi penguatan pendidikan karakter nasionalisme siswa melalui pembelajaran IPS dan budaya sekolah SMPN 2 Pakel Tulungagung.Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dan jenis penelitian dalam penelitian ini adalah studi kasus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tahap observasi, wawancara dan dokumentasi sesuai dengan objek penelitian ini. Kemudian data yang telah diperoleh di uji melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yakni : (1). Pelaksanaan pembelajaran IPS dalam penguatan pendidikan karakter nasionalisme adalah mengembangkan perangkat pembelajaran melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) kabupaten dan workshop. Dalam pelaksanaan pembelajaran didalam kelas dilaksanakan dalam metode dan strategi pembelajaran, misal diskusi kelompok, menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum memulai pembelajarn, studi wisata ke tempat bersejarah. Budaya sekolah melalui upacara bendera hari senin dan upacara memperingati hari nasional serta diadakan kegiatan lomba. (2). Kendala implementasi yang terjadi meliputi masalah ketertiban, rasa percaya diri siswa, perbedaan karakter siswa, kurangnya motivasi belajar, dan sarana prasarana kurang mendukung dalam pembelajaran. (3) Strategi yang dilakukan meliputi kopsis buka lebih pagi, wali kelas langsung menunjuk anak didik untuk berpartisipasi lomba, siswa yang berkarakter buruk berada di bangku depan, guru harus terus memotivasi siswa dan segera teralisasi sarana prasaran yang mendukung.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF Sutinah - Sutinah; Nurhadji - Nugraha; Sudarmiani - Sudarmiani
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1924

Abstract

This study aims to determine whether developing an audio-visual assisted problem-based learning (PBL) learning model can improve the cognitive learning outcomes of 5th grade students of SDN 03 Klegen Madiun.This study uses a Research and Development (RD) research and development method. The Research and Development method (RD is research used to produce certain products and test the effectiveness of these products (Sugiyono 2015). The development model that researchers will use is the ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) model. Cheung (2016) states that ADDIE is a model that is easy to use and can be applied in curricula that teach knowledge, skills or attitudes.The results of the research after going through expert validation and limited trials, then carried out extensive trials with the results: (a) the learning aspect obtained an average score of 77.14, with good criteria; (b) the display aspect obtained an average score of 79.74, with good criteria; and (c) aspects of the content of the material get an average of 81.46, with very good criteria. Furthermore, based on the broad trial assessment, there were 6 students or 18.75% of the incomplete results (score Minimum Completeness Criteria), while students who completed learning were 26 people or 81.25% (score acquisition Completeness Criteria. Minimum).
IMPLEMENTASI JAM TAMBAHAN PELAJARAN DALAM MENANAMKAN KARAKTER KERJA KERAS PADA SISWA SMPN Khoirul Anwar; Nanis Hairunisya; Hari Subiyantoro
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v18i1.1935

Abstract

Jam tambahan pelajaran dilaksanakan guna mempermudah siswa untuk belajar, guna mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional, dimana dalam fungsi laten ternyata kegiatan tersebut juga ikut andil dalam menanamkan salah satu nilai karakter bangsa, yaitu karakter kerja keras. Dalam penelitian ini mengambil fokus masalah 1) Bagaimana teknik pengadaan pembelajaran jam tambahan, 2) Bagaimana pendekatan pembelajaran, 3) Bagaimana Strategi Pembelajaran, 4) Bagaimana metode pembelajaran 5) Bagaimana evaluasi pembelajaran. Penelitian ini mengambil pada dua lokasi yang berbeda yaitu SMPN 1 Kedungwaru, dan SMPN 2 Karangrejo. Hasil penelitian ini adalah pengadaan kegiatan jam tambahan tergantung kebijakam sekolah, ada yang melaksanakan pada pagi hari, dan ada yang siang hari, pendekatan pembelajaran berorientasi kepada siswa, yang mana siswa dituntut aktif mengerjakan soal soal, strategi pembelajaran menekankan pada materi, dimana lebih banyak membahas soal yang akan keluar saat ujian nasional, metodenya lebih banyak menggunakan metode tanya jawab, diskusi, dan ceramah, tidak ada evaluasi secara terstruktur, lebih cenderung kepada pertanyaan lisan yang diajukan kepada siswa secara acak

Page 1 of 2 | Total Record : 12