cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JMI
ISSN : 2303145X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal MADANI Institute menerima kontribusi tulisan yang berkaitan dengan studi-studi Politik, Hukum, ekonomi, Pendidikan, Sosial dan Budaya baik berupa artikel, laporan penelitian maupun tinjauan buku.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
POLA ASUH HOLISTIK SEBAGAI ALTERNATIF SOLUSI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DALAM PERSPEKTIF AL- QUR’AN Umar Ibrahim; Atina Balqis Izzah
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kekerasan pada anak menjadi sebuah hal yang tidak bisa dianggap remeh. Salah satu bentuk kekerasan yang kerap terjadi pada anak, adalah perundungan, atau biasa dikenal dengan istilah bullying. Sikap perundungan tidak serta merta terjadi begitu saja pada diri anak. Sebagaimana tindak kejahatan lainnya, ada faktor penyebab yang membuat seorang anak melakukan tindakan perundungan. Salah satunya adalah kesalahan penerapan pola asuh pada anak. Sebagaimana diungkapkan oleh Imam Ghazali, bahwa pola asuh orangtua berhubungan besar dengan tingkah laku anak saat ia besar. Perilaku buruk bisa dijaga dari seorang anak dengan pengarahan moral yang baik (mulai ia masih kecil). Makalah ini mencoba menawarkan pola asuh holistik dalam perspektif Al-Qur’an sebagai alternatif solusi pencegahan perilaku perundungan pada anak, dengan pendekatan hubungan anak dengan iman dan islam serta peringatan dan perhatian terhadap anak, yang didasarkan dengan ayat-ayat Al Qur’an yang menjelaskan tentang pola asuh orangtua terhadap anak.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERMAIN BOLAVOLI DENGAN METODE PENGULANGAN PASSING BAWAH PADA SISWA KELAS IX-2 SMP NEGERI 134 JAKARTA SEMESTER-2 TAHUN PELAJARAN 2018-2019 Zaenuri
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidkan jasmani sangat penting, karena bentuk – bentuk kegiatan jasmani atau olahraga didalamnya terdapat permainan dan kegiatan bila dilakukan secara insentif, baik secara perorangan maupun kelompok oleh anggota masyarakat termasuk didalamnya masyarakat sekolah dan dilakukan dengan cara sadar dan sistematik, maka akan memperoleh peningkatan keterampilan gerak jasmani, pertumbuhan, kecerdasan, pembentukan watak, dan pengembangan prestasi secara optimal. Di dalam permainan bola voli, yang pertama-tama harus diajarkan adalah bagaimana cara melakukan passing karena ini suatu unsure keterampilan yang merupakan proses gerak yang sangat rumit sehingga perlu diajarkan terlebih dahulu sebelum meningkatkan pada unsure keterampilan yang lain seperti service, smash, dan block maupun pertahanan serta penyerangan yang pada akhirnya meningkat pada pertandingan. Passing dalam permainan bola voli bertujuan untuk melontarkan atau mengarahkan bola ke teman sepermainan dalam hal ini pemain smasher tepat pada sasaran, sehingga smasher dapat melakukan smash dengan baik. Karena atas dasar itu pula penulis tertarik untuk meneliti passing bawah permainan bola voli yang sudah dimiliki oleh para siswa khususnya para siswa Kelas IX-2 SMP Negeri 134 Jakarta Barat dengan penelitian tindakan kelas karena peneliti mengajar pada Kelas tersebut, dan ternyata dari kelas VIII-1 sampai dengan Kelas VIII-6, setelah diadakan tes passing bawah hanya siswa Kelas IX-2 yang memiliki nilai paling jelek yaitu kurang dari 50 %, sedangkan kelas lain sudah diatas 50 % yang dapat melakukan passing bawah permainan bola voli. Seperti telah diuraikan diatas bahwa pendidikan olahraga yang diberikan di sekolah itu banyak, maka dalam hal ini peneliti hanya membatasi atau akan meneliti dengan materi pokok pada permainan bola voli saja yang kesemuanya berupa praktek. Dengan membatasi masalah yang ada, maka akhirnya peneliti dapat merumuskan masalah tersebut sebagai berikut : Apakah dengan menggunakan metode pengulangan latihan passing bawah dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan passing bawah permainan bola voli?
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PANGKAT RASIONAL MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CTL) SISWA KELAS X-IPA-2 SMA NEGERI 26 JAKARTA Rosita Medina
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 8 No. 1 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan siswa di SMA sangat berpengaruh terhadap keberhasilannya di sekolah lanjutan. Menurut informasi dari guru SMA Negeri 26 Jakarta diperoleh bahwa rata-rata prestasi belajar matematika siswa kelas X-IPA-2 selalu di bawah enam. Dalam proses pembelajarannya, guru berupaya memberikan penjelasan materi secara lengkap. Dalam proses pembelajaran, guru memulai dengan menjelaskan memberi contoh latihan soal. Jadi siswa secara langsung diberikan rumus-rumus matematika tanpa diberi kesempatan untuk menemukan sendiri. Pada pembelajaran CTL guru tidak mengharuskan siswa menghapal fakta-fakta tetapi guru hendaknya mendorong siswa untuk mengkontruksi pengetahuan dibenak mereka sendiri. Melalui CTL siswa diharapkan belajar melalui ‘mengalami’ bukan ‘menghapal’. Dalam pembelajaran, guru perlu memahami konsepsi awal yang dimiliki siswa dan mengaitkan dengan konsep yang akan dipelajari. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (a) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas X-IPA-2 SMA Negeri 26 Jakarta dengan implementasi pendekatan kontekstual melalui pembelajaran kooperatif berbantuan LKS., (b) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap implementasi pendekatan kontekstual melalui pembelajaran kooperatif berbantuan LKS. Melalui hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II, dan II) yaitu masing-masing 68,18%, 77,27%, dan 86,36%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Sehingga pada simpulannya menunjukkan, bahwa Penerapan pendekatan kontekstual mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil wawancara dengan sebagian siswa, rata-rata jawaban siswa menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pendekatan kontekstual sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEPALA SMP SWASTA DALAM MENYUSUN RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS) MELALUI KEGIATAN WORKSHOP SANGGAR SMP KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN TAHUN PELAJARAN 2017-2018 Abdul Rozak
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kepala SMP Swasta dalam menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) melalui Kegiatan Workshop Sanggar SMP Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Sekolah dengan melibatkan 6 (enam) orang Kepala Sekolah dan masing masing menyertakan 1 orang guru yang belum mampu menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) secara maksimal. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dengan masing masing terdiri atas empat tahapan yaitu : Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui kegiatan Workshop dapat meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Adapun aspek yang dinilai antara lain : (1) Kelengkapan elemen RKS, (2) Kejelasan tujuan RKS, (3) Kelengkapan/Kesesuaian program dengan tujuan RKS, (4) Kemanfaatan program, (5) Strategi Implementasi/Pelaksanaan, (6) Proposal realistik dan dapat dicapai, (7) Kelayakan anggaran biaya, (8) Optimalisasi Sumber Daya Sekolah, (9) Substainbilitas/Kemampuan berkelanjutan dan (10) Pembuatan Proposal dilakukan secara partisipatif. Berdasarkan hasil analisis pada masing masing siklus menunjukan peningkatan kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) yakni : peningkatan jumlah Kepala Sekolah yang mampu menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) dari siklus I ke siklus II, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan Workshop dapat meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) Kepala SMP Swasta Sanggar SMP Kecamatan Cilandak Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan.
PARADIGMA PENDIDIKAN HUMANISTIK DALAM PENDIDIKAN BERBASIS AL QURAN Ahmad Zain Sarnoto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba membahas tentang Pendidikan yang memiliki peran strategis sebagai sarana human resources dan human investment. Artinya, pendidikan selain bertujuan menumbuhkembangkan kehidupan yang lebih baik, juga telah ikut mewarnai dan menjadi landasan moral dan etika dalam proses pemberdayaan jati diri bangsa. Berangkat dari arti penting pendidikan ini, maka wajar jika hakekat pendidikan merupakan proses humanisasi. Humanisasi pada proses kependidikan dengan orientasi pengembangan aspek-aspek kemanusiaan manusia, yakni aspek fisik- biologis dan ruhaniah- psikologis. Aspek rohaniah – psikologis inilah yang dicoba didewasakan dan di-insan kamil-kan melalui pendidikan sebagai elemen yang berpretensi positif dalam pembangunan kehidupan yang berkeadaban. Dari pemikiran ini, maka pendidikan merupakan tindakan sadar dengan tujuan memelihara dan mengembangkan fitrah serta potensi (sumber daya) insani menuju terbentuknya manusia seutuhnya (insan kamil). Wawasan humanisme dalam pendidikan mengusung prinsip pemberdayaan tiap manusia sebagai individu yang bebas untuk mengembangkan potensinya. Itu artinya pendidikan diadakan untuk mengelola dan mengembangkan diri manusia agar menjadi manusia yang utuh sesuai kodrat fitrah yang dimilikinya, setidaknya ada dua karakter utama orientasi pendidikan yang berkembang sejak abad pertengahan hingga kini
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DENGAN PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS IX-1 SMP NEGERI 12 JAKARTA SELATAN Hajati
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sebagai bagian upaya peningkatan mutu pembelajaran IPA di SMP Negeri 12 Jakarta Selatan. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif ini dapat meningkatkan aktifitas siswa dan dapat mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IX-1 SMP Negeri 12 Jakarta Selatan tahun pelajaran 2016-2017. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui observasi dan test kemampuan pemahaman materi IPA. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus pada bulan Agustus sampai bulan Oktober yang bertempat di ruang kelas IX-1 SMP Negeri 12 Jakarta Selatan. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar 50,1 % yaitu dari siklus I ketuntasan siswa 27,8 % dan siklus II 77,9 %. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan aktifitas hasil belajar siswa di kelas IX-1 SMP Negeri 12 Jakarta Selatan.
UPAYA KENGURANGI KENAKALAN REMAJA MELALUI PENDEKATAN ABOLISIONESTIS PADA SISWA KELAS VIII-1 SMP NEGERI 238 JAKARTA SELATAN SEMESTER-1 TAHUN PELAJARAN 2015-2016 Hendriani, Heni
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka menanggulangi kenakalan remaja di sekolah, dapat dilakukan berbagai upaya oleh guru sekolah, khususnya guru yang terkait dengan bimbingan konseling. Salah satu upaya tersebut adalah cara abolisionestis, yaitu sebagai upaya memberantas, menanggulangi kenakalan maupun kejahatan melalui identifikasi sebab-sebab yang memicu kemunculannya (Sudarsono, 2004: 11). SMP Negeri 238 Jakarta Selatan merupakan sekolah yang juga tak lepas dari berbagai kendala dalam pelaksanaan pendidikan, seperti kendala yang berupa kenakalan remaja. Berdasarkan catatan-catatan tentang penyimpangan perilaku siswa yang dikatogorikan sebagai kenakalan remaja, pada tahun 2015 terdapat sekitar 18 % siswa kelas VIII-1 yang melakukan tindak kenakalan, dimana 2% dianataranya adalah siswi (perempuan). 10% dari kenakalan tersebut berupa kenakalan ringan, 5% beruapa kenakalan sedang, dan 3% lainnya adalah kenakalan berat. Berdasarkan atas uraian tersebut, maka dirasa perlu untuk dilaksanakan penelitian tindakan dalam rangka memperoleh temuan tindakan yang terbaik dan paling sesuai dengan kondisi siswa dan sekolah, dengan judul “Upaya Mengurangi Kenakalan Remaja Melalui Pendekatan Abolisionestis Pada Siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 238 Jakarta Selatan semester-1 Tahun Pelajaran 2015-2016” Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) Langkah-langkah yang dilakukan untuk mengurangi kenakalan siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 238 Jakarta Selatan dengan cara abolisionestis. (2) Besarnya penurunan angka kenakalan siswa kelas VIII-1 yang dapat dicapai dengan cara abolisionestis. Hasil penelitian ini diharapkan digunakan sebagai sumbangan informasi bagi dunia akademis dan khalayak secara umum dan lembaga pendidikan terkait dengan strategi penanggulangan kenakalan remaja yang terjadi pada siswa, menjadi masukan bagi guru tentang alternative-alternatif tindakan yang berbasis konsep psikologi pendidikan dalam rangka menurunkan angka kenakalan remaja pada siswa sekolah dan memberikan manfaat secara tidak langsung bagi siswa.
UPAYA MENINGKATKAN MUTU HASIL PENYUSUNAN RPP MELALUI PROGRAM BIMBINGAN GURU-GURU DI SMP NEGERI 51 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR Kwatrin Askarini
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kenyataannya peneliti sebagai Kepala SMP Negeri 51 Duren Sawit Jakarta Timur masih merasakan kurang akan kinerja dari guru dalam menyusun RPP. Guru-guru di SMP Negeri 51 Jakarta Timur cenderung belum menemukan pola baku dalam menyusun RPP. Padahal RPP adalah satuan perangkat pengajaran yang wajib dikuasai oleh guru guna merencanakan pola dan proses pengajaran yang sistemik. Oleh karena itu Kepala Sekolah sekaligus peneliti mengajak Guru-guru binaan untuk membuat suatu terobosan dengan memberikan bimbingan secara berkelanjutan kepada guru-guru di SMP Negeri 51 Jakarta Timur, di mana nantinya akan menghasilkan (output) Guru-guru mampu menguasai cara penyusunan RPP dengan baik dan benar dan kemudian guru-guru melakukan trasnformasi pada tugasnya. Dalam Kegiatannya guru-guru menunjukkan keseriusan dalam memahami dan menyusun RPP apalagi setelah mendapatkan bimbingan pengembangan/penyusunan RPP dari peneliti. Informasi ini peneliti peroleh dari hasil pengamatan pada saat mengadakan wawancara dan bimbingan pengembangan/penyusunan RPP kepada para Guru-guru. Selanjutnya adalah menunjukkan bahwa bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi Guru-guru dalam menyusun RPP. Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi /pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi Guru-guru dalam menyusun RPP dari siklus ke siklus . Pada siklus I nilai rata-rata komponen RPP 69% dan pada siklus II 83%. Jadi, terjadi peningkatan 14% dari siklus I.
UPAYA KENGURANGI KENAKALAN REMAJA MELALUI PENDEKATAN ABOLISIONESTIS PADA SISWA KELAS VIII-1 SMP NEGERI 238 JAKARTA SELATAN Heni Hendriani
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka menanggulangi kenakalan remaja di sekolah, dapat dilakukan berbagai upaya oleh guru sekolah, khususnya guru yang terkait dengan bimbingan konseling. Salah satu upaya tersebut adalah cara abolisionestis, yaitu sebagai upaya  memberantas, menanggulangi kenakalan maupun  kejahatan melalui identifikasi sebab-sebab yang  memicu kemunculannya (Sudarsono, 2004: 11). SMP Negeri 238 Jakarta Selatan merupakan sekolah yang juga tak lepas dari berbagai kendala dalam pelaksanaan pendidikan, seperti kendala yang berupa kenakalan remaja. Berdasarkan catatan-catatan tentang penyimpangan perilaku siswa yang dikatogorikan sebagai kenakalan remaja, pada tahun 2015  terdapat sekitar  18 % siswa kelas VIII-1 yang melakukan tindak kenakalan, dimana 2% dianataranya adalah siswi (perempuan). 10% dari kenakalan tersebut berupa kenakalan ringan, 5% beruapa kenakalan sedang, dan 3% lainnya adalah kenakalan berat. Berdasarkan atas uraian tersebut, maka dirasa perlu untuk dilaksanakan penelitian tindakan dalam rangka memperoleh temuan tindakan yang terbaik dan paling sesuai dengan kondisi siswa dan sekolah, dengan judul “Upaya Mengurangi Kenakalan Remaja Melalui Pendekatan Abolisionestis Pada Siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 238 Jakarta Selatan semester-1 Tahun Pelajaran 2015-2016” Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) Langkah-langkah yang dilakukan untuk mengurangi kenakalan siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 238 Jakarta Selatan dengan cara abolisionestis. (2) Besarnya penurunan angka kenakalan siswa kelas VIII-1 yang dapat dicapai dengan cara abolisionestis. Hasil penelitian ini diharapkan digunakan sebagai sumbangan informasi bagi dunia akademis dan khalayak secara umum dan lembaga pendidikan terkait dengan strategi penanggulangan kenakalan remaja yang terjadi pada siswa, menjadi masukan bagi guru tentang alternative-alternatif tindakan yang berbasis konsep psikologi pendidikan dalam rangka menurunkan angka kenakalan remaja pada siswa sekolah dan memberikan manfaat secara tidak langsung bagi siswa
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKn MATERI PASAL-PASAL YANG MENGATUR HANKAM, WILAYAH NEGARA, WARGA NEGARA DAN PENDUDUK, AGAMA DAN KEPERCAYAAN, DENGAN MENGGUNAKAN METODE CLIS PADA SISWA KELAS X-IPS-1 SMA NEGERI 72 JAKARTA UTARA SEMESTER-2 TAHUN PELAJARAN Walidah
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan rumusan masalah (1) Bagaimanakah peningkatan pemahaman peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Pasal-pasal yang mengatur wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan keoercayaan, pertahanan keamanan dengan menggunakan metode CLIS pada siswa kelas X-IPS-1 SMA Negeri 72 Jakarta Utara? (2) Bagaimanakah pengaruh metode CLIS terhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Pasal-pasal yang mengatur wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan keoercayaan, pertahanan keamanan pada siswa kelas X-IPS-1 SMA Negeri 72 Jakarta Utara?, serta tujuan penelitian (1) Mendeskripsikan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Pasal-pasal yang mengatur wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan keoercayaan, pertahanan keamanan yang menggunakan metode CLIS dalam pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik. (2) Menganalisis dampak penggunaan metode CLIS dalam pembelajaran terhadap pemahaman materi dan keaktifan peserta didik. (3) Meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun ataupun melaksanakan pembelajaran serta perbaikan pembelajaran. Dengan terciptanya susana pembelajaran yang semakin kondusif, membawa dampak positif terhadap hasil pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang disampaikan. Hal ini terbukti dari hasil perolehan nilai seperti tampak pada tabel 4.1 dan diagram grafik perolehan nilai. Nilai rata-rata mata pelajaran adalah sebagai berikut : Nilai rata-rata siklus I = 64, Nilai rata-rata siklus II = 69,90, Nilai rata-rata siklus III = 73,83.

Page 2 of 19 | Total Record : 188


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 2 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 1 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 8 No. 1 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 7 No. 2 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya More Issue