cover
Contact Name
Muh. Arief Maulana
Contact Email
maulgonzalez89@gmail.com
Phone
+6285800002059
Journal Mail Official
maulgonzalez89@gmail.com
Editorial Address
Jalan Letjen Sudjono Humardani, Kampus No.1, Gadingan, Jombor, Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 26859130     EISSN : 26859122     DOI : 10.32585/advice.v2i2.1250
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling is a scientific journal managed by the Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Veteran Bangun Nusantara. This journal is a vehicle that can be used as a medium to share research results and ideas in the field of guidance and counseling. Which focuses on the following issues: 1. Group Guidance and Counseling 2. Individual Guidance and Counseling 3. Culture-based guidance and counseling 4. Religion-based Guidance and Counseling 5. Technology-based guidance and counseling 6. Media Guidance and Counseling 7. Evaluation and assessment of Guidance and Counseling 8. Research and development of Guidance and Counseling
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022)" : 7 Documents clear
Konseling Kelompok untuk Mengurangi Fenomena Fear Of Missing Out (FoMO) Remaja Kota Tegal sesya dias mumpuni; Hanidar Astika K; Rahmad Agung Nugroho
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.2740

Abstract

Penelitian diambil karena banyaknya fenomena FoMO di Kota Tegal dimana para remaja mengalami perilaku FoMO pada idolanya ang berasal dari Korea dengan perilaku yang merasa cemas jika tertinggal inforasi dari idol tersebut sehingga mebuat reaja ingin selau terhubung dengn idoanya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk : 1. Untuk menganalisis seberapa besar FoMO yang terjadi kepada para remaja bias idol di Kota tegal. 2. Untuk mengetahui penyebab remaja menyukai bias idol 3. Menguji apakah konseling kelompok dapat membatasi perilaku Fear  Missing Out (FoMO) pada remaja di Kota Tegal. Metode penelitian yang dipilih yaitu Pendekatan Kuantitatif. Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini adalahi: 1. Perilaku FoMO di Kota Tegal dikategorikan sangat tinggi 2. Penyebab remaja memiliki perilaku FoMO yaitu karena tidak ingin melewatkan informasi yang terbaru mengenai idola remaja tersebut sehingga menimbulkan rasa ingin selalu terhubung setiap hari dengan idolanya. 3. Konseling kelompok dapat membatasi perilaku beberapa remaja yang dipilih.
Analisis Ketergantungan Gadget Di Tengah Pandemi Covid-19 Pada Siswa Kelas VIII SMP 19 Kota Tegal Kecanduan, Gadget, Masa Pandemi, Siswa. Nesa Dwi Gita Safila; Muhammad Arif Budiman Sucipto; Hanung Sudibyo
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.2744

Abstract

Sistem pembelajaran online gadget yang membosankan siswa dalam jangka panjang justru dapat disalahgunakan siswa dan berujung pada kecanduan gadget. Ketergantungan pada perangkat yang terus-menerus digunakan dapat mempersulit pengelolaan waktu dan interaksi dengan orang lain. Kecanduan gadget dapat merugikan apabila penggunaan secara berulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor, pengaruh dan intensitas penggunaan gadget pada siswa. Dalam penelitian ini pengambilan informasi menggunakan metode kualitatif dengan teknik mengambilan data subjek secara acak. Hasil yang diperoleh dari kedua subjek mengalami ketergantungan gadget dengan durasi intensitas tinggi 120 menit /hari dan penggunaan 75 menit atau lebih. Misalnya penggunaan intensitas tinggi dapat menyebabkan efek samping sebagai berikut kesulitan fungsi dalam sehari-hari, pola tidur yang terganggu, bahkan kurang istirahat membuat tubuh lelah dan menurun kualitas aktivitas.
Layanan Bimbingan Kelompok untuk Mengatasi Perilaku Negatif Penggunaan Media Sosial Toni Elmansyah; Riki Maulana
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.3339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang upaya mengatasi perilaku negatif penggunaan media sosial melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan, sedangkan bentuknya penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Hasil penelitian dapat disimpulkan;(1) Gambaran tentang perilaku negatif penggunaan media sosial pada siswa kelas X Sekolah Menegah Atas Swasta Mujahidin Pontianak sebelum diberikan tindakan layanan bimbingan kelompok tergolong sedang, dilihat dari hasil analisis angket sebelum diberi tindakan layanan bimbingan kelompok. (2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dapat mengatasi perilaku negatif penggunaan media sosial meliputi; perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, observasi dan tindak lanjut berjalan dengan baik sesuai dengan rencana yang telah disiapkan atau dibuat. (3) Layanan bimbingan kelompok dapat mengatasi perilaku negatif penggunaan media sosial, dillihat dari hasil persentase angket sebelum dan sesudah tindakan layanan bimbingan kelompok
Academic Hardiness Tinjauan Dari Jenis Kelamin dan Usia Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Semarang Endang Rifani; Arnika Dewi Larasati Ayuningtias
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.3576

Abstract

Academic hardiness memiliki peranan penting bagi siswa sekolah dalam proses belajar dan berkegiatan disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat academic hardiness siswa sekolah menengah atas di kota semarang. responden dari penelitian ini berjumlah 1185 siswa dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. penelitian ini berfokus pada perbedaan tingkat academic hardiness yang ditinjau dari jenis kelamin dan usia. Skala yang digunakan dalam penelitian ini yakni Revised Academic Hardiness Scale (RAHS), melalui proses adaptasi. teknik analisi data menggunakan deskriptif analisis dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) menggunakan statistical product and services solution (SPPS) versi 21. hasil penelitian menjukkan tingkat academic hardiness siswa sebagian besar ada pada kategori tinggi, dan terdapat perbedaan tingkat academic hardiness siswa dari jenis kelamin dan usia.
Kedisplinan dalam Pembelajaran Siswa dan Layanan Konseling Kelompok Teknik Kontrak Perilaku Nur Rohma Septiyaningsih; Bambang Susanto; Rita Kumalasari; Awik Hidayati; Muhammad Arief Maulana
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.3395

Abstract

Kedisplinan dalam pembelajaran meruapan suatu hal yang sangat penting bagi siswa karena dengan kedisplinan akan menciptakan suasana dalam kegiatan belajar mengajar di kelas menjadi nyaman dan kondusif, maka dari itu siswa yang memiliki tingkat kedisplinan dalam pembelajaran yang masih rendah perlu diberikan tindakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku dalam meningkatkan kedisplinan dalam pembelajaran di kelas pada siswa kelas VIII SMP N 5 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan rumus persentase. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini yaitu 70%. Hasil observasi prasiklus kedisplinan pembelajaran di kelas menunjukkan rata-rata 48,5% yang dikategorikan masih rendah. Siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata 62,5 %, selanjutnya siklus II menunjukkan rata-rata 83,75% yang berhasil melampaui indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu 70%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa melaui layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku dapat meningkatkan kedisplinan dalam pembelajaran di kelas pada siswa kelas VIII SMP N 5 Sukoharjo.
Kecerdasan Spiritual Sebagai Prediktor Psychological Well Being pada Ibu Rumah Tangga di Dusun Kalikatir Wonogiri Mahmuddah Dewi Edmawati; Aldila Fitri Radite Maynawati; Akhmad Setyawan; Billdy Saputro
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.3534

Abstract

ABSTRACT Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kecerdasan spiritual sebagai prediktor Psychological Well Being pada ibu rumah tangga di Dusun Kalikatir, Wonogiri. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan penelitian kuantitatif. Dari jenis masalah yang ingin dikaji peneliti, penelitian ini merupakan penelitian korelasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian cause and effect. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Pengambilan data sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu dalam. Pengumpulan data diperoleh melalui pengisian inventori kecerdasan spiritual dan inventori Psychological Well Being. BDiketahui nilai signifkansi (Sig.) sebesar 0,001 < dari probabilitas 0,05, sehingga dapat disimpulkan Ho ditolak Ha diterima. Artinya ada pengaruh kecerdasan sipiritual (X) terhadap variabel Psychological Well Being pada ibu rumah tangga di Dusun Kalikatir Wonogiri. Atau dengan kata lain “Kecerdasan Spiritual sebagai prediktor Psychological Well Being pada ibu rumah tangga di Dusun Kalikatir Wonogiri.” Adapun Kecerdasan spiritual (X) berpengaruh positif terhadap Psychological Well Being (Y) dengan total pengaruh sebesar 59,2%. Sedangkan 40,8 % Psychological Well Being dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Pengaruh positif ini bermakna semakin meningkatnya kecerdasan spiritual (X) maka akan berpengaruh terhadap meningkatnya Psychological Well Being. AbstractThe purpose of this study was to determine spiritual intelligence as a predictor of Psychological Well Being in housewives in Kalikatir Hamlet, Wonogiri. The research method used is a quantitative research approach. From the type of problem that the researcher wants to study, this research is a correlation research. This type of research is a cause and effect research. The analysis used by the researcher is simple linear regression analysis. Sampling data in this study using purposive sampling method. Purposive sampling is a sampling technique with certain considerations in. Data collection was obtained through filling in the spiritual intelligence inventory and Psychological Well Being inventory. Based on the results of the study, it can be concluded that the hypothesis test is known to have a significance value (Sig.) of 0.001 < from a probability of 0.05, so it can be concluded that Ho is rejected, Ha is accepted. This means that there is an influence of spiritual intelligence (X) on the Psychological Well Being variable in housewives in Kalikatir Hamlet, Wonogiri. Or in other words "Spiritual Intelligence as a predictor of Psychological Well Being for housewives in Kalikatir Hamlet, Wonogiri." The spiritual intelligence (X) has a positive effect on Psychological Well Being (Y) with a total effect of 59.2%. Meanwhile, 40.8% of Psychological Well Being is influenced by other factors that are not studied. This positive influence means that the increasing spiritual intelligence (X) will have an effect on increasing Psychological Well Being. 
PENDEKATAN EKSISTENSIAL HUMANISTIK TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA kamaruzzaman kamaruzzaman; Yeni Rizal
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v4i2.3297

Abstract

Kajian ini dilakukan berlandaskan hasil penelitian yaitu tentang prokrastinasi akademik mahasiswa. Kajian ini memuat bagaimana temuan tentang prokrastinasi akademik mahasiswa khususnya mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling IKIP PGRI Pontianak. Permasalahan prokrastinasi akan menjadi hambatan bagi mahasiswa untuk suskses dalam menempuh studi tepat waktu. Prokrastinasi merupakan sikap kesengajaan yang dilakukan secara berulang-ulang untuk melakukan penundaan dalam menyelesaikan suatu tugas perkuliahan yang diberikan termasuk aktivitas yang menunjang perkuliahan. Penelitian yang telah dilaksanakan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode survey dan yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan prokrastinasi akademik mahasiswa bimbingan dan konseling masuk dalam kategori baik. Artinya mahasiswa sudah mampu menyelesaikan tugas perkuliahan dengan baik dengan tidak menunda-nundanya. Melalui hasil penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi untuk dapat dipertahankan dan dicegah agar tidak mengalami masalah prokrastinasi akademik. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah eksistensial humanistic dalam mencegah prokrastinasi akademik mahasiswa.  

Page 1 of 1 | Total Record : 7