cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021)" : 19 Documents clear
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS pada Peserta Mandiri Nur Aziza Ramadani; Haeruddin; Andi Surahman Batara
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.138

Abstract

Peserta BPJS mandiri adalah peserta yang mendapatkan penghasilan dari usaha sendiri sehingga ketika mereka menjadi peserta JKN harus membayarkan iuran setiap bulannya. Berdasarkan data sekunder dari BPJS Kabupaten Kepulauan Selayar tercatat sebanyak 138 jiwa peserta BPJS mandiri yang memiliki tunggakan di Kecamatan Bontomatene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuahan Membayar Iuran BPJS Pada Peserta Mandiri Di Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi seluruh peserta BPJS mandiri sebanyak 138 jiwa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 103 orang. Metode analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat dengan uji kolerasi chi-square. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pendapatan deng kepatuhan membayar (p=0,004), ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan membayar (p=0,011), tidak ada hubungan antara jarak menuju tempat pembayaran dengan kepatuhan membayar (p=0,712), tidak ada hubungan antara persepsi terhadap pelayanan kesehatan dengan kepatuhan membayar (p=0,602), ada hubungan antara persepsi terhadap tarif iuran dengan kepatuhan membayar (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan, pengetahuan, persepsi terhadap tarif iuran dengan kepatuhan membayar dan tidak ada hubungan yang bermakna antara jarak menuju tempat pembayaran, persepsi terhadap pelayanan kesehatan dengan kepatuhan membayar. Diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan mandiri.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Pekerja di PT. IKI (PERSERO) Kota Makassar Ariska Ramadhani; Yuliaty
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.139

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kurangnya aktivitas merupakan sebuah faktor resiko kunci utama terjadina penyakit tidak menular seperti hipertensi. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga merupakan faktor resiko utama ke empat kematian diseluruh dunia. sekitar 3,2 juta kematian setiap tahun karena masalah kurangnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan perilaku sendentary dengan status gizi pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia (PERSERO) Makassar. Jenis penelitian survey analitik studi kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pekerja officer di PT. Industri Kapal Indonesia (PERSERO) berjumlah 105 pekerja yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat untuk mendeskripsikan karakterisitik responden dan mengetahui hubungan setiap variabel. Hasil penelitian yang diperoleh ada hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi pekerja. Dari hasil penelitian ini, disarankan para pekerja lebih memperbanyak melakukan aktivitas fisik misalnya dengan berolahraga rutin untuk membakar kalori. Diharapkan pula pekerja tetap memantau status gizi agar tetap stabil dan tidak melewati nilai standar IMT normal.
Hubungan Zat Gizi terhadap Stres Kerja pada Pekerja di PT. IKI (PERSERO) Makassar Nurwahyuni Syahrir; Sitti Patimah; Ikhram Hardi S
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.140

Abstract

Stres adalah kondisi ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, jalan pikiran dan kondisi fisik seseorang.Stres yang tidak diatasi dengan baik biasanya berakibat pada ketidakmampuan seseorang berinteraksi secara positif dengan lingkungannya, baik dalam arti lingkungan pekerjaan maupun di luarnya. Protein merupakan komponen utama pada globin yang berperan dalam transoprtasi dan penyimpanan zat besi selain itu dalam penyerapan zat besi di usus halus juga dibantu oleh Heme Carrier Protein (HCP1). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui hubungan antara asupan protein, zat besi dan asupan energi dengan stress kerja pada pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia (PERSERO) sebanyak 171 orang dengan pengambilan sampel menggunakan rumus Lemeshow sebanyak 50 sampel. Data dianalisis dengan menggunakan univariat dan bivariat untuk mendeskripsikan karakkteristik responden dan menentukan setiap variabel apakah saling berhubungan atau tidak. Hasil penelitian yang diperoleh tidak ada hubungan antara asupan protein dengan stress kerja dengan nilai P = 0,550 dan juga tidak ada hubungan antara asupan zat besi dengan stres kerja dengan nilai P = 0,682 begitu juga dengan asupan energi dengan stress kerja tidak terdapat hubungan dengan nilai P = 0,439. Disarankan kepada pemimpin perusahan agar membagikan tugas sesuai dengan kemampuan para pekerja agar tidak terjadi stress kerja pada pekerja dan pekerja harus lebih disiplin pada saat bekerja sehingga tidak terjadi hal-hal yang membahayakan. Diharapkan pihak PT. Industri Kapal Indonesia Makassar agar meningkatkan pengawasan dan lebih mewajibkan para pekerja menggunakan alat pelindung diri pada saat aktivitas bekerja dengan aman dan selamat.
Studi Epidemiologi dengan Pendekatan Analisis Spasial Terhadap Kejadian ISPA pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Perumnas Nur Aisyah; Nurul Ulfah Mutthalib; A. Rizki Amelia
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.143

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Infeksi ini disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi epidemiologi dengan pendekatan analisis spasial terhadap kejadian ISPA pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Perumnas Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Besar sampel sebanyak 105 anak balita. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk gambar pemetaan dan tabel univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara sistem ventilasi buatan dengan kejadian ISPA pada anak balita dengan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,852 > 0,05. Ada hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada anak balita dengan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,048 < 0,05. Ada hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada anak balita dengan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,045 < 0,05. Tidak ada hubungan antara status imunisasi terhadap dengan kejadian ISPA pada anak balita dengan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,356 > 0,05. Diharapkan untuk menjaga sistem ventilasi dan keseimbangan sirkulasi udara di rumah agar pertukaran udara berjalan dengan baik, agar lebih memperhatikan persyaratan peraturan kesehatan agar dapat terhindari dari sumber penularan penyakit, diharapkan kepada ibu yang memiliki anak balita agar meningkatkan informasi mengenai imunisasi dan rutin membawa anak balita ke posyandu untuk mendapatkan imunisasi lengkap sesuai umur dan waktu pemberiaannya.
Hubungan Pola Konsumsi dengan Aktivitas Fisik pada Wanita Usia Subur di Kabupaten Bulukumba Yuliana; Sumiaty; Septiyanti; Andi Surahman Batara; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.145

Abstract

Dalam melakukan aktivitas fisik, otot membutuhkan energi diluar metabolisme untuk bergerak. Tubuh manusia mendapatkan energi dari hasil pembakaran karbohidrat, protein, dan lemak. Namun, apabila terjadi ketidakseimbangan energi, maka akan menimbulkan masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi dengan aktivitas fisik pada wanita usia subur di Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ialah wanita usia subur (WUS) yang ada di RT 002, Kelurahan Caile, Kabupaten Bulukumba. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 109 orang berusia 15-49 tahun yang dipilih sesuai kriteria inklusif dan ekslusif. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji chi square). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa responden sering mengonsumsi sumber karbohidrat (76,1%), protein (77,0%), dan lemak (78,0%). Sedangkan, fastfood (83,1%) jarang dikonsumsi oleh responden dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah (78,0%). Sementara itu, hasil analisis bivariat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan antara pola konsumsi sumber karbohidrat (p=1,000>0,05), protein (p=0,843>0,05), dan lemak (p=0,976>0,05) dengan aktivitas fisik pada WUS di Kabupaten Bulukumba. Namun, terdapat hubungan antara pola konsusmsi fastfood (0,020<0,05) dengan aktivitas fisik pada WUS di Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa tingkat keseringan seseorang dalam mengonsumsi karbohidrat, protein, dan lemak tidak mampu membuktikan adanya hubungan yang signifikan dengan aktivitas fisik pada WUS di Kabupaten Bulukumba. Meskipun begitu, disarankan agar sekiranya WUS tetap memperhatikan pola hidup dengan menjaga keseimbangan antara makanan yang dikonsumsi dan aktivitas fisik seperti berolahraga agar mampu mencegah terjadinya penyakit degeneratif.
Hubungan Status Gizi dan Aspek Ergonomi dengan Kejadian Low Back Pain pada Pekerja di PT. Varia Usaha Beton Nadia Muthia Hanifah Amrin; Muhammad Khidri Alwi; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.147

Abstract

WHO mengatakan bahwa 50-80% pekerja di seluruh dunia pernah mengalami low back pain. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui hubungan status gizi, sikap kerja badan, sikap kerja leher, sikap kerja kaki, sikap kerja lengan atas, sikap kerja lengan bawah dan sikap kerja pergelangan tangan dengan kejadian low back pain. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional study, dengan sampel sebanyak 48 pekerja secara sampling jenuh dari pekerja buruh angkut PT.Varia Usaha Beton. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juni-13Juli 2020. Hasil penelitian diperoleh tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian low back pain p = 1,000, tidak ada hubungan antara sikap kerja badan dengan kejadian low back pain p = 0,065, tidak ada hubungan antara sikap kerja leher dengan kejadian low back pain p= 0,153. Ada hubungan antara sikap kerja kaki dengan kejadian low back pain p= 0,004. Ada hubungan antara sikap kerja lengan atas dengan kejadian low back pain p = 0,004. Tidak ada hubungan antara sikap kerja lengan bawah dengan kejadian low back pain p=0,089, tidak ada hubungan antara sikap kerja pergelangan tangan dengan kejadian low back pain p=0,089. Bagi pekerja kiranya dapat melakukan istirahat beberapa menit saat merasakan kelelahan ketika bekerja. Melakukan pemanasan ringan seperti peregangan tangan, pinggang, leher, kaki dan bahu sebelum memulai pekerjaan. Dalam mengangkat paving diharapkan memperbaiki sikap kerja dengan mengubah posisi kerja secara bergantian. Diharapkan kepada pimpinan perusahaan memberikan ruang pekerja melakukan relaksasi melalui kegiatan positif dan adanya sosialisasi diberikan untuk mengurangi kejadian low back pain.
Bioakumulasi Logam Berat Arsen dalam Kerang Darah (Anadara Granosa) dan Sedimen di Muara Sungai Tallo Makassar Nurul Ananda Putri; Muhammad Ikhtiar; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.148

Abstract

Perkembangan teknologi dan industri yang pesat dewasa ini ternyata membawa dampak bagi kehidupan manusia, baik dampak yang bersifat positif maupun negatif. Dampak yang bersifat positif diharapkan oleh manusia dalam rangka meningkatkan kualitas dan kenyamanan hidup. Sebaliknya dampak yang bersifat negatif tidak diharapkan karena dapat menurunkan kualitas dan kenyamanan hidup, sehingga harus dapat diatasi dengan sebaik-baiknya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bioakumulasi logam berat arsen (As) yang terdapat pada sedimen dan kerang di muara sungai Tallo Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode observasional dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah kerang darah dan sedimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Grab sampel, dan untuk pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil pemeriksaan kadar logam berat arsen pada kerang dan sedimen di analisis melalui uji laboratorium, yaitu kandungan logam berat As pada kerang berkisar 0,001-0,004 dan sedimen <0,1. Kesimpulan yaitu kandungan logam berat As pada kerang Dari tiga titik pengambilan sampel kerang, semua menunjukkan kadar logam berat As dibawah standar, sedangkan untuk sedimen dari ketiga titik pengambilan dua diantaranya diatas baku mutu yang ditetapkan, yaitu 0,05 mg/kg, sementara untuk titik ketiga masih dibawah standar baku mutu.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Sick Building Syndrome Pegawai PLN UIW Sulselrabar Kota Makassar Nur Khafifah Bardi; Suharni A. Fachrin; Arman; Nurlaila Tussaadah
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.149

Abstract

PT PLN (Persero) memiliki peranan yang penting terutama dalam bentuk pelayanan publik dalam urusan konsumsi listrik, serta distribusi listrik kepada masyarakat. Hal ini menuntut pegawai PLN untuk selalu berada di kantor, yang dimana dapat memicu terjadinya keluhan Sick Building Syndrome (SBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan Sick Building Syndrome (SBS) pada pegawai di PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional yang dilaksanakan di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar Kota Makassar pada bulan Juni 2020. Sampel penelitian berjumlah 164 orang dari total populasi yang berjumlah 164 orang yang diperoleh dengan cara total sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Responden yang mengalami keluhan Sick Building Syndrome, lebih tinggi daripada yang tidak mengalami keluhan Sick Building Syndrome. Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel suhu ruangan dengan keluhan SBS (P-value = 0,024). Sedangkan variabel umur, masa kerja, dan kelembaban ruangan tidak berhubungan dengan keluhan SBS karena masing-masing variabel tersebut memiliki nilai p di atas nilai α=0,05. Hasil uji statistik antara hubungan ketiga variabel tersebut dengan keluhan SBS adalah umur (p-value = 0,531), masa kerja (p-value = 0,394), dan kelembaban ruangan (p-value = 0,164). Jika terlalu lama berada di dalam ruangan yang berAC, maka dapat memicu terjadinya sick building syndrome. Untuk itu, disarankan agar karyawan selalu menjaga kondisi tubuh dan melakukan peregangan relaksasi ketika keluhan SBS dirasa muncul dan selalu mengecek suhu ruangan agar tetap normal.
Pelaksanaan Timbang Terima Pasien untuk Meningkatkan Komunikasi Pelayanan di RSUD Lamadukelleng Sengkang Jeni Wardani; Arni Rizqiani Rusyidi; Nurbaeti
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.151

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di temukan bahwa komunikasi perawat baik antara perawat dan perawat maupun perawat dengan pasien bahwa pada ruang rawat inap anak khusus 15,22%, ruang rawat inap anak umum 77,8%, dan pada ruang IGD 35,18%, dengan standar yang harus di capai 100%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan timbang terima pasiendi RSUD Lamadukelleng Sengkang Tahun 2020. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Umum Lamadukelleng Sengkang. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh perawat yang bekerja di Ruang Rawat inap Anak dan UGD yaitu sebesar 61 orang. Hasil penelitian melalui penyebaran kuesioner. Pada pelaksanaan situasi perawat dalam kategori efektif yaitu sebanyak 93,4% dan pada tidak efektif sebanyak 6,6%. Pada latar belakang perawat dalam kategori efektif yaitu sebanyak 85,2% dan pada tidak efektif sebanyak 14,8%. Pada identifikasi masalah perawat dalam kategori efektif yaitu sebanyak 78,7% dan pada tidak efektif sebanyak 21,3%. Pada rekomendasi perawat dalam kategori efektif yaitu sebanyak 68,9% dan pada tidak efektif sebanyak 31,1%. Penelitian secara umum, sebagian besar komunikasi dalam keadaan efektif, tapi perlu lebih ditingkatkan. Diharapkan bagi pihak rumah sakit untuk meningkatkan komunikasi efektif sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, membuat pasien dapat merasakan kepuasan dan merasa tetap aman dalam pelayanan di rumah sakit.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan MSDs (Musculoskeletal Disorders) pada Pegawai yang Menggunakan Personal Computer di PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar Kota Makassar Anggraini Fitri Wijayanti; Mansur Sididi; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.152

Abstract

International Labor Organization (ILO) pada peralihan milenium kedua dan ketiga mengungkap terjadinya 250 juta kecelakaan yang terjadi di industri di dunia yang menyebabkan 300.000 kematian. Tambahan pula, setiap tahun terjadi 160 juta penyakit akibat hubungan kerja yang baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross sectional study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan MSDs (musculoskeletal disorders) pada pegawai yang menggunakan personal computer di PT. PLN (Persero) UIW Sulselrabar Kota Makassar Tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai di PT. PLN (Persero) UIW Sulselrabar Makassar berjumlah 164 orang, penarikan sampel dari populasi ini menggunakan tehnik simple random sampling di dapatkan 115 sampel. Hasil analisis uji chi-square dengan α=0,05 menunjukkan ρ-value untuk lama kerja sebesar ρ=0,115, untuk Indeks Masa Tubuh (IMT) sebesar ρ=0,296, untuk postur kerja sebesar ρ=0,015, untuk intensitas pencahayaan ρ=0,216 dengan keluhan MSDs (Musculoskeletal Disorders) pada pegawai yang menggunakan Personal Computer di PT. PLN (Persero) UIW Sulselrabar Kota Makassar Tahun 2020. Kesimpulannya tidak ada hubungan antara lama kerja dengan keluhan MSDs, tidak ada hubungan antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan keluhan MSDs, ada hubungan antara postur kerja dengan keluhan MSDs dan tidak ada hubungan antara intensitas pencahayaan dengan keluhan MSDs. Sarannya adalah Perlu dilakukan promosi ergonomi dan kesehatan kerja dan Pekerja sebaiknya memperhatikan posisi tubuhnya saat bekerja dan segera memperbaiki sikap kerjanya.

Page 1 of 2 | Total Record : 19