cover
Contact Name
Siti Fatimah
Contact Email
djtech@atidewantara.ac.id
Phone
+6285298742158
Journal Mail Official
djtech@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Razak No.2/7, Tompotika, Wara Sel., Kota Palopo, Sulawesi Selatan 91922
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Dewantara Journal of Technology
ISSN : 27742032     EISSN : 27766764     DOI : 10.59563
Dewantara Journal of Technology (Dewantara J. Tech) adalah terbitan berkala yang dapat diakses secara terbuka dan didistribusikan secara nasional. Jurnal ini melingkupi berbagai topik dalam disiplin ilmu teknik, termasuk studi konseptual, studi teoritis dan eksperimental, instrumentasi, dan studi multidisiplin lain yang melibatkan ilmu teknik elektro, mesin, sipil, rekayasa multimedia dan rekayasa pangan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah untuk bertukar hasil penelitian dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu teknik. Selain itu sebagai pengembangan ilmu pengetahuan dan aplikasinya untuk memajukan teknologi di Indonesia. Dewantara Journal of Technology diterbitkan oleh Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo dalam dua kali setahun (November dan Mei).
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 1 (2024)" : 7 Documents clear
Analisis Kinerja Antena Wajan Bolic sebagai Penguat Sinyal Nirkabel Berbasis Reflektor Paraboloid di Universitas Mulawarman Muhammad Ridho; Andi Rezki Afriza; Amilawati; Sendy Tansa; Muhammad Khairil Aryansyah; Syahrir; Siti Fatimah
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i1.260

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk menganalisis kinerja antena wajan bolic sebagai penguat sinyal nirkabel berbasis reflektor paraboloid guna meningkatkan kualitas, stabilitas, dan jangkauan jaringan komunikasi di lingkungan Universitas Mulawarman. Eksperimen ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan wajan bolic sebagai reflektor paraboloid dalam memperkuat sinyal nirkabel. Wajan bolic digunakan untuk memfokuskan gelombang elektromagnetik ke titik fokus guna meningkatkan kualitas dan jangkauan sinyal internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas wajan bolic dalam memperkuat sinyal nirkabel, serta mencari titik terbaik sinyal di Unit Layanan Terpadu dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi kualitas sinyal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah barat daya merupakan titik optimal dengan sinyal paling stabil dan jangkauan hingga 62 meter, sementara arah selatan dan tenggara masing-masing mencapai 46 meter dan 51 meter. Sinyal pada arah lainnya menunjukkan kinerja yang lebih rendah. Eksperimen ini membuktikan bahwa wajan bolik efektif sebagai penguat sinyal nirkabel berbiaya rendah, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya.
The Analisis Pengaruh Temperatur Air pada Siklus Pengujian Slake Durability Terhadap Ketahanan dan Ukuran Butir Batuan Daerah Kutai Kartanegara Moh. Widzar Fahmi Widzar; Revia Oktaviani; Rety Winonazada; Tommy Trides; Albertus Juvensius Pontus
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i1.301

Abstract

Uji slake durability mampu memberikan gambaran mengenai tingkat kerusakan yang dialami batuan akibat siklus pengeringan dan pembasahan. Temperatur air merupakan salah satu variabel penting terhadap hasil uji slake durability, peningkatan temperatur air dapat mempercepat laju reaksi kimia dan fisik yang terjadi pada batuan selama proses pelapukan. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya untuk menganalisis ketahanan dan pengaruh temperatur air pada siklus pengujian slake durability, batulempung dan batulanau dipilih karena memiliki ukuran butir yang berbeda yang nantinya akan dilakukan pengujian ukuran butir untuk mengetahui dominasi material dari setiap lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penenlitian didapatkan hasil pengaruh index durability (Id2) terhadap temperatur air didapatkan pada sampel batulanau formasi Balikpapan pengaruh temperatur air sangat kuat dengan nilai (R2) 0.9998, formasi Pulau Balang pengaruh temperatur air kuat dengan nilai (R2) 0.9879, sedangkan sampel batulempung formasi Balikpapan pengaruh temperatur air cukup kuat dengan nilai (R2) 0,791, formasi Pulau Balang pengaruh temperatur air sangat kuat dengan nilai (R2) 0.9659. Untuk dominasi material pada lokasi penelitian didapatkan sampel batulanau formasi Balikpapan sebesar 60,17%, formasi Pulau Balang sebesar 61, 06% sedangkan sampel batulempung formasi Balikpapan sebesar 54,51%, dan formasi Pulau Balang sebesar 61,87%.
Analisis Rebound Number dan Sifat Fisik Batuan Sandstone di Samarinda Ulu Kalimantan Timur Muhammad Hamzah; Tommy Trides; Revia Oktaviani; Lucia Litha Respati; Albertus Juvensius
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i1.302

Abstract

Karakterisasi sifat mekanik batuan merupakan aspek penting dalam kegiatan pertambangan, terutama untuk mendukung perencanaan geoteknik dan evaluasi kestabilan massa batuan. Pengujian kuat tekan uniaksial (Uniaxial Compressive Strength/UCS) umumnya digunakan untuk menilai kekuatan batuan, namun metode ini memerlukan waktu dan biaya yang relatif besar. Oleh karena itu, uji non-destruktif menggunakan Schmidt Hammer dengan parameter rebound number banyak diterapkan sebagai alternatif yang lebih praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sifat fisik batuan, yaitu kadar air, porositas, dan derajat kejenuhan, terhadap nilai rebound number. Metode penelitian meliputi pengujian Schmidt Hammer dan pengujian sifat fisik batuan di laboratorium, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar air, porositas, dan derajat kejenuhan cenderung menurunkan nilai rebound number. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi fisik batuan memiliki peran penting dalam interpretasi nilai rebound number. Dengan demikian, penggunaan Schmidt Hammer sebagai alat estimasi sifat mekanik batuan perlu mempertimbangkan pengaruh sifat fisik batuan agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan representatif.
Analisis dan Rekomendasi Geometri Lereng Highwall Berdasarkan Pengeboran Geoteknik pada Area Pit MMM Site PT. Baramulti Suksessarana Kab. Kutai Kartanegara Arie Prasetya Arie; Revia Oktaviani; Agus Winarno; Tommy Trides; Albertus Juvensius Pontus
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i1.303

Abstract

Ilmu geoteknik selalu akan berhubungan dengan material alam, baik dari permukaan maupun dari dalam bumi, dalam bentuk tanah dan batuan. Dalam proses penambangannya, PT. Baramulti Suksessarana melakukan proses penambangan dengan metode tambang terbuka (open pit). Pada penambangan secara tambang terbuka (open pit), sudut kemiringan adalah satu faktor utama yang mempengaruhi bentuk dari final pit dan lokasi dari dinding-dindingnya. Kemiringan dan tinggi suatu lereng sangat mempengaruhi stabilitas lereng, semakin besar sudut dan tinggi suatu lereng, maka stabilitas lerengnya semakin kecil. Oleh karena itu untuk menjaga kestabilan lereng yang aman maka diperlukan kajian geoteknik untuk mengoptimalisasi geometri lereng bukaan tambang serta timbunan yang telah direncanakan oleh pihak perusahaan. Pengeboran geoteknik adalah pengeboran inti (core drilling) yang bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi tentang kondisi batuan yang dibor. Persyaratan utama dalam pengeboran geoteknik adalah mendapatkan inti bor yang utuh, dengan recovery yang maksimal (jika mungkin Recovery > 90%). Untuk mendapatkan data geoteknik yang valid dan representatif bagi suatu tambang atau rencana pengembangan suatu tambang, penentuan rencana titik bor dan kedalaman pengeboran serta pencapaian Core Recovery yang tinggi adalah hal yang sangat penting. Di samping itu, rencana penambangan (Pit Plan) yang mencakup luas, bentuk, dan kedalaman bukaan tambang juga harus menjadi pertimbangan dalam penentuan titik bor geoteknik. Semua lapisan batuan yang akan membentuk lereng bukaan tambang harus terwakili oleh titik bor geoteknik yang akan dilakukan.
Real-Time and Accurate pH Sensor Based on Internet of Things (IoT) Robin Ikano; Dewa Gede Eka Setiawan; Muhammad Yunus; Meilan Demulawa; Irsan Rahman
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i1.312

Abstract

One important parameter that needs to be considered in water quality is the acidity level (pH) in the water. This study aims to design and determine real-time and accurate pH sensor based on internet of thing (IoT). This system design uses an ESP32 microcontroller and The PH-4502C pH Meter Module sensor. The ESP32 can be connected to the IoT-based Blynk platform, allowing pH data to be monitored in real time via a smartphone. Testing of the IoT-based pH sensor was conducted to evaluate the system's real-time operation under varying distances. Meanwhile, the pH sensor's accuracy was determined by comparing its output with a digital pH meter using buffer solutions at different pH levels. The test results show that the time value required in each range is always constant, namely 1 s. This proves that IoT-based monitoring does not affect the range. Meanwhile, measurement of pH level was the average error value is 3.49%, and the sensor accuracy is 96.51%. These results indicate a low error rate, resulting in high accuracy. The sensor error value of 3.49% is lower than the specified error tolerance limit of <5%. This proves that the pH sensor, with an accuracy of 96.51%, is suitable and reliable for measuring pH in solutions.
Pengaruh Dimensi Pipa terhadap Efisiensi Aliran Fluida: Pendekatan Hukum Poiseuille: Pengaruh Dimensi Pipa terhadap Efisiensi Aliran Fluida: Pendekatan Hukum Poiseuille Devi Marta; Ananda Afrilia Anggi; Ibnu Hajar Hamzah; Alifah Balqis Salamah; Nazwa Adhelia Salsabila; Syahrir; Siti Fatimah
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i1.262

Abstract

Hukum Poiseuille adalah prinsip yang membahas bagaimana air mengalir melalui pipa. Hukum ini menyatakan bahwa laju aliran fluida melalui pipa bergantung pada variasi panjang dan tinggi pipa. Tujuan percobaan ini adalah untuk menentukan pengaruh karakteristik panjang dan tinggi pipa terhadap waktu aliran fluida pada kondisi laminar, membandingkan pengaruh variasi tinggi dan panjang pipa terhadap laju aliran air, hubungan antara panjang dan tinggi pipa, dan perbedaan tekanan yang dihasilkan. Metode yang digunakan meliputi pengukuran waktu aliran air melalui pipa dengan panjang yang bervariasi (berkisar dari 40 cm hingga 80 cm) dan tinggi (berkisar dari 10 cm hingga 30 cm). Data ini kemudian digunakan untuk menghitung laju aliran dan tekanan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan persamaan Poiseuille. Hasil percobaan menunjukkan bahwa laju aliran air berbanding terbalik dengan panjang pipa dan berbanding lurus dengan tekanan, yang konsisten dengan prediksi Hukum Poiseuille. Dengan demikian, percobaan ini berhasil menunjukkan hubungan antara diameter pipa, tekanan, dan laju aliran dalam sistem aliran laminar.
Analisis Manajemen Waktu Pekerjaan Pembongkaran Gedung Kantor BPKP Sulawesi Utara Tahap I Dewi Astuti Baco; Andi Risnawati Ramli; Muhammad Tahrir
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i1.322

Abstract

Pekerjaan pembongkaran bangunan merupakan tahapan awal dalam siklus proyek konstruksi yang memerlukan perencanaan waktu yang efektif agar pelaksanaannya berjalan aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen waktu pada pekerjaan pembongkaran Gedung Kantor BPKP Sulawesi Utara Tahap I dengan mengidentifikasi jenis pekerjaan, volume pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, serta estimasi durasi pelaksanaan proyek. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif melalui perhitungan produktivitas kerja dan estimasi durasi pekerjaan berdasarkan volume pekerjaan dan kemampuan produksi tenaga kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa pekerjaan pembongkaran meliputi tahapan persiapan, pembongkaran atap, dinding, lantai, struktur bangunan, hingga pembersihan material sisa pembongkaran. Perhitungan durasi pekerjaan menunjukkan bahwa manajemen waktu yang baik melalui perencanaan penjadwalan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja dan peralatan serta meminimalkan keterlambatan proyek. Dengan demikian, analisis manajemen waktu pada pekerjaan pembongkaran gedung ini dapat menjadi acuan dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek pembongkaran pada pekerjaan konstruksi sejenis.

Page 1 of 1 | Total Record : 7