cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,278 Documents
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT DAN MOTIVASI KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PENDERITA TB PARU DI PARU CENTER AULIA HOSPITAL PEKANBARU Elza Yunita; Lira Mufti Azzahri Isnaeni; Nur Afrinis
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 1 No. 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v1i4.1511

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan kuman TB Mycobacterium. Pada umumnya permasalahan yang dihadapi penderita TB paru adalah kurangnya pengetahuan, motivasi keluarga dan ketidakpatuhan penderita dalam mengkonsumsi obat anti tuberkulosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat dan motivasi keluarga dengan kekambuhan TB paru. Penelitian ini dilakukan di Paru Center Aulia Hospital pada tanggal 25-29 April 2019 dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Desain penelitian yang digunakan adalah desain Deskriptif Korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan tehnik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat melalui uji chi-square. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kekambuhan TB paru yaitu didapatkan p value = 0,041 (p value ≤0,05), dan ada hubungan yang signifikan antara motivasi keluarga dengan kekambuhan TB paru yaitu didapatkan p value = 0,001 (p value ≤0,05). Diharapkan bagi penderita TB paru agar meningkatkan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat-obatan anti tuberkulosis dan diharapkan keluarga selalu memberikan motivasi dan dukungan kepada penderita untuk mengkonsumsi obat secara teratur.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA FUNGSIONAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MULAWARMAN Annisah Nurdwita Ashari; Yuniati Yuniati; Ignatia Sinta Murti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i2.1826

Abstract

Dispepsia menempati urutan ketiga sebagai penyakit yang paling sering dilaporkan di Kalimantan Timur tahun 2017. Berbagai faktor risiko dikaitkan dengan kejadian dispepsia fungsional satu diantaranya yaitu stres. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kejadian dispepsia fungsional serta bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan consecutive sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner kriteria Roma IV untuk dispepsia fungsional dan stres dari ISMA. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Dari 173 orang responden, 62 orang (35,8%) mengalami dispepsia fungsional. Didapatkan hubungan tingkat stres dengan kejadian dispepsia fungsional p-value 0,000 (p
ANALISIS PENERIMAAN PENGGUNA TERHADAP MANAGEMENT LEARNING SYSTEM VILEP BERBASIS M-LEARNING PADA MAHASISWA JURUSAN GIZI DI POLITEKNIK KESEHATAN PALANGKA RAYA Juni Ramadhani; Ni Wayan Purnawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i2.1786

Abstract

Absract – M-Learning (Mobile Learning) can be defined as mobile learning media using mobile devices in universities. The Indonesian Ministry of Health in the field of Center for Health Human Resources Education provides a Learning Management System (LMS), a new learning system using technology for students in the health sector. Likewise, in the Department of Nutrition, Health Polytechnic of Ministry of Health, Palangkaraya, also implements the Virtual Learning Program (VILEP) for teachers and students. This study examined the significance of the effect of student admission from Health Polytechnic of Ministry of Health Palangkaraya by of mobile-based VILEP. This study used a research model to describe the relationship between several variables that affect the acceptance of mobile learning as a new innovation at the Palangkaraya Health Polytechnic. For this reason, this study adopted and modified the model of The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) from Mahande and Malago (2016) and acceptance M-Learning as an extended UTAUT variable to determine the influenced factors of M-Learning VILEP acceptance of M-Learning VILEP as a new innovation at the Health Polytechnic of Ministry of Health Palangkaraya. Based on the evaluation results of VILEP M-Learning acceptance model, Effort Expectancy (EF), and Facilitating Condition (FC) have a significant effect on Behavioral Intention (BI), while Behavioral Intention (BI) and Facilitating Condition (FC) have a significant effect on acceptance. M-Learning (MA) VILEP. Students have easy access to VILEP system, supported by the infrastructure of the institution. The main intention and infrastructure encourage students to use VILEP as a learning tool. Keywords: M-Learning (Mobile Learning), Virtual Learning Program (VILEP), The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENANGAN MAKANAN DENGAN ADANYA BAKTERI E.COLI DALAM MAKANAN DI PONDOK PESANTREN Amilia Yuni Damayanti; Najma Kholidah Syafii; Fathimah Fathimah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i1.1545

Abstract

Pendahuluan: Praktik kebersihan penangan makanan dalam pelaksanaan makanan pesantren sebagian besar masuk kategori buruk dan sebagian besar penangan makanan tidak mendukung kebersihan dan sanitasi. Salah satu prinsip dasar pengelolaan lembaga pangan adalah penyelenggaraan pangan yang menerapkan kebersihan dan sanitasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyakit Diare yang sering terjadi karena makanan terkontaminasi bakteri Escherichia. Escherichia adalah sekelompok bakteri yang digunakan sebagai indikator kontaminasi tinja pada makanan yang buruk. Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain penampang, dan pengecekan mikroba di laboratorium menggunakan metode MPN. Sampel menggunakan metode total sampling dengan total 38 sampel, Escherichia diambil dari makanan yang mengandung protein Hewani dan Protein Nabati di 3 dapur. Penilaian pengetahuan menggunakan kuesioner dan penilaian perilaku yang digunakan pengamatan di dapur. Tes statistik yang digunakan adalah uji tombak. Hasil: Bakteri Escherichia menemukan 4 sampel positif dan 2 sampel negatif dan hasil analisis tes spearmen untuk pengetahuan dan perilaku memiliki P 0,491 dengan korelasi positif 0,115, hasilnya tidak signifikan karena sangat lemah. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku penangan makanan dengan kehadiran E.coli. Kata kunci: Boarding School, Escherichia, Perilaku penangan makanan, Pengetahuan penangan makanan.
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI MASA PANDEMI COVID - 19 syifa faradhilah putri; Shafa Sausan; Amelia Nindya Putri; Frisca Ajeng Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i2.1794

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan alat kontrasepsi sedang menjadi sorotan terutama di masa pandemi COVID-19. COVID-19 saat ini telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global. Pemerintah Indonesia juga sempat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutuskan rantai penularan virus ini. Hal tersebut menimbulkan dampak terhadap berbagai sektor kesehatan, terutama kesehatan reproduksi. Pelayanan kontrasepsi menjadi terbengkalai karena adanya pembatasan sosial yang berlaku, ibu terpaksa tidak bisa berkonsultasi ke dokter dan ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi, bahkan Indonesia diprediksi akan mengalami baby boom karena semua aktivitas dilakukan dirumah. Tujuan: Menganalisis penggunaan alat kontrasepsi sebelum dan saat COVID-19. Metode: Penelitian yang kami lakukan menggunakan Literature Review untuk mengidentifikasi semua literatur yang dipublikasikan dengan kata kunci yang relevan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil dari Literatur Review yang dilakukan, situasi pandemi memaksa layanan kesehatan untuk memfokuskan pelayanannya pada penanganan COVID-19 sehingga menyebabkan rendahnya pelayanan kontrasepsi serta adanya pembatasan jam pelayanan yang berdampak kepada kurangnya tenaga kesehatan yang melayani pelayanan KB. Kata Kunci : alat kontrasepsi; COVID-19.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TULANG IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINI)TERHADAP BAKSO GEDEBOG PISANG KEPOK (MUSA ACUMINATE BALBISSIANA COLLA) Nazilah Alif Mas'udah; Fathimah Fathimah; Kartika Pibriyanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i1.1563

Abstract

Bakso merupakan makanan yang sangat digemari dan digemari oleh masyarakat Indonesia. Umumnya bakso terbuat dari daging sapi yang terkenal harganya sangat mahal. Sehingga dibutuhkan suatu alternatif dengan memanfaatkan limbah batang pisang kepok untuk membuat bakso vegetarian dengan penambahan tepung tulang ikan tongkol untuk menambah kalsium pada bakso sehingga dapat menjadi makanan alternatif berkalsium tinggi dan untuk makanan vegan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung tulang ikan tongkol pada bakso batang pisang kepok baik uji proksimat, kadar kalsium dan uji organoleptik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan metode rancangan acak lengkap satu faktor dengan analisis data Uji Anova dilanjutkan dengan uji posthoc oleh Duncan, 3 kelompok perlakuan adalah 40%: 60%, 50%: 50%, 60 %: Komposisi 40% diberikan komparasi batang pisang kepok dengan substitusi tepung tulang ikan tongkol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kalsium, lemak, protein, kadar air, kadar abu pada bakso tertinggi adalah A1 (tepung tulang ikan tuna mackerel 40%: 60% batang pisang kepok), sedangkan nilai rata-rata tertinggi, kadar karbohidrat A3 dengan p = 0,000, dan untuk uji organoleptik ditinjau dari warna, aroma, rasa, tekstur yang paling disukai oleh panelis yaitu sampel A2 (tepung tulang ikan tongkol 50%: 50% batang pisang). Uji organoleptik terdapat uji hedonik bermakna pada tekstur p = 0,038 dan uji mutu hedonik bermakna pada uji rasa p = 0,019, proksimat dan uji kalsium dengan p = 0,000. Dan formulasi terbaik adalah A2 (tepung tulang ikan tenggiri 50%: 50% batang pisang).
EFEKTIFITAS PEMBERIAN NUTRISI ENTERAL ANTARA METODE INTERMITTENT FEEDING DENGAN GRAVITY DRIP TERHADAP VOLUME RESIDU LAMBUNG PADA PASIEN KRITIS DI RUANGAN ICU AULIA HOSPITAL PEKANBARU Hutagaol Rennita; Nizar Syarif Hamidi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 1 No. 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v1i4.1512

Abstract

Pemberian Nutrisi enteral (EN) pada pasien kritis di ruangan ICU dapat diberikan dengan metode intermittent feeding dan gravity drip. Metode Intermitent feeding diberikan secara bertahap 20-60 menit setiap 3-6 jam dengan menggunakan pompa elektronik. Metode gravity drip diberikan secara gravitasi bumi dengan menggunakan chateter tip selama periode 4-10 menit. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kedua metode ini yang mana yang lebih efektif terhadap volume residu lambung pada pasien kritis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan design penelitian Quasi eksperimen dengan post test only control group design. Penelitian dilakukan di Ruangan ICU Aulia Hospital Pekanbaru selama 20 hari pada tanggal 16 Maret sampai dengan 4 April 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Consecutive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden dan setiap 1 responden dilakukan 2 intervensi yang diobservasi selama 4 hari dan hasil volume residu lambung di catat dalam lembar observasi, tetapi volume residu lambung yang di bandingkan adalah residu hari ketiga dan hari ke empat. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariate dengan uji paired sampel T test dependent. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai rata-rata metode intermittent feeding berjumlah 16,02 ml, minimum 0 dan maximum 61 dan jumlah rata-rata metode gravity drip adalah 171,13 ml, min 50 dan max 485 dengan (p= 0.000). Secara signifikan terdapat perbedaan antara metode intermittent feeding dengan gravity drip. Metode intermittent feeding lebih efektif dari pada gravity drip terhadap volume residu lambung pada pasien kritis di ruangan ICU Aulia Hospital Pekanbaru, dan diharapkan kepada petugas kesehatan diruangan ICU Aulia Hospital sebaiknya mulai menerapkan metode intermittent feeding pada pasien ICU.
ANALISIS PROSEDUR PENDAFTARAN PASIEN RUJUKAN DENGAN MENGGUNAKAN P-CARE DI UPTD PUSKESMAS HAURWANGI Nabila Nur Maharani; Meira Hidayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i2.1839

Abstract

ABSTRAK Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan yang paling mendasar bagi manusia untuk menjadi produktif sehingga mendapatkan kehidupan yang layak. Puskesmas atau Pusat Kesehatan Masyarakat merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat setinggi mungkin di wilayah kerjanya. Di puskesmas selain melayani pasien rawat jalan biasa terdapat pula pelayanan pasien rujukan rawat jalan dengan menggunakan BPJS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mengatasi faktor apa saja yang menjadi penyebab terhambatnya proses alur prosedur yang telah ditetapkan mengenai pelayanan rujukan pasien BPJS, metode penelitian yang digunakan ialah analisis kualitatif pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian saya selama menjalankan PKL (Praktik Kerja Lapangan) di UPTD Puskesmas Haurwangi ternyata hambatan alur prosedur pelayanan pendaftaran rujukan rawat jalan pasien BPJS cukup banyak, beberapa faktor diantaranya kelengkapan persyaratan administrasi dan tidak dibawanya pasien yang akan dirujuk itu sendiri. Sehingga saya selaku peneliti melakukan analisis pelayanan pendaftaran dengan metode kualitatif pendekatan deskriptif di Puskesmas Haurwangi untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut, hasil dari variabel masukan, variabel proses konversi, dan alternatif pengembangan SOP ialah SDM yang kurang, sarana prasarana yang harus diperbaiki dan ditambahkan, dan metode (SOP) pelayanan pendaftaran rujukan pasien rawat jalan BPJS yang harus di evaluasi kembali. Kata kunci : Puskesmas, Rujukan, BPJS ABSTRACT Health is one of the most basic needs for people to be productive so as to get a decent life. Puskesmas or Community Health Center) is a health care facility that organizes public health efforts and first-level individual health efforts, with the priority of promotional and preventive efforts to achieve the highest level of public health in its working area. In puskesmas in addition to serving outpatients there are also regular outpatient referral services using BPJS. The purpose of this study is to study and overcome what factors are the cause of the stalled process of the established procedure flow regarding bpjs patient referral services, the research method used is qualitative analysis of descriptive approach. The results of my research during the running of pkl (Field Work Practice) in UPTD Puskesmas Haurwangi turned out to be obstacles in the flow of outpatient referral registration service procedures bpjs patients quite a lot, some factors including the completeness of administrative requirements and the absence of patients to be referred itself. So I as a researcher conducted an analysis of registration services with qualitative methods descriptive approach in Haurwangi Health Center to find solutions to the problem, the results of input variables, conversion process variables, and alternatives to sop development are lack of human resources, infrastructure facilities that must be improved and added, and methods (SOP) of bpjs outpatient referral registration services that must be re-evaluated. Keywords : Community Health Center, Referral, BPJS
PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOGRAFI KNEE JOINT PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SALATIGA Anita Nur Mayani; Retno Herawati; Rizky Aprilia Firdhayusah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i2.1758

Abstract

Pendahuluan: Osteoarthritis atau biasa disebut dengan OA adalah suatu kelainan klinis pada persendian lutut yang biasa ditemukan pada pasien usia lanjut. Gejala yang dirasakan oleh penderita oateoarthritis antara lain nyeri lutut yang menyebabkan disabilitas atau ketidakmampuan dalam menopang tubuh sehingga mengganggu aktifitas dan kegiatan sehari-hari. Untuk menilai kondisi osteoarthritis pasien perlu diperiksa menggunakan pemeriksaan radiologi untuk melihat persendian di lutut dan tingkat keparahan osteoarthritis. Tidak sedikit pasien datang ke rumah sakit dengan kondisi lutut yang sudah sulit digerakan, hal ini menjadi kendala dalam pemeriksaan radiologi untuk menghasilkan radiografi yang optimal. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti melakukan observasi selama 1 bulan untuk menemukan permasalahan yang terjadi di lapangan. Dari masalah tersebut peneliti menyusun pertanyaan penelitian untuk dapat menjawab permasalahan yang dihadapi pada hasil penelitian. Hasil: Pemeriksaan radiografi knee joint dapat dilakukan dengan posisi pasien erect atau supine menyesuaikan dengan kondisi pasien. Pada pasien kooperatif dapat menggunakan proyeksi weight bearing bilateral dan lateral. Sedangkan pada pasien non kooperatif cukup dilakukan dengan posisi supine. Simpulan: Untuk dapat menghasilkan radiograf yang optimal untuk menegakan diagnosa arthritis, pasien dilakukan pemeriksaan radiografi menggunakna proyeksi anteroposterior (AP) Weight-Bearing Bilateral dan Lateral (Medio Lateral). Kenyamanan pasien menjadi hal utama yang harus diperhatikan dengan melihat riwayat klinis dan melakukan komunikasi efektif kepada pasien.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SKABIES DI PANTI ASUHAN PUTRA MUHAMMADIYAH BANGKINANG Ema rahmi Rahmi; Ridha Hidayat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i1.1553

Abstract

Skabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh adanya infestasi Sarcoptes scabiei varian hominis pada kulit yang ditandai dengan adanya gatal dan erupsi kulit. World Health Organization (WHO) menyatakan sebanyak 300 juta orang di dunia setiap tahunnya dilaporkan terserang scabies. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian skabies di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Bangkinang tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10-15 Februari 2020 dengan jumlah responden 56 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak yang tinggal di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Bangkinang sebanyak 56 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan ada ada hubungan yang signifikan antara personal hygiene (p value= 0,002) dengan kejadian skabies. Kesimpulan terdapat hubungan personal hygiene dengan kejadian skabies di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Bangkinang tahun 2019. Disarankan hendaknya pihak panti asuhan bekerjasama dengan Puskesmas terdekat untuk mengadakan pemberian pendidikan kesehatan tentang personal hygiene memberikan dampak positif, yaitu peningkatan pengetahuan tentang personal hygiene berujung pada tingkah laku atau tindakan dalam pemeliharaan diri yang baik, sehingga angka kejadian skabies di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Bangkinang dapat ditekan seminim mungkin.

Page 4 of 428 | Total Record : 4278