cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,916 Documents
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI UPTD PUSKESMAS TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA Eka Safitri; Radhiah Zakaria; Anwar Arbi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58104

Abstract

Aktivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas menghasilkan beragam limbah medis yang dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila pengelolaannya  kurang tepat. Penelitian ini berttujuan untuk melakukan analisis mendalam mengenai pengelolaan limbah medis pada UPTD Puskesmas Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan jumlah informan 6 orang terdiri dari  Ketua Pengelola Kesehatan Lingkungan,  dokter,  Kepala IGD,  Kepala Ruang Rawat Inap,  Perawat Gigi dan Bidan. Data utama penelitian ini adalah data primer dilengkapi dengan data sekunder. Informasi dalam penelitian didapatkan dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview) dan FGD kepada Kepala Bidang Kesehatan Lingkungan dan Petugas/Pegawai Puskesmas Tanah Luas, dianalisis menggunakan metode studi kasus dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis di Puskesmas Tanah Luas menghadapi sejumlah tantangan yang signifikan. Hal ini meliputi kurangnya pemahaman tentang jenis limbah medis, kurangnya pelatihan yang memadai untuk pengelolaan limbah, infrastruktur yang kurang memadai, dan kurangnya kesadaran akan risiko lingkungan dan kesehatan yang terkait dengan limbah medis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengelolaan limbah medis pada Puskesmas Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara dapat dikatakan belum sesuai dengan pengelolaan limbah medis menurut Permenkes RI No. 18 Tahun 2020. Saran kepada Puskesmas Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara agar memperbaiki pengelolaan limbah medis, sehingga dapat menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat sekitar Puskesmas.
SURVEILANS PENYAKIT ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REMBOKEN Jihan Apande; Gylbert GrenWino Sitompul; Merlyn Obinaru; Junika Kristin Kakampu; Meylan Novela Iek; Farawasti Malone
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58106

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Remboken Kabupaten Minahasa, dengan tingginya kasus yang dipengaruhi faktor lingkungan dan perilaku masyarakat, sehingga diperlukan evaluasi dan penguatan sistem surveilans sebagai dasar penguatan program dan pengendalian penyakit yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta penelusuran dokumen surveilans ISPA, dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan komponen input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surveilans ISPA di Puskesmas Remboken didukung oleh sumber daya manusia yang terlatih, ketersediaan sarana diagnostik, obat-obatan esensial, serta sistem pencatatan dan pelaporan rutin. Proses surveilans dilakukan melalui pengumpulan, pengolahan, analisis, dan pelaporan data kasus secara berkala, namun analisis data masih terbatas. Pengumpulan dan pelaporan data berjalan baik, dengan tren peningkatan kasus dari 747 kasus pada 2024 menjadi 948 kasus pada Januari–September 2025, dan lonjakan tertinggi pada Juli–September 2025. Tren kasus dipengaruhi faktor lingkungan, perilaku masyarakat, serta efektivitas intervensi kesehatan. Meskipun sistem pencatatan, fasilitas, dan tenaga memadai, pemantauan faktor risiko lingkungan dan analisis data belum optimal. Untuk menurunkan kejadian ISPA diperlukan penguatan kunjungan rumah, edukasi masyarakat, mitigasi risiko lingkungan, peningkatan kapasitas petugas, surveilans berbasis lingkungan, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan.
HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMK BINA BANUA BANJARMASIN Devi Fitrili’yani; Subhannur Rahman; Adriana Palimbo; Onieqie Ayu Dhea Manto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58112

Abstract

Remaja pada siswa Sekolah Menengah Atas memiliki berbagai macam aktivitas seperti ekskul, utek, dan ujian akhir semester, hal ini akan mempengaruhi kualitas tidurnya. Kualitas tidur yang rendah akan berdampak pada kesehatan psikologis seperti stres. Stres merupakan reaksi tubuh terhadap tekanan psikologis maupun fisik yang dirasakan tidak terkendali sehingga dapat menyebabkan gangguan pola tidur. Mengetahui hubungan Tingkat stress terhadap kualitas tidur pada remaja siswa/i SMK Bina Banua Banjarmasin. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 169 siswa kelas X dan XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner PSS-10 dan PSQI. Analisa data menggunakan uji Korelasi Spearman Rank. Mayoritas responden perempuan (56,21%), dan usia 17 tahun (37,9%). Tingkat stress sebagian besar berada pada kategori sedang (71,0%). Kualitas tidur mayoritas tidak baik (66,87%). Hasil menunjukkan p-value 0,000 (<0,05) dengan koefisien korelasi 0,83. Terdapat hubungan signifikan dan kuat antara tingkat stres dengan kualitas tidur. Semakin tinggi stres semakin buruk kualitas tidur. Tingkat stres memiliki dampak negatif terhadap kualitas tidur pada remaja yang bersekolah di SMK Bina Banua Banjarmasin.
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN TENAGA REKAM MEDIS TERHADAP KERAHASIAAN DATA PASIEN DI RUMAH SAKIT X Bilal Kurniawan; Lina Khasanah; Elfi Elfi; Totok Subianto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58115

Abstract

Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) memberikan banyak manfaat dalam peningkatan efisiensi dan integrasi pelayanan kesehatan. Namun, penggunaan sistem digital juga meningkatkan risiko kebocoran data apabila tidak didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki pemahaman yang baik terkait keamanan informasi. Tenaga rekam medis memiliki peran penting dalam menjaga kerahasiaan data pasien, sehingga tingkat pemahaman menjadi faktor yang sangat menentukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pemahaman tenaga rekam medis dengan kerahasiaan data pasien di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh tenaga rekam medis di Rumah Sakit X dengan teknik total sampling sebanyak 19 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Variabel independen adalah tingkat pemahaman tenaga rekam medis, sedangkan variabel dependen adalah kerahasiaan data pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pemahaman baik (57,89%) dan penerapan kerahasiaan data pasien juga dalam kategori baik (57,89%). Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat pemahaman dengan kerahasiaan data pasien (r = 0,981; p = 0,000). Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat pemahaman tenaga rekam medis dengan kerahasiaan data pasien. Semakin tinggi tingkat pemahaman, semakin baik penerapan kerahasiaan data pasien dalam sistem RME. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan pelatihan secara berkelanjutan untuk memperkuat keamanan informasi di fasilitas pelayanan kesehatan.
PENGARUH SIMULASI RESUSITASI JANTUNG PARU (HAND ONLY C PR) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA SANTRI SAKA BAKTI HUSADA DI KLINIK AZ-ZAINIYAH Nailul Karomah; S. Tauriana; Maulidiyah Junnatul A.H
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58120

Abstract

Henti jantung dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, baik di dalam maupun di luar rumah sakit. Penanganan awal yang cepat dan tepat melalui tindakan hand only CPR sangat penting untuk meningkatkan peluang keselamatan korban. Namun, keterlambatan atau kesalahan dalam memberikan pertolongan dapat berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Oleh karena itu, pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) tidak hanya perlu dimiliki tenaga kesehatan, tetapi juga masyarakat awam yang berada di lokasi kejadian. Salah satu upaya peningkatan kemampuan tersebut dapat dilakukan melalui metode simulasi atau demonstrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simulasi Resusitasi Jantung Paru (Hand Only CPR) terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar pada santri Saka Bakti Husada di Klinik Az-Zainiyah. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-post test design. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan simulasi Hand Only CPR terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan BHD pada santri. Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dan keterampilan yang rendah, sedangkan setelah simulasi terjadi peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, simulasi Hand Only CPR efektif dalam meningkatkan kemampuan BHD pada santri Saka Bakti Husada di Klinik Az-Zainiyah.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET Fe TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MELINTANG TAHUN 2025 Al Nur Via Ridhory; Agustin Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58126

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan ibu maupun janin. Salah satu upaya pencegahan anemia yaitu melalui peningkatan pengetahuan ibu hamil serta kepatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe selama masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Melintang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Melintang pada tahun 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 68 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe serta pemeriksaan kadar hemoglobin untuk mengetahui kejadian anemia. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value = 0,014 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe maka semakin rendah risiko terjadinya anemia selama kehamilan. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Melintang Tahun 2025. Diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan serta kepatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe secara teratur guna mencegah anemia selama kehamilan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGA KEJADIAN ULKUS DIABETIKUM DI RAWAT INAP RSUD DEPATI HAMZAH TAHUN 2024-2025 Ardila Ardila; Kgs. Muhammad Faizal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58127

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di seuruh dunia dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas serta mortalitas. Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi adalah ulkus diabetikum, yang dapat menyebabkan infeksi berat, gangren, amputasi ekstremitas bawah, hingga meningkatkan lama rawat inap dan biaya peayanan kesehatan. Tingkat keparahan ulkus diabetikum dipengaruhi oleh berbagai faktor, sehingga identifikasi faktor-faktor yang berhubungan sangat penting sebagai dasar dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan penatalaksanaan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian keparahan ulkus diabetikum pada pasien rawat inap di RSUD Depati Hamzah tahun 2024–2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi dan sampe penelitian adalah seuruh pasien ulkus diabetikum yang menjalani rawat inap seama periode penelitian dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis pasien sebagai data sekunder. Variabe independen meiputi usia, jenis keamin, dan riwayat keturunan, sedangkan variabe dependen adalah tingkat keparahan ulkus diabetikum. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antarvariabe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat keparahan ulkus diabetikum, sedangkan jenis keamin dan riwayat keturunan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap tingkat keparahan ulkus diabetikum. Kesimpulan penelitian ini adalah usia merupakan faktor yang berhubungan dengan keparahan ulkus diabetikum pada pasien rawat inap, sehingga diperlukan upaya skrining dini, pengendalian faktor risiko, dan penatalaksanaan yang komprehensif terutama pada keompok usia lanjut guna menurunkan risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas peayanan kesehatan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PENERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN DETEKSIDINI KANKER PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 KELAPA TAHUN 2025 Nelly Astari; Riska Fadilah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58129

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi di Indonesia adalah kanker Kanker payudara merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian yang tinggi pada perempuan, termasuk kelompok usia remaja, sehingga diperlukan upaya deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Namun, pengetahuan remaja putri mengenai SADARI masih tergolong rendah, sehingga pendidikan kesehatan diperlukan sebagai langkah promotif dan preventif sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan SADARI terhadap tingkat pengetahuan deteksi dini kanker payudara pada remaja putri kelas XI di SMA Negeri 1 Kelapa Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest design dengan populasi dan sampel seluruh siswi kelas XI yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang SADARI sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata pengetahuan sebelum intervensi sebesar 50,25 dan meningkat menjadi 88,75 setelah intervensi, serta hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan pendidikan kesehatan SADARI terhadap peningkatan pengetahuan deteksi dini kanker payudara pada remaja putri. Dengan demikian, pendidikan kesehatan SADARI efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri dan dapat dijadikan sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan kanker payudara sejak usia remaja.
PENGARUH LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAPIBU PADA PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) USIA 6-24 BULAN DI DESA TANJUNG GUNUNG TAHUN 2025 Cici Nadia; Shandy Kusumawardi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58135

Abstract

Pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) merupakan salah satu program pemerintah untuk menurunkan angka kematian anak dan meningkatkan kualitas hidup anak. Untuk mengukur suatu pengetahuan ibu dan sikap ibu dan lebih memahami menggunakan media leafleat. Leaflet adalah media publikasi berupa selembar kertas dengan ukuran tertentu yang dilipat (biasanya 2-3 lipatan) atau tanpa lipatan. Secara umum, leaflet berisi tulisan tentang suatu topik atau masalah dengan tujuan tertentu, yang biasanya terdiri dari 200-400 kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental  dengan pretest dan postest dengan desain one group design. Populasi dalam penelitian ini  ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan berjumlah 154 orang. Jumlah sampel sebanyak 40 sampel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini mencakup analisis univariat dan bivariat, univariat untuk mengetahui distribusi frekuensin dan bivariat menggunakan uji normalitas data dan uji paired samples t test. . Berdasarkan hasil pengolahan data dengan SPSS maka diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka kita dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara pengetahuan ibu pada data pretest dan posttest. Berdasarkan sikap ibu diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka kita dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara sikap Ibu pada data pretest dan posttest.
PENGARUH TERAPI DZIKIR ASMAUL HUSNA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MUNTOK TAHUN 2025 Ramdani Susanto; Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58136

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas serta mortalitas di dunia. Hipertensi dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Di wilayah kerja Puskesmas Muntok, angka kejadian hipertensi mengalami peningkatan setiap tahun. Selain terapi farmakologis, diperlukan terapi nonfarmakologis yang efektif dan mudah diterapkan untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Salah satu terapi yang dapat digunakan adalah terapi dzikir Asmaul Husna yang memberikan efek relaksasi dan ketenangan sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir Asmaul Husna terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Muntok Tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental melalui pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah pemberian terapi dzikir Asmaul Husna. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai p-value < 0,05 yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, terapi dzikir Asmaul Husna terbukti berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi dzikir Asmaul Husna dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis komplementer dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.