cover
Contact Name
Rudito
Contact Email
admin.tepian@politanisamarinda.ac.id
Phone
+6285388729017
Journal Mail Official
admin.tepian@politanisamarinda.ac.id
Editorial Address
Jl. Samratulangi Samarinda 75131 Telepon. 0541 260421, 260680 Faximile. 0541 260680 email : info@politanisamarinda.ac.id dan politanismd@gmail.com
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Buletin Poltanesa
ISSN : 14120097     EISSN : 26148374     DOI : 10.51967/tanesa.v21i2.326
Buletin Poltanesa is a collection of research articles, scientific works, and dedication from all academic community in order to integrate information. Buletin Poltanesa provides open publication services for all members of the public, both in all tertiary educational and teacher environments and other research institutions, with the freedom to exchange information that is dedicated to facilitating collaboration between researchers, writers and readers through information exchange. Buletin Poltanesa was introduced and developed in Research Department of Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Buletin Poltanesa is published periodically twice a year, in June and December, this bulletin contains the results of research activities, discoveries and ideas in the field all multidisciplinary sciences. Hopefully with the articles in cultivation researchers can share knowledge in order to advance Indonesia, especially East and North Borneo.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 2 (2020): Desember 2020" : 6 Documents clear
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Pada Tanaman Pepaya Menggunakan Metode Backward Chaining Berbasis Web Noviani; Dwi Arief Prambudi; Fadli Mulyadi
Poltanesa Vol 21 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.779 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i2.322

Abstract

Penelitian sistem pakar diagnosis penyakit pada tanaman pepaya ini bertujuan untuk merancang dan membangun suatu sistem untuk mediagnosa penyakit tanaman papaya. Model inferensi yang digunakan dalam pembuatan sistem pakar ini adalah penalaran mundur (Backward Chaining). Diharapkan dalam pembuatan sistem pakar dengan menggunakan metode Backward Chaining dalam penelitian ini dapat membantu petani dalam melakukan diagnosa awal terhadap suatu penyakit tanaman pepaya dan memberikan solusi untuk mengatasi penyakit pada tanaman pepaya tersebut. Hasil dari pembuatan Sistem Pakar ini mampu membuktikan kebenaran suatu penyakit papaya dan memberi solusi dalam menangani penyakit pepaya tersebut. Pembuatan aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit pada tanaman pepaya berbasis web menggunakan bahasa pemograman PHP(Hypertext Preprocessor) dan Database MY Structured Query Language (MYSQL).
Perancangan Sistem E-voting Berbasis Web Untuk Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Nurhidayat Subagio; Wahyuni Eka Sari; Yulianto
Poltanesa Vol 21 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.82 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i2.323

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dengan kemajuan teknologi yang mempermudah dalam pemilihan dengan meminimalisirkan anggaran pengeluaran kertas dan konsumsi secara berlebih dalam acara pemilihan ketua himpunan mahasiswa yang selama ini dilakukan secara manual. Oleh karena itu penulis bertujuan membangun sebuah sistem E-voting pemilihan ketua himpunan mahasiswa teknologi rekayasa perangkat lunak agar mempermudah dalam melakukan pemilhan dan meminimalisirkan waktu efesinsi produktifitas Belajar mahasiswa di dalam kampus dan mengurangi hasil surat suara rusak.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Karet Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Berbasis Web Palma Nobel Perdamaian; Eny Maria; Rusmini
Poltanesa Vol 21 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.058 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i2.324

Abstract

Pemanfaatan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) sangat tepat jika diterapkan pada permasalahan ini. Metode ini dipilih karena mampu menyelesaikan dan memberikan hasil yang terbaik dari sejumlah alternatif yang dimaksudkan yaitu bibit karet unggul dan kriteria-kriteria yang ditentukan. Penelitian dilakukan dengan mencari kriteria-kriteria dan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perhitungan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat suatu sistem pendukung keputusan yang mampu membantu dalam menentukan pemilihan bibit karet yang unggul berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa nilai tertinggi dari 5 bibit yang diuji adalah bibit 1 dengan nilai peferensi 1.
Analisa Jangkauan Pemadam Kebakaran Menggunakan Sistem Informasi Geografis Husmul Beze; Yulianto; Hamka
Poltanesa Vol 21 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.32 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i2.325

Abstract

Pengerahan unit pemadam kebakaran masih dianggap cara paling efektif untuk menanggulangi musibah kebakaran di Samarinda. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisa jangkauan unit pemadam ini secara spasial menggunakan sistem informasi geografis. Untuk diketahui seberapa luas liputan layanan yang bisa ditangani. Dalam penelitian ini dilakukan studi kasus analisa di dua kelurahan yaitu Kelurahan Baqa dan Kelurahan Tenun. Berdasarkan hasil analisa ternyata liputan layanan Unit Pemadam Kebakaran di Kelurahan Baqa dan Tenun baik yaitu menjangkau 91 persen area pemukiman penduduk.
Kemungkinan Pemanfaatan Beberapa Jenis Rotan Non Komersial Ditinjau Dari Sifat-Sifat Fisik Mekanik Heriad Daud S alusu; Eva Nurmarini; Ita Merni Patulak
Poltanesa Vol 21 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.83 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i2.326

Abstract

This research was conducted to determine the basic properties of rattan which are related to the possibility of its use, which are physical-mechanical properties consisting of moisture content, density, parallel tensile strength and modulus of elasticity. There were 12 species of non-commercial rattan studied, 11 species included in the small diameter rattan category (<18 mm diameter) and 1 species belonging to the large diameter rattan category (> 18 mm diameter), namely Daemonorops korthlasii Blume. Based on the results of the tests carried out, there are three species of non-commercial rattan that have similar or similar basic properties to commercial rattan, namely Calamus conirostris Becc., Korthalsia ferox Becc., and Calamus muricatus Becc.
Tinjauan Kriminologi Terhadap Kejahatan Asusila Melalui Dunia Maya di Makassar Herman
Poltanesa Vol 21 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.777 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i2.920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan (1) faktor-faktor terjadinya kejahatan asusila melalui dunia maya di Makassar (2) cara pencegahan terjadinya kejahatan asusila melalui dunia maya di Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di kota Makassar khusus di Polrestabes Makassar. Data yang diambil berupa data primer yang diperoleh langsung dari narasumber yang berkaitan dengan kejahatan asusila melaui dunia maya di Makassar sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh melalui data kepustakaan. Adapun Sampel dalam penelitian ini adalah 1 detektif, 1 Kanit, 3 penyidik ​​Polres Makassar, 5 tokoh masyarakat, 5 tokoh agama, 5 tokoh pemuda dan 10 pelaku. kejahatan asusila melalui dunia maya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya kejahatan asusila melalui dunia maya di Makassar adalah disebabkan oleh beberapa faktor yaitu; kesadaran hukum, struktur hukum, budaya hukum dan lingkungan. Dari berbagai faktor yang telah penulis uraikan di atas tentunya kesadaran hukum yang menjadi prioritas untuk menanamkan nilai-nilai yang baik dalam diri setiap individu sehingga menyadari bahwa tindak kejahatan asusila adalah tindakan yang tidak bermoral serta melanggar peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa diperlukan maksimalisasi dari aparat penegak hukum untuk melakukan sosialisasi dalam rangka peningkatan kesadaran hukum di dalam masyarakat serta menindak tegas para pelaku kejahatan asusila melalui dunia maya agar menjadi efek jerah bagi pelaku serta masyarakat umum. Penulis juga berharap kepada kepolisian Resor Kota Besar Makassar untuk melakukan pencegahan kejahatan asusila melalui dunia maya dengan melalukan tiga langkah pencegahan yakni; Pre-entif, Preventif dan Refresif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6