cover
Contact Name
Fauzi Rachman
Contact Email
fauzirachman.veteranbantara@gmail.com
Phone
+6285728585911
Journal Mail Official
pendidikansejarahunivet@gmail.com
Editorial Address
Univet Bantara Sukoharjo Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Keraton: Journal of History Education and Culture
Keraton: Journal of History Education and Culture Is a scientific journal that contains and disseminate the results of research, in-depth study, and the ideas or innovative work in the field of science and history education. The innovative work of the teachers and lecturers of the development of the education sector which is able to make a positive contribution to the schools and educational institutions the focus of this journal. History Education History literature Cultural studies Anthropology Social Studies Humaniora Multicultural Education Character Education Education Issues and Policy Curriculum Instructional Media and Model Teaching and Learning
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 8 Documents clear
RELEVANSI DALEM KAWEDANAN BEKONANG SEBAGAI BANGUNAN CAGAR BUDAYA BERDASARKAN UU RI NOMOR 11 TAHUN 2010 Ivan Prapanca Wardhana
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v1i2.520

Abstract

This article discusses the relevance of Dalem Kawedanan Bekonang both in terms of function and building based on the Law of the Republic of Indonesia Number 11 the Year 2010 About Cultural Heritage and understands the current condition of Dalem Kawedanan Bekonang in terms of building functions and functions. Dalem Kawedanan Bekonang is an important historical place for the development of Sukoharjo Regency, but it is unfortunate that most of the people are future children who do not yet have historical stories in their own environment. To get results that can be trusted and can answer answers that are in line with what is expected in achieving research objectives used historical research by obtaining social. From the description that has been conveyed, we can conclude that: The Dalem Kawedanan Bekonang Building is still relevantly referred to as a Cultural Heritage Building according to the criteria set forth in Law of the Republic of Indonesia Number 11 the Year 2010 Concerning Cultural Heritage.
SOCIAL STUDIES (PIPS) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN SOCIAL RESPONSIBILITY DAN SOCIAL SKILLS PESERTA DIDIK DI TENGAH GLOBALISASI Rahman Abidin
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v1i2.524

Abstract

Secara kelembagaan, kurikulum Pendidikan IPS harus disesuaikan dengan tantangan global, intensitas forum akademik ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya. Pada level kelas, pengajar perlu meningkatkan kapasitasnya melalui pelatihan dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran yang bermakna sebagai upaya menghasilkan good citizen dapat terwujud. Pada era globaliasi banyak efek yang meresap dalam saraf kehidupan. Efek tersebut menimbulkan masalah sosial seperti individualistis, egoistis, kurang dapat berkomunikasi secara efektif, rendahnya empati, kurangnya rasa tanggung jawab, tingkat disiplin rendah, kurang bekerjasama dan berinteraksi didalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan IPS mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan tanggung jawab sosial dan keterampilan sosial peserta didik, dengan begitu peserta didik diharapkan dapat hidup secara lebih fungsional dan bermakna di era globalisasi.
MENELAAH KEMBALI GAGASAN PEMIKIRAN DAN PERJUANGAN AHMAD SYAFII MAARIF JALAN TENGAH KEBERAGAMAN Wandi Wandi; M Arif Musthofa; Khusnul Yatima
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v1i2.519

Abstract

This research was specifically written as a result of reflection on diversity in Indonesia at this time, where friction in the name of ethnicity, race, religion and even the issue of state always appear in the public sphere, departing from the problem above, the author wants to "re-examine ideas, thoughts and Ahmad SyafiiMaarif's struggle for a middle path of diversity" a search for solutions to the problemsas the writer has mentionedabove. This type of research was a literature study by collecting primary books about the works and thoughts of Ahmad SyafiiMaarif both written by himself and written by others. The result was an important key to realizing a glorious Islamic civilization in Indonesia. Integration between Islam, Indonesia and humanity is urgently needed where these three issues must be resolved in order to stem the friction, for the achievement of a friendly Islam, providing security, security and protection of the inhabitants of the archipelago in a humanitarian frame.
IMPLEMENTASI STRATEGI P3 DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS Siti Samsiyah
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v1i2.523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPS pada siswa Kelas IX D SMP Negeri 2 Tungkal Ulu melalui penerapan strategi pembelajaran P3 (pengorganisasian, penyampaian, dan pengelolaan kelas). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan antara lain perencanaan, pelaksanaan,observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi atau arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran P3 dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mata pelajaran IPS tentang hubungan manusia dengan bumi siswa kelas IX D SMP Negeri 2 Tungkal Ulu. Persentase kenaikan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar minimal (KKM) antara lain: pada siklus I siswa yang menjawab senang dan sangat senang terhadap strategi yang digunakan guru sebanyak 20 siswa dengan prosentasi siswa yang mencapai diatas KKM 69%, dan pada siklus II siswa senang dan sangat senang terhadap strategi yang digunakan guru sebanyak 23 siswa dengan prosentasi nilai diatas KKM meningkat menjadi 79,3%. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa penerapan strategi pembelajaran P3 dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa.
PERAN KESENIAN BATIK LOKAL DI SURAKARTA UNTUK MENINGKATKAN DESTINASI WISATAWAN LOKAL DAN DOMESTIK Isa Maryati
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v1i2.522

Abstract

Batik adalah ikon local di Indonesia yang banyak dicari oleh masyarakat local maupun domestik. Hal ini dikarenakan batik mempunyai seni local yang tidak dimiliki oleh kain-kain pada umumnya. Motif dari batik itu sendiri mempunyai filosofi yang bagus untuk kehidupan masyarakat sehari-hari. Laweyan adalah salah satu kampung batik yang terkenal di wilayah Indonesia. Kampung ini menjadi destinasi wisata yang diharapkan mampu mendongkrak ekonomi wilayah itu sendiri. Beberapa kali penelitian dilakukan untuk meningkatkan potensi wisata di Laweyan. Sampai saat ini kampung Laweyan menjadi salah satu kampung yang di dedikasikan pemerintah untuk menjadi Desa Wisata.
NASIONALISME MOH. HATTA DALAM MAJALAH JAYA BAYA TAHUN 1984-1986 Endah Puspita Sari
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v1i2.526

Abstract

Majalah Jaya Baya tahun 1984-1986 banyak memuat tulisan tentang nasionalisme di tingkat lokal maupun nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) nasionalisme Mohammad Hatta, (2) majalah Jaya Baya tahun 1984-1986, (3) wacana nasionalisme Mohammad Hatta dalam majalah Jaya Baya tahun 1984-1986. Hasil penelitian: (1) nasionalisme Mohammad Hatta ialah sebuah kesadaran suatu warga negara untuk mempunyai kebijakan sendiri tanpa adanya campur tangan negara lain. (2) majalah Jaya Baya 1984-1986 menggambarkan rasa toleransi dan gotong royong masyarakat Indonesia saat itu. (3) majalah Jaya Baya tahun 1984-1986 menggambar jika masyarakat Indonesia saat itu sangat mandiri untuk melakukan pembangunan tanpa adanya ganguan dari luar.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH (PEMINATAN) Rus Hartata
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v1i2.521

Abstract

Tujuan penelitian adalah meningkatkan Motivasi  belajar peserta didik dan prestasi belajar  Sejarah (Peminatan)  menggunakan Model Pembelajaran Problem Based learning (PBL) kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Polokarto  semester Gasal  tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan dimulai Agustus 2019 sampai November 2019, di kelas XI IPS1 SMA Negeri  1 Polokarto. Subyek penelitian: peserta didik kelas XI IPS1. Jumlah peserta didik 32. Prosedur Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes dan non tes. Alat pengumpul data berupa butir-butir soal tes tertulis dan lembar Observasi aktivitas  belajar peserta didik yang dilakukan kolaborator. Hasil  penelitian : Kondisi awal ke siklus 2 terjadi peningkatan motivasi  belajar peserta didik dari ke-empat aspek yang dinilai yaitu : Aspek kehadiran tetap 100%, aspek interaksi dengan guru  meningkat dari 15,63% menjadi 93,75%, aspek antusias dalam kelompok meningkat dari 0% menjadi 66,27%, sedangkan aspek  tanggung jawab dalam pembelajaran meningkat dari 15,63% menjadi 93,75%. Pada nilai prestasi dari kondisi awal ke siklus 2 meningkat dari nilai rerata  58,91  menjadi 80,16. Nilai tertinggi naik dari 75 menjadi 95, nilai terendah naik dari 45 menjadi 65 dan ketuntasan belajar meningkat dari 31,25% menjadi 90,63%.
PEMBELAJARAN IPS BERBASIS NILAI - NILAI KEARIFAN LOKAL TRADISI TEGAL DESA SEBAGAI CULTURAL INTELLIGENCE Nabillah Mahdiana
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v1i2.525

Abstract

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi saat ini telah menimbulkan dampak positif dan juga dampak negatif dalam kehidupan manusia. Kemajuan Ilmu Pengetahun dan Teknologi telah mempermudah keberlangsungan hidup manusia, selain itu juga merusak tatanan kehidupan manusia seperti degradasi moralitas, pengerusakan lingkungan alam dan sosial serta mengikisnya dan bahkan hilangnya kearifan lokal. Rendahnya pengetahuan dan pemahaman peserta didik mengenai kearifan lokal menimbulkan permasalahan sehingga diperlukan solusi berupa pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran. Pembelajaran IPS berbasis nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu sarana untuk menanamkan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta didik untuk ikut terlibat dalam menjaga dan melestarikan nilai dan budaya lokal. Kota Gresik merupakan kota yang kaya akan tradisi, hal ini terlihat dari  tiap – tiap daerah yang memiliki aneka ragam jenis tradisi seperti upacara adat. Salah satu kearifan lokal upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat Gresik secara turun temurun adalah tradisi upacara adat Tegal Desa. Disisi lain, peserta didik harus memiliki kecerdasan di luar kecerdasan kognitif, yaitu kecerdasan majemuk yang diperlukan individu untuk memahami kondisi keragaman budaya. Kecerdasan ini di namakan Cultural Intelligence. Jadi melalui pembelajaran IPS berbasis nilai – nilai kearifan lokal tradisi Tegal Desa dapat menghasilkan peserta didik yang memiliki Cultural Intelligence. Metodologi yang di gunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif dengan analisis deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8